<
Saya benar-benar GEMETAR setelah menemukan ini, hampir seperti seseorang akan memburu saya setelah saya memposting...
— Ryan (@DodgysDD) 6 Juni 2026
Saya tidak yakin apakah ini informasi publik, tetapi siklus Bitcoin SEMPURNA hingga hari yang tepat
Perjalanan ATH dari 2014-2017: 1064 hari
Perjalanan ATL dari 2017-2018: 364 hari
Perjalanan ATH 2018-2021:... pic.twitter.com/MUrQkjRxIh
Trader Klaim Siklus Bitcoin Cocok dengan Jumlah Hari yang Tepat
Trader X Ryan, yang memposting dengan nama @DodgysDD, telah menarik perhatian pada teori siklus Bitcoin yang mengklaim fase bull dan bear BTC berulang dengan ketepatan jumlah hari yang mencolok.
Postingan tersebut mengatakan bahwa perjalanan pasar bull Bitcoin dari titik terendah siklus ke titik tertinggi siklus berlangsung 1.064 hari pada periode 2014–2017, 2018–2021, dan 2022–2025. Postingan itu juga mengklaim bahwa perjalanan pasar bear dari puncak ke palung berlangsung 364 hari pada fase 2017–2018 dan 2021–2022.
Pola semacam itu secara alami menarik bagi trader karena menyarankan Bitcoin mungkin bergerak sesuai dengan struktur waktu yang dapat diulang. Jika benar, itu akan memberikan peserta pasar kerangka kerja berbasis kalender yang sederhana untuk ekspektasi siklus.
Masalah dengan Matematika Siklus yang Sempurna
Risikonya adalah bahwa klaim siklus yang tepat sering bergantung pada titik tertinggi dan terendah mana yang dipilih. Bitcoin diperdagangkan secara terus-menerus, dan definisi siklus dapat berubah tergantung pada apakah seorang analis menggunakan ekstrem intraday, harga penutupan, puncak lokal, puncak makro, atau data khusus bursa.
Itu membuat pemilihan data yang dipilih sesuai kebutuhan (cherry-picking) menjadi kekhawatiran nyata. Sebuah bagan dapat tampak presisi jika analis memilih tanggal yang paling cocok dengan pola, sambil mengabaikan penanda siklus alternatif yang akan memecah simetri.
Selain itu, tidak ada bukti bahwa Bitcoin diatur oleh penghitung waktu tingkat hari yang tepat. Peristiwa halving, siklus likuiditas, kondisi makro, perilaku penambang, dan psikologi investor semuanya mempengaruhi struktur pasar, tetapi tidak ada yang menjamin jendela waktu sempurna 1.064 hari atau 364 hari.
Mengapa Ide Ini Masih Mendapat Perhatian
Pembingkaian ini penting karena narasi siklus tetap kuat di dunia kripto. Bahkan ketika matematikanya tidak terbukti secara statistik, trader sering menggunakan peta siklus untuk membingkai risiko, waktu, dan sentimen.
Klaim ini juga muncul pada saat banyak trader Bitcoin mencoba memutuskan apakah pasar saat ini sedang dalam konsolidasi, distribusi, atau persiapan untuk tahapan makro yang lebih tinggi lainnya. Teori penghitungan hari yang bersih memberikan cerita sederhana untuk ketidakpastian itu.
Kesimpulan yang lebih aman adalah bahwa waktu siklus Bitcoin tetap menjadi lensa yang populer, tetapi klaim tanggal-tepat pantas disikapi dengan skeptisisme. Angka-angka tersebut menarik sebagai narasi pasar sosial; mereka tidak cukup dengan sendirinya untuk memprediksi puncak atau palung utama berikutnya.
Laporan ini didasarkan pada postingan X yang dikutip dan harus dibaca sebagai komentar pasar, bukan prediksi harga yang dikonfirmasi. Lihat postingan sumber.







