从「宁要香蕉」到卖掉八成比特币,马克·库班与加密的爱恨情仇

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-05-22Terakhir diperbarui pada 2026-05-22

Abstrak

亿万富翁马克·库班近期透露已出售其大部分比特币持仓,认为比特币未能有效对冲美元走弱和地缘政治风险,并直言“比特币已经迷失了方向”。 库班对加密货币的态度经历了多次转变。2019年他曾公开表示宁可要香蕉也不要比特币,质疑其内在价值。然而在2021年牛市中,他转变为积极的加密支持者,披露其投资组合约60%为比特币,并推动其拥有的NBA球队达拉斯独行侠接受狗狗币支付。同年,他在DeFi项目Iron Finance的崩盘中遭受损失,承认自己未充分评估风险。 2022年后,库班更多卷入加密领域的监管与法律纠纷,曾因推广破产的Voyager Digital而被投资者起诉,但相关诉讼于2025年底被法院驳回。他还曾考虑推出自己的Memecoin,但最终未实现。 回顾过去七年,库班从怀疑、狂热到失望的轨迹,一定程度上反映了部分市场参与者的心路历程。尽管近期地缘冲突期间比特币的短期表现令他失望,但拉长时间看,比特币自2026年2月以来仍累计上涨约16%。分析指出,库班的观点转变往往与宏观叙事和价格走势紧密相关,其未来态度可能继续随市场变化而波动。

原文作者:ChandlerZ,Foresight News

5 月 21 日,亿万富翁企业家,前 NBA 达拉斯独行侠队所有者马克・库班(Mark Cuban)在 Front Office Sports 播客中表示,其已出售了大部分比特币持仓,因为其认为比特币未能有效对冲美元走弱和地缘政治动荡带来的风险,尤其是在最近的伊朗冲突期间。「当伊朗战争引发这场大乱局时,比特币一直被视为法币贬值的最佳替代品,我一直认为它比黄金更胜一筹。然而,黄金价格飙升,比特币却下跌了。而且每当美元贬值时,比特币本应上涨,但它并没有做到这一点。」

「I think Bitcoin has lost the plot.」(我觉得比特币已经迷失了方向。)

2019:宁可要香蕉也不要比特币

马克・库班对加密的公开态度起点是怀疑。2019 年 9 月,他在 Wired 杂志的视频问答里表示,「我宁可要香蕉也不要比特币,因为我至少能把香蕉吃掉。」,之后被反复引用。彼时他把比特币类比成棒球卡、漫画书和艺术品,认为它没有内在价值,并强调加密对 99% 的人来说太复杂了。

实际上他更早就已经入场,2017 年 10 月,马克・库班在接受彭博社采访时,确实承认自己购买了比特币,并将其作为一种「有趣」的投资组合,但他当时强调自己的仓位非常小,只把它当成一场类似于收藏棒球卡或艺术品的投机赌博。

2021:从香蕉派转向六成仓位押比特币

转向发生在 2021 年牛市,这一年马克・库班从围观者变成最积极的加密代言人之一。

1 月底,他在 NFT 平台 Rarible 上铸造个人系列 The RollUp 2021,把自己穿独行侠球衣跳舞的动图上链发行。

2021 年 3 月,达拉斯独行侠成为第一支接受 Dogecoin 支付门票和周边的 NBA 球队,马克・库班的解释是「因为我们能做,这件事会带来很多 PR」。首月独行侠靠 DOGE 卖出约 12.2 万美元周边,两个月后 DOGE 冲上 0.7375 美元的历史高点。

同年他在 The Delphi Podcast 上披露过加密配置,「大约 60% 比特币、30% 以太坊、10% 其他。」并强调「我从没卖过比特币。」当时他给出的理由是比特币供应固定、去中心化,是比黄金更优秀的价值储存。

2021 年 6 月:被 Iron Finance 教育一次

牛市顶部,马克・库班被 DeFi 上了一课。

2021 年 6 月,他在个人博客发表长文《The Brilliance of Yield Farming, Liquidity Providing and Valuing Crypto Projects》,公开吹捧 Polygon 链上的算法稳定币项目 Iron Finance,并自述是 DAI/TITAN 交易对的主要流动性提供者,初始投入 7.5 万美元。几天后 TITAN 在 24 小时内从近 60 美元跌至接近零,整体协议蒸发约 20 亿美元。

