Owning Bitcoin, not a home, is the real ‘American Dream’ after BTC hits $126K

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-06Terakhir diperbarui pada 2025-10-06

Key Takeaways

Why is Bitcoin being called the new American Dream?

Home prices are up 50% since 2020 but down 90% in BTC terms, with BTC hitting a new ATH of $126K.

What’s driving BTC’s momentum?

Strong holder sentiment, renewed ETF inflows, and historical Q4 strength are fueling expectations.


Bitcoin [BTC] hit a new all-time high of $126,296 on 06 October. However, its real story isn’t about another record, it’s about what that record means. 

As home prices rise and affordability declines, BTC’s surge is rewriting the definition of the American Dream. In an economy where owning a home has become unattainable for millions, holding BTC now offers the kind of financial freedom real estate once symbolized.

Homes soar in USD, collapse in BTC

According to the S&P CoreLogic Case-Shiller Home Price Index, U.S home prices have climbed by over 50% since 2020. However, Bitcoin’s value has risen more than 500% over the same period. 

And yet, when home prices are measured in BTC, they’ve fallen by about 90% – Meaning that it takes far fewer Bitcoins to buy a home today than it did five years ago.

Home prices in USD vs BitcoinHome prices in USD vs Bitcoin

Source: X

In 2020, a typical U.S home cost around 40 BTC. Today, it costs fewer than 5 BTC.

Such a divergence highlights the growing wealth gap between traditional asset holders and crypto investors. It also means that Bitcoin, not real estate, may now be the more attainable “dream” for the digital generation.

BTC holders stay bullish at record highs

Analysis of TradingView data revealed that Bitcoin climbed to a high of $126,296, before consolidating above $125,000 at press time. This, on the back of bullish momentum building throughout late September. 

Bitcoin daily price trendBitcoin daily price trend

Source: TradingView

The Holders’ Sentiment index, which recently flipped to positive (6.77), seemed to confirm growing investor confidence after weeks of neutral-to-bearish conditions at press time.

The strong rebound from the $110,000-zone, coupled with increasing volume, is evidence of renewed institutional inflows following ETF accumulation and broader market optimism. If momentum holds, Bitcoin could attempt a move towards the next resistance near $130,000–$135,000, marking the start of a new price discovery phase.

From bricks to bytes – Shifting the wealth paradigm

The idea that Bitcoin could replace homeownership as the foundation of financial security was once unthinkable. However, as housing affordability erodes and asset inflation widens generational divides, digital property has emerged as a modern alternative to physical real estate.

For millennials and Gen Z, Bitcoin offers liquidity, borderless ownership, and yield opportunities through financial products like ETFs and staking derivatives — Features that real estate cannot match in an era of high interest rates and declining purchasing power.

Analysts eye strong Q4 performance

As Bitcoin enters the final quarter of 2025, market analysts remain broadly bullish. In fact, historical data suggests that Q4 has consistently been Bitcoin’s strongest stretch, with October and November delivering some of the highest average monthly returns in previous cycles.

BTC Q4 analysisBTC Q4 analysis

Source: X

While some traders are anticipating a cooling period after the ongoing rally, others believe that BTC could hit $150,000–$180,000 by year-end if institutional momentum continues.

BTC Q4 predictionsBTC Q4 predictions

Source: X

Share

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

Ray Dalio menganalisis situasi makroekonomi global berdasarkan templat dalam bukunya "How Countries Go Broke: The Big Cycle". Ia menjelaskan siklus utang besar di mana pemerintah menumpuk utang hingga beban pembayaran bunga menjadi tidak berkelanjutan, menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan obligasi. Hal ini memicu kenaikan suku bunga, pelemahan mata uang, atau pencetakan uang oleh bank sentral, yang pada akhirnya mengarah pada krisis utang pemerintah atau "serangan jantung ekonomi". Dalio menggarisbawahi tiga indikator kunci: rasio pembayaran utang pemerintah terhadap pendapatan, ketidakseimbangan pasokan/permintaan obligasi pemerintah, dan skala pembelian obligasi oleh bank sentral dengan uang cetakan. Menurutnya, AS saat ini berada di titik kritis dengan defisit anggaran besar, utang tinggi, dan kebutuhan pembiayaan ulang yang masif. Tanpa koreksi, krisis dapat terjadi dalam beberapa tahun. Sebagai solusi, dia mengusulkan "Solusi 3% Tiga Cara": mengurangi defisit anggaran menjadi 3% dari PDB melalui kombinasi pemotongan belanja, peningkatan pajak, dan penurunan suku bunga secara bertahap. Untuk investor, Dalio merekomendasikan diversifikasi lintas aset dan negara, mengurangi alokasi obligasi, serta meningkatkan alokasi ke emas dan sedikit Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang fiat yang diantisipasi di banyak ekonomi.

marsbit36m yang lalu

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

marsbit36m yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报3j yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli HOME

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Defi.app (HOME) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Defi.app (HOME) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Defi.app (HOME) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Defi.app (HOME) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Defi.app (HOME)Lakukan trading Defi.app (HOME) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

627 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.06.10Diperbarui pada 2026.06.10

Cara Membeli HOME

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga HOME (HOME) disajikan di bawah ini.

活动图片