Why Morgan Stanley sees tokenized securities as a ‘natural path’ from H2 2026

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-03-25Terakhir diperbarui pada 2026-03-25

Abstrak

Morgan Stanley plans to support tokenized securities trading in its Trajectory Cross dark pool starting H2 2026, viewing it as a natural evolution from its existing infrastructure for traditional equities, ETFs, and ADRs. The move is part of a broader institutional push into tokenization, with major exchanges like NYSE and Nasdaq also developing similar capabilities. Tokenized assets have demonstrated significant growth, surging 245% year-over-year, highlighting rapid adoption. As one of the largest wealth managers overseeing $8.2 trillion in assets, Morgan Stanley has been expanding its crypto offerings, including allowing advisors to recommend spot BTC and ETH ETFs to all clients. The bank has also applied for its own spot Bitcoin ETF, further cementing its commitment to digital assets.

The institutional race for tokenized securities is heating up. Traditional stock exchanges such as the New York Stock Exchange (NYSE) and Nasdaq are partnering with tech firms to build systems for tokenized securities.

Investment banks are also gearing up for the same. According to Morgan Stanley’s head of crypto, Amy Oldenburg, the global wealth management and investment bank will roll out support for tokenized securities in H2 2026.

On the sidelines of Blockworks’ Digital Asset Summit, Oldenburg said,

One of the things we’re planning for the second half of 2026 is turning our Trajectory Cross, our dark pool, to support tokenized securities later this year.

She added,

It already supports traditional equities, ETFs, and ADRs. So, it’s a natural path forward to open our infrastructure to support tokenized equities going forward.

Unpacking Morgan Stanley’s crypto and tokenization bet

Morgan Stanley is among the big four wirehouses, alongside Merrill Lynch (Bank of America), UBS, and Wells Fargo, that allow their wealthy clients to invest in crypto. Together, these firms oversee about $15–17 trillion in client assets, with Morgan Stanley leading at $8.2 trillion.

As a result, they were viewed as the key drivers of the ‘second-wave’ of Bitcoin ETF adoption. Interestingly, this roadmap is already playing out.

In late 2025, Morgan Stanley became the first wirehouse to allow advisors to actively pitch spot BTC and ETH ETFs to all wealth management clients, including those handling retirement accounts. This was an expansion of its earlier restricted crypto ETF access, which was limited to wealthy individuals in August 2024.

Still, spot crypto access was included in Morgan Stanley’s E·TRADE platform for trading stocks, bonds, ETFs, and more. Through its asset management unit, the wirehouse has applied for an in-house spot BTC ETF, and market watchers believe it could flip the demand from BlackRock’s IBIT. Now, it’s betting on the next hottest market narrative: tokenization.

As mentioned earlier, both Nasdaq and NYSE are setting the ground for tokenized securities trading. For tradFi players, tokenization improves operational efficiency and enables an expanded global market that trades 24/7.

The segment has already exploded to $1 billion in total value, with 45% growth in monthly transfer volume to $2.5 billion, underscoring the massive adoption in the sub-sector. In fact, in March, AI and tokenized assets were the top-performing sectors and most of the segments that saw significant adoption.

Source: Artemis

Highlighting the growing traction, Grayscale noted,

Growth in tokenization activity has remained robust. Tokenized assets reached new highs, up 245% year over year. Stablecoins grew 35%.


Final Summary

  • Morgan Stanley is now betting on tokenized securities, with likely trading support expected later this year.
  • Tokenized assets have seen one of the highest growth rates in the crypto market, with adoption rising 245% YoY.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhen does Morgan Stanley plan to roll out support for tokenized securities, and through which platform?

AMorgan Stanley plans to roll out support for tokenized securities in the second half of 2026 through its Trajectory Cross dark pool.

QWhat traditional assets does Morgan Stanley's Trajectory Cross currently support?

AIt currently supports traditional equities, ETFs, and ADRs.

QWhy is Morgan Stanley's move into tokenized securities considered a 'natural path'?

AIt is considered a 'natural path' because the bank is opening its existing infrastructure, which already handles traditional securities, to support tokenized equities.

QWhat was the year-over-year growth rate for tokenized assets as highlighted by Grayscale?

ATokenized assets grew by 245% year over year.

QWhich other major traditional stock exchanges are also building systems for tokenized securities?

AThe New York Stock Exchange (NYSE) and Nasdaq are also partnering with tech firms to build systems for tokenized securities.

Bacaan Terkait

Analis Mendukung Pemisahan Strategy dari Cadangan Bitcoin Murni

Analis investasi TD Cowen dan Benchmark menegaskan rekomendasi 'beli' untuk saham Strategy dan mendukung keputusan perusahaan untuk memegang lebih banyak dolar dalam cadangannya. Para pakar menyebut bantalan dolar sebagai prasyarat untuk pembelian bitcoin di masa depan, bukan penyimpangan dari kebijakan sebelumnya. Ketua Eksekutif Strategy, Michael Saylor, menyatakan cadangan perusahaan tidak lagi akan terdiri dari 100% cryptocurrency. Meski rekomendasinya sama, target harga analis berbeda: Benchmark menurunkan target dari $570 menjadi $435, memasukkan asumsi harga bitcoin $100.000 pada akhir 2026. TD Cowen memproyeksikan $260 per saham, sementara Mizuho mencatat perusahaan dapat "menahan badai" jika harga emas digital jatuh. Prioritas utama Strategy adalah mengembalikan harga saham istimewa STRC ke kisaran $99-100. Permintaan untuk instrumen utang jangka pendek bervolatilitas rendah ini dilaporkan 50-100 kali lebih tinggi daripada aset perusahaan lainnya. Investasi institusional dalam STRC meningkat dari $1,1 miliar menjadi $3,1 miliar dari Maret hingga Juli. Strategy menekankan bahwa kenaikan harga STRC diperlukan agar saham tersebut kembali menjadi alat utama untuk mengumpulkan dana guna membeli bitcoin. Pada sesi perdagangan terakhir, saham Strategy turun lebih dari 4% menjadi $93,28, dan turun 38,6% sejak awal tahun. Laporan kuartal kedua perusahaan menunjukkan kerugian bersih melebihi $8 miliar untuk periode April-Juni. CEO Phong Le menyatakan perusahaan akan terus menjual bitcoin sesuai dengan kelayakan komersialnya.

