Coinbase And Ethena Launch High Yield USDC Vault Powered By Morpho

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-06-13Terakhir diperbarui pada 2026-06-13

Abstrak

Coinbase has launched a new High Yield USDC Vault in collaboration with Ethena Labs and powered by Morpho, curated by Steakhouse Financial. This marks the first live product from the Coinbase-Ethena partnership, offering Coinbase users access to enhanced yields through a simplified interface. Unlike Coinbase's more conservative vaults, this product accepts a broader collateral mix, including synthetic assets like Ethena's USDe, which allows for higher potential returns but introduces greater risks related to collateral behavior and market dynamics. The annual percentage yields (APYs) are dynamic and not guaranteed. The launch underscores a trend of centralized exchanges packaging complex DeFi strategies into user-friendly products, expanding access while highlighting the need for clear risk disclosure. The vault is currently available to eligible users in the U.S. (excluding New York) and select international markets.

Coinbase has expanded its onchain lending offering with the launch of a Steakhouse Financial High Yield USDC Vault connected to Ethena and Morpho, according to an official Ethena Labs post on X.

Ethena described the product as the first live integration in its collaboration with Coinbase. The vault is powered by USDe on Morpho and curated by Steakhouse Financial, bringing a more complex DeFi yield structure into a Coinbase-accessible product.

The basic user flow is simple from the outside: users deposit USDC, and a smart contract wallet connects to Morpho to allocate funds across lending markets. Under the hood, however, this is a more risk-sensitive product than a plain stablecoin rewards account because the collateral mix can include Ethena-backed assets such as USDe and USDtb.

Why The Collateral Mix Matters

The key difference is risk profile. Coinbase’s existing lower-risk vault options are built around more conservative collateral standards. The new High Yield Vault accepts a broader mix of assets, including synthetic stablecoin-linked collateral.

That can support higher lending yields when market demand is strong, but it also introduces risks around collateral behavior, market liquidity and the stability of the underlying DeFi positions. APYs in these systems are dynamic, so any yield number should be treated as variable rather than guaranteed.

The launch is also notable because Coinbase Ventures has disclosed an investment in ENA, Ethena’s governance token. That does not make the vault inherently unsafe or attractive, but it does make the relationship between Coinbase, Ethena and the broader DeFi yield market worth watching.

DeFi Yield Moves Further Into Mainstream Apps

The larger story is that DeFi lending infrastructure continues to move closer to mainstream crypto users. Morpho, Steakhouse Financial and Ethena are not being presented as separate destinations users must manually navigate; instead, their mechanics are being bundled into a product inside a major exchange ecosystem.

Access is still limited. The capture notes indicate the vault is available to eligible US users excluding New York, as well as select international markets. That means availability and suitability will vary by jurisdiction and user profile.

For readers, the takeaway is not simply that Coinbase has added another yield product. It is that centralized platforms are increasingly packaging DeFi-native strategies into simplified interfaces. That could broaden access, but it also makes clear risk disclosure more important, especially when synthetic stablecoin collateral is involved.

That difference should be clear for readers who may only see the phrase “high yield” and assume the product behaves like a standard stablecoin account. DeFi lending vaults depend on smart contracts, collateral rules and market utilization, so the return profile can change as conditions shift. The convenience of accessing the vault through a familiar platform does not remove the underlying protocol risk.

The product also highlights how Base is becoming a distribution layer for more advanced DeFi strategies. Instead of users manually bridging funds, choosing lending markets and managing collateral risk themselves, Coinbase is packaging that activity into a more guided interface. That may bring DeFi closer to mainstream users, but it also raises the bar for transparent risk explanations.

Source: Ethena Labs on X at Ethena Labs on X

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the main announcement in the article regarding Coinbase and Ethena?

ACoinbase has launched a new High Yield USDC Vault in collaboration with Ethena and powered by USDe on the Morpho protocol, expanding its onchain lending offerings.

QHow does the risk profile of the new High Yield Vault compare to Coinbase's existing vault options?