IRON Finance 分析报告称,事发起因是有部分巨鲸地址开始抛售,引起用户恐慌进而大量赎回 IRON 、卖出 TITAN,又因 10 分钟 TWAP 预言机的运作方式,TITAN 现货价格与 TWAP 赎回价格相比,进一步下降,形成恶性循环,即用户赎回越多的 IRON,就有更多的 TITAN 被创造出来,使其价格不断下降,最终 TITAN 暴跌几近归零,IRON Finance 亦暂停合约赎回 USDC 。

事件发生后,马克・库班并未公开具体亏损金额,给彭博社的邮件里只说「投资额没大到需要每个细节都核对」,并称占其加密持仓比例较小。同时表示「我和大家一样被打了。讽刺的是我已经撤了一部分,以为他们的锁仓量还在涨,然后就砰一下...说到底是我自己懒。这种 DeFi 玩法本质就是收入和数学,我没把关键指标算清楚。」

2022 至 2025:和监管纠缠,被起诉又胜诉

牛熊切换之后,马克・库班的加密生活从买币变成打官司和怼监管。

加密券商 Voyager Digital 在 2022 年破产后,散户投资者把马克・库班和独行侠告上法庭,指控他通过球队合作把「庞氏骗局」卖给毫无经验的年轻人。马克・库班则在公开场合反复批评上一届 SEC 主席 Gary Gensler,表示与其逼平台过来谈谈,为什么不先给出清晰的规则。

2025 年 12 月 30 日,指控马克・库班和达拉斯小牛队通过推广 Voyager Digital 欺骗投资者的加密货币集体诉讼已被驳回。诉讼称,库班在 Voyager 于 2022 年申请破产保护之前多次对该公司进行虚假宣传。库班及其法律团队 Brown Rudnick 在声明中表示,「该诉讼依据多项州证券法和消费者欺诈法规提出指控。12 月 30 日美国佛罗里达南区联邦地区法院法官 Roy K. Altman 已全面驳回该案。」

2025 年,这位亿万富翁还曾考虑推出自己的 Memecoin,但最终没有落地。在他最近一次对加密货币发表评论时,表示对加密货币的失望源于 NFT 和以太坊,尽管这种失望程度不及他对比特币现状的反感。

一个人,七年,三次反转

自 2026 年 2 月美伊冲突初现以来,比特币累计仍上涨约 16%,黄金反而下跌约 15%,以太坊上涨约 9%。马克・库班看到的是战争升级那几天的瞬时画面,时间窗口拉长,比特币其实跑赢了黄金。这并不能否定他的失望,只是说明他这次的判断,依然是一个高度依赖时间窗口的情绪决策。

马克・库班这七年走完的弧线,几乎就是过去一轮散户从怀疑到狂热再到失望的标准模板。下一次他改变主意的时间点,多半还是会被宏观叙事和价格走势同步触发。

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

Q马克·库班在2025年12月宣布出售大部分比特币持仓的主要原因是什么?

A主要原因是他认为比特币未能有效对冲美元走弱和地缘政治动荡带来的风险。他举例说,在最近的伊朗冲突期间,黄金价格飙升而比特币却下跌了,这与比特币作为“法币贬值最佳替代品”的预期不符,让他感到失望。

Q马克·库班在2019年对加密货币持何种公开态度?他当时如何比喻比特币?

A马克·库班在2019年对加密货币持公开怀疑态度。他当时表示“我宁可要香蕉也不要比特币,因为我至少能把香蕉吃掉”,并将比特币类比为没有内在价值的收藏品,如棒球卡、漫画书和艺术品。

Q在2021年牛市中,马克·库班在加密领域的哪些具体行为标志着他成为积极的加密代言人?

A他主要做了三件事:1. 在NFT平台Rarible上铸造个人系列The RollUp 2021。2. 使其拥有的达拉斯独行侠队成为第一支接受狗狗币(DOGE)支付门票和周边的NBA球队。3. 公开披露其加密资产配置为大约60%比特币、30%以太坊、10%其他,并强调从未卖出过比特币。

Q2021年6月,马克·库班在哪个DeFi项目上遭遇重大损失?他事后如何总结这次教训?

A他在Polygon链上的算法稳定币项目Iron Finance上遭遇重大损失。他事后总结道,自己“和大家一样被打了”,并承认这次失败是因为自己“懒”,没有把DeFi玩法中关键的指标(即收入和数学)算清楚。

Q文章提到马克·库班在2022年至2025年间涉及哪起法律纠纷?最终结果如何?

