特朗普 25 年财务报告:家族靠加密年入超 10 亿美元,散户还在 $TRUMP 上亏钱

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-07-01Terakhir diperbarui pada 2026-07-01

Abstrak

特朗普2025年度财务披露显示,其家族加密业务全年入账约12亿美元,已超过经营数十年的主要地产收入。收入主要来自两部分:与世界自由金融公司相关的治理代币等产品销售带来超5亿美元;另一公司CIC Digital通过发行特朗普主题迷因币$TRUMP获得约6.35亿美元特许权使用费。 与此同时,相关加密资产价格大幅下跌。$TRUMP从高位74美元跌至1.68美元,世界自由金融代币自交易以来下跌80%,导致接盘散户普遍亏损。而特朗普关联实体仍持有大量代币。 报告还显示,特朗普的地产业务去年亦大幅扩张,从阿联酋、沙特等多国新项目中获得数千万美元收入。其总净资产估值升至60亿美元。 白宫否认存在利益冲突,称特朗普生意已交由信托管理,其政策只为公众利益。但美联社指出,这些海外交易多发生在威权或一党执政国家,难以界定“私营”性质,且相关国家在关税、技术获取等方面获得了美国政策利好。特朗普上任后对加密行业转向友好监管,与家族业务暴利形成对照。

作者:克洛德,深潮 TechFlow

深潮导读:特朗普 2025 年度财务披露显示,其加密业务全年入账约 12 亿美元,已超过经营数十年的大部分地产组合。钱分两处进账:世界自由金融卖治理代币等新型产品收入逾 5 亿美元,另一家公司 CIC Digital 靠迷因币 TRUMP 的特许权使用费拿下约 6.35 亿美元。与此同时, TRUMP 从上市初的 74 美元跌到 1.68 美元,世界自由金融代币较开盘跌八成,接盘的散户大面积套牢。

特朗普当上总统第一年,加密生意成了他最赚钱的业务。

据美联社报道,美国政府道德办公室 6 月 30 日公布了特朗普 2025 年度财务披露报告。这份长达 927 页的文件显示,特朗普家族的加密业务全年入账近 12 亿美元。作为对比,前总统奥巴马任内最后一份披露报告只有 8 页,拜登的 11 页,副总统万斯今年这份 17 页。

这些加密企业上任时还只是初创公司,如今营收已经超过特朗普积累了数十年的大部分地产组合。美联社在报道中直接点明,推动它们崛起的,是几位亿万富翁投资者,以及特朗普本人叫停联邦监管对加密行业围剿的政策转向。

两处进账:世界自由金融拿 5 亿,$TRUMP 迷因币拿 6.35 亿

这 12 亿美元不是从一个口袋里出来的,披露文件把它拆成了两块。

第一块来自世界自由金融公司(World Liberty Financial),这是特朗普家族与地产大亨 Steve Witkoff 共同持有的 DeFi 项目,由埃里克·特朗普和小唐纳德·特朗普参与创办。据美联社,特朗普从世界自由金融销售新型加密产品(包括「治理代币」)拿到逾 5 亿美元。治理代币不像股票,买了不代表持有公司股份,只有对某些公司事务的投票权,且难以估值——世界自由金融卖币之前,监管机构就发过风险警告。此外披露文件还显示,另有逾 2.9 亿美元被归类为世界自由金融关联加密钱包的收入,以及一笔逾 6500 万美元的世界自由金融控股公司股权出售。

第二块来自一家名为 CIC Digital LLC 的公司,靠销售印着特朗普头像的纪念品性质「迷因币」入账逾 6 亿美元。这里指的就是$TRUMP,2025 年 1 月特朗普第二次就职前几天在 Solana 链上发行的迷因币,披露文件中以「Celebration Coins」名目列出,金额约 6.35 亿美元,性质为特许权使用费(royalties)。

需要说明的是,这两块加起来约 11 亿至 12 亿美元,是市场普遍引用的口径;如果把上面提到的 2.9 亿美元钱包收入和 6500 万美元股权出售也算进去,部分媒体给出的总数会更高,去到 1.4 亿区间。总额随口径浮动,但「加密全年入账超 10 亿美元」这个判断没有争议。

特朗普赚翻了,接盘的散户在亏钱

披露文件只报营收,不报利润,所以无法知道特朗普具体赚了多少净利。但代币和迷因币的价格走势,替接盘方算清了另一笔账。

TRUMP 上市后几天冲到 74 美元以上,现在只卖 1.68 美元。世界自由金融的代币自去年 9 月开始交易以来跌了 80%。据独立数据,绝大多数迷因币买家都亏了钱, TRUMP 约 80%的代币供应仍由特朗普关联实体按归属计划(vesting)持有。