cryptonews.ru2m yang lalu

Analis Mendukung Pemisahan Strategy dari Cadangan Bitcoin Murni

cryptonews.ru2m yang lalu

Trump Pertimbangkan Penawaran Balasan Soal Etika Jelang Tenggat Agustus untuk UU CLARITY

Jurnalis kebijakan kripto Eleanor Terrett melaporkan pada 1 Agustus bahwa mantan Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan tawaran balik dua partai mengenai masalah etika. Hal ini menyusul ketidakpastian nasib RUU Pasar Aset Digital (Digital Asset Market Clarity Act atau CLARITY Act) yang mendekati tenggat waktu akhir pekan. RUU ini bertujuan menyediakan kerangka peraturan federal bagi perusahaan kripto, membagi pengawasan aset digital antara SEC dan CFTC. Inti perselisihan terletak pada mekanisme penegakan hukum. Versi RUU sebelumnya memberi Departemen Kehakiman AS wewenang eksklusif, yang dikhawatirkan Demokrat dapat menimbulkan konflik kepentingan mengingat bisnis kripto Trump yang luas. Demokrat menekankan perlunya pengawasan independen, termasuk oleh Jaksa Agung negara bagian. Sebagai tawaran kompromi, Senator Tom Tillis (Republik) dan Ruben Gallego (Demokrat) mengusulkan formulasi baru yang memungkinkan otoritas negara bagian menegakkan larangan bagi pejabat federal menerbitkan atau mensponsori token digital. Namun, tujuh Senator Demokrat masih menolak draft terbaru, menjadikan wewenang Jaksa Agung negara bagian sebagai titik kunci menuju kesepakatan. RUU CLARITY Act telah disetujui DPR AS pada Juli 2025 dengan dukungan dua partai. Namun, untuk lolos di Senat, diperlukan 60 suara, berarti setidaknya tujuh Demokrat harus mendukung RUU tersebut. Pemimpin industri seperti CEO Coinbase Brian Armstrong menyatakan optimisme bahwa aturan yang jelas sudah dekat. Dengan jeda Senat yang tinggal seminggu lagi, negosiasi masih berlangsung untuk mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu.

cryptonews.ru4m yang lalu

Trump Pertimbangkan Penawaran Balasan Soal Etika Jelang Tenggat Agustus untuk UU CLARITY

cryptonews.ru4m yang lalu

Kepala Coinbase "Sangat Optimis" Terhadap Peluang Disahkannya Undang-Undang CLARITY

Kepala Strategi Institusional Coinbase, D'Agostino, mengungkapkan keyakinannya bahwa RUU CLARITY Act (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) akhirnya akan disahkan oleh Senat AS. Optimisme ini didasarkan pada preseden, seperti proses pengesahan undang-undang stablecoin $GENIUS pada Juli 2025 yang juga tampak kacau hingga menit terakhir. RUU CLARITY bertujuan menjadi kerangka federal pertama yang mengatur pasar aset digital, dengan membagi pengawasan antara SEC dan CFTC berdasarkan klasifikasi aset. Direktur Kebijakan Coinbase, Faryar Shirzad, juga menyatakan bahwa pekerjaan yang tersisa lebih bersifat prosedural daripada substansial. Namun, tidak semua pihak sepandangan ini. Analis JPMorgan hanya memberi 37% kemungkinan disahkannya RUU ini, sedangkan pasar prediksi Polymarket memberi angka 31%. Waktu yang tersisa sangat sempit, dengan jeda parlemen dimulai 8 Agustus. Jika tidak disahkan sebelum itu, proses bisa tertunda hingga September atau lebih lama lagi. CEO Coinbase, Brian Armstrong, bersikap lebih hati-hati. Ia menyatakan Coinbase akan baik-baik saja meski RUU CLARITY tertunda, karena platformnya sudah menerapkan banyak praktik yang diatur dalam RUU tersebut. Armstrong juga mengindikasikan adanya rencana cadangan: regulator seperti SEC dan CFTC dapat menerbitkan aturan sendiri menggunakan kewenangan yang ada jika Kongres gagal bertindak. Meski aturan badan regulator lebih mudah diubah di masa depan, pendekatan ini mengurangi tekanan bagi Coinbase. Armstrong melihat tenggat waktu 8 Agustus justru sebagai alat yang berguna untuk mendorong negosiasi akhir.

cryptonews.ru5m yang lalu

Kepala Coinbase "Sangat Optimis" Terhadap Peluang Disahkannya Undang-Undang CLARITY

cryptonews.ru5m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli STO

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian StakeStone (STO) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli StakeStone (STO) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan StakeStone (STO) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan StakeStone (STO) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading StakeStone (STO)Lakukan trading StakeStone (STO) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

396 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.04.03Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli STO

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga STO (STO) disajikan di bawah ini.

活动图片