A他因推广加密券商Voyager Digital而被散户投资者告上法庭,指控他通过达拉斯独行侠队的合作推广“庞氏骗局”。2025年12月30日,美国佛罗里达南区联邦地区法院法官Roy K. Altman已全面驳回了这项针对他的集体诉讼。

Bacaan Terkait

Korea Selatan Bergerak Mengatur Transfer Crypto Lintas Batas di Bawah Kerangka Kerja Baru

Pemerintah Korea Selatan berencana memasukkan perusahaan fintech ke dalam kerangka kerja perizinan baru untuk transfer aset virtual lintas batas, yang dijadwalkan berlaku pada Desember. Peraturan ini mewajibkan perusahaan yang melakukan transfer lintas batas menggunakan aset kripto untuk mendaftar di Kementerian Ekonomi dan Keuangan serta melaporkan transaksinya melalui sistem pelaporan devisa. Kerangka regulasi ini dibuat untuk membawa transfer lintas batas berbasis kripto ke dalam pengawasan formal, menyusul temuan bahwa banyak transfer aset digital beroperasi di luar sistem pengawasan devisa dan berpotensi digunakan untuk pencucian uang serta kejahatan. Aturan VASP (Virtual Asset Service Provider) yang ada saat ini terutama membatasi akses ke bursa kripto seperti Upbit dan Bithumb. Namun, regulator berencana memperluas cakupan entitas yang memenuhi syarat untuk mencakup pelaku non-tradisional, seperti perusahaan fintech, jika mereka dapat melakukan transfer tersebut secara efisien. Otoritas masih menganalisis proses perizinan dan kepatuhan bagi calon pelamar. Kementerian dan Bank of Korea terus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan industri untuk menyelesaikan aturan implementasi sebelum peluncuran di Desember. Perkembangan ini sejalan dengan upaya Korea Selatan memperkuat pengawasan aset digital, termasuk aturan baru untuk sekuritisasi token yang dijadwalkan terbit pada Juli.

TheNewsCrypto1j yang lalu

Korea Selatan Bergerak Mengatur Transfer Crypto Lintas Batas di Bawah Kerangka Kerja Baru

TheNewsCrypto1j yang lalu

「Saham Konsep Nvidia」Wawancara dengan Co-Founder CoreWeave: Permintaan AI Terus Meningkat Setiap Hari

Wawancara dengan para eksekutif CoreWeave, penyedia cloud khusus AI, menggarisbawahi bahwa permintaan akan komputasi AI terus meningkat dan berkembang setiap hari, mendorong perubahan besar dalam infrastruktur. Fokus tidak lagi hanya pada ketersediaan GPU, tetapi meluas ke tantangan kompleks seperti daya untuk pusat data, CPU, penyimpanan, dan pasokan komponen. CoreWeave, yang melayani klien utama seperti OpenAI dan Microsoft, melihat pergeseran struktural dalam beban kerja AI. Dengan munculnya AI agen dan model penalaran, pentingnya CPU dan penyimpanan semakin meningkat. Perusahaan merancang ulang pusat datanya untuk mengakomodasi lebih banyak CPU (seperti Vera CPU dari Nvidia) dan penyimpanan di samping server GPU generasi mendatang (seperti Vera Rubin). Para eksekutif menekankan bahwa model bisnis mereka sepenuhnya didorong oleh kontrak dan permintaan pelanggan. Mereka bersaing berdasarkan rekam jejak eksekusi yang terbukti, kemampuan teknikal, dan kemampuan menyediakan kinerja serta efisiensi biaya per token terbaik. Saat ini, hambatan utama bukanlah GPU, melainkan ketersediaan "powered shells" (bangunan pusat data yang siap daya) dan komponen di dalamnya. Mereka juga menjelaskan bahwa biaya komponen seperti HBM (memori bandwidth tinggi) diteruskan kepada pelanggan melalui kontrak yang sudah ditetapkan sebelumnya, sehingga melindungi margin CoreWeave. Untuk generasi hardware baru seperti server Vera Rubin, pola deployment diperkirakan akan meningkat signifikan sekitar tahun 2027, mengikuti pola pendahulunya, platform Blackwell.

marsbit2j yang lalu

「Saham Konsep Nvidia」Wawancara dengan Co-Founder CoreWeave: Permintaan AI Terus Meningkat Setiap Hari

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

81 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

934 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.4k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片