Texas Brothers Charged in Armed Kidnapping and $8M Crypto Heist

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-26Terakhir diperbarui pada 2025-09-26

A Texans brother duo has been charged with armed kidnapping and robbery after allegedly holding a family hostage for $8 million in cryptocurrency in Minnesota. Raymond Christian Garcia, 23, and Isiah Angelo Garcia, 24, were arrested following a violent nine-hour heist on September 19 in Grant, Minnesota. 

According to the official press release by the United States Attorney’s Office, District of Minnesota, the ordeal started in the early hours of September 19. At 7:45 am that morning, Victim 1 was taking out a garbage can to the street when the Garcia brothers suddenly appeared and pointed an AR-15-style rifle and a shotgun at Victim 1. The Garcia brothers took him into the garage, where they bound his hands with zip ties, after which they brought him into the house. 

The Garcia brothers woke up Victim 1’s wife and adult son at gunpoint. They also zip-tied their hands and forced them to lie on the floor. During this time, Isiah Garcia is said to have pressured the father to send large amounts of cryptocurrency to a wallet that Raymond Garcia had set up for him. 

The situation turned from bad to worse when the brothers found more money, and Victim 1 was told to drive three hours to a cabin to get a cryptocurrency hard wallet while his son and wife were hostages at home. 

“A violent kidnapping that stole $8 million and silenced a homecoming game is not just a crime.  It is a blow to the sense of safety of everyone in Minnesota,” said Acting U.S. Attorney Joseph H. Thompson. “This is not normal. Minnesotans should not accept wild violence and thievery as normal. Every Minnesotan deserves to live in peace and a life unaffected by rampant crime.”

The ordeal came to a halt when Victim 1’s son was able to call the police. At 4:45 p.m. on September 19, 2025, the Washington County Sheriff’s Office Dispatch Center got a 911 call from a man who said that two adult men had robbed and kidnapped him and his family and were holding them hostage at gunpoint in their home in Grant, Minnesota.

Authorities quickly found the Garcia brothers using many clues, such as a Wendy’s receipt found at the scene and video of Raymond Garcia renting a motel in Roseville, Minnesota. These clues led investigators to a rental car and then to the brothers’ home in Waller, Texas.

On September 22, Isiah Garcia was arrested, and during questioning, he is said to have admitted to the crimes. The two brothers are now facing charges, including three counts of kidnapping, first-degree aggravated robbery, and first-degree burglary. They are also being charged with kidnapping by the federal government.

The Garcia brothers were both charged with kidnapping in a federal complaint on September 24, 2025. Both defendants will be in federal court for the first time today, and the government will ask that they stay in jail until their trial.

“As the complaint says, the Garcia brothers terrorized a Minnesota family in their own home, kidnapping one family member and holding the rest of the family hostage so they could steal cryptocurrency,” said FBI Minneapolis Special Agent in Charge Alvin M. Winston, Sr. “This office, along with our federal, state, and local law enforcement partners in Minnesota and Texas, will work around the clock to make sure that those who are responsible for this terrible crime are brought to justice.”

Crypto-related crimes on the rise

There has been a surge in crypto kidnappings in 2025 across the globe. These incidents involve physical abuse and other forms of torture to get passkeys or a large ransom. The crypto payments are private, which makes it hard to find kidnappers. 

Earlier this year, U.S. law enforcement arrested John Woeltz and William Duplessie for the kidnapping and torture of Italian crypto millionaire Michael Valentino Teofrasto Carturan to gain access to his Bitcoin credentials. France and the UK have witnessed similar kidnapping incidents. The father of a cryptocurrency influencer from Dubai was abducted on New Year’s Eve, and the victim was harmed in exchange for a ransom of €5–7 million ($5.7–7.98 million) from his son. One of the elderly man’s fingers was brutally severed when the police pulled him from a car trunk.

The recent surge in crypto-kidnapping incidents has exposed the negative aspects of the digital market. As cryptocurrencies grow quickly, people need to be aware of their safety and security, not just their data, but also their lives.

Also Read: India’s IT Department Uncovers $19M Crypto Fraud Targeting Farmers


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Pemain Gelap Terbesar dalam Pembayaran AI, Mungkin adalah Coinbase yang Memberikan Dompet kepada Agent

Dalam perlombaan pembayaran AI, Coinbase muncul sebagai pemain tak terduga yang memimpin dalam transaksi Agent. Data menunjukkan lebih dari 90% transaksi Agent on-chain terjadi di Base, 99% transaksi bisnis Agent diselesaikan dengan USDC, dan lebih dari 97% menggunakan protokol x402. Inti dari posisi Coinbase adalah "Agentic Wallets", infrastruktur dompet yang dirilis Februari 2026, yang memberikan identitas keuangan mandiri kepada AI Agent. Berbeda dengan Visa atau Stripe yang menghubungkan Agent ke jaringan pembayaran manusia, Coinbase memberikan dompet sendiri untuk Agent, memungkinkannya memegang aset dan melakukan transaksi secara otonom dalam batasan yang ditetapkan. Kebutuhan ini muncul karena karakteristik transaksi Agent: mikro, frekuensi tinggi, dan otomatis antara mesin. Pembayaran kartu tradisional memiliki masalah biaya tinggi, kebutuhan otorisasi berulang, dan kesulitan penelusuran. Dompet berbasis stablecoin seperti USDC di Base menawarkan biaya rendah, otorisasi berbasis kode, dan identitas transaksi yang jelas. Coinbase membangun ekosistem tertutup yang lengkap: Base (jaringan Layer 2), Agentic Wallets, protokol x402, dan aset seperti cbBTC. Ini memungkinkan pengalaman pembayaran Agent yang mulus sepenuhnya dalam ekosistemnya. Posisi terdepan ini terbentuk bukan dari perencanaan khusus untuk pembayaran Agent, tetapi dari investasi bertahun-tahun dalam infrastruktur on-chain (Base, x402) yang kebetulan sangat cocok untuk kebutuhan ekonomi Agent yang meledak. Ini menunjukkan bahwa dalam adopsi teknologi baru, pihak dengan infrastruktur siap pakai yang paling matang seringkali menuai manfaat pertama, bahkan sebelum standar akhir ditetapkan. Coinbase saat ini adalah yang terdepan dalam menjalankan pembayaran Agent secara aktual.

