Ark Invest покупает акции Slide и добавляет почти 40 миллионов долларов в криптовалютные акции

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-19Terakhir diperbarui pada 2025-11-20

В среду компания Ark Invest добавила 39,6 млн долларов к своим активам в виде акций трёх криптовалютных компаний на фоне падения всего криптовалютного рынка.

Согласно сообщению, отправленному по электронной почте, инвестиционная компания Кэти Вуд приобрела 463 598 акций криптовалютной биржи Bullish (BLSH) на сумму 16,9 млн долларов на момент закрытия торгов. Он также купил 216 019 акций эмитента стабильной монеты Circle Internet Group (CRCL) и 260 651 акции ether ETH2998,95 долларов компании по казначейству активов Bitmine Immersion Technologies (BMNR) на сумму 15,1 млн долларов и 7,6 млн долларов соответственно.

Компания из Санкт-Петербурга, штат Флорида, владеет криптовалютными и смежными с криптовалютой акциями в трёх своих биржевых инвестиционных фондах (ETF): Innovation (ARKK), Next Generation Internet (ARKW) и Fintech Innovation (ARKF).

Падение на рынке криптовалют, в результате которого биткоин BTC$91 674,21 на этой неделе упал до $89 000, негативно сказалось на стоимости акций криптовалютных компаний. Акции CRCL и BMNR в среду упали примерно на 9%, а акции BLSH, которой принадлежит CoinDesk, потеряли в цене 3,63%. Индекс CoinDesk 20 (CD20) снизился на 3,22%.

Ark Invest часто ищет выгодные предложения, когда цены на акции падают, иногда для того, чтобы получить максимальную выгоду от акций, в отношении которых компания сохраняет позитивный настрой в долгосрочной перспективе, а иногда для того, чтобы сбалансировать активы своих ETF в рамках целевых параметров.

Bacaan Terkait

Kartu Pembayaran Kripto dengan Transaksi Rp240 Triliun per Bulan, Terjebak di Era 1990-an

**Ringkasan:** Kartu pembayaran kripto saat ini memiliki volume transaksi bulanan sekitar $1,5 miliar, tetapi perkembangannya masih setara dengan kartu debit pada awal 1990-an. Masalah utamanya adalah mereka belum menjadi "akun utama" bagi pengguna, karena tidak mendukung hubungan keuangan rutin seperti penerimaan gaji atau pembayaran otomatis. Pasar didominasi oleh pemain seperti RedotPay, dengan pengguna terkonsentrasi di negara-negara berkembang (seperti Bangladesh, India, Mesir) yang memiliki akses terbatas ke mata uang dolar atau layanan perbankan tradisional. Di pasar maju, kartu kripto masih sulit menemukan pijakan yang kuat. Ada empat model bisnis utama: 1. **Infrastruktur Penerbitan Kartu:** Lapisan yang menyediakan teknologi dasar (contoh: Rain). Persaingan ketat, dan hanya penyedia dengan fitur unik (seperti penyelesaian T+0) yang akan bertahan. 2. **Kartu Pendamping Pertukaran:** Digunakan oleh bursa (contoh: Binance) untuk mempertahankan pengguna, dengan pendapatan utama berasal dari biaya perdagangan, bukan transaksi kartu. 3. **Dompet & DeFi:** Kartu terhubung ke dompet terdesentralisasi (contoh: MetaMask Card), memungkinkan pembayaran langsung dari aset on-chain. Namun, biaya gas dan kompleksitas teknis membatasi daya tariknya bagi pengguna biasa. 4. **Bank Digital Stablecoin:** Model yang paling sukses secara volume (contoh: RedotPay). Fokusnya adalah akun serba bisa untuk stablecoin dengan fitur seperti transfer lintas batas, dengan kartu sebagai saluran pembayaran. Kekuatannya ada di pasar berkembang. Kesimpulannya, hanya fungsi pembayaran tidak cukup untuk pertumbuhan jangka panjang. Untuk menjadi infrastruktur keuangan yang matang, pemain industri harus: (1) mengontrol aliran dana di hulu, (2) mempertahankan keunggulan di ceruk pasar berkembang, dan (3) yang paling penting, membangun hubungan akun inti dengan pengguna—mirip dengan bagaimana rekening bank tradisional menjadi pusat kehidupan keuangan sehari-hari. Tanpa ini, kartu pembayaran kripto hanya akan tetap menjadi alat isi ulang untuk ceruk pasar tertentu.

Foresight News1j yang lalu

Kartu Pembayaran Kripto dengan Transaksi Rp240 Triliun per Bulan, Terjebak di Era 1990-an

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片