Апелляционный суд отклонил иск заключённого о предполагаемых потерях в биткоинах на сумму 354 миллиона долларов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-15Terakhir diperbarui pada 2025-11-15

Федеральный апелляционный суд отклонил попытку жителя Флориды вернуть биткоины на сумму более 354 миллионов долларов, которые, по его словам, были утеряны, когда власти уничтожили жёсткий диск, изъятый при его аресте в 2019 году за подделку документов и кражу личных данных.

В постановлении, опубликованном во вторник, Апелляционный суд одиннадцатого округа оставил в силе решение суда низшей инстанции об отклонении ходатайства Майкла Прайма о возвращении имущества. Суд заявил, что Майкл слишком долго ждал, прежде чем подать иск, и из-за этой задержки правительство не смогло вернуть уничтоженный жёсткий диск.

«В течение многих лет Прайм отрицал, что у него вообще есть много биткоинов. И биткоина не было в списке, когда он пытался вернуть пропавшие активы после освобождения из тюрьмы», — написали окружные судьи в апелляции.

«Только позже» Прайм заявил, что он «биткоин-магнат», добавили они.

Суд заявил, что Прайм неоднократно говорил следователям, сотрудникам службы пробации и судье, вынесшему приговор, что у него почти нет криптовалюты или она вообще отсутствует, что противоречит более поздним заявлениям о том, что у него было «около 3443 биткоинов».

Федеральные агенты, основываясь на его ранних заявлениях, прекратили поиски биткоина и позже уничтожили изъятые устройства, в том числе оранжевый жёсткий диск, который был в центре расследования.

Прайм, который в 2020 году был приговорён к более чем пяти годам тюремного заключения за мошенничество с устройствами доступа, кражу личных данных при отягчающих обстоятельствах и незаконное хранение огнестрельного оружия, после освобождения заявил, что на жёстком диске содержались криптографические ключи от его потерянных биткоинов.

Он подал ходатайство в соответствии с Правилом 41(g), которое позволяет ответчикам добиваться возврата конфискованного имущества после завершения дела. В 2024 году окружной суд отклонил ходатайство, постановив, что устройства были «надлежащим образом уничтожены» и что из-за многолетнего отрицания Прайм подал иск слишком поздно.

Одиннадцатый окружной апелляционный суд согласился с этим решением, заявив, что «непростительная задержка» Прайма «нанесла ущерб правительству» и что компенсация была бы несправедливой, «даже если бы биткоин существовал».

Потерянные монеты

Биткоин сам по себе не хранится на жёстком диске. Он существует в блокчейне — публичном реестре, доступном тысячам компьютеров. На жёстком диске могут храниться приватные ключи или файлы кошельков, которые позволяют кому-либо получать доступ к биткоинам, привязанным к его адресам, и тратить их.

Без этих ключей биткоин, предположительно, всё ещё существует, но фактически недоступен, поскольку невозможно подтвердить или передать право собственности.

«Потерянные монеты лишь немного повышают ценность монет других пользователей. Считайте это пожертвованием для всех», — Сатоси Накамото, создатель биткоина под псевдонимом, написал в 2010 году.

В 2025 году согласно отчётуфинансового учреждения River Financial, специализирующегося только на биткоинах, безвозвратно утеряно от 2,3 до 4 миллионов BTC, что составляет от 11 до 18 % от общего объёма предложения.

Около 3,8 млн BTC привязаны к кошелькам, которые не использовались более десяти лет. При этом было добыто около 19,8 млн монет из общего лимита в 21 млн. По оценкам River Financial, эффективное количество монет в обращении, вероятно, составляет от 15,8 до 17,5 млн BTC.

Bacaan Terkait

Di Era AI, Apa Lagi yang Tersisa dari Bitcoin?

**Era AI: Apa yang Tersisa dari Bitcoin?** Penulis merenungkan hubungan antara AI dan Bitcoin. AI telah membuat produksi konten—seperti teks, gambar, dan video—semakin murah dan mudah didapat. Namun, hal ini menyebabkan banjir informasi, di mana yang asli dan palsu semakin sulit dibedakan. Nilai "keterverifikasian" menjadi sangat berharga. Di sinilah peran Bitcoin dilihat kembali. Kritik bahwa Bitcoin "membuang-buang listrik" dipertimbangkan ulang. Jika AI menghabiskan energi untuk "kemampuan" (menghasilkan konten), Bitcoin menghabiskannya untuk "keterverifikasian." Jaringan Bitcoin, yang diamankan oleh bukti kerja (proof-of-work), membuat biaya untuk memanipulasi catatan transaksi menjadi sangat tinggi. Ini menciptakan sistem buku besar yang tidak bergantung pada kepercayaan terhadap pihak manapun, melainkan pada verifikasi kriptografis yang independen. Penulis menarik analogi dengan sejarah: mesin cetak Gutenberg (seperti AI) mengurangi biaya reproduksi pengetahuan, sementara pembukuan double-entry (seperti blockchain) mengurangi biaya kepercayaan dalam bisnis. Saat ini, AI mendorong biaya produksi konten mendekati nol, sementara blockchain berupaya mengurangi biaya verifikasi dalam dunia digital. Kesimpulannya, AI dan blockchain bukanlah pesaing. AI berfokus pada **penciptaan** (mengurangi biaya produksi), sementara blockchain seperti Bitcoin berfokus pada **pembuktian** (mengurangi biaya verifikasi). Di era di mana AI dapat menghasilkan segalanya, yang menjadi langka bukanlah lebih banyak konten, melainkan lebih banyak fakta yang dapat diverifikasi secara independen. Bitcoin, dalam pandangan ini, adalah "mesin penghasil keterverifikasian."

