Сбой Cloudflare обнажил зависимость криптосферы от централизованной инфраструктуры

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-07-19Terakhir diperbarui pada 2025-11-20

Сбой Cloudflare на этой неделе вывел из строя несколько крупных криптовалютных платформ, включая Blockchain.com, Coinbase, Ledger, BitMEX, Toncoin, Arbiscan и DefiLlama. Инцидент затронул около 20% интернет-трафика и наглядно продемонстрировал критическую слабость современной криптоэкосистемы — зависимость от централизованной Web2-инфраструктуры.

По данным представителя EthStorage, многие блокчейны достигли децентрализации на уровне консенсуса, валидаторов и смарт-контрактов, но это лишь одна сторона медали. «Истинная устойчивость требует переосмысления всей технологической инраструктуры — не только уровня блокчейна», — объяснили в компании журналистам издания Cointelegraph.

EthStorage указывает, что для достижения «сквозной децентрализации» необходимо децентрализовать удаленный вызов процедур (RPC, Remote Procedure Call), систему доменных имен (DNS), API, индексацию и хранилище данных. Такой подход гарантирует, что протоколы не смогут быть выведены из строя единой точкой отказа.

Месяц назад большое количество криптовалютных протоколов пострадало от сбоя Amazon Web Services, что подтверждает системную природу проблемы. EthStorage, Protocol Labs через IPFS и Filecoin, а также Arweave входят в число криптоплатформ, которые разрабатывают децентрализованные HTTP- и storage-решения для повышения устойчивости к интернет-сбоям.

Представители децентрализованной сети для хранения данных Filecoin также прокомментировали инцидент с Cloudflare: «Такие сбои показывают, сколько трафика проходит через горстку централизованных сетей. Зависимость от единого облачного провайдера создает ограничения для любого общества, которое полагается на стабильный доступ к данным».

Удобство против децентрализации

Многие криптопротоколы продолжают использовать Web2-инфраструктуру для фронтенда и вспомогательных уровней из соображений удобства и привычности. Команды разработчиков часто предполагают, что децентрализованные альтернативы медленнее, дороже, сложнее в обслуживании и менее удобны для пользователей. Однако в EthStorage считают эти представления «устаревшими».

Приоритеты также играют роль: команды больше сосредоточены на успешном запуске и наращивании пользовательской базы. «Поскольку пользователи обычно не видят инфраструктуру под капотом, нет непосредственного давления для децентрализации. В результате децентрализация становится «необязательным последующим шагом» вместо основного архитектурного требования», — отметили в компании.

Постепенный переход к полной децентрализации

Для протоколов, которые все еще зависят от централизованных компонентов, есть хорошие новости — полной децентрализации можно достичь постепенно. «Достижение полной децентрализации на всех уровнях технологической инрастукруты не должно происходить за одну ночь. Важно, чтобы проекты осознанно выстраивали свою дорожную карту в этом направлении — постепенно устраняя централизованные зависимости в исполнении, хранении и доступе по мере развития проекта», — пояснили в EthStorage.

Манифест недоверия от Бутерина

На прошлой неделе сооснователь Ethereum Виталик Бутерин (Vitalik Buterin) опубликовал «Манифест доверия», в котором призвал разработчиков никогда не жертвовать децентрализацией ради привлечения пользователей. Бутерин вместе с исследователями Фонда Ethereum Йоавом Вайссом (Yoav Weiss) и Мариссой Познер (Marissa Posner) отметили, что протоколы жертвуют принципом недоверия (основополагающая концепция блокчейн-технологий, которая означает, что система работает без необходимости доверия к третьим сторонам) с первого момента интеграции размещенной ноды.

«Кажется безобидным, но это становится привычкой. С каждой новой контрольной точкой протокол становится все менее свободным от разрешений», — предупредили создатели манифеста.