marsbit16m yang lalu

Pemain Gelap Terbesar dalam Pembayaran AI, Mungkin adalah Coinbase yang Memberikan Dompet kepada Agent

marsbit16m yang lalu

Dalio Peringatkan Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan Utang AS: Emas dan Bitcoin Bisa Jadi Aset Lindung Nilai Krisis Utang

Dalam artikelnya, Ray Dalio memperingatkan tentang ketidakseimbangan pasokan dan permintaan utang AS yang tidak berkelanjutan, sesuai dengan kerangka siklus utang besar yang dijelaskan dalam bukunya. Dia menyoroti tiga peristiwa terkini: penjualan obligasi AS oleh Jepang, kenaikan imbal hasil obligasi AS, dan pembelian obligasi oleh Departemen Keuangan AS. Dalio menjelaskan mekanisme krisis utang pemerintah: ketika pembayaran utang membebani anggaran, pasokan obligasi melebihi permintaan pasar, memaksa bank sentral mencetak uang untuk membelinya, yang menyebabkan depresiasi mata uang dan inflasi. Dia mengidentifikasi tiga indikator kunci: rasio pembayaran utang terhadap pendapatan pemerintah, pasokan obligasi versus permintaan, dan jumlah uang yang dicetak bank sentral. Situasi AS digambarkan seperti perusahaan dengan pendapatan $5,5 triliun, pengeluaran $7,5 triliun (defisit $2 triliun), utang $32 triliun, dan pembayaran bunga $1 triliun. Dalio memperkirakan utang bisa mencapai $55-60 triliun dalam sepuluh tahun. Solusinya adalah mengurangi defisit fiskal hingga 3% dari PDB melalui kombinasi pemotongan belanja, kenaikan pajak, dan penurunan suku bunga. Dalio menjawab pertanyaan umum, menekankan bahwa krisis utang adalah pola sejarah yang berulang, dan AS tidak kebal. Dia memperkirakan krisis bisa terjadi dalam sekitar tiga tahun jika tidak ada perubahan kebijakan. Sebagai contoh, dia merujuk pada pengalaman Jepang, di mana kebijakan moneter longgar menyebabkan kinerja obligasi yang buruk dan penurunan upah riil. Untuk mengelola risiko ini, dia menyarankan diversifikasi aset lintas negara dan kelas aset, memilih negara dengan kondisi fiskal dan politik yang sehat. Secara khusus, dia merekomendasikan untuk mengurangi alokasi obligasi, meningkatkan alokasi emas (sekitar 10-15% portofolio), dan mengalokasikan sedikit ke Bitcoin, karena aset-aset ini dapat berfungsi sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang pemerintah.

marsbit56m yang lalu

Dalio Peringatkan Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan Utang AS: Emas dan Bitcoin Bisa Jadi Aset Lindung Nilai Krisis Utang

marsbit56m yang lalu

Wawancara dengan CIO Bitwise: Bitcoin Mungkin Sudah Mendekati Titik Terendah, Siapa yang Akan Menggerakkan Kenaikan Selanjutnya?

Dalam sebuah wawancara dengan *Bitcoin Magazine*, Matt Hougan, CIO Bitwise, menganalisis siklus pasar Bitcoin saat ini. Ia menyatakan pasar kemungkinan besar berada di atau mendekati titik terendah, ditandai dengan volatilitas rendah dan ketidakpedulian terhadap berita buruk. Hougan optimis tentang prospek pasar menjelang akhir tahun. Ia menggambarkan Bitcoin sebagai "opsi call jangka panjang" terhadap gejolak sistem moneter global, yang nilainya meningkat seiring dengan meningkatnya volatilitas keuangan dunia. Untuk adopsi, ia melihat Bitcoin pertama-tama sebagai penyimpan nilai global (melanjutkan tren saingi emas), kemudian sebagai penyeimbang bagi penyalahgunaan mata uang fiat. Penggerak utama siklus bullish berikutnya, menurutnya, akan berasal dari manajer kekayaan, penasihat keuangan, dan kantor keluarga melalui platform seperti Wells Fargo dan Morgan Stanley, yang mengontrol triliunan dolar aset. Aliran masuk institusional melalui ETF akan mendorong harga secara signifikan jika penjualan ritel berhenti, yang menurut data sudah terjadi. Hougan juga berpendapat bahwa suku bunga tidak lagi menjadi pendorong utama bagi Bitcoin. Sebaliknya, fokus harus pada kebijakan fiskal, khususnya defisit AS yang tak terkendali. Selain itu, ia membahas tokenisasi aset, memperkirakan semua aset keuangan tradisional akan diperdagangkan di blockchain dengan penyelesaian instan 24/7, yang akan menyatukan pasar keuangan global namun juga mungkin meningkatkan volatilitas.

marsbit56m yang lalu

Wawancara dengan CIO Bitwise: Bitcoin Mungkin Sudah Mendekati Titik Terendah, Siapa yang Akan Menggerakkan Kenaikan Selanjutnya?

marsbit56m yang lalu

Trading

Spot
活动图片