老外站台,币圈的另类生意经

比推Dipublikasikan tanggal 2025-09-19Terakhir diperbarui pada 2025-09-19

来源:深潮TechFlow
原文链接:https://mp.weixin.qq.com/s/6KtPQ1hshCU6fK7NoRZ3JA


在香港 Bitcoin Asia 活动期间,币安创始人 CZ、特朗普之子 Eric Trump 相继登场……这场会议本应只属于精英和币圈大咖。

然而,真正抢镜的,却是一件白色 T 恤,上面印着四个汉字:“老外站台”。

图片

穿着它的人,是一张西方面孔。

当他在人群中与赵长鹏并肩合影时,镜头下的问题扑面而来:

他是谁?“老外站台”又是一门怎样的生意?

老外在币圈

这位引人注目的老外名字叫 Dane,币圈 Agency 4am global 创始人。

从牛津大学计算机专业毕业后,一次旅行让他与中国结缘,此后一待就是十三年。用他的话来说:“如果我不喜欢这里,早就滚回去了。”

和众多中国大学毕业生一样,Dane 曾经也是一名北漂,在北京的科技与互联网公司做“洋牛马”,多年的生活不仅让他中文流利,更熟悉中国的人情世故,甚至迷上了《甄嬛传》《回家的诱惑》等电视剧。

2017 年底,ICO 带火加密货币大牛市,Dane 也正式踏入中文币圈。

所谓“老外站台”,是币圈里一种特殊的服务模式:为中国区块链项目提供外籍代表,以提升国际形象和可信度。在英文语境中,这类服务被称为 White Monkey。但在 Dane 看来,这远不止是一张“白人面孔”,而是一套包含国际化包装、资源对接与市场沟通的完整服务。

“很多人以为我们只做‘老外站台’的包装,但事实上我们是一个纯外籍团队,80%的客户来自欧美项目。”他说。

这门生意的起点,源于他 2018 年为中国公链做海外 BD 时亲自站台的经历。随着对行业的深入,Dane 意识到:中国项目资金充裕、技术不弱、交易所资源丰富,但缺乏的是国际形象、市场嗅觉和跨文化沟通能力。

加上国内对加密行业的监管长期收紧,自 2017 年禁 ICO、关交易所,到 2021 年全面叫停加密交易和挖矿,许多创始人更不愿抛头露面,于是“找一个外国专家来代表发声”成了刚需。

于是,“老外站台”的业务应运而生。Dane 回忆,在香港的一次大会上,就有不少中国项目主动找他寻求服务,“大概至少 50% 的中国项目方都有这样的需求”,甚至还有大型交易所邀请他出任 CEO。

“当时我觉得很荒唐,但深入研究后发现,这个需求其实合理。”

White Monkey

日光之下无新事。

十年前,在中国房地产行业最火热的年代,租赁“西方面孔”的服务就已盛行。《纽约时报》当时写道:“在偏远的建筑里塞满外国人面孔,哪怕只是一日,也足以证明这里‘国际化’。”

慕思床垫凭借一张英国模特的脸,编织出“源自 1868 年法国设计师 DeRucci”的故事,把千元床垫卖到上万元。直到上市前夕,证监会才揭开底牌:这不过是一份 2009 年的肖像权买卖协议,所谓法国血统子虚乌有。

图片

这种包装在西方有个固定称呼:White Monkey。

这种行业存在了半个世纪,只要是白人,几乎不需要任何技能,就能出现在舞台、办公室或广告中,扮演“外企高管”“公司发言人”“洋专家”的角色。

在论坛 Reddit 上,一众老外交流曾经在东亚做 White Monkey 的经历:

图片
图片

正如《The Spectator》在 2022 年报道中所说:“白人男女甚至可以被雇佣为办公室职员,他们没有实际职责,只是为了营造一种更精致的国际氛围。”

这种“氛围经济”在加密行业同样盛行。

2017 年 ICO 大牛市,项目方只需一份白皮书就能讲故事募资。Alex 所在的团队不仅代写白皮书,还能“找老外演员”。“那时在‘北外’、‘北二外’门口,随便找个白人留学生来当 CEO,就能轻松募资上万个以太坊”,他至今仍感慨那段岁月的疯狂。

甚至出现过,华人团队聘请上海夜场的白人男模为 CEO,结果男模反客为主,以 DAO 之名抢夺了项目控制权,将原团队踢出局,此后在中东资本的帮助下,该项目市值一度高达 70 亿美元。

不仅是素人。

2020 年,苹果公司联合创始人史蒂夫·沃兹尼亚克(Steve Wozniak) 曾受雇于某华人团队,发行加密货币 WOZX,市值一度高达 10 亿美元,如今市值仅为 100 万美元,几乎归零。

