Хакеры из Северной Кореи украли более $2,8 млрд в криптовалюте

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-07-23Terakhir diperbarui pada 2025-10-24

Главное:

  • Международная группа MSMT заявила, что Северная Корея с 2024 года похитила криптовалюту на сумму более $2,8 млрд.
  • Средства отмываются через посредников в России, Камбодже и Гонконге, а полученные деньги направляются на финансирование ядерных и ракетных программ.
  • В отчете также отмечается использование ИИ и сотрудничество КНДР с российскими кибергруппировками.

Многосторонняя группа по мониторингу санкций (MSMT), состоящая из 11 стран, включая США, Японию и Южную Корею, опубликовала представила отчет о нарушениях санкционного режима со стороны Северной Кореи.

В нем говорится, что с января 2024 года по сентябрь 2025 года северокорейские хакерские группы похитили криптовалюту на сумму не менее $2,837 млрд. Основной целью стали крупные биржи, при этом за первые девять месяцев 2025 года масштаб хищений достиг $1,645 млрд.

Основные положения отчета

В докладе отмечается, что Северная Корея отмывает деньги через посредников в России, Гонконге и Камбодже, используя платформы: Huione Payment, дочернюю компанию Huione Group, для конвертации криптовалют в наличные. Северная Корея также сотрудничает с российскими группировками, занимающимися разработкой программ-вымогателей, и использует инструменты искусственного интеллекта.

В октябре Сеть по борьбе с финансовыми преступлениями США (FinCEN) включила Huione Group в список организаций, подозреваемых в отмывании денег. Хотя Центральный банк Камбоджи отозвал финансовую лицензию Huione Pay, платформа продолжает работать на местном уровне.

Отчет также указывает, что в КНДР насчитывается около 1000–2000 ИТ-специалистов, которые работают удаленно под чужими именами в России, Лаосе, Камбодже и нескольких африканских странах. Они переводят свою зарплату в Северную Корею для финансирования проектов по созданию ядерного оружия и ракет.

Аналитическая компания Elliptic в начале октября представила собственные данные. По ее оценке, связанные с государством хакеры уже похитили более $2 млрд в криптовалюте с начала 2025 года. Эксперты считают, что реальные потери могут быть еще выше, поскольку часть атак остаётся незамеченной или не раскрывается публично.

Bacaan Terkait

Zhang Lei, Mengapa Bisa Menjadi 'Lotre Daging' Terbesar Tahun Ini?

Zhang Lei, pendiri dan pemimpin teknis perusahaan laser presisi tinggi China, menjadi sosok di balik "tanda tangan daging terbesar" tahun ini setelah saham perusahaan yang didirikannya, Pinzhun Laser, meroket hampir 600% pada hari pertama perdagangan di pasar saham China. Dengan harga pembukaan 1100 yuan per saham, saham tersebut menghasilkan keuntungan hingga 556.600 yuan per lot bagi investor. Latar belakangnya sebagai doktor dari Shanghai Institute of Optics and Fine Mechanics dan tim inti yang terdiri dari lima doktor menjadi fondasi. Perusahaan mereka mengembangkan laser presisi sangat tinggi dengan lebar garis sempit (kHz hingga Hz), yang menjadi komponen kunci bagi komputer kuantum terkemuka dunia, termasuk milik Harvard dan Caltech. Awalnya tumbuh dari pesanan khusus laser 1064nm untuk tim penelitian kuantum Universitas Sains dan Teknologi China, perusahaan ini mengembangkan platform teknologi berbasis serat optik yang stabil dan dapat dipindahkan. Inovasi ini membuka jalan bagi aplikasi di bidang pengukuran presisi kuantum di luar laboratorium. Selanjutnya, perusahaan berhasil memasuki pasar semikonduktor dengan laser ultraviolet daya tinggi untuk inspeksi wafer, menggantikan pemain asing. Dengan margin kotor konsisten di atas 69%, perusahaan memiliki kemampuan menghasilkan uang sendiri yang kuat, sehingga hanya melakukan dua putaran pendanaan eksternal. Sebelum IPO, Zhang Lei masih mengendalikan 62.04% saham. Investor strategis dalam penempatan saham pra-IPO mencakup raksasa seperti BOE dan perusahaan peralatan semikonduktor, menunjukkan minat strategis dari rantai industri hilir. Kesuksesan ini juga menyoroti peran pendanaan pasien dari modal pemerintah Hangzhou, yang mendukung perusahaan melalui lembaga penelitian seperti Hangzhou Institute of Optics and Fine Mechanics sejak tahap awal, membantu ilmuwan melewati "lembah kematian" dari lab ke pasar.

marsbit29m yang lalu

Zhang Lei, Mengapa Bisa Menjadi 'Lotre Daging' Terbesar Tahun Ini?

