预测市场热度蛰伏期,Polymarket为追上Kaishi准备杀招

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2026-08-12Terakhir diperbarui pada 2026-08-12

Abstrak

近期热门体育赛事休赛,预测市场平台Polymarket交易热度有所下降。平台正进行密集调整,为即将到来的体育赛事和美国中期选举做准备。 人事方面,引入Travis VanderZanden担任首席增长官,并新增多名来自Robinhood、Coinbase等机构的高管,加强合规、风控等领域。 Polymarket正积极重返美国市场。其通过收购持牌交易所为回归铺路,并于今年5月向美国iOS用户全面开放,近日网页版也已上线。数据显示,Polymarket US的交易量增长迅速,7月已达到国际版交易量的62%。 然而,平台营销体系此前曾因推广争议受到调查,目前仍在整改中。新任首席增长官需在扩大用户规模的同时,确保营销合规。 在美国预测市场,Polymarket仍需追赶领先者Kalshi。后者7月交易量约为377亿美元,远超Polymarket两个平台的总和。随着秋季体育赛事和政治事件临近,美国合规市场成为竞争关键。Polymarket近期的团队调整效果,将在接下来几个月面临考验。

原创 | Odaily 星球日报(@OdailyChina)

作者 | Asher(@Asher_ 0210)

世界杯结束后,其他热门体育赛事近期也大多处于休赛期,Polymarket 的交易热情有所下降。平台在近日对管理层、市场方向、推广策略进行了一轮密集调整,为即将到来的热门体育赛事,以及 11 月美国中期选举提前做准备。

人事方面,共享电动滑板车公司 Bird 创始人、前 Uber 和 Lyft 高管 Travis VanderZanden 加入 Polymarket,出任首席增长官,并负责公司的营销体系。与此同时,Polymarket 还从 Robinhood、Coinbase、Nasdaq 以及 FBI 等机构引入多名高管,覆盖合规、监管、调查与风险管理等岗位。

此外,Polymarket 在重返美国市场方面持续发力,接下来一系列体育赛事和政治事件,也有望进一步推高其美国业务的交易热度。

重返美国一年,Polymarket US 进入增长期

从收购持牌交易所到上线网页版,Polymarket US 加速落地

2022 年,Polymarket 因未注册衍生品交易业务与 CFTC 达成和解,并退出美国市场。

直到 2025 年 7 月,Polymarket 以 1.12 亿美元收购 CFTC 持牌衍生品交易所和清算机构 QCEX,为重返美国铺路。随后 QCX LLC 以 Polymarket US 名义运营,并在当年 11 月获得 CFTC 修订后的指定令,进一步完善其在美国开展受监管交易的基础。

同年 12 月,Polymarket US 开始向候补名单用户开放;今年 5 月,Polymarket US 正式向美国 iOS 用户全面开放。再到昨日,社区成员反馈 Polymarket US 已上线网页版,开放给美国用户的渠道仍在继续扩展。

Polymarket US 交易量持续增长,正逐步接近 Polymarket International

今年 5 月,伴随美国用户入口逐步开放,Polymarket US 的交易量开始明显增长。

根据 Dune 数据,5 月 Polymarket US 交易量为 17.69 亿美元,同期 Polymarket International 交易量为 70.77 亿美元,US 交易量约为 International 的 25%。到了 6 月,Polymarket US 交易量快速升至 40.41 亿美元,较 5 月增长超过一倍,同期 International 交易量为 107.73 亿美元,两者比例提高至约 38%。

7 月,这一差距进一步缩小。Polymarket US 单月交易量达到约 50 亿美元,继续刷新新高,而 International 7 月交易量仅为 80.44 亿美元,US 交易量相当于 International 的 62%,而两个月前这一比例还只有 25%。

用户入口在增加,交易规模也在持续上升,接下来 Polymarket 不仅需要进一步获取美国用户,还要面对营销、合规、风险管理等一系列更具体的问题。因此,增长、营销、合规和风控也成为这轮团队调整最集中的几个方向。

增长与合规同时补人,但首先要处理此前的营销问题

共享电动滑板车公司 Bird 创始人、前 Uber 和 Lyft 高管 Travis VanderZanden 接手营销业务后,首先要处理的就是此前留下的推广争议。

此前,《华尔街日报》调查发现,Polymarket 曾通过推广合作方让内容创作者展示模拟交易。一些视频使用与真实 Polymarket 高度相似的网站界面,让观众误以为创作者正在进行真实交易并获得盈利。相关调查称,超过 1100 条相关视频中展示的约 190 万美元下注均为模拟交易。此后,CFTC 又对 Polymarket 相关营销行为展开调查。

Polymarket 随后开始整改营销体系,包括重组营销部门、更新推广合作方规则,并对员工进行相关培训。公司还聘请咨询机构 AlixPartners,对合作伙伴发布的内容进行审核,检查是否符合新的推广规范。

因此,VanderZanden 此次加入 Polymarket,任务并不只是继续扩大用户规模。他接手的是一套仍在调整中的营销体系。Polymarket US 目前还在持续扩大用户入口,交易量也处于增长阶段。接下来体育赛事和政治事件增多,平台希望进一步吸引美国用户、提高交易活跃度,但此前的监管调查也意味着,过去一些偏激进的推广方式已经很难继续沿用。