marsbit38m yang lalu

Di Era AI, Apa Lagi yang Tersisa dari Bitcoin?

marsbit38m yang lalu

Era AI, Apa yang Tersisa dari Bitcoin?

Dalam era AI, kemampuan untuk menghasilkan konten palsu menjadi semakin mudah dan murah, sehingga meragukan keaslian informasi. Hal ini menggeser nilai dari kelimpahan informasi menjadi kemampuan untuk memverifikasi keasliannya. Bitcoin, yang sering dikritik karena konsumsi energinya yang besar, sekarang dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda: energi itu digunakan untuk menciptakan "keterverifikasian," bukan sekadar mempertahankan buku besar. Bitcoin tidak memerlukan kepercayaan pada pihak ketiga; ia mengandalkan matematika, kriptografi, dan jaringan node global untuk memverifikasi setiap transaksi. Dalam dunia di mana AI dapat memalsukan konten dengan mudah, kemampuan Bitcoin untuk menyediakan catatan yang tidak dapat dimanipulasi menjadi sangat berharga. Konsumsi energinya secara efektif meningkatkan biaya untuk memanipulasi sejarah transaksi, sehingga menjamin integritasnya. AI dan Bitcoin bukanlah pesaing; mereka adalah dua sisi dari mata uang yang sama. AI menurunkan biaya produksi konten, sementara blockchain (dengan Bitcoin sebagai contoh utama) menurunkan biaya verifikasi dan membangun kepercayaan dalam dunia digital. Seperti mesin cetak dan pembukuan double-entry pada masa Renaissance, keduanya memainkan peran pelengkap: satu menciptakan, yang lain membuktikan. Dalam era kelebihan informasi ini, apa yang menjadi langka dan berharga adalah fakta yang dapat diverifikasi secara independen.

链捕手46m yang lalu

Era AI, Apa yang Tersisa dari Bitcoin?

链捕手46m yang lalu

Label 'ghain hantu' Cardano terbantahkan? Mengapa 34 dApp ADA tidak menggambarkan keseluruhan cerita

Judul artikel membantah label "rantai hantu" yang dilekatkan pada Cardano, dengan menjelaskan mengapa hanya memiliki 34 dApps tidak menggambarkan situasi sebenarnya. Artikel ini mendefinisikan "rantai hantu" sebagai blockchain yang berjalan secara teknis namun memiliki aktivitas on-chain dan pengembangan yang sangat minimal. Sementara Cardano menunjukkan aktivitas pengembangan yang kuat (tertinggi kedua di antara Layer-1 utama), metrik seperti jumlah dApps, transaksi, dan pengguna aktifnya jauh di bawah pesaing seperti Ethereum, Solana, atau TRON. Penulis mengakui faktor-faktor yang dikritik, seperti penutupan explorer TapTools dan peringatan pendiri Charles Hoskinson mengenai tantangan proyek dApp. Namun, penjelasan utama untuk kesenjangan aktivitas ini terletak pada model Extended Unspent Transaction Output (EUTXO) Cardano. Model ini memungkinkan protokol "batcher" menggabungkan banyak pesanan menjadi satu transaksi teroptimasi sebelum dicatat di ledger, yang mengakibatkan perkiraan aktivitas on-chain yang lebih rendah secara statistik. Kesimpulannya, meskipun aktivitas jaringan Cardano lebih rendah, hal itu tidak serta-merta membuatnya menjadi "rantai hantu". Perbedaan arsitektur (EUTXO) dan fokusnya pada keamanan, keberlanjutan, serta metodologi pengembangan yang ketat menempatkannya dalam ceruk yang unik untuk kepatuhan institusional dan kebutuhan perusahaan, dibandingkan dengan blockchain lain yang mengutamakan throughput tinggi atau volume DeFi.

ambcrypto1j yang lalu

Label 'ghain hantu' Cardano terbantahkan? Mengapa 34 dApp ADA tidak menggambarkan keseluruhan cerita

ambcrypto1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片