2026-04-19 Minggu

Pusat Berita - Halaman 833

Dapatkan berita kripto dan tren pasar secara real-time melalui Pusat Berita HTX.

Siapa yang Menguasai 'Pengurutan', Dialah yang Mencengkeram Nadilah Proyek

Secara langsung, Binance adalah pintu keluar likuiditas terbaik bagi proyek crypto setelah peluncuran token, tanpa tanding. $MON yang debut di Coinbase dan jatuh, membuktikan bahwa proyek tidak bisa mengabaikan Binance. Konsensus pasar bahwa proyek di BNB Chain mendapat prioritas untuk listing di Binance Alpha, memperkuat dominasinya. Likuiditas adalah nyawa aset, dan Binance adalah pusatnya, sehingga mengendalikan "nyawa" sebagian besar proyek. Inovasi tepi (edge innovation) menjadi fokus selanjutnya, seperti bagaimana ponsel menggantikan Kodak. Perusahaan besar menghadapinya dengan akuisisi atau program internal. Setelah keruntuhan FTX, Solana mencoba rute MEME dan ICM untuk likuiditas tanpa bursa, dengan fokus pada "urutan transaksi" (transaction ordering), seperti dalam pendekatan ACE. Namun, Hyperliquid muncul dengan desain revolusioner: mengintegrasikan pengenalan cara trading ke dalam mekanisme konsensus, memprioritaskan pesanan Cancel dan post-only sebelum GTC dan IOC di level rantai, menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi market maker. Meski likuiditasnya masih terpusat di BTC, Hyperliquid serius dihadapi oleh Binance, yang bahkan menghidupkan kembali APX sebagai Aster dan memberikan subsidi trading. Intinya, kompetisi blockchain kini naik ke level "pengurutan" (sorting), yang menentukan kemampuan market making dan efisiensi exit likuiditas bagi semua pihak.

marsbit12/24 06:34

Siapa yang Menguasai 'Pengurutan', Dialah yang Mencengkeram Nadilah Proyek

marsbit12/24 06:34

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

Ringkasan: Konsep "garis kemiskinan $140K" yang dipopulerkan Mike Green di AS telah berevolusi menjadi narasi "garis pembunuhan" (斩杀线) yang viral, menggambarkan betapa kelas menengah terjepit secara finansial. Intinya, standar kemiskinan resmi AS ($31.200/tahun untuk keluarga empat orang) dianggap sudah ketinggalan zaman karena hanya berbasis biaya makan tahun 1963. Kenyataannya, biaya perumahan, kesehatan, dan pengasuhan anak melonjak drastis, sehingga "garis kemiskinan sebenarnya" untuk hidup layak kini sekitar $140.000. Masalahnya, sistem kesejahteraan AS justru "menghukum" mereka yang berpenghasilan menengah. Keluarga berpenghasilan $40.000 masih dapat bantuan seperti kupon makanan dan Medicaid. Namun, saat pendapatan naik ke $60.000-$100.000, bantuan hilang, tetapi biaya hidup membengkak. Akibatnya, pendapatan bersih mereka bisa lebih rendah daripada penerima bantuan, membuat mereka rentan "dibunuh" oleh biaya tak terduga seperti pengobatan atau PHK. Penyebabnya adalah "Penyakit Biaya Baumol": Sektor yang bisa diotomasi (seperti manufaktur) semakin efisien dan murah, sedangkan sektor berbasis manusia (seperti layanan kesehatan) kesulitan menekan biaya karena harus menaikkan gaji untuk mengikuti inflasi, sehingga harganya melambung. Di China, narasi "garis pembunuhan" ini tidak terlalu relevan. Tekanan biaya hidup tidak seberat di Barat karena budaya yang lebih hemat terhadap layanan non-produktif, memungkinkan hidup dengan biaya sangat rendah. Namun, ini memiliki konsekuensinya sendiri, yaitu tertekannya harga layanan dan kesejahteraan pekerja di sektor jasa.

marsbit12/24 06:06

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

marsbit12/24 06:06

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

Ringkasan: Konsep "garis kemiskinan $140K" yang dipopulerkan Mike Green di AS telah berevolusi menjadi narasi "garis pembunuhan" (斩杀线) di media sosial Tiongkok, menyoroti tekanan finansial yang dihadapi kelas menengah. Green berargumen bahwa garis kemiskinan resmi AS ($31.2K untuk keluarga empat orang) sudah ketinggalan zaman karena biaya hidup modern—perumahan, kesehatan, dan penitipan anak—telah melonjak, sehingga $140K diperlukan untuk hidup layak. Masalah utama adalah "jebakan kesejahteraan": keluarga dengan pendapatan menengah ($60K-$100K) justru memiliki uang tunai yang lebih sedikit dibandingkan penerima bantuan pemerintah karena kehilangan subsidi namun menghadapi biaya tinggi. Fenomena "penyakit biaya Baumol" juga menjelaskan mengapa layanan berbasis manusia (seperti kesehatan dan pendidikan) menjadi semakin mahal, sementara barang-barang semakin murah berkat otomatisasi. Green menawarkan solusi seperti meningkatkan pajak untuk perusahaan dan orang kaya sambil mengurangi pajak upah. Meski datanya dikritik, sensasi "terbunuh secara finansial" ini nyata. Di Tiongkok, narasi "garis pembunuhan" mungkin tidak langsung berlaku karena biaya layanan yang lebih rendah dan toleransi terhadap tekanan hidup, tetapi ini memunculkan pertanyaan tentang harga yang harus dibayar—seperti rendahnya harga layanan dan intensitas kerja yang tinggi.

深潮12/24 06:01

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

深潮12/24 06:01

活动图片