APE 质押上线第一天,获利最大的是套利者

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2022-12-07Terakhir diperbarui pada 2022-12-08

Abstrak

对于 BAYC 及其衍生系列 NFT 和 APE 代币的持有者来说,APE 质押是近期最值得关注的大事,对于 NFT 行业后续发展也有借鉴性意义。

隐藏 BUG 导致部分 APE 的质押用户遭受损失。

对于 BAYC 及其衍生系列 NFT 和 APE 代币的持有者来说,APE 质押是近期最值得关注的大事,对于 NFT 行业后续发展也有借鉴性意义。

今日凌晨,经过了众多测试和审核的 APE 质押智能合约正式在主网上部署,这也意味着 APE 质押功能正式上线,用户现在可以通过 ApeStake.io 开启 APE 存款,质押奖励将于 12 月 12 日开放领取。

那在 APE 开放质押的第一天数据表现如何?用户反馈怎样?都出现了哪些奇葩新闻?Odaily 星球日报带大家回顾一下。

详解 Ape 质押机制

APE 质押系统有 4 个代币池,每个代币池的质押规则和奖励不同:

第一个池是「ApeCoin 池」。该矿池不要求用户持有 NFT,任何 APE 代币持有者都可以向该矿池存入尽可能多的 APE 代币。

第二个池是「BAYC 池」。该矿池要求用户持有一只 Bored Ape 才能参与其中。在 BAYC 池中,用户最多可以为他们持有的每个 Bored APE 存入 10, 094 枚 APE 代币。

第三个池是「MAYC 池」。该池要求用户持有一只 Mutant Ape 才能参与其中。在 MAYC 池中,用户最多可以为他们持有的每个 Mutant Ape 存入 2, 042 枚 APE。

第四个也是最后一个池是「BAKC + BAYC 或 MAYC」。该池不同于 BAYC 和 MAYC 池,因为用户不仅需要拥有一只 Bored Ape 或 Mutant Ape,还需要拥有一只 Bored Ape Kennel Club Dog,满足条件的用户可以为他们持有的每个 Bored Ape/Mutant Ape 和 BAKC Dog 存入最多 856 枚 APE。

APE 质押上线第一天,获利最大的是套利者在奖励分配上, 1.75 亿 APE(占总 Token 分配的 17.5% )将在 3 年内分配给四个池子,第一年为 1 亿枚 APE,第二年为 0.5 亿枚 APE,第三年为 0.25 亿枚 APE。

具体来说,对于 4 种代币池的奖励分配,将依据上一年 Q4 的 NFT 价格决定。其中,「ApeCoin 池」将固定分配当年总奖励池的 30% ,其余 3 个则随后续 NFT 价格浮动,NFT 价格越高,质押池对应的 APE 分配比率越高。

截止目前,共质押了 5, 377, 915 枚 APE,四个质押池的数据分别是:

ApeCoin 池:共质押 1, 488, 361.1 枚,占比 27.6%

BAYC 池:共质押 2, 792, 046.26 枚,占比 51.9%

MAYC 池:共质押 887, 965.84 枚,占比 16.5%

BAKC + BAYC 或 MAYC:共质押 213, 798.2 枚,占比 3.9%

隐藏 BUG 触发套利机制?

在 APE 质押功能上线前,就已经有大 V 在推特上提醒参与质押的用户需要把自己持有的 BAYC 及其衍生系列 NFT 从所有 NFT 市场上下架,否则如果有人购买了你上架的 NFT,那么你同时也会失去你质押的 APE 代币。

显然,这条友情提醒并没有被广泛传播,导致在 APE 质押功能上线几小时内,就触发了该套利机制。

据派盾监测,有套利者从 dYdX 以闪电贷的方式借入 82 ETH 购买 BAYC #6762 ,从而获得其质押的 64 00 枚 APE。套利者将 APE 卖出获得 20 ETH,后以 68 ETH 的价格卖出 BAYC #6762 ,净赚约 6 ETH。

很快,该套利模式就被成功复制。一套利者同样从 dYdX 平台以闪电贷的方式借出 90 枚 ETH,并购入 BAYC #1633 ,同时获得了该 NFT 下质押的 10, 000 枚 APE;套利者后又将所得 APE 分批兑换为约 9.1 枚 ETH 和 23.54 枚 ETH,共计 32.68 枚 ETH,然后将 BAYC #1633 以 65 ETH 价格出售,净赚约 7 ETH。

