Эксперт заявил о конце эры самостоятельного хранения биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-13Terakhir diperbarui pada 2025-10-22

Времена самостоятельного хранения криптовалют близятся к завершению, поскольку крупные игроки все чаще отдают предпочтение ETF. Об этом заявил глава блокчейн-исследований в Uphold Мартин Хисбек.

The real reason for all the whale movements out of self-custody is simple: taxes.

We are witnessing the first decline in self-custodied Bitcoin in 15 years.

BlackRock's iShares spot Bitcoin ETF (IBIT) has facilitated over $3 billion worth of Bitcoin conversions from whales.… pic.twitter.com/yepXRbLozM

— Dr Martin Hiesboeck (@MHiesboeck) October 22, 2025

Обратному переходу в традиционные финансовые инструменты способствуют налоговые льготы и совершенствование институциональной инфраструктуры, а также возможность управлять капиталом через консультантов и получать доступ к более широкому спектру услуг, считает эксперт.

«Мы наблюдаем первое снижение объемов самостоятельного хранения биткоинов за 15 лет», — добавил он.

По подсчетам Хисбека, биржевой фонд IBIT от BlackRock обеспечил конвертацию первой криптовалюты «китами» на сумму более $3 млрд. В общей сложности американские эмитенты поглотили монеты стоимостью $151 млрд — около 6,8% эмиссии.

Источник: SoSoValue.

Недавнее изменение правил Комиссии по ценным бумагам и биржам США, разрешающее погашение криптовалютных ETF в натуральной форме, тоже ускорило переход.

Нововведение позволяет авторизованным участникам напрямую обменивать криптовалюту на акции фондов, что более эффективно и потенциально выгодно с точки зрения налогообложения, чем погашение наличными.

«Тенденция свидетельствует о более глубокой интеграции биткоина в традиционную финансовую систему и отходе от мантры самостоятельного хранения — “не ваши ключи, не ваши монеты”. Ещё один гвоздь в крышку гроба первоначальной криптовалютной идеи», — подчеркнул Хисбек.

Кроме того, ускоряется развитие криптовалютный торговых инструментов в других крупных юрисдикциях вроде ЕС, Великобритании и Австралии.

Напомним, в октябре Комиссия по ценным бумагам и фьючерсам Гонконга одобрила первый в регионе спотовый ETF на базе Solana.

Bacaan Terkait

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit2j yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit2j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

Pada Juli 2026, Vitalik Buterin mempublikasikan peta jalan jangka panjang "Lean Ethereum", yang diposisikan sebagai evolusi besar ketiga Ethereum setelah "The Merge". Rencana ini mencakup serangkaian peningkatan protokol yang akan diluncurkan bertahap dalam tiga hingga empat tahun ke depan, bertujuan untuk merekonstruksi hampir semua modul inti protokol. Peta jalan ini menetapkan lima tujuan strategis: finalitas L1 yang lebih cepat, throughput L1 mencapai 1 gigagas per detik, skalabilitas L2 level teragas, keamanan kriptografi kuantum, dan transaksi privat native di L1. Perubahan teknis inti meliputi peralihan dari verifikasi re-eksekusi ke model verifikasi berbasis bukti (proof) seperti STARK rekursif, peningkatan keamanan kuantum, pemisahan konsensus untuk finalitas lebih cepat, penetapan harga gas multidimensi, dan reformasi struktur state menjadi dua lapisan untuk biaya yang lebih rendah. Privasi juga ditingkatkan menjadi tujuan utama desain protokol. Sebuah proposal kontroversial adalah mengganti mesin virtual EVM dengan arsitektur yang lebih ramah-proof seperti RISC-V atau leanISA, yang dapat memengaruhi ekosistem L2 yang ada seperti Arbitrum. Mengenai dampak pada harga ETH, peta jalan berpotensi meningkatkan aktivitas dan pembakaran gas di L1 jika target peningkatan kapasitas terpenuhi. Namun, ini adalah proses jangka panjang, dan nilainya bergantung pada adopsi aktual, bukan hanya peningkatan kapasitas. Implementasi akan dipantau melalui indikator seperti peningkatan batas gas di upgrade Glamsterdam, pertumbuhan blob, pendapatan fee L1, dan kinerja ETH relatif terhadap BTC.

链捕手3j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

链捕手3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片