WLFI Raises Alert: Sanctioned Wallets Could Trigger Crypto Transfer Blocks

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-06-03Terakhir diperbarui pada 2026-06-03

Abstrak

World Liberty Financial (WLFI), a crypto venture linked to Donald Trump, has issued a compliance warning stating that transactions involving sanctioned individuals, entities, or wallet addresses may be blocked or restricted to meet regulatory obligations. This follows prior scrutiny from US senators over its presale screenings and coincides with new US Treasury sanctions against Iranian crypto exchanges. WLFI asserts it employs strict AML checks, but its admission that its smart contracts hold hard-coded powers to freeze or burn funds challenges its DeFi branding. The warning underscores the tension between operating on public blockchains and complying with federal prohibitions on transactions.

Senators Elizabeth Warren and Jack Reed had already been watching World Liberty Financial (WLFI) closely before Tuesday’s compliance notice, calling on US authorities last year to review whether addresses tied to Russia, North Korea, and the blacklisted privacy mixer Tornado Cash had bypassed the project’s early presale screenings.

Built-In Controls Come Into Focus

WLFI rejected those allegations, saying it applies strict anti-money laundering and identity checks and turned away millions of dollars during its presale process. But the project’s admission that its smart contracts carry hard-coded powers to freeze, restrict, or burn wallet balances put those claims under a new kind of scrutiny — one that sits uneasily with the DeFi branding the project has leaned on.

The compliance warning published on X on Tuesday was direct. World Liberty Financial, the crypto venture linked to US President Donald Trump, told users that transfers involving sanctioned individuals, organizations, or wallet addresses may be delayed, restricted, or rejected. The company said the controls exist to meet regulatory requirements around prohibited transactions.

The notice landed the same day the US Treasury Department moved against several Iranian cryptocurrency platforms. The Office of Foreign Assets Control sanctioned Nobitex — Iran’s largest crypto exchange — along with Wallex, Bitpin, and Ramzinex, and named executives connected to those platforms.

Treasury Secretary Bessent said Nobitex processed transactions tied to Iran’s Islamic Revolutionary Guard Corps and helped move funds even after US military operations disrupted the country’s communications infrastructure earlier this year.

WLFIUSD trading at $0.06 on the 24-hour chart: TradingView

The Geopolitical Pressure Behind The Warning

While Iran’s economy is in free fall, the regime has chosen to co-opt digital asset technologies for its own corrupt agenda, including evading sanctions and transferring wealth out of the country, Bessent said. He called the crackdown proof that Trump’s maximum pressure campaign had been working.

WLFI told users to check that their funds and wallet addresses have no connection to prohibited activity before making any transfers. The project said it will keep reviewing transactions for sanctions-related risks going forward.

The compliance posture runs into some friction with how the project has been described publicly. While the underlying smart contracts operate on public, decentralized rails, the application layer is bound by federal rules on prohibited transactions.

Reports indicate that anchor investor Justin Sun had flagged the protocol’s unilateral enforcement capabilities — the same controls WLFI is now pointing to as evidence of its compliance readiness.

Featured image from Unsplash, chart from TradingView

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the main compliance warning issued by WLFI to its users in the article?

AWLFI warned users that cryptocurrency transfers involving sanctioned individuals, organizations, or wallet addresses may be delayed, restricted, or rejected to meet regulatory requirements.

QAccording to the article, which event occurred on the same day as WLFI's compliance notice?

AOn the same day, the US Treasury Department's Office of Foreign Assets Control (OFAC) sanctioned several Iranian cryptocurrency platforms, including Nobitex, Wallex, Bitpin, and Ramzinex, along with their executives.

QWhat feature of WLFI's smart contracts is mentioned as causing scrutiny despite the project's DeFi branding?

AThe scrutiny stems from WLFI's admission that its smart contracts have hard-coded powers that allow the project to unilaterally freeze, restrict, or burn wallet balances, which conflicts with typical decentralized finance (DeFi) principles.

QWhat reason did the US Treasury Secretary give for the crackdown on Iranian crypto platforms like Nobitex?

ATreasury Secretary Bessent stated that Nobitex processed transactions for Iran's Islamic Revolutionary Guard Corps and helped move funds to evade sanctions, particularly after US military operations disrupted Iran's communications infrastructure.