套利者发现了该漏洞赚取利润,但是 APE 的质押用户却遭受损失。ApeCoin DAO 质押计划的意义是激励生态参与者,显然机制上还是有待完善的空间。

Bacaan Terkait

Kota Baltimore Menuntut Pasar Prediksi untuk Taruhan Olahraga

Kota Baltimore dan walikotanya, Brendan Scott, mengajukan gugatan terhadap Kalshi dan Polymarket atas tuduhan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut melanggar undang-undang perjudian setempat. Dalam pemberitahuan pada hari Kamis, kantor walikota Baltimore menyatakan bahwa kedua platform pasar prediksi ini menjalankan "platform taruhan olahraga ilegal tanpa lisensi" dan menyesatkan pengguna tentang "legalitas dan status regulasi produk mereka." Gugatan berfokus pada klaim yang memperdebatkan karakterisasi kontrak acara oleh Kalshi dan Polymarket, dengan argumen bahwa transaksi tersebut merupakan taruhan yang melanggar hukum negara bagian. Walikota Scott menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan ini menjalankan operasi seperti sportsbook tanpa lisensi. Gugatan terhadap Kalshi juga menyebutkan Robinhood, Webull, dan Coinbase sebagai mitra platform. Semua perusahaan dituduh melakukan praktik menipu dengan memasarkan kontrak olahraga sebagai produk yang dapat "dibeli dan diperdagangkan secara sah di Maryland." Tindakan hukum ini merupakan konflik terbaru antara otoritas negara bagian dan federal AS, dan banyak ahli memperkirakan kasus ini akan berakhir dengan naik banding ke Mahkamah Agung. Sementara Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) berpendapat kontrak acara di pasar prediksi termasuk dalam "swap" di bawah yurisdiksinya, gugatan Baltimore dan otoritas negara bagian lain menentang klaim tersebut. Polymarket menanggapi dengan menyatakan bahwa tindakan kota ini bertentangan dengan kerangka kerja regulasi CFTC dan bahwa pasar prediksi di bursa yang terdaftar CFTC diatur oleh hukum federal, bukan aturan negara bagian dan lokal yang terfragmentasi.

cointelegraph14m yang lalu

Kota Baltimore Menuntut Pasar Prediksi untuk Taruhan Olahraga

cointelegraph14m yang lalu

Michael Saylor, Penjual Bitcoin, Kembali Lontarkan Pernyataan Kontroversial Tentang BTC!

Michael Saylor, pemimpin komite strategi, memperkenalkan konsep baru untuk mengklasifikasikan Bitcoin dan aset digital berdasarkan fungsi keuangan yang berbeda. Menurut Saylor, Bitcoin tidak boleh dilihat sekadar sebagai alat pembayaran, melainkan sebagai lapisan dasar "modal digital" yang menjadi fondasi bagi pinjaman, uang, dan produk keuangan lainnya. Dengan menilai aset digital dalam "spektrum moneter," Saylor mendefinisikan Bitcoin sebagai "modal digital," STRC sebagai "kredit digital," SR-strcUSX sebagai "uang digital," dan USDT sebagai "mata uang digital." Ia menyatakan bahwa semakin ke kanan dalam spektrum ini, volatilitas dan potensi imbal hasil menurun, sementara stabilitas harga dan kemudahan transaksi meningkat. Saylor menggambarkan Bitcoin sebagai penyimpan nilai ideal dengan volatilitas tinggi dan potensi imbal hasil besar. Di sisi lain, mata uang digital seperti USDT menawarkan stabilitas harga dan kemudahan untuk transaksi sehari-hari. Kategori "kredit digital" dan "uang digital" berperan sebagai jembatan antara kedua ekstrem tersebut. Ia juga menekankan bahwa Bitcoin adalah aset langsung yang dimiliki pemiliknya, sementara kredit, uang, dan mata uang digital dikelola oleh perusahaan keuangan. Lapisan kepemilikan dalam struktur ini adalah "modal digital," dan secara keseluruhan komponen-komponen ini membentuk "tumpukan keuangan digital." Dengan analogi minyak mentah yang dapat diolah menjadi berbagai produk, Saylor berpendapat bahwa Bitcoin sebagai modal digital dapat diinovasi menjadi kredit, uang, dan mata uang. Dengan demikian, di masa depan Bitcoin berpotensi tidak hanya menjadi penyimpan nilai, tetapi juga jaminan dasar dan lapisan modal dalam ekosistem keuangan digital yang lebih luas.

cryptonews.ru24m yang lalu

Michael Saylor, Penjual Bitcoin, Kembali Lontarkan Pernyataan Kontroversial Tentang BTC!

cryptonews.ru24m yang lalu

Volume Pembelian Token Terus Meningkat, Namun Level Harga Minimum Terus Turun

**Volume Pembelian Token Terus Meningkat, Namun Level Harga Minimum Terus Turun** Dalam catatan internal Bitwise, Matt Hogan, CIO perusahaan, menyatakan bahwa sebagian besar token kripto (selain Bitcoin) masih undervalued. Ia menekankan bahwa investor belum sepenuhnya menyadari pendapatan yang kini dihasilkan protokol dan dikembalikan kepada pemegang token. Contoh utama adalah Hyperliquid yang telah membakar token $HYPE senilai $1,3 miliar dari pembelian di pasar terbuka menggunakan pendapatan biaya protokol. Hogan percaya tren pendapatan ini bisa mendorong kenaikan nilai pasar. Ia berpendapat bahwa token kini mulai diperdagangkan berdasarkan fundamental pendapatan, mirip dengan saham dan obligasi, menandai berakhirnya era di mana token tidak memberikan manfaat ekonomi langsung. Beberapa protokol besar seperti Uniswap ($UNI) dan Aave ($AAVE) kini juga mengadopsi model serupa, mengalokasikan sebagian besar pendapatan untuk pembelian dan pembakaran token mereka sendiri. Demam "peningkatan pendapatan" ini juga meluas ke blockchain dasar seperti Solana dan Aptos. Namun, laporan Cryptopolitan menemukan bahwa pengurangan pasokan melalui pembakaran tidak serta-merta menjamin kenaikan harga yang berkelanjutan. Banyak token dengan program pembelian kembali reguler masih tertinggal dari pasar dan gagal mempertahankan level harganya. Bahkan Hyperliquid mengalami koreksi dari tren awalnya. Hogan mengingatkan bahwa pembelian token berbeda dari pembelian saham karena tidak ada kontrak yang mengikat terkait keuntungan atau aset, dan prinsip ekonomi protokol dapat diubah oleh pengembangnya.

cryptonews.ru59m yang lalu

Volume Pembelian Token Terus Meningkat, Namun Level Harga Minimum Terus Turun

cryptonews.ru59m yang lalu

Trading

Spot
活动图片