Kebocoran Data Pelanggan Trezor: Koin Aman, Tapi Phising Tak Terhindarkan
Trezor, produsen dompet keras kripto, melaporkan kebocoran data pelanggan melalui mitra logistiknya, ShipMonk. Insiden ini berdampak pada sekitar 13.689 pembeli di AS, Inggris, Swedia, Kolombia, Brasil, Italia, dan Portugal yang memesan antara 10 Mei hingga 8 Agustus 2026.
Data yang bocor bervariasi: untuk 11.742 orang, termasuk nama lengkap, alamat email, nomor telepon, dan alamat pengiriman; untuk 1.947 lainnya, hanya nama, kota, dan email. Sistem internal Trezor dan aset kripto pengguna tidak terganggu.
Trezor memperingatkan peningkatan risiko serangan phishing. Penipu dapat menggunakan data curian untuk mengirim email, panggilan, atau pesan palsu yang meminta frase pemulihan (seed phrase) atau mengarahkan ke tautan berbahaya. Perusahaan menekankan untuk tidak pernah membagikan seed phrase.
Sebagai respons, Trezor sedang mengembangkan fitur "Anonymous Delivery" (Pengiriman Anonim) yang menggunakan nama samaran, lokasi pengambilan, kemasan netral, dan penghapusan data otomatis. Fitur ini dijadwalkan rilis di UE pada September 2026 dan di AS akhir 2026.
Insiden ini menyoroti pola kerentanan dalam rantai pasokan, di mana mitra logistik sering menyimpan data lebih lama dari yang diperlukan, menjadi titik lemah keamanan.
cryptonews.ru9m yang lalu