买家里有名有姓的一位,是中国出生的亿万富翁孙宇晨(Justin Sun)。据美联社,他在世界自由金融的治理代币 WLFI 上花了 7500 万美元,在迷因币上花了 2 亿美元。去年 2 月一桩指控他欺骗投资者的联邦诉讼一度暂停,上月以 1000 万美元罚款和解。孙宇晨一直否认他在特朗普生意上的花费与其联邦案件有任何关联,世界自由金融也否认存在利益冲突。

一边是特朗普锁定收益,一边是散户被套。

加密已经盖过地产,成了特朗普的招牌生意

特朗普当年靠地产赢家的名头入主白宫,如今加密业务的崛起盖过了地产,这一点尤其值得留意——因为他的地产生意去年也在猛涨。

据美联社,特朗普去年从一批新的海外酒店、度假村和公寓项目中收取了数千万美元费用,是这家百年家族企业史上最大规模的地产扩张。而这些国家里,不少正在与美国就关税、军事援助等重要事务谈判。阿联酋一处物业进账 1040 万美元,沙特一处(由与统治家族关系密切的地产开发商建造)向特朗普公司汇入 900 万美元,罗马尼亚布加勒斯特和卡塔尔各汇入 500 万美元。国内的马阿拉歌庄园去年进账 7700 万美元,比他还是普通公民的前一年跳涨 50%。

福布斯估算特朗普净资产为 60 亿美元,高于 2024 年的 23 亿美元。

白宫:特朗普只为公众利益行事,不存在利益冲突

面对利益冲突质疑,白宫反复强调,特朗普已将其生意放入由儿子们管理的信托,不存在任何冲突,他只为国家利益行事。特朗普旗下的伞形公司特朗普集团则称,其海外交易是与私营公司而非政府达成的。

但美联社指出,在由威权者、王室或一党执政的国家,很难判断什么才算「私营」。以越南一处新的特朗普度假村为例,披露文件显示特朗普去年从中进账 500 万美元,而据《纽约时报》,越南执政党派出副总理为交易背书,还把农民赶离土地为工程让路。

这些交易究竟有没有换来美国政策的调整,几乎无从查证,但这些国家确实拿到了想要的东西:越南获得关税减免,卡塔尔拿到此前被限制的先进美国技术,沙特得到觊觎多年的美国战斗机。

监管这条线还在。世界自由金融开卖治理代币前,监管机构就警告过这类新型加密资产的风险。特朗普上任后逆转了拜登政府对加密行业的强硬立场,转而推行对行业友好的政策——一手放松监管,一手家族靠加密入账超 10 亿美元,这份披露文件把两者摆在了同一页上。

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

Q特朗普2025年度财务披露报告中,加密业务收入主要来自哪两个部分?

A主要来自两个部分:一是与世界自由金融公司(World Liberty Financial)相关的业务,通过销售治理代币等新型加密产品获得超过5亿美元收入;二是通过CIC Digital LLC公司,依靠迷因币TRUMP的特许权使用费获得约6.35亿美元收入。

Q文章中提到特朗普家族的加密业务收入与他的地产收入相比如何?

A特朗普家族的加密业务在2025年入账近12亿美元,其营收已经超过了他经营数十年的大部分地产组合的收入。尽管其地产生意去年也在猛涨,但加密业务的崛起在财务上显得更为突出。

Q迷因币TRUMP的价格经历了怎样的变化?

A迷因币TRUMP在2025年1月上市后,价格曾一度冲到74美元以上,但随后大幅下跌,文章发布时的价格仅为1.68美元。

Q文章指出了特朗普加密业务高收入与散户投资亏损之间存在什么反差?

A文章指出,特朗普家族从加密业务中获得巨额收入的同时,购买相关代币(如TRUMP和世界自由金融的代币)的散户投资者却大面积亏损。例如,TRUMP币价暴跌,世界自由金融的代币自交易以来也下跌了80%,形成了特朗普家族锁定收益而散户被套牢的鲜明对比。

Q白宫如何回应外界对于特朗普家族业务可能存在利益冲突的质疑?

A白宫反复强调,特朗普已将其生意放入由儿子们管理的信托中,因此不存在任何利益冲突,特朗普只为国家利益行事。特朗普集团也声称其海外交易是与私营公司而非外国政府直接达成的。

Bacaan Terkait

Terbukti: Claude Code Mengintip Pengguna, Zona Waktu dan Lab AI China Jadi Kata Kunci

