Monero defends $290 as whale adds 7K XMR – Breakout brewing above THIS?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-17Terakhir diperbarui pada 2026-02-17

Abstrak

A major whale has accumulated 7,189 XMR (worth approximately $1.47 million) through structured limit bids between $250 and $315, indicating deliberate accumulation rather than speculative trading. Despite persistent selling pressure from aggressive market participants, Monero (XMR) has held key support at $290, trading around $337 within a tight $290–$360 range. The RSI suggests balanced momentum, while liquidation clusters around $320 and above $350 pose risks for sharp price movements. The ongoing tension between visible selling and hidden demand absorption may lead to a significant breakout once one side loses control, with a move above $350 potentially triggering a short squeeze.

A major whale deposited $3.16 million in USDC into Hyperliquid while expanding exposure to XMR across multiple wallets.

Since mid-January, the entity has accumulated 7,189 XMR and placed limit bids between $250 and $315 worth $1.47 million. The move reflected deliberate positioning.

Onchain Lens reported the wallet activity on the 16th of February.

Meanwhile, aggressive sellers continued pressing market orders across spot venues. At press time, XMR traded at $337.52, down 0.81% on the 4-hour session.

That divergence set up tension between the taker sell pressure and quiet limit absorption.

Range tightens below $360

XMR traded inside a defined range after its macro decline from above $700 toward the $300 region.

On the 4-hour chart, the price oscillated between roughly $290 support and $360 resistance. Reactions occurred repeatedly at both levels.

Buyers defended the lower boundary. Sellers capped advances near the upper ceiling. This compression signaled volatility contraction inside respected horizontal levels.

At the time of writing, the price hovered near $336, positioning mid-range and limiting immediate directional bias.

However, repeated range defenses often build latent energy before liquidity resolves the structure.

The RSI printed 50.10, while its moving average tracked 44.38. Momentum appeared balanced. Bearish pressure cooled after RSI rebounded from lower territory.

Taker selling dominates XMR despite absorption

The 90-day Spot Taker CVD continued to show sell-side dominance, confirming that aggressive market participants still hit bids rather than lift offers.

This persistent negative delta signals ongoing distribution pressure across spot markets. However, price does not collapse below the $290 support zone despite the sustained selling.

This divergence suggests that passive limit buyers absorb supply effectively beneath the surface.

The whale’s structured accumulation between $250 and $315 reinforces this absorption narrative.

When aggressive sellers dominate flow yet fail to force breakdowns, exhaustion often develops.

As a result, the clash between visible sell pressure and hidden demand increases the likelihood of a sudden directional expansion once one side loses control.

Liquidity clusters threaten sharp moves for XMR

The Liquidation Heatmap revealed dense leverage clusters around $320 and another significant concentration above $350, forming clear volatility trigger zones.

At the time of writing, liquidation leverage near $321.89 reached approximately 135.29K, highlighting heavy positioning in that region.

If price dips toward $320, cascading long liquidations could accelerate downside movement sharply.

Conversely, a breakout above $350 would threaten stacked shorts and could fuel a squeeze. Price traded between these clusters, increasing structural tension.

Once either zone triggered, forced liquidations could amplify volatility quickly.

Accumulation before expansion?

Monero [XMR] sat at the intersection of whale accumulation, neutral RSI conditions, and heavy leverage clusters.

Taker selling persisted, yet structural support held.

Meanwhile, a large wallet continued scaling exposure methodically. That alignment suggested mounting tension inside compression.

A sustained hold above $290 could favor upside liquidity activation. However, failure to absorb further selling would tilt control back to the bears.

The next decisive move may resolve this range compression.


Final Summary

  • Monero’s structured limit bids between $250 and $315 suggest deliberate absorption rather than momentum chasing.
  • XMR traded near $337 within a tight $290–$360 range, while the Binance XMR/USDT Liquidation Heatmap showed dense leverage clusters around $320 and above $350.

Pertanyaan Terkait

QWhat significant action did a major whale take regarding Monero (XMR) and USDC, as reported by Onchain Lens?

AA major whale deposited $3.16 million in USDC into Hyperliquid while expanding exposure to XMR across multiple wallets, accumulating 7,189 XMR with limit bids between $250 and $315.

QWhat is the key price range that XMR has been trading within, and what are the significant support and resistance levels mentioned in the article?

AXMR has been trading inside a defined range between roughly $290 support and $360 resistance after its macro decline from above $700.

QAccording to the 90-day Spot Taker CVD, what does the persistent negative delta signal for XMR's market?

AThe persistent negative delta in the 90-day Spot Taker CVD signals ongoing sell-side dominance and distribution pressure across spot markets, indicating that aggressive market participants are hitting bids rather than lifting offers.

QWhat are the two key liquidity cluster zones identified by the Liquidation Heatmap that could trigger sharp price movements?

AThe Liquidation Heatmap revealed dense leverage clusters around $320 and another significant concentration above $350, which are clear volatility trigger zones that could cause cascading liquidations.