marsbit29m yang lalu

Rugi Rp 1,5 Triliun dalam 3 Bulan, Perusahaan DAT Kembali pada Rasionalitas

Pendanaan Perusahaan Treasury Crypto (DAT) mengalami kerugian kuartal II yang sangat besar, mencapai sekitar US$100 miliar (akumulasi setengah tahun pertama melebihi US$300 miliar). Kerugian ini terutama disebabkan oleh penurunan nilai wajar aset kripto utama seperti Bitcoin. Namun, pasar tampaknya telah memperhitungkan hal ini sebelumnya, terbukti dari kenaikan harga saham beberapa perusahaan DAT setelah pengumuman laporan keuangan. Fokus perusahaan-perusahaan DAT kini telah bergeser dari pertumbuhan agresif ke "rasionalitas". Prioritas utama mereka adalah meningkatkan jumlah aset kripto per saham, diukur melalui indikator seperti "kandungan Bitcoin per saham". Untuk mencapai tujuan ini, mereka menerapkan disiplin dalam alokasi modal, seperti menghentikan penerbitan saham baru saat perdagangan pada diskon terhadap nilai aset bersih (mNAV), dan bahkan melakukan pembelian kembali saham. Alat baru untuk meningkatkan kepemilikan aset kripto adalah penerbitan saham preferen permanen dengan dividen tetap (seperti STRC dari Strategy), yang menarik modal pencari hasil tetap untuk kemudian dibelikan aset kripto. Sharplink mengambil jalur berbeda dengan mempertaruhkan hampir semua Ethereum yang dipegangnya untuk menghasilkan pendapatan asli. Premium saham DAT terhadap aset kripto yang dipegangnya cenderung menurun, mengindikasikan pasar yang lebih matang. Esensi DAT kini lebih jelas: mereka beroperasi seperti dana tema yang dikelola aktif dengan alat leverage. Institusi besar tetap menunjukkan minat dengan menambah kepemilikan selama penurunan harga. Kerugian besar ini tidak menghancurkan industri DAT, tetapi justru mengubahnya dari narasi spekulatif menjadi bisnis yang lebih berdisiplin dan rasional.

marsbit35m yang lalu

Rugi Rp 1,5 Triliun dalam 3 Bulan, Perusahaan DAT Kembali pada Rasionalitas

marsbit35m yang lalu

“Kami Sudah Lama Bukan Perusahaan Kripto”: CEO Tether Beri Pernyataan Setelah Audit KPMG

Raksasa stablecoin Tether telah mempekerjakan firma audit "Big Four" KPMG untuk memeriksa cadangannya — termasuk penghitungan fisik sekitar 150 ton emas yang disimpan di brankas Swiss. Audit mengkonfirmasi emas tersebut ada di tempatnya, dan cadangan keseluruhan melebihi kewajibannya sebesar $6,8 miliar. CEO Tether Paolo Ardoino menyebut proses audit sebagai "latihan yang secara fisik berat." Audit ini dimaksudkan untuk mengakhiri salah satu teori konspirasi terlama di dunia crypto: bahwa USDT tidak didukung dengan cadangan yang tepat dan perusahaan suatu hari akan gagal bayar. Ardoino menyatakan bahwa Tether tidak lagi menganggap dirinya sebagai perusahaan crypto, melainkan "perusahaan dolar digital dan emas digital." Dia mengungkapkan Tether memiliki lebih dari 650 juta pengguna di seluruh dunia, dengan konsentrasi terbesar di Afrika dan Amerika Selatan — wilayah di mana mata uang nasional sering terdepresiasi dan permintaan akan aset digital yang stabil tinggi. Perusahaan telah aktif berinvestasi di luar layanan keuangan selama dua tahun terakhir, mencakup komunikasi terdesentralisasi, pertanian, dan jaringan kios bertenaga surya yang menyediakan listrik otonom dengan biaya beberapa dolar per bulan. Arah strategis berikutnya Tether adalah menyediakan layanan AI dasar untuk penggunanya di negara berkembang. Ardoino mencatat bahwa bahkan di negara termiskin sekalipun, hampir setiap orang memiliki ponsel yang dapat menjalankan model AI sederhana. Tujuannya bukan model mutakhir, tetapi alat dasar yang terjangkau di berbagai sektor seperti kesehatan, keuangan, dan olahraga, dengan model bisnis berlangganan beberapa dolar per bulan yang dibayar via stablecoin Tether. Kekhawatiran utama Ardoino adalah transformasi ketimpangan pendapatan yang sudah tinggi menjadi jurang yang jauh lebih dalam — di mana kesenjangan kekayaan diperparah oleh kesenjangan intelektual akibat akses yang tidak merata ke teknologi AI.

cryptonews.ru38m yang lalu

“Kami Sudah Lama Bukan Perusahaan Kripto”: CEO Tether Beri Pernyataan Setelah Audit KPMG

cryptonews.ru38m yang lalu

Trading

Spot
活动图片