Hari ini, Anthropic mengalami dua perkembangan. Di satu sisi, mereka merilis model Claude Sonnet 5 yang disebut sebagai model "paling mirip agen" hingga saat ini. Di sisi lain, Departemen Perdagangan AS mencabut pembatasan ekspor untuk model Claude Fable 5 dan Mythos 5. Namun, di komunitas pengembang, sebuah laporan mengungkapkan kontroversi mengenai Claude Code, asisten coding dari Anthropic. Laporan tersebut menyatakan bahwa Claude Code diduga menyisipkan kode tersembunyi yang dapat mendeteksi informasi pengguna, seperti zona waktu (terutama Asia/Shanghai atau Asia/Urumqi) dan penggunaan proxy (dengan memeriksa variabel lingkungan ANTHROPIC_BASE_URL). Informasi ini kemudian dikirim secara diam-diam ke server dengan menyembunyikannya di dalam prompt sistem, tepatnya pada bagian "Today's date is...", melalui variasi karakter Unicode yang sulit dibedakan mata telanjang (seperti ' , ʼ, atau ʹ). Mekanisme ini juga membandingkan domain proxy dengan daftar berisi 147 entri yang mencakup domain perusahaan teknologi dan lab AI China (seperti Baidu, Alibaba, ByteDance) serta layanan penjualan ulang atau mirror API Claude. Tujuannya diduga untuk mengidentifikasi dan membatasi akses tidak resmi di wilayah tertentu. Isu utamanya adalah transparansi. Meskipun pengumpulan data telemetri umum dilakukan, metode penyembunyian informasi dalam prompt ini dilakukan tanpa sepengetahuan pengguna, sehingga merusak kepercayaan, terutama untuk alat yang memiliki akses ke kode sumber dan eksekusi perintah. Anthropic telah menanggapi bahwa kode tersebut akan dihapus dalam pembaruan berikutnya. Sumber laporan berasal dari diskusi di Hacker News, blog The Real LO, dan International Cyber Digest.

marsbit1j yang lalu

Terbukti: Claude Code Mengintip Pengguna, Zona Waktu dan Lab AI China Jadi Kata Kunci

marsbit1j yang lalu

Grayscale: Setelah Anjlok 50%, BTC Mendekati Titik Terendah Siklus Ini

Harga Bitcoin (BTC) telah mengalami penurunan signifikan, turun lebih dari 50% dari puncak Oktober 2025 sebesar $125.000, dan mencapai level terendah baru siklus ini di bawah $60.000. Menurut analis Grayscale, Zach Pandl, ini adalah koreksi siklus biasa dalam tren naik jangka panjang Bitcoin, bukan pembalikan tren. Tekanan harga baru-baru ini terutama berasal dari perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve AS di bawah ketua baru yang lebih hawkish, yang memperlemah narasi perdagangan "penurunan nilai mata uang". Faktor lainnya termasuk ketidakpastian seputar adopsi RUU CLARITY di Senat AS, tekanan neraca leverage di sektor aset digital, serta kekhawatiran tentang risiko keamanan komputasi kuantum. Namun, tren positif struktural seperti adopsi teknologi blockchain oleh institusi tetap berlanjut. Dua skenario utama diidentifikasi untuk keluar dari pasar bearish ini: 1. **Skenario Dasar/Optimis:** RUU CLARITY disetujui, tekanan leverage teratasi, dan Fed tidak menaikkan suku bunga. Dalam kasus ini, Bitcoin mungkin sudah mendekati titik terendahnya. 2. **Skenario Pesimis:** RUU CLARITY gagal, terjadi deleveraging lebih lanjut, dan Fed terpaksa menaikkan suku bunga karena inflasi. Ini dapat menyebabkan penurunan harga lebih lanjut, meskipun kemungkinan tidak sedalam siklus sebelumnya karena kenaikan bullish yang lebih moderat dan permintaan institusional yang lebih kuat. Kesimpulannya, apakah harga Bitcoin telah mencapai titik terendah siklus ini bergantung pada katalis seperti keputusan suku bunga Fed dan perkembangan RUU CLARITY. Meski demikian, dengan prospek pertumbuhan struktural jangka panjang untuk teknologi blockchain dan aset digital, valuasi saat ini dianggap sebagai titik masuk yang menarik bagi investor dengan horizon panjang.

marsbit1j yang lalu

Grayscale: Setelah Anjlok 50%, BTC Mendekati Titik Terendah Siklus Ini

marsbit1j yang lalu

Panduan Bertahan di Musim Dingin Web3: 10 Buku yang Membantu Anda Melintasi Siklus