AThe new High Yield Vault has a higher risk profile. Unlike more conservative existing options, it accepts a broader mix of collateral, including synthetic stablecoin-linked assets like USDe and USDtb, introducing risks around collateral behavior and market liquidity.

QWhat role do Morpho and Steakhouse Financial play in this new product?

AMorpho provides the underlying lending infrastructure where the funds are allocated. Steakhouse Financial curates the product, bringing a complex DeFi yield structure into a Coinbase-accessible vault.

QWhy is the relationship between Coinbase and Ethena particularly noteworthy beyond this product launch?

AIt is noteworthy because Coinbase Ventures has disclosed an investment in ENA, Ethena's governance token. This highlights the deepening ties between the centralized exchange and the DeFi protocol, making their collaboration and the broader DeFi yield market worth watching.

QWhat is the broader trend highlighted by the launch of this vault?

AThe launch signifies that centralized platforms like Coinbase are increasingly packaging complex, DeFi-native yield strategies into simplified interfaces for mainstream users, moving DeFi lending infrastructure closer to a wider audience, though this raises the importance of clear risk disclosure.

Bacaan Terkait

RUU Kripto yang Ditunggu-tunggu, Dikenal sebagai 'RUU Kejelasan', Berada di Tahap Kritis: Gedung Putih Akan Membahasnya Akhir Pekan Ini

Masa depan U.S. Crypto-Asset Regulatory Clarity Act atau "CLARITY Act" berada di titik kritis, dengan keputusan Gedung Putih Trump diharapkan pada akhir pekan ini terkait proposal etika baru dari kedua partai. Proposal alternatif oleh Senator Republik Tom Tillis dan Senator Demokrat Ruben Gallego ini bertujuan mengatasi kekhawatiran Demokrat dengan memberi wewenang kepada jaksa agung negara bagian untuk menuntut pejabat federal jika Departemen Kehakiman gagal menegakkan aturan etika. Versi sebelumnya didukung Gedung Putih namun dikritik karena penegakan tetap di Departemen Kehakiman dan batas waktu yang berakhir Januari 2029. Jika kesepakatan etika tercapai, Senat dapat melakukan pemungutan suara untuk CLARITY Act, meski memerlukan dukungan 60 senator. RUU yang telah disetujui Komite Perbankan Senat ini bertujuan memperjelas yurisdiksi SEC dan CFTC atas aset kripto, menciptakan kerangka pasar, mengatur imbal hasil stablecoin, dan memberikan perlindungan hukum tertentu bagi pengembang perangkat lunak. Kompromi pada aturan stablecoin membatasi pembayaran mirip bunga yang hanya berdasarkan kepemilikan token, tetapi mengizinkan imbalan terkait transaksi, pembayaran, program loyalitas, atau penggunaan platform. Kegagalan mencapai kesepakatan etika dapat kembali menghalangi kemajuan RUU ini di Senat, memperpanjang ketidakpastian regulasi untuk imbal hasil stablecoin dan implementasi ketentuan terkait dalam GENIUS Act.

cryptonews.ru29m yang lalu

RUU Kripto yang Ditunggu-tunggu, Dikenal sebagai 'RUU Kejelasan', Berada di Tahap Kritis: Gedung Putih Akan Membahasnya Akhir Pekan Ini

cryptonews.ru29m yang lalu

Wawancara dengan Eksekutif Robinhood: Strategi Akusisi 'Barbel' dengan Meme + Tokenisasi Saham AS, Semua Lini Bisnis Capai Pendapatan Ratusan Juta Dolar