QWho, according to the article, had previously raised concerns about WLFI's 'unilateral enforcement capabilities'?

AAnchor investor Justin Sun had previously flagged the protocol's unilateral enforcement capabilities, which are the same controls WLFI now cites as evidence of its compliance readiness.

Bacaan Terkait

UNI Berhasil Melipatgandakan Nilainya dalam Dua Bulan di Tengah Tren Turun: Sebuah Pemulihan Nilai yang Terlambat 5 Tahun

UNI, token asli dari bursa terdesentralisasi (DEX) Uniswap, telah mengalami peningkatan harga hampir 100% dalam dua bulan (Juni-Juli), berlawanan dengan tren pasar yang lesu. Kenaikan ini didorong oleh aktivasi efektif "sakelar biaya" (*fee switch*) setelah tertunda selama bertahun-tahun. Mekanisme intinya adalah pemusnahan (*burn*) token UNI secara berkala. Sebagian biaya transaksi dari berbagai *pool* Uniswap (v2, v3, v4) dan pendapatan dari Unichain kini dialirkan ke kontrak khusus (TokenJar) yang secara otomatis membeli dan memusnahkan UNI dari pasar, menciptakan pembeli konstan. Awalnya, setelah diaktifkan pada Desember 2025, mekanisme ini hanya menghasilkan pendapatan dan pemusnahan yang kecil, sehingga respon pasar biasa saja. Situasi berubah drastis pada Juli dengan peluncuran Robinhood Chain, yang dirancang untuk tokenisasi saham. Volume perdagangan di Uniswap meledak, dan setelah ekstensi mekanisme biaya ke *pool* v4 dan rantai Robinhood, pendapatan harian protokol melonjak. Pemusnahan harian UNI meningkat dari sekitar $114,000 menjadi lebih dari $325,000, dengan Robinhood Chain menyumbang lebih dari setengahnya. Narasi utama pergeseran ini adalah transformasi UNI dari sekadar token tata kelola (*governance*) menjadi aset yang memiliki arus kas riil. Keberhasilan mekanisme *burn* ini juga didukung oleh struktur kepemilikan UNI yang sudah matang dan tersebar luas, tanpa tekanan penjualan besar dari *unlock* token baru, sehingga pembelian untuk pemusnahan berdampak nyata pada pasar. Tantangan ke depan adalah mempertahankan volume perdagangan tinggi di Robinhood Chain setelah subsidi gas berakhir dalam sekitar 90 hari, yang akan menentukan apakah kenaikan ini merupakan awal dari penemuan nilai jangka panjang atau hanya ilusi sementara.

marsbit1j yang lalu

UNI Berhasil Melipatgandakan Nilainya dalam Dua Bulan di Tengah Tren Turun: Sebuah Pemulihan Nilai yang Terlambat 5 Tahun

marsbit1j yang lalu

Sam Altman Mengakui: Pernah Terlalu Tinggi Memperkirakan AI Akan Merebut Pekerjaan! Jensen Huang: Narasi PHK Itu Sepenuhnya Terbalik

Sam Altman mengakui bahwa ia sebelumnya melebih-lebihkan kecepatan AI mengambil alih pekerjaan kerah putih tingkat pemula, dan "kiamat pekerjaan" mungkin tidak akan terjadi. Orang-orang tidak benar-benar menginginkan CEO AI karena mereka ingin tahu siapa yang bertanggung jawab atas keputusan dan siapa yang harus dimintai pertanggungjawaban jika terjadi masalah. Hampir bersamaan, Jensen Huang dari NVIDIA menyatakan bahwa narasi "AI menghancurkan pekerjaan" sepenuhnya terbalik. AI mengambil alih tugas-tugas tertentu dalam suatu pekerjaan, tetapi itu tidak sama dengan menghilangkan seluruh pekerjaan. Pekerjaan masih membutuhkan komunikasi, penilaian, koordinasi, peninjauan, dan tanggung jawab. Data dari Universitas Maryland dan LinkUp menunjukkan bahwa hingga kuartal keempat 2025, tidak ada bukti bahwa AI mengurangi permintaan tenaga kerja secara keseluruhan di AS. Posisi untuk lulusan baru justru meningkat. Namun, tugas-tugas standar yang menjadi tangga masuk bagi pekerja pemula sedang diambil alih oleh AI, sehingga menyulitkan mereka untuk mendapatkan pengalaman dasar. Kesimpulannya, nilai pekerjaan manusia justru meningkat ke arah tanggung jawab, membangun kepercayaan, dan menetapkan tujuan. Bagian dari pekerjaan yang membutuhkan pertanggungjawaban manusia dan kehadiran personal adalah pertahanan sejati yang tidak dapat digantikan oleh AI.