Bacaan Terkait

BERITA TERKINI: Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) merilis peraturan yang telah lama ditunggu tentang pengaturan kripto! Ini adalah peristiwa yang sangat penting

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah mengusulkan kerangka peraturan baru yang dirancang khusus untuk kontrak investasi terkait aset kripto. Proposal yang disebut "Regulasi Aset Kripto" ini bertujuan menyederhanakan pengumpulan modal bagi perusahaan kripto di AS dan memperjelas transaksi mana yang tunduk pada hukum sekuritas federal. Proposal ini menciptakan dua pengecualian terpisah dari persyaratan pendaftaran sekuritas. Pengecualian pertama memungkinkan penerbit mengumpulkan hingga $5 juta, sementara yang kedua mengizinkan penerbitan sekuritas hingga $75 juta per 12 bulan, dengan kewajiban pelaporan yang lebih ketat untuk opsi yang lebih besar. SEC juga memperkenalkan mekanisme "safe harbor" bersyarat. Di bawah kondisi tertentu, suatu aset kripto mungkin tidak lagi dianggap sebagai bagian dari kontrak investasi dan karenanya bukan lagi sekuritas. Ini dapat membuka jalan bagi perubahan status hukum beberapa aset seiring perkembangan proyeknya. Peraturan yang diusulkan juga akan menghapus persyaratan pendaftaran sekuritas tingkat negara bagian untuk transaksi tertentu yang memanfaatkan pengecualian federal, dan berlaku untuk penawaran primer serta beberapa perdagangan pasar sekunder. SEC berpendapat bahwa sistem baru ini akan mengurangi ketidakpastian regulasi, mendorong inovasi kripto tetap di dalam AS, dan memberi investor AS lebih banyak peluang dengan standar perlindungan yang konsisten.

cryptonews.ru8m yang lalu

BERITA TERKINI: Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) merilis peraturan yang telah lama ditunggu tentang pengaturan kripto! Ini adalah peristiwa yang sangat penting

cryptonews.ru8m yang lalu

Blackrock dan Fidelity Dorong Pemulihan Pasar ETF Bitcoin senilai $297,5 Juta

Minggu ini dimulai dengan kembalinya modal secara signifikan ke dana cryptocurrency terbesar. ETF Bitcoin menarik hampir $300 juta dalam satu sesi, dipimpin oleh Blackrock dan Fidelity, sementara produk Ethereum juga menunjukkan pemulihan yang kuat. Pertumbuhan ini terjadi setelah akhir pekan yang menantang di mana dana Bitcoin mengalami penebusan selama tiga hari berturut-turut. ETF Bitcoin menarik $297,56 juta, dengan dana IBIT Blackrock memimpin ($160,23 juta), diikuti oleh FBTC Fidelity ($111,90 juta). Keduanya menyumbang lebih dari 90% dari total arus masuk harian. Volume perdagangan ETF Bitcoin mencapai $2,12 miliar. Sesi ini juga dibarengi dengan bukti baru partisipasi investor institusional. Jane Street mengungkapkan portofolio ETF spot Bitcoin AS-nya melebihi $1 miliar, dengan sekitar $828 juta diinvestasikan dalam IBIT. Harvard Management Company mempertahankan kepemilikannya di IBIT sebesar $101,4 juta. ETF Ethereum menarik $30,85 juta, dengan sebagian besar permintaan masuk ke dana ETHA Blackrock ($25,90 juta). Tidak ada arus keluar dari ETF Ethereum. Aktivitas di segmen ETF cryptocurrency lainnya, seperti Solana, XRP, dan HYPE, tetap terbatas tanpa arus bersih. Data arus dana hari Senin ini memulai minggu dengan nada lebih positif, dengan Bitcoin kembali menarik sebagian besar permintaan institusional, diikuti Ethereum dalam skala lebih kecil, sementara pasar ETF altcoin sebagian besar tidak aktif.

cryptonews.ru16m yang lalu

Blackrock dan Fidelity Dorong Pemulihan Pasar ETF Bitcoin senilai $297,5 Juta

cryptonews.ru16m yang lalu

Eropa Akan Memberlakukan Larangan Baru untuk Warga Rusia dalam Bisnis Kripto. Apa Saja Itu?