秋季才是真正的大考,Polymarket 还要追赶 Kalshi

在美国预测市场,Kalshi 仍显著领先于 Polymarket US。7 月,Kalshi 月交易量约 377 亿美元,Polymarket US 约 50 亿美元,Polymarket International 同期约 80 亿美元——两个平台合计约 130 亿美元,不足 Kalshi 的三分之一。更何况,Kalshi 的业务几乎全部集中在美国市场。

这种差距也体现在资本市场的定价上。6 月底,Kalshi 正洽谈新一轮融资,目标估值约 400 亿美元;就在一个月前,公司刚完成 10 亿美元融资,当时估值为 220 亿美元。相比之下,Polymarket 2025 年 10 月估值约为 90 亿美元,今年 4 月完成约 10 亿美元融资后估值升至 150 亿美元,进入 8 月又开始寻求新一轮约 10 亿美元融资,目标估值超过 200 亿美元。

9 月之后,一系列热门体育赛事和 11 月美国中期选举将陆续到来。美国合规预测市场是 Kalshi 的立身之本,也正在成为 Polymarket 最重要的增长引擎。对 Polymarket 来说,接下来几个月将是 US 进一步扩大交易规模的关键窗口,这轮团队调整究竟能带来多少效果,也很快会得到检验。

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QPolymarket US 在 2025 年为了重返美国市场,采取了哪项关键举措?

APolymarket 在 2025 年 7 月,以 1.12 亿美元收购了 CFTC 持牌的衍生品交易所和清算机构 QCEX,为其重返美国市场铺平了道路。随后以 Polymarket US 的名义运营该平台。

Q根据文章数据,2026年5月至7月,Polymarket US 交易量相对 Polymarket International 的比例有何变化?

A比例显著提高。2026年5月,Polymarket US 交易量约为 International 的 25%;到6月,这一比例提升至约 38%;到了7月,US 交易量已达到 International 的 62%,差距迅速缩小。

Q新加入 Polymarket 出任首席增长官的 Travis VanderZanden,其首要任务是什么?

A他的首要任务是接手并处理此前因推广争议而正处于调整中的营销体系,确保未来的用户增长和营销活动符合监管规范,避免再次出现使用模拟交易进行误导性宣传的问题。

Q文章指出,在美国预测市场中,Polymarket 目前的主要竞争对手是谁?两者在2026年7月的交易量差距如何?

A主要竞争对手是 Kalshi。2026年7月,Kalshi 的月交易量约为 377 亿美元,而 Polymarket US 约为 50 亿美元,Polymarket International 约为 80 亿美元,两者合计约 130 亿美元,不到 Kalshi 的三分之一。

QPolymarket 预计接下来几个月哪些事件将是其美国业务增长的关键窗口?

A预计2026年秋季开始的一系列热门体育赛事(如美式足球、篮球新赛季)以及11月的美国中期选举,将是其美国业务(Polymarket US)扩大交易规模、追赶竞争对手的关键增长窗口期。

Bacaan Terkait

Grayscale: «Jika Proposal Diterima, Harga Dua Altcoin Ini Bisa Naik»

Kepala Penelitian Grayscale, Zack Pandl, menyatakan bahwa jika perubahan tokenomik yang sedang dibahas dalam komunitas Ethereum ($ETH) dan Solana ($SOL) diimplementasikan, laju pertumbuhan pasokan kedua aset kripto tersebut dapat melambat secara signifikan. Hal ini berpotensi berdampak positif pada harga. Menurut Pandl, perubahan yang diusulkan dalam kode ekosistem Ethereum dan Solana bertujuan untuk mengurangi laju inflasi tahunan token $ETH dan $SOL. Dengan segala kondisi lain tetap sama, melambatnya pertumbuhan pasokan dapat mengurangi jumlah token baru yang masuk ke pasar, sehingga meningkatkan kelangkaan aset yang ada. Perkiraan Grayscale menunjukkan bahwa jika aturan ini diterapkan, inflasi pasokan tahunan Ethereum bisa turun menjadi sekitar 0,4% pada akhir 2031 — mendekati laju pertumbuhan pasokan Bitcoin. Inflasi pasokan tahunan Solana diproyeksikan turun menjadi sekitar 1,1%. Sebagai perbandingan, pasokan emas tumbuh sekitar 1,8% per tahun, sedangkan inflasi indeks harga konsumen AS sekitar 3,3%. Perubahan yang diusulkan untuk Ethereum dan Solana masih dalam diskusi komunitas dan belum disetujui secara final. Pandl mencatat bahwa proposal untuk Solana tampaknya mendapat dukungan lebih luas dan karena itu memiliki kemungkinan lebih besar untuk diimplementasikan. Namun, penurunan inflasi token juga dapat mengurangi imbalan bagi investor yang melakukan staking, karena sebagian besar pendapatan staking $ETH dan $SOL berasal dari penerbitan token baru. Pandl menekankan bahwa melambatnya pertumbuhan pasokan dapat meningkatkan kelangkaan, memberikan tekanan kenaikan pada harga $ETH dan $SOL, dan investor yang memegang token tanpa staking khususnya mungkin mendapat manfaat. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru1j yang lalu

Grayscale: «Jika Proposal Diterima, Harga Dua Altcoin Ini Bisa Naik»

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

383 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

1.2k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.3k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片