marsbit3j yang lalu

Sam Altman Mengakui: Pernah Terlalu Tinggi Memperkirakan AI Akan Merebut Pekerjaan! Jensen Huang: Narasi PHK Itu Sepenuhnya Terbalik

marsbit3j yang lalu

Perubahan Besar-besaran di Fed? Laporan: Walsh Pertimbangkan Kurangi Frekuensi Rapat Suku Bunga, Langgar Konvensi 40 Tahun

Ketua Fed Wall sedang mempertimbangkan untuk mengurangi frekuensi pertemuan suku bunga tahunan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang dapat menjadi perubahan besar dalam cara operasi Fed selama beberapa dekade. Menurut The New York Times, Walsh mengusulkan ide penyesuaian frekuensi pertemuan dalam rapat Fed minggu ini. Pengaturan baru kemungkinan akan ditetapkan sebelum pertemuan suku bunga berikutnya pada pertengahan September, meskipun perubahan spesifik mungkin baru diterapkan lebih lambat. Mengurangi frekuensi pertemuan akan memutus kebiasaan "delapan kali setahun, sekitar setiap enam minggu sekali" yang telah berlaku sejak 1981. Hal ini berpotensi melemahkan kemampuan Fed untuk merespons perubahan inflasi dan pasar tenaga kerja, serta mengurangi saluran pasar untuk mendapatkan sinyal kebijakan moneter, membalikkan tren peningkatan transparansi informasi Fed selama beberapa dekade. Hukum Perbankan tahun 1935 mensyaratkan FOMC "mengadakan setidaknya empat pertemuan setiap tahunnya." Menariknya, Walsh sendiri sebelumnya menyatakan dalam sidang konfirmasi Kongres bahwa empat pertemuan "tidak cukup," menciptakan kontradiksi dengan arah diskusi saat ini. Sistem delapan pertemuan tahunan, yang ditetapkan di bawah mantan Ketua Paul A. Volcker, telah menetapkan kerangka kerja yang dapat diprediksi. Mengurangi jumlah pertemuan tidak hanya berarti lebih sedikit kesempatan untuk pemungutan suara, tetapi juga dapat mempersempit jendela informasi bagi publik untuk memahami penilaian jalur suku bunga Fed, lebih lanjut mengurangi transparansi kebijakan. Ini selaras dengan gaya Walsh yang telah mempersingkat pernyataan kebijakan pasca-rapat dan jarang menyampaikan pandangan terbuka. Pengurangan frekuensi pertemuan adalah bagian dari agenda "reformasi kelembagaan" Walsh sejak menjabat pada Mei. Sejarah menunjukkan frekuensi pertemuan Fed tidak selalu statis; sebelum 1981, rapat diadakan lebih sering, bahkan 19 kali pada tahun 1956. Sebuah memo internal tahun 1988 pernah mengevaluasi kelebihan dan kekurangan pertemuan yang lebih sering, menyimpulkan bahwa jadwal delapan rapat masih "dapat dianggap tepat." Jika rencana pengurangan Walsh diterapkan, dampaknya terhadap aliran informasi pasar, fleksibilitas kebijakan Fed, dan cara komunikasi bank sentral dengan pasar akan terus diawasi dengan ketat.

marsbit3j yang lalu

Perubahan Besar-besaran di Fed? Laporan: Walsh Pertimbangkan Kurangi Frekuensi Rapat Suku Bunga, Langgar Konvensi 40 Tahun

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli WLFI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Official World Liberty Financial (WLFI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Official World Liberty Financial (WLFI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Official World Liberty Financial (WLFI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Official World Liberty Financial (WLFI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Official World Liberty Financial (WLFI)Lakukan trading Official World Liberty Financial (WLFI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

708 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.09.01Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli WLFI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga WLFI (WLFI) disajikan di bawah ini.

活动图片