В Кемеровской области три майнинг-фермы причинили ущерб на 21 млн рублей

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-19Terakhir diperbarui pada 2025-11-20

Три незаконные майнинговые фермы ликвидированы в поселке городского типа Промышленная, деревне Тебеньковка и селе Панфилово Кемеровской области, сообщили энергетики «Россети Сибирь» — «Кузбассэнерго — РЭС».

В ходе совместного рейда с сотрудниками ФСБ и полиции, энергетики обнаружили одну из ферм в поселке городского типа Промышленная. В старом ангаре было установлено 91 устройство для майнинга криптовалюты. Ущерб от деятельности фермы составил 5 млн рублей.

Еще одна незаконная майнинговая ферма была обнаружена около деревни Тебеньковка. В вагончике были установлены 39 единиц оборудования, подключенных к трансформаторной подстанции. Ущерб от деятельности фермы превысил 11,8 млн рублей.

Третью нелегальную ферму с 40 устройствами нашли в вагончике возле села Панфилово. Организаторы подключили собственный трансформатор к линии электропередачи, замаскировав его под трансформатор энергокомпании. Ущерб от работы фермы составил 5 млн рублей.

Все найденное оборудование для добычи криптовалюты конфисковано. Силовики разыскивают организаторов майнинговых ферм.

Ранее компания «Россети Янтарь Энергосбыт» сообщила, что в Гвардейском округе Калининградской области местный бизнесмен организовал работу майнинг-фермы на 300 устройств, подключив ее в обход приборов учета к электросетям.

Bacaan Terkait

Kartu Pembayaran Kripto dengan Transaksi Rp240 Triliun per Bulan, Terjebak di Era 1990-an

**Ringkasan:** Kartu pembayaran kripto saat ini memiliki volume transaksi bulanan sekitar $1,5 miliar, tetapi perkembangannya masih setara dengan kartu debit pada awal 1990-an. Masalah utamanya adalah mereka belum menjadi "akun utama" bagi pengguna, karena tidak mendukung hubungan keuangan rutin seperti penerimaan gaji atau pembayaran otomatis. Pasar didominasi oleh pemain seperti RedotPay, dengan pengguna terkonsentrasi di negara-negara berkembang (seperti Bangladesh, India, Mesir) yang memiliki akses terbatas ke mata uang dolar atau layanan perbankan tradisional. Di pasar maju, kartu kripto masih sulit menemukan pijakan yang kuat. Ada empat model bisnis utama: 1. **Infrastruktur Penerbitan Kartu:** Lapisan yang menyediakan teknologi dasar (contoh: Rain). Persaingan ketat, dan hanya penyedia dengan fitur unik (seperti penyelesaian T+0) yang akan bertahan. 2. **Kartu Pendamping Pertukaran:** Digunakan oleh bursa (contoh: Binance) untuk mempertahankan pengguna, dengan pendapatan utama berasal dari biaya perdagangan, bukan transaksi kartu. 3. **Dompet & DeFi:** Kartu terhubung ke dompet terdesentralisasi (contoh: MetaMask Card), memungkinkan pembayaran langsung dari aset on-chain. Namun, biaya gas dan kompleksitas teknis membatasi daya tariknya bagi pengguna biasa. 4. **Bank Digital Stablecoin:** Model yang paling sukses secara volume (contoh: RedotPay). Fokusnya adalah akun serba bisa untuk stablecoin dengan fitur seperti transfer lintas batas, dengan kartu sebagai saluran pembayaran. Kekuatannya ada di pasar berkembang. Kesimpulannya, hanya fungsi pembayaran tidak cukup untuk pertumbuhan jangka panjang. Untuk menjadi infrastruktur keuangan yang matang, pemain industri harus: (1) mengontrol aliran dana di hulu, (2) mempertahankan keunggulan di ceruk pasar berkembang, dan (3) yang paling penting, membangun hubungan akun inti dengan pengguna—mirip dengan bagaimana rekening bank tradisional menjadi pusat kehidupan keuangan sehari-hari. Tanpa ini, kartu pembayaran kripto hanya akan tetap menjadi alat isi ulang untuk ceruk pasar tertentu.

Foresight News1j yang lalu

Kartu Pembayaran Kripto dengan Transaksi Rp240 Triliun per Bulan, Terjebak di Era 1990-an

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片