Coinbase and Mastercard in Talks to Buy BVNK for $2B

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-10Terakhir diperbarui pada 2025-10-10

Coinbase and Mastercard are in advanced talks to acquire BVNK, a London-based stablecoin infrastructure company. The deal could be worth between $1.5 billion and $2.5 billion. While discussions are ongoing, it is not yet clear whether the acquisition will be completed.

As per a Fortune report, the startup raised $50 million in December from Haun Ventures, with participation from Coinbase Ventures and Tiger Global, valuing BVNK at approximately $750 million. BVNK is valued less than Bridge, another stablecoin company bought by Stripe for $1.1 billion in February. 

Still, BVNK is important because it has strong connections with banks and holds financial licenses, making it a major player in stablecoin technology. BVNK helps convert stablecoins to regular money (like dollars), which is why they are becoming more popular.

As of now, MasterCard’s stock price is valued at $564.55, down by 1.93% over the past 24 hours. Coinbase’s stock price currently stands at $387.00, reflecting a decrease of 0.070% since the last 24 hours.

This year, stablecoin companies have attracted a lot of investment. The success of Circle, a stablecoin company that went public in June, and the Genius Act, passed in July to regulate stablecoins, have increased interest in the sector. 

Traditional financial companies like Mastercard are concerned about these changes. Their stock price fell in June after it was announced that Amazon and Walmart were looking into stablecoins, and when the GENIUS Act was passed. 

In 2021, Chris Harmse, Jesse Hemson-Struthers, and Donald Jackson started BVNK. The company helps other businesses use stablecoins to pay customers, do business across borders, and keep track of their finances all over the world.

This would be the biggest stablecoin deal ever if BVNK were to be bought. This shows that stablecoins are getting more popular and that both crypto and financial companies are trying to be the best in this growing market.

Also Read: Citi Ventures Invests in BVNK Stablecoin Platform


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Pemerintah AS untuk Pertama Kali Melonggarkan Larangan Kontrak Berjangka Kripto (Perpetual), Apa Artinya bagi Pasar?

**Ringkasan: AS Buka Pasar untuk Kontrak Berjangka Kripto Tanpa Jatuh Tempo (Perpetual Futures)** Pada 29 Mei, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengeluarkan pedoman yang secara efektif membuka pasar untuk kontrak berjangka kripto tanpa jatuh tempo (perpetual futures) yang dapat diperdagangkan 24/7 untuk warga dan platform terdaftar di AS. Kebijakan ini menandai perubahan signifikan, karena sebelumnya produk derivatif kripto ini hampir tidak dapat diakses di bawah regulasi AS. Pedoman CFTC menekankan bahwa aset kripto, karena infrastruktur digital dan perdagangan globalnya yang terus-menerus, sangat cocok untuk perdagangan dan penyelesaian 24 jam. Langkah ini dipuji oleh banyak pelaku industri sebagai langkah maju untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto, dengan potensi menarik likuiditas kembali ke pasar domestik. **Penerima Manfaat Langsung:** * **Kalshi:** Mendapat persetujuan untuk meluncurkan kontrak perpetual pertamanya (BTCPERP). * **Coinbase:** Menjadi Futures Commission Merchant (FCM) pertama yang diatur CFTC, memungkinkan klien AS mengakses pasar derivatif global. * **CME:** Platform Globex-nya kini menawarkan perdagangan 24/7 untuk futures dan opsi Bitcoin, menutup "celah CME" di akhir pekan. CFTC menyatakan pendekatan ini khusus untuk kripto, mencatat bahwa komoditas tradisional seperti produk pertanian mungkin tidak cocok untuk model 24/7. Semua platform yang ingin menawarkan perdagangan 24/7 harus berkoordinasi dengan CFTC. **Tanggapan Industri:** Pimpinan perusahaan seperti Michael Saylor (MicroStrategy), Brian Armstrong (Coinbase), dan Tarek Mansour (Kalshi) menyambut baik keputusan ini sebagai pengembangan positif untuk pasar modal Bitcoin dan akses bagi investor AS. **Kritik:** Organisasi konsumen Better Markets mengkritik keputusan CFTC, menyatakan bahwa regulator mengabaikan perlindungan investor dengan tidak meminta pengungkapan risiko yang lebih jelas untuk produk kompleks ini, dan menuduh adanya hubungan yang terlalu dekat dengan industri. **Dampak ke Depan:** Pasar derivatif kripto bernilai puluhan triliun dolar kini terbuka untuk pengguna AS. Pertukaran seperti Kraken juga telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan produk perpetual futures yang diatur di AS dalam waktu dekat, menandakan potensi periode pertumbuhan yang signifikan untuk perdagangan derivatif kripto di Amerika Serikat.

Odaily星球日报4j yang lalu

Pemerintah AS untuk Pertama Kali Melonggarkan Larangan Kontrak Berjangka Kripto (Perpetual), Apa Artinya bagi Pasar?

Odaily星球日报4j yang lalu

Bagaimana Undang-Undang CLARITY Mengubah Ekonomi Pendapatan Stablecoin

Artikel ini membahas dampak UU CLARITY (2026) terhadap ekonomi pendapatan stablecoin. Dibandingkan UU GENIUS (2025) yang hanya melarang penerbit membayar bunga, Pasal 404 UU CLARITY memperluas larangan ke semua penyedia layanan aset digital dan memperkenalkan pemisahan hukum antara "imbalan pasif" (dilarang) dan "imbalan berbasis aktivitas" (diizinkan). Perubahan ini menggeser paradigma dari "hold-to-earn" menjadi "use-to-earn". Sebagai antisipasi, raksasa manajemen aset seperti Morgan Stanley, BlackRock, dan JPMorgan meluncurkan reksa dana pasar uang ter-tokenisasi (MSNXX, BSTBL/BRSRV, JLTXX) antara 16 April - 12 Mei 2026. Produk ini dirancang sebagai infrastruktur pendapatan yang patut bagi cadangan stablecoin dalam paradigma baru. Artikel menganalisis tiga jalur potensial untuk meneruskan pendapatan kepada pengguna: 1) Imbalan berbasis aktivitas di bursa, 2) Pendapatan melalui protokol DeFi non-kustodial, dan 3) Melalui lapisan aset cadangan (reksa dana ter-tokenisasi). Jalur ketiga dianggap paling stabil secara kepatuhan. Artikel juga menyoroti risiko konsentrasi tinggi (90% cadangan USDtb di BUIDL) dan perdebatan tentang batas OCC 20% untuk aset cadangan ter-tokenisasi. Kemenangan jalur aset cadangan bisa memunculkan risiko sistematis baru. Kesimpulannya, UU CLARITY mendorong pergantian infrastruktur keuangan, di mana penyedia aset cadangan ter-tokenisasi diposisikan sebagai "Visa/Mastercard baru" di ekonomi dolar kripto.

marsbit5j yang lalu

Bagaimana Undang-Undang CLARITY Mengubah Ekonomi Pendapatan Stablecoin

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片