反弹多远才算足够远?

Foresight ResearchDipublikasikan tanggal 2022-08-08Terakhir diperbarui pada 2022-08-08

Abstrak

货币流动性整体紧缩。随着7月大宗商品的下跌,将于8月10日公布的CPI或迎来向下拐点,可能就此宣告本轮加息的高峰时刻将过去,美元指数短期见顶。

市场观点

宏观流动性

货币流动性整体紧缩。随着7月大宗商品的下跌,将于8月10日公布的CPI或迎来向下拐点,可能就此宣告本轮加息的高峰时刻将过去,美元指数短期见顶。美联储在2018年花了近3年时间才达到2.25-2.5%的基准利率,而现在仅花了5个月时间。市场对此做出了积极反应,美股目前走势强劲,BTC表现明显弱于美股。美股已回到BTC39000水平,而现在BTC接近腰斩。

链上指标

矿工重新开始屯币。当BTC摆脱了矿机的停机线以后,矿工反而将更多的筹码囤积起来,从目前数据来看,矿工在低价时更加喜欢存BTC,而不是出售。矿工余额达到了4年来的最高水平,为184万枚BTC。

资金的短缺依然是限制了BTC和ETH上涨的主要原因。稳定币不论是USDT还是USDC都还处于较低水平,能做到反弹已是难得,距离反转距离尚远。

BTC长期市场指标

长期趋势指标MVRV-ZScore以市场总成本作为依据,反映市场总体盈利状态。当指标大于6时,是顶部区间;当指标小于2时,是底部区间。当前指标为0.156,依然处于严重低估状态。

BTC短期市场指标

期货资金费率:本周资金费率全部为正,但幅度开始下降。部分短期投资者认为目前已到了上涨乏力阶段,从而减仓开始看空。费率0.05-0.1%,多头杠杆较多,是市场短期顶部;费率-0.1-0%,空头杠杆较多,是市场短期底部。

期货多空比:1.8。散户做多人数较多,市场短期或有调整。多空比数据波动大,参考意义有所削弱。

合约持仓量:本周持仓量小幅增长,变动不大。看涨意愿强于看跌,看涨ETH的意愿强于BTC。

BTC走势分析

本周BTC的回调并未破坏之前形成的上涨趋势。BTC月线终于结束连续3个月的极度超卖,7月迎来了久违的反弹行情。历史上熊市的几次反弹时间平均为一个月。由于交易需求低迷,ETH链上交易费率达到多年来的最低点,说明这波还是以资金炒作为主,而非基本面反转。牛市通常会维持较高的费率,是需求真正复苏的第一个信号。

板块涨跌幅Top 100

本周BTC持平,从7月18日以来一直宽幅震荡。这次市场反弹情绪的带动主要来自ETH升级,所以BTC就显得相对被动。场内整体资金量不足,山寨总体上依然处于弱势,少数上涨品种掩盖了多数山寨的下跌和弱势盘整。市场主线仍然是ETH2.0相关的LDO,OP。

市场数据

公链总锁仓量情况

本周数据统计中重新计算,重算后对比上周,整体TVL出现4.33B的增长,单周增长6.7%。

各公链TVL占比情况

ETH链上TVL经过重新计算后,占比下降至58.98%,跟上周同期相比相差不大,而Tron链占比已经超过了BSC链占比,正式成为排名第二的协议,另外值得关注的是OP链占比由0.61%上升至1.36%,单周增长122%。

各链协议锁仓量情况

1)ETH锁仓量情况

ETH Gas fee历史情况

当前链上转账费用约为$0.45,Uniswap交易费用约为$1.53,Opensea的交易费用约为$0.6,Gas price继续创新低价格,OS矿工费已下降至1美元以下,相比较之前动辄数十美元矿工费,已下降至冰点。

NFT市场数据变化

NFT指数市值

NFT市场交易概览

NFT“聪明的钱”购买排序

NFT市场较为冷淡,短期交易量高的依旧是蓝筹NFT项目,但受其高售价影响,真实交易并不活跃,而Looksrare和X2Y2等市场也只能靠刷量维持表面的交易额,短期值得关注的交易市场是Element,其7月初时提出后续将对用户进行快照空投,短期内交易用户数和交易量均出现四到五倍的增长,空投将于8月15日开始;值得关注的项目是NFTiff,其是由 Tiffany & Co. 提供的 250 个NFT的集合,其将CryptoPunks的设计元素融合到了珠宝设计中,允许CryptoPunks的持有者购买和铸造。每个客户最多可以购买 3 个 NFTiff。

Bacaan Terkait

Membongkar HyperEVM: Aplikasi Apa yang Benar-benar Dapat Mengambil Inti Manfaat dari Hyperliquid?