QWhat does the article suggest is the potential outcome of the current tension between taker selling and passive limit buying in the XMR market?

AThe article suggests that the clash between visible sell pressure and hidden demand increases the likelihood of a sudden directional expansion once one side loses control, potentially leading to a decisive move that resolves the current range compression.

Bacaan Terkait

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

**Penampilan Perdana Kevin Warsh: Ketua Fed Paling Paham Crypto, Akan Bawa Kejutan atau Kekhawatiran?** Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, bersiap untuk konferensi pers kebijakan moneter pertamanya di tengah situasi sulit: inflasi yang bangkit kembali, tekanan pasar untuk menaikkan suku bunga, dan desakan Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga. Yang unik, Warsh adalah ketua Fed pertama yang secara terbuka memiliki portofolio investasi tidak langsung yang signifikan di aset kripto dan perusahaan Web3, mencakup berbagai sektor seperti blockchain, DeFi, dan infrastruktur pembayaran. Pemahaman pribadinya tentang teknologi ini berbeda dengan pendahulunya. Analisis kebijakannya berfokus pada dua hal: **sikap hawkish melawan inflasi** yang mungkin berarti lingkungan suku bunga ketat, dan **sikap ramah terhadap aset digital** yang bisa membawa perubahan regulasi dari "pencegahan" menjadi "integrasi dan inovasi". Dampak pada pasar kripto dapat dilihat dari: **pergeseran ekspektasi regulasi** yang lebih mendukung, **penetapan ulang premi risiko** bergantung pada komunikasi kebijakan yang jelas dari Warsh, serta **aliran modal global** yang mungkin mengalir lebih deras ke aset kripto karena legitimasi yang meningkat. Dua skenario utama untuk penampilan perdananya: 1. **Kejutan:** Gabungan sikap kebijakan moneter yang relatif lunak (dovish) dan sinyal ramah kripto dapat memulihkan sentimen pasar. 2. **Kekhawatiran:** Sinyal hawkish yang lebih keras dari perkiraan, seperti isyarat kenaikan suku bunga, dapat memicu tekanan jual di aset berisiko, termasuk kripto. Meski secara etika Warsh telah menjual semua kepemilikannya terkait kripto, pemahaman mendalamnya tentang blockchain diharapkan dapat membentuk kerangka regulasi yang lebih koheren dan mendukung, menjadi infrastruktur penting bagi arus utama aset kripto dalam jangka panjang.

marsbit1j yang lalu

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

marsbit1j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

Jika Kecerdasan Buatan Umum (AGI) tercapai, apakah itu titik akhir? Tim Google DeepMind dalam laporan terbarunya berpendapat bahwa AGI **bukanlah akhir perjalanan**. AI diprediksi akan terus berkembang melampaui kemampuan tim ahli manusia terbaik, menuju Superintelligence (ASI). Laporan ini membedakan tiga konsep: AGI (kecerdasan setara manusia rata-rata), ASI (melampaui manusia di hampir semua bidang), dan UAI (batas teoretis maksimal). Transisi dari AGI ke ASI dapat melalui empat jalur potensial: 1. **Ekspansi Lanjutan**: Meningkatkan skala komputasi, model, dan data. 2. **Inovasi Algoritma**: Penyempurnaan paradigma yang ada atau pergeseran paradigma baru. 3. **Peningkatan Diri Secara Rekursif**: AI yang lebih kuat membantu mengembangkan generasi AI berikutnya yang lebih kuat. 4. **Koordinasi Multi-Agen**: Kecerdasan kolektif dari banyak sistem AGI yang berkolaborasi. Namun, terdapat enam kemacetan potensial: dinding data, tekanan sumber daya ekonomi & alam, batasan paradigma jaringan saraf saat ini, meningkatnya kesulitan penelitian, hambatan abstraksi, serta tantangan regulasi dan penerimaan sosial. Laporan ini juga menyoroti bahwa jika AI melampaui manusia, sistem evaluasi (benchmark) yang ada menjadi tidak relevan. Diperlukan kerangka pengukuran baru, seperti tugas kolaborasi/kompetisi multi-agen, pengujian yang dihasilkan otomatis, atau indikator tidak langsung seperti produktivitas ekonomi. ASI bukanlah sistem ajaib yang mahatahu; perkembangannya tetap dibatasi oleh hukum fisika, kompleksitas komputasi, data, sumber daya, dan umpan balik dunia nyata. Arah dan kecepatan kemajuan AI masih penuh ketidakpastian, sehingga memerlukan penelitian, prediksi, dan mekanisme evaluasi yang terus diperbarui.

marsbit2j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli XMR

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Monero (XMR) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Monero (XMR) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Monero (XMR) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Monero (XMR) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Monero (XMR)Lakukan trading Monero (XMR) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

322 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XMR

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XMR (XMR) disajikan di bawah ini.

活动图片