OpenAI готовит IPO на $1 трлн на фоне глобальной гонки ИИ — СМИ

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-12Terakhir diperbarui pada 2025-10-30

Компания OpenAI, разработчик ChatGPT, готовится к первичному размещению акций (IPO) в конце 2026 года, что может повысить ее оценку до $1 трлн. Об этом пишет агентство Reuters со ссылкой на три источника, знакомых с планами компании.

По данным издания, OpenAI намерена привлечь $60 млрд в рамках IPO, которое сделает ее крупнейшим стартапом в мире. В октябре 2025 года после вторичной продажи акций оценка компании достигла $500 млрд.

Заявку планируется подать в Комиссию по ценным бумагам и биржам США (SEC) во второй половине 2026 года.

Таким образом, размещение может состояться раньше ранее заявленного срока — 2027 года.

Представитель компании заявил, что конкретных дат IPO пока нет, поскольку приоритетом остается развитие искусственного общего интеллекта (AGI) — технологий, способных решать любые интеллектуальные задачи.

«Мы строим устойчивый бизнес и идем к цели, чтобы все получили выгоды от AGI», — отметили в OpenAI.

По теме: связанная с Ripple Evernorth готовится к IPO через SPAC на $1 млрд в XRP

Китайские конкуренты обошли ChatGPT в криптотрейдинге

Несмотря на масштабный бюджет, флагманский продукт OpenAI ChatGPT уступил конкурентам в одной узкой области — автономной торговле криптовалютами.

В ходе соревнования по автоматическому криптотрейдингу китайские чат-боты DeepSeek и Qwen3 Max обошли ChatGPT и Grok по эффективности сделок.

По данным на 22 октября, DeepSeek единственная вышла в плюс. Доходность составила ~9%. ChatGPT-5, напротив, ушел в минус на 66%.

Соревнование по криптотрейдингу среди ИИ. Источник: CoinGlass.

Результаты оказались неожиданными, учитывая, что разработка DeepSeek обошлась всего в $5,3 млн, тогда как OpenAI только за первую половину 2025 года потратила $5,7 млрд на исследования и разработки.

По мнению аналитика платформы Nansen Николая Сондэргаарда, разница в результатах объясняется качеством обучающих данных.

«Если все модели получили одинаковые торговые инструкции, то различие, вероятно, связано с набором данных, на которых они обучались», — отметил он.

По теме: OpenAI представила собственный ИИ-браузер ChatGPT Atlas

Bacaan Terkait

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit4j yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit4j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

Pada Juli 2026, Vitalik Buterin mempublikasikan peta jalan jangka panjang "Lean Ethereum", yang diposisikan sebagai evolusi besar ketiga Ethereum setelah "The Merge". Rencana ini mencakup serangkaian peningkatan protokol yang akan diluncurkan bertahap dalam tiga hingga empat tahun ke depan, bertujuan untuk merekonstruksi hampir semua modul inti protokol. Peta jalan ini menetapkan lima tujuan strategis: finalitas L1 yang lebih cepat, throughput L1 mencapai 1 gigagas per detik, skalabilitas L2 level teragas, keamanan kriptografi kuantum, dan transaksi privat native di L1. Perubahan teknis inti meliputi peralihan dari verifikasi re-eksekusi ke model verifikasi berbasis bukti (proof) seperti STARK rekursif, peningkatan keamanan kuantum, pemisahan konsensus untuk finalitas lebih cepat, penetapan harga gas multidimensi, dan reformasi struktur state menjadi dua lapisan untuk biaya yang lebih rendah. Privasi juga ditingkatkan menjadi tujuan utama desain protokol. Sebuah proposal kontroversial adalah mengganti mesin virtual EVM dengan arsitektur yang lebih ramah-proof seperti RISC-V atau leanISA, yang dapat memengaruhi ekosistem L2 yang ada seperti Arbitrum. Mengenai dampak pada harga ETH, peta jalan berpotensi meningkatkan aktivitas dan pembakaran gas di L1 jika target peningkatan kapasitas terpenuhi. Namun, ini adalah proses jangka panjang, dan nilainya bergantung pada adopsi aktual, bukan hanya peningkatan kapasitas. Implementasi akan dipantau melalui indikator seperti peningkatan batas gas di upgrade Glamsterdam, pertumbuhan blob, pendapatan fee L1, dan kinerja ETH relatif terhadap BTC.

链捕手5j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

链捕手5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片