**Ringkasan: Membongkar HyperEVM: Aplikasi Mana yang Dapat Menikmati Manfaat Inti Hyperliquid?** HyperEVM adalah lapisan kontrak pintar yang nilai utamanya terletak pada kemampuannya memberikan akses aplikasi ke data perdagangan, kolateral, posisi, dan risiko dari HyperCore. Aplikasi berharga di HyperEVM harus memenuhi tiga kriteria: membutuhkan logika EVM yang fleksibel, bergantung pada status unik HyperCore, dan meningkatkan utilitas Hyperliquid sebagai pusat keuangan. Pendekatan Hyperliquid yang unik adalah "pertukaran pertama" (exchange-first), bukan "rantai dulu" (chain-first). Ini membuat HyperEVM menjadi sarana untuk memprogram pertukaran itu sendiri, bukan sekadar tempat menyalin DeFi. Evaluasi aplikasi dapat dilihat dalam matriks 2x2: 1. **Keuangan EVM Lokal:** Aplikasi seperti AMM dan pasar uang (contoh: Felix, HyperLend) yang membutuhkan kontrak pintar namun dapat diadaptasi. Mereka membentuk lapisan dasar yang penting. 2. **Ekstensi Asli Inti:** Aplikasi yang membuat aset internal Hyperliquid lebih berguna, seperti pembungkus HLP atau aset terkait Unit. Mereka menyediakan bahan baku (kolateral) untuk aktivitas keuangan. 3. **HyperCore yang Dapat Diprogram:** Kuadran paling inovatif di mana aplikasi (contoh: Rysk, Liminal, Valantis Prime) menggunakan logika EVM dan secara mendalam mengintegrasikan status serta eksekusi HyperCore, menjadikan aktivitas pertukaran sebagai produk. Bentuk akhir yang paling berharga mungkin adalah **akun keuangan terpadu**. Pengguna dapat menyetor aset sekali dan menggunakan saldo yang sama untuk berdagang di HyperCore, meminjam di HyperEVM, menghasilkan yield, melakukan lindung nilai, dan membayar. Hyperliquid menggabungkan infrastruktur likuiditas dan risiko tingkat pertukaran dari HyperCore dengan permukaan aplikasi terbuka HyperEVM, menciptakan "rumah keuangan" yang dikendalikan pengguna namun didukung oleh neraca yang kuat. Gelombang pertama HyperEVM membuat ekosistem dapat digunakan, gelombang berikutnya akan membuat HyperCore benar-benar dapat diprogram.

Foresight News21m yang lalu

Membongkar HyperEVM: Aplikasi Apa yang Benar-benar Dapat Mengambil Inti Manfaat dari Hyperliquid?

Foresight News21m yang lalu

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

Analisis oleh ZeroDrift pada 22 Juni 2026 mengungkapkan bahwa dalam 40 hari terakhir, penyerang telah mencuri sekitar $16,9 juta dari lima kontrak pintar yang sudah tidak digunakan tetapi masih aktif di blockchain. Kontrak yang sudah ditinggalkan oleh pengembang ternyata tidak serta-merta aman atau mati. Kontrak-kontrak ini masih dapat menyimpan dana, izin akses (allowance), atau fungsi yang dapat dipanggil, sehingga tetap menjadi target serangan yang menarik. Lima proyek yang terdampak adalah: - DxSale V1 Locker: rugi ~$7,3 juta. - TrustedVolumes: rugi ~$5,87 juta. - Aztec Connect: rugi ~$2,28 juta (dalam dua serangan). - Raydium Legacy AMM: rugi ~$1,34 juta. - Huma Finance V1 Pool: rugi ~$101 ribu. Kasus DxSale merupakan contoh nyata. Kontrak locker lamanya dirancang untuk mengunci likuiditas dalam jangka panjang, namun seiring waktu, perhatian tim beralih ke produk baru dan jalur kontrol lama terlupakan, akhirnya dieksploitasi. Serangan-serangan ini terjadi di berbagai sistem dan blockchain, menunjukkan masalah mendasar yang sama: kontrak lama yang sudah tidak menjadi fokus pengembangan masih menyimpan nilai ekonomi dan asumsi keamanan yang kedaluwarsa di dalamnya. Risiko ini diperburuk oleh analisis otomatis. Alat-alat yang dapat memindai kode publik, riwayat transaksi, dan mensimulasikan serangan membuat penemuan target rentan semacam ini menjadi lebih murah dan sistematis bagi penyerang. Industri keamanan DeFi telah memiliki proses audit yang matang untuk peluncuran kontrak baru, namun masih sangat kurang dalam hal disiplin untuk proses pensiun, migrasi, atau penonaktifan kontrak secara menyeluruh. Sebuah kontrak hanya benar-benar aman setelah semua dana, izin, akses, dan asumsi kepercayaan di dalamnya dicabut sepenuhnya.