Wawancara dengan Johann Kerbrat, Wakil Presiden Senior Robinhood, mengungkap strategi mereka untuk mendorong adopsi crypto melalui "strategi barbell": memadukan meme coin untuk menarik pengguna DeFi dengan tokenisasi saham AS (RWA) untuk menjangkau pengguna global yang kesulitan mengakses pasar modal tradisional. Robinhood Chain, yang baru diluncurkan tiga minggu, telah mencatat volume perdagangan mingguan lebih dari $30 miliar dan lebih dari 1,05 miliar transaksi. Strategi intinya adalah memindahkan 27 juta akun berdananya ke ekosistem blockchain dengan menyederhanakan pengalaman DeFi. Produk seperti Robinhood Earn memungkinkan pengguna mendapatkan yield aset kripto tanpa harus mengelola dompet atau private key. Tokenisasi saham, yang kini mencakup 90+ saham di 120+ negara, menawarkan solusi seperti perdagangan 24/7 dan akses internasional. Kerbrat menekankan bahwa mereka memilih stack teknologi Arbitrum daripada membangun L1 sendiri untuk memanfaatkan keamanan Ethereum dan likuiditas EVM. Fokus mereka adalah memperluas pasar secara keseluruhan, bukan bersaing langsung dengan platform seperti Base. Kemitraan dengan proyek DeFi dipilih berdasarkan kesesuaian regulasi, kemampuan membangun pengalaman unik, dan diferensiasi. Visi jangka panjang Robinhood adalah menjadi "aplikasi super" yang memenuhi semua kebutuhan keuangan pengguna, dengan semua lini bisnisnya telah menghasilkan pendapatan miliaran dolar.

marsbit1j yang lalu

Wawancara dengan Eksekutif Robinhood: Strategi Akusisi 'Barbel' dengan Meme + Tokenisasi Saham AS, Semua Lini Bisnis Capai Pendapatan Ratusan Juta Dolar

marsbit1j yang lalu

Laporan Fidelity Q3: BTC, ETH, dan SOL Terus Membentuk Dasar, Seberapa Jauh Lagi Bear Market Kripto Saat Ini?

Laporan Q3 Fidelity menilai bahwa pasar kripto masih dalam fase penurunan (bear market), dengan BTC, ETH, dan SOL terus membentuk dasar. Indikator seperti NUPL Tertimbang yang turun ke -0.01 dan dominasi BTC yang naik ke 68% menunjukkan sentimen pasar yang melemah dan modal cenderung berkonsentrasi pada aset terbesar. Untuk Bitcoin, NUPL di 0.09 dan indikator Yardstick yang mendekati level historis rendah memberikan sinyal positif untuk investor jangka panjang, meski momentum harga masih negatif. Penyesuaian telah berlangsung sekitar 203 hari, dan mengacu pada siklus sebelumnya, Fidelity mencatat bahwa Oktober 2026 bisa menjadi jendela waktu yang patut diamati, namun bukan prediksi pasti bahwa dasar telah tercapai. Ethereum dan Solana menunjukkan tekanan lebih dalam dengan NUPL masing-masing -0.43 dan -0.72, mengindikasikan kerugian belum terealisasi yang signifikan. Namun, tingkat NUPL yang rendah ini secara historis dikaitkan dengan imbal hasil yang kuat di masa depan. Aktivitas penggunaan dan volume transfer stablecoin di kedua jaringan tetap tangguh, menunjukkan bahwa utilitas dasar terus berlanjut terlepas dari penurunan harga. Secara keseluruhan, laporan ini menggambarkan pasar yang sedang konsolidasi dengan beberapa indikator mendekati zona keputusasaan sejarah. BTC bertindak sebagai penstabil relatif, sementara ETH dan SOL menunjukkan tanda-tanda tekanan jual yang lebih berat namun dengan fundamental jaringan yang masih sehat.

marsbit2j yang lalu

Laporan Fidelity Q3: BTC, ETH, dan SOL Terus Membentuk Dasar, Seberapa Jauh Lagi Bear Market Kripto Saat Ini?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli MORPHO

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian MORPHO (MORPHO) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli MORPHO (MORPHO) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan MORPHO (MORPHO) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan MORPHO (MORPHO) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading MORPHO (MORPHO)Lakukan trading MORPHO (MORPHO) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

577 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.10.20Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli MORPHO

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga MORPHO (MORPHO) disajikan di bawah ini.

活动图片