图片

2025 年,塞尔维亚前总统鲍里斯·塔迪奇在 X 平台发文确认其为某代币基金会的 CEO,据知情人士披露,该代币幕后团队位于香港。

阿根廷总统米莱今年 2 月因在社交媒体转发 $LIBRA 代币宣传而深陷丑闻,随后紧急撇清关系,《经济学人》将此称为他任期内的“第一起大丑闻”。

在 Alex 看来,“老外站台”也在不断迭代升级。

最初只是拍照、录视频,糊弄一下就行,但随着 ICO 泡沫破裂,散户不再那么好骗,站台模式开始进入 2.0 阶段:真正的大老板依旧是华人,但 CEO 等高管位置由老外担任。这些人不再是纯粹的演员,至少具备演讲、BD(商务拓展)等能力,可以带来更强的市场背书,“中西搭配,大家一起赚钱”。

至于原因,Alex 直言,最重要的还是监管和合规压力迫使创始人隐身,另一方面则是散户的滤镜。

在中日韩,民众普遍认为欧美面孔意味着“国际化”,而本土项目则容易被打上“资金盘”“土狗”标签。对很多项目而言,没有体面的国际形象,就意味着很难获得 VC 和交易所投资,也难以获得散户认可。

此种滤镜下,Dane 见过不少荒唐场景:疫情期间,很多资金盘和土狗项目会随便找一个留学生当 CEO,到处巡回路演。下一个城市,再换一个新“老外”接班。

“一个城市一个 CEO,荒唐至极。如果项目有干货,就该找一个真正有干货的老外。”他直言。

真正深入业务之后,Dane 才发现“老外站台”远非请一个洋人拍照那么简单。语言障碍、文化差异、时差问题、关系维护……比起单纯套用头像和代言,更需要专业中间人持续撮合与管理,才能撑得起所谓的国际化。

当中介不容易

在币圈做“老外中间人”,Dane 直言挑战远比想象大。语言障碍、文化差异和时差,让中国团队与外国人才之间很难直接理解彼此。

第一步永远是“需求匹配”。一些项目希望找到熟悉 DeFi、RWA 的专家,有的则要求候选人常驻某个国家或城市。Dane 必须在双方条件之间不断斡旋。“有些要求合理,有些则天方夜谭——条件太多时,我们真的没办法。”

三年来,Dane 跑遍全球会议,积累了庞大的人脉。大约八成的情况能找到合适人选,但剩下两成往往只能遗憾收场。理论上,他可以只做“猎头”,介绍完人就抽身离场,但现实中走得通的项目不到 5%。对 95% 的项目而言,中间人必须同时扮演翻译、协调者、甚至活动保姆的角色。

“如果不在中间持续做这种沟通,双方很快就会出现矛盾,甚至不愿继续合作。文化差异是最大的挑战。”

除了撮合,更关键的是关系维护。Dane 会定期和欧美人才聊天、开户,或者在大会现场见面叙旧。“很多欧美从业者并不缺钱,真正重要的是关系感。老外站台的服务,核心就是维系长期信任。”

然而,这门生意也衍生出乱象。有人把一个 3000USD/月的“西方人才”转手炒到上万,三倍差价让 Dane 摇头不已:“我觉得他们迟早会砸牌子,但不能否认的是,这样的人有很多。”

一件衣服,四个汉字,让 Dane 获得了很多关注,也收到了不少“粗暴直接、明目张胆”的评价。作为团队里唯一懂中文的人,他的员工甚至看不懂“老外站台”的含义。

但不可否认的是,英语语境中被称为 White Monkey 的这项业务确实需求不小,他也曾经帮助中国项目顺利获得 500 万美元的融资。相比措辞上的冒犯,他更在意的是获得市场的关注。

展望未来,他甚至打算将业务拓展到 Web2 上市公司,“在传统行业,这种需求只会更大。”


说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

"Tidak ada kepanikan di pasar". Apa yang akan terjadi dengan Bitcoin minggu ini

Harga Bitcoin (BTC) turun sekitar 2% dalam seminggu, diperdagangkan di sekitar $63,5 ribu per 17 Agustus, tetap dalam kisaran $62-65 ribu seperti sepanjang awal bulan. Para ahli menyoroti faktor-faktor penghambat kenaikan. Latar belakang makroekonomi AS sedikit membaik dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang biasanya mendukung aset berisiko seperti kripto. Namun, ini saja tidak cukup untuk mendorong kenaikan signifikan. Penanda sentimen utama adalah aliran dana masuk/keluar ke ETF spot Bitcoin di AS. Aliran keluar bersih sekitar $389 juta pekan lalu memberi sinyal negatif dan menyulitkan pembeli menembus level resistensi. Altcoin seperti Ethereum, Solana, dan XRP juga melemah, dengan pasar yang sangat selektif. Tekanan tambahan berasal dari penjualan berkelanjutan oleh perusahaan Strategy milik Michael Saylor (meski berhenti pekan ini) dan tidak adanya kemajuan regulasi kripto di AS, seperti penundaan RUU CLARITY Act dan pembatalan pertemuan SEC. Untuk pekan depan, perhatian pasar akan terfokus pada risalah rapat The Fed dan dinamika ETF. Level kunci support BTC adalah zona $61-62 ribu, sementara untuk kembali ke tren naik perlu konsolidasi di atas $66-67 ribu. Skenario dasar untuk saat ini adalah pergerakan sideways (mendatar) dengan volatilitas tinggi dalam kisaran $60-66 ribu. Tidak ada kepanikan di pasar, tetapi juga belum ada dasar untuk reli berkelanjutan. Jika BTC bisa bertahan di atas $64-65 ribu, pergerakan menuju $67 ribu mungkin dicoba. Namun, untuk menguji $68-70 ribu, pasar memerlukan aliran masuk ETF yang stabil, latar belakang eksternal yang tenang, dan sinyal lunak dari The Fed. Sebaliknya, jika BTC gagal mempertahankan level di atas $62 ribu, tekanan bisa meningkat dengan cepat menuju $60 ribu, dan dalam skenario terburuk, penurunan jangka pendek ke area $58-59 ribu mungkin terjadi, meski ini lebih merupakan risiko daripada skenario utama saat ini.