marsbit1j yang lalu

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

marsbit1j yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

**Ringkasan: Runtuhnya Kerangka Valuasi Aset Generasi Internet** Selama dua belas tahun terakhir, dari IPO Alibaba pada 2014 hingga 2026, aset-aset internet China seperti Alibaba, Tencent, Meituan, dan Pinduoduo mengalami reset valuasi masif. Kerangka valuasi lama ("diskon terhadap rekanan AS") telah runtuh, didorong oleh faktor geopolitik, regulasi, dan kekhawatiran struktur. Namun, fenomena ini tidak hanya terjadi di China. Di AS, raksasa teknologi seperti Microsoft juga menghadapi tekanan valuasi meski kinerja fundamental kuat. Penyebabnya adalah pengeluaran modal besar-besaran untuk AI yang menghancurkan arus kas bebas dan ketidakpastian apakah model bisnis baru dapat mempertahankan profitabilitas tinggi model lama. Baik raksasa internet China maupun AS kini dijuluki "saham tua" (*laodeng gu*), berjuang membuktikan relevansinya di era AI yang mengancam fondasi model bisnis berbasis perhatian (*attention economy*). Sejarah pasar modal Jepang pasca-gelembung 1989 memberikan contoh paralel: kerangka valuasi lama runtuh dan membutuhkan waktu sekitar 25 tahun serta narasi baru dari investor seperti Warren Buffett untuk pulih. Posisi internet China saat ini mirip dengan Jepang di pertengahan 1990-an: kerangka lama mati, kerangka baru belum lahir. AI menawarkan bahasa valuasi baru, tetapi penuh kontradiksi: mengejarnya membutuhkan investasi besar dan mengikis bisnis inti yang menguntungkan, sementara mengabaikannya berarti ditinggalkan zaman. Alternatif lain adalah membangun dasar valuasi melalui pengembalian pemegang saham (buyback, dividen). Intinya, pasar menunggu suatu peristiwa atau narator baru yang dapat mendefinisikan ulang alasan membeli aset-aset ini. Proses revaluasi yang panjang ini mungkin baru berada di tahap tengah.

marsbit1j yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

marsbit1j yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

Penulis: Nancy, PANews Proyek TCG Collector Crypt baru-baru ini menduduki peringkat 10 besar dalam daftar pendapatan protokol global dan pernah menjadi protokol dengan pendapatan tertinggi di Solana. Sebagai perwakilan dari sektor TCG yang ditokenisasi, platform ini menggabungkan kegembiraan koleksi dan "gacha" (buka paket) ke dalam blockchain. Pasar TCG on-chain mengalami pertumbuhan pesat, dengan volume transaksi Juni 2026 mencapai $490 juta, meningkat 7.6x dibandingkan tahun sebelumnya. Solana mendominasi 80.8% pangsa pasar ini, terutama didorong oleh Collector Crypt. Collector Crypt mendominasi pasar dengan volume transaksi kumulatif $1.4 miliar dan pendapatan protokol $68 juta. Pada Juni, platform ini menghasilkan pendapatan sekitar $13.4 juta. Namun, struktur pendapatannya sangat bergantung pada "paus" (whale). Data menunjukkan 0.6% pengguna (yang membelanjakan >$1 juta) menyumbang 51.8% pendapatan, dan secara keseluruhan, 14.6% pengguna teratas berkontribusi terhadap 97.1% pendapatan platform. Jumlah pengguna aktif hariannya kurang dari 1000 orang. Kesuksesan Collector Crypt didorong oleh mekanisme "gacha" on-chain, yang menyumbang hampir semua volume transaksinya, serta daya tarik IP Pokémon yang kuat. Token CARDS juga memainkan peran penting melalui mekanisme buyback ganda, meskipun perlu diperhatikan adanya potensi tekanan jual dari pembukaan kunci (unlock) token yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, Collector Crypt telah membuktikan kelayakan model bisnis TCG on-chain, meskipun sektor ini masih dalam tahap awal dengan ketergantungan tinggi pada segelintir pengguna besar dan ruang untuk pertumbuhan yang lebih luas.

marsbit1j yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片