Eropa akan memperkenalkan larangan baru bagi warga dan penduduk Rusia dalam bisnis kripto mulai akhir Agustus 2024. Larangan ini adalah bagian dari paket sanksi ke-21 Uni Eropa (UE). Isi Larangan: * Warga Rusia dan siapa pun yang tinggal di Rusia dilarang memiliki, mengendalikan, atau menduduki posisi di dewan direksi perusahaan kripto berlisensi UE. * Larangan mencakup semua layanan kripto di bawah aturan MiCA, termasuk bursa, platform perdagangan, dompet, dan penyimpanan aset digital. * Larangan juga berlaku untuk kepemilikan tidak langsung melalui perusahaan lain. Pengecualian: Larangan tidak berlaku untuk: * Warga negara UE, Kawasan Ekonomi Eropa (EEA), atau Swiss. * Pemegang izin tinggal tetap atau sementara di negara-negara tersebut. Dampak bagi Pemilik dan Manajer Rusia: Mereka yang tidak memenuhi pengecualian harus: * Menjual kepemilikan saham mereka di perusahaan kripto UE. * Mengundurkan diri dari posisi manajemen atau dewan direksi sebelum 25 Agustus 2024. Pelanggaran dapat mengakibatkan tuntutan pidana dan membahayakan lisensi perusahaan. Larangan untuk Perusahaan UE: Perusahaan kripto UE juga dilarang bertransaksi dengan platform kripto yang berbasis di negara "pihak ketiga" tertentu yang dianggap UE tidak mencegah penghindaran sanksi. Daftar negara ini akan ditetapkan kemudian. Tujuan: UE menyatakan langkah-langkah ini bertujuan untuk memerangi upaya penghindaran sanksi melalui yurisdiksi pihak ketiga.

cryptonews.ru17m yang lalu

Eropa Akan Memberlakukan Larangan Baru untuk Warga Rusia dalam Bisnis Kripto. Apa Saja Itu?

cryptonews.ru17m yang lalu

Apakah Ini Akan Menyebabkan Kepanikan di Pasar Bitcoin Senilai $1,8 Triliun? CEO Terkenal Berikan Pendapat, Serukan Persiapan!

Sementara tren sideways di pasar Bitcoin berlanjut, lonjakan imbal hasil obligasi global telah menarik perhatian investor kripto. Sean Farrell dari Fundstrat menyatakan volatilitas Bitcoin saat ini secara historis rendah, dan fluktuasi harga yang lebih tajam mungkin terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Menurut Farrell, periode volatilitas rendah serupa di masa lalu biasanya diikuti oleh akselerasi pergerakan harga yang signifikan. Data historis menunjukkan perubahan harga absolut median Bitcoin sekitar 30% dalam 60 hari setelah kondisi seperti itu. Kekhawatiran utama berasal dari kenaikan tajam imbal hasil obligasi global. Imbal hasil obligasi Treasury AS 30-tahun mencapai level tertinggi sejak 2002, 20-tahun tertinggi sejak 2006, dan 10-tahun tertinggi sejak 2007. Farrell menilai tekanan naik pada imbal hasil obligasi jangka panjang berasal dari defisit anggaran AS yang membesar, investasi infrastruktur AI yang tinggi, harga minyak yang mahal, dan ketidakpastian kebijakan moneter. Gejolak di pasar obligasi ini memicu diskusi tentang skenario "kepanikan" di sistem keuangan global, menyentuh sekitar $1,8 triliun. Analis memperingatkan gelombang penghindaran risiko seperti itu dapat menyebabkan fluktuasi harga yang jauh lebih besar pada aset berisiko tinggi seperti Bitcoin. Perusahaan riset Yardeni menyatakan meskipun belum ada kepanikan nyata di pasar, mereka memantau apakah investor obligasi ("bond vigilantes") akan kembali mengarahkan pasar. Analis Bitunix mencatat perhatian investor bergeser dari pertanyaan sederhana tentang pemotongan suku bunga Fed. Faktor seperti imbal hasil obligasi Treasury AS jangka panjang, harga energi, risiko inflasi, dan premi risiko global semakin penting dalam penetapan harga aset berisiko, termasuk Bitcoin. CEO Koinly, Robin Singh, juga memperingatkan kemungkinan penurunan tajam Bitcoin lainnya dalam beberapa bulan mendatang. Dalam skenario negatif, Bitcoin bisa jatuh ke level sekitar $50.000. Singh menambahkan jika siklus pasar historis berulang, investor mungkin perlu melewati gelombang terakhir "panic selling" sebelum yakin Bitcoin telah mencapai dasar siklus saat ini. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru18m yang lalu

Apakah Ini Akan Menyebabkan Kepanikan di Pasar Bitcoin Senilai $1,8 Triliun? CEO Terkenal Berikan Pendapat, Serukan Persiapan!

cryptonews.ru18m yang lalu

Trading

Spot
活动图片