cryptonews.ru5m yang lalu

"Tidak ada kepanikan di pasar". Apa yang akan terjadi dengan Bitcoin minggu ini

cryptonews.ru5m yang lalu

Boom AI Hadapi Masalah Overleverage Setelah Kejatuhan Dana dengan 67% Investasi

Boom AI Hadapi Masalah Penggunaan Utang Berlebihan Setelah Runtuhnya Dana dengan 67% Investasi Dana lindung nilai Situational Awareness AI milik Leopold Aschenbrenner anjlok sekitar 67% pada Juli karena margin call, memaksa penjualan seluruh portofolio publiknya. Keruntuhan ini mempertanyakan prospek pasar saham untuk paruh kedua 2026. Meski prediksi permintaan AI akurat, dana yang sebelumnya mencetak return 439% dengan leverage 4x hampir mengalami bencana akibat penurunan 35-47% pada posisi utamanya di infrastruktur dan chip AI. Kesalahan bukan pada taruhannya. Portofolio dana banyak berisi saham seperti SanDisk dan Micron, didukung data pertumbuhan permintaan chip memori dan kenaikan harga NAND serta DRAM. Namun, indeks semikonduktor Philadelphia turun hampir 30% dari puncaknya, dan leverage tinggi mencegah dana bertahan hingga pemulihan. Bank sentral seperti Bank of England telah memperingatkan risiko peningkatan leverage di pasar saham, terutama pada perusahaan AI yang dinilai terlalu tinggi. Mereka mengingatkan insiden seperti Archegos 2021. Pertanyaan terbuka adalah apakah perdagangan AI institusional akan bertahan. JP Morgan menyebut efek leverage mungkin masih ada, tetapi investor cenderung beralih ke aset riil berjangka panjang. Investasi AI tidak melambat (diperkirakan mencapai $7.6 triliun untuk daya komputasi dan data center), namun pasar mungkin lebih berhati-hati dalam menerima risiko, dan apakah penurunan berikutnya akan dihadapi modal sabar atau penjualan panic oleh pemegang saham dengan leverage tinggi.

cryptonews.ru7m yang lalu

Boom AI Hadapi Masalah Overleverage Setelah Kejatuhan Dana dengan 67% Investasi

cryptonews.ru7m yang lalu

Blockstream Swaps Masuk Fase Beta, Mengisi Kekosongan di Ekosistem BTC yang Ditinggalkan Boltz

Blockstream telah mengumumkan dimulainya fase beta untuk layanan pertukaran aset tanpa kepercayaan (trustless swap) mereka, yang disebut Blockstream Swaps. Layanan ini dirancang untuk memfasilitasi perpindahan Bitcoin antara jaringan utama (mainchain), Lightning Network, dan sidechain Liquid. Keputusan ini muncul tak lama setelah Boltz, penyedia layanan serupa, menutup operasinya karena serangan yang dilakukan oleh agen kecerdasan buatan (AI). Blockstream menekankan bahwa mereka tidak bermaksud menggantikan Boltz, melainkan untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan ekosistem Bitcoin. Mereka telah mengembangkan layanan ini sebelumnya, namun penutupan Boltz memberikan dorongan urgensi. Blockstream Swaps melengkapi kemampuan pertukaran atom antara Lightning dan Liquid yang telah ada, dengan menambahkan dukungan untuk Bitcoin jaringan utama, sehingga menciptakan konektivitas penuh antara ketiga lapisan tersebut. Sementara itu, penutupan Boltz dan insiden keamanan pada operator Lightning Network lainnya seperti ZEUS telah menimbulkan kekhawatiran. Namun, data menunjukkan bahwa jaringan Lightning Network secara keseluruhan tetap tumbuh selama periode tersebut, mengindikasikan masalah terletak pada level operator, bukan protokol inti. Industri saat ini sedang menghadapi perlombaan senjata dalam keamanan siber, dengan banyak perusahaan Bitcoin yang kini beralih ke laboratorium AI canggih untuk melawan ancaman yang semakin canggih dari penyerang yang memanfaatkan AI.

cryptonews.ru9m yang lalu

Blockstream Swaps Masuk Fase Beta, Mengisi Kekosongan di Ekosistem BTC yang Ditinggalkan Boltz

cryptonews.ru9m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

390 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

1.2k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.4k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片