**Panduan Bertahan di Musim Bear Web3: 10 Buku untuk Menavigasi Siklus** Dalam sejarah 17 tahun Crypto yang telah mengalami 4 siklus bull dan bear, musim bear adalah masa pembentukan ulang industri. Bagi yang ingin bertahan, ini adalah waktu untuk memperdalam pemahaman dan membangun kemampuan. Berikut 10 rekomendasi buku untuk membingkai ulang pemikiran: 1. **"2049: The Next 10000 Days" (Kevin Kelly):** Memberikan "teleskop jangka panjang" untuk melampaui kebingungan jangka pendek dan membayangkan masa depan teknologi, termasuk posisi crypto sebagai mata uang global kedua. 2. **"Human Action" (Ludwig von Mises):** Membangun kerangka filosofis tentang tindakan manusia, spekulasi, dan peran uang sebagai alat kalkulasi, memberikan ketangguhan untuk bertindak di tengah ketidakpastian. 3. **"The Nature of Technology" (W. Brian Arthur):** Menjelaskan evolusi teknologi melalui "kombinasi" modul yang ada, membantu memahami perkembangan blockchain dan crypto sebagai hasil dari penyatuan disiplin ilmu. 4. **"The Distant Savior" (Dou Tian):** Menganalisis "atribut budaya" (kuat vs. lemah) yang menentukan nasib, mengajarkan untuk tidak bergantung pada "juru selamat" tetapi pada diri sendiri dan hukum objektif. 5. **"The Sovereign Individual" (James Dale Davidson & William Rees-Mogg):** Meramalkan pergeseran kekuasaan dari negara-bangsa ke individu berdaulat yang didukung oleh teknologi seperti mata uang digital, sebuah buku "manual untuk masa depan". 6. **"Melihat ke Jepang: Panduan Bertahan di Era Resesi":** Belajar dari pengalaman Jepang tentang peluang struktural (seperti ekspansi global) yang tetap ada bahkan dalam ekonomi stagnan, relevan untuk mencari segmen yang tumbuh di bear market crypto. 7. **"The Denationalization of Money" (Friedrich Hayek):** Landasan intelektual untuk Bitcoin, menganjurkan kompetisi mata uang swasta untuk mengakhiri monopoli negara dan inflasi, memperkuat keyakinan pada eksperimen moneter crypto. 8. **"Catatan Tanya Jawab Investasi Duan Yongping":** Menekankan prinsip sederhana "lakukan hal yang benar" dan "buat daftar 'tidak dilakukan'", fokus pada aset fundamental dan membangun sistem investasi yang kokoh selama bear market. 9. **"The Balaji Prediction: Technology, Truth, and Building the Future" (Balaji Srinivasan):** Visi dari pendiri Coinbase CTO tentang crypto sebagai "transplantasi sumsum tulang" bagi industri tech, dengan prediksi berani seperti pasar prediksi sebagai media masa depan. 10. **"Selected Works of Mao Zedong":** Kumpulan metodologi tentang bagaimana kekuatan yang lebih lemah dapat bertahan dan menang melawan sistem lama, menawarkan kerangka analisis strategis untuk menghadapi tantangan dan oposisi dalam revolusi teknologi Web3. Buku-buku ini tidak membahas trading, tetapi membangun ketangguhan kognitif dan keyakinan untuk bertahan dan berkembang melintasi siklus crypto.

Foresight News2j yang lalu

Panduan Bertahan di Musim Dingin Web3: 10 Buku yang Membantu Anda Melintasi Siklus

Foresight News2j yang lalu

Siapa Pria Paling Jago Cari Uang di Dunia Crypto? Trump Raup Lebih dari 14 Miliar Dolar AS pada 2025

Menurut laporan pengungkapan keuangan tahunan 2025 Presiden AS Donald Trump yang dirilis oleh Kantor Etika Pemerintah (OGE), total pendapatan yang dapat dihitung dari aset kripto terkait Trump mencapai sekitar $14,27 miliar. Kekayaan ini terutama berasal dari posisi penerbit, bukan investasi pasif. Entitas CIC Digital LLC miliknya, yang mengoperasikan bisnis meme coin, menerima royalti sekitar $635 juta pada 2025 dari perjanjian lisensi token "Celebration Coins". Entitas lain, DT Marks Defi LLC, memperoleh pendapatan sekitar $594 juta dari penjualan token dan bagi hasil. Istri Trump, Melania, juga mendapat pendapatan $6 juta dari penjualan NFT. Laporan ini dirilis saat pasar kripto sedang bearish, menciptakan kontras mencolok. Sementara token Trump yang bernama sama turun drastis dari puncaknya, menyebabkan kerugian bagi banyak pemegang, Trump sendiri mendapat miliaran dari royalti. Hal ini memicu kritik tentang konflik kepentingan, terutama karena terjadi bersamaan dengan pembahasan undang-undang kripto AS (CLARITY Act) yang memperdebatkan larangan pejabat memegang aset kripto. Wakil Presiden JD Vance hanya mengungkapkan kepemilikan Bitcoin senilai $250.000-$500.000, yang dianggap lebih seperti investasi biasa. Inti masalahnya bukan pejabat yang memegang aset kripto, tetapi presiden yang secara langsung menjadi penerbit dan mengambil keuntungan dari industri yang dia awasi.

Foresight News2j yang lalu

Siapa Pria Paling Jago Cari Uang di Dunia Crypto? Trump Raup Lebih dari 14 Miliar Dolar AS pada 2025

Foresight News2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

97 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

947 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.5k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片