香港加密新规来了,详解 CRP-1 及其对市场的影响

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-09-16Terakhir diperbarui pada 2025-09-17

在技术创新浪潮的推动下,全球加密资产市场规模急剧扩张,与此同时,价格剧烈波动、洗钱等一系列风险问题也随之暴露,对有效监管的需求变得尤为迫切。2025 年 9 月,香港金融管理局(HKMA)向本地银行业界发出《银行业监管政策手册》(SPM)新模块 CRP-1《加密资产分类》征求意见稿,旨在与国际监管标准接轨,通过建立一套兼顾创新发展与风险防控的监管体系,为银行业参与加密资产相关业务提供明确指引。

接下来,飒姐团队就带大家仔细看看 CRP-1 都有哪些新要求,和其他国家、地区的监管政策做个对比,再聊聊这些变化会给咱们币圈玩家带来哪些影响。

01 香港 CRP-1 新规核心内容解读

(一)基础界定:监管范围与适用对象

CRP-1 新规先给加密资产监管划定了明确范围,为后续执行打好基础。具体来说,新规把加密资产定义为:主要依赖密码学和分布式账本技术(DLT)或类似技术;可用于支付或投资目的,或用于获取商品或服务。不过其明确央行发行的数字货币不在这个范围内,这样既能精准定义加密资产,又能把法定数字货币区分开来,防止监管管得太宽。

在监管对象上,新规管的是香港所有持牌金融机构,像正规银行、受限牌照银行,还有接受存款的公司。这些机构是香港金融系统的重要组成部分,它们开展的加密业务直接影响金融稳定,把它们纳入监管,就能从源头控制风险。

在风险管控方面,新规采取 「一个不落」 的策略。不管是银行自己持有的加密资产,帮客户保管、交易加密资产产生的风险,还是通过金融衍生品间接接触加密资产带来的风险,全都必须要受到管理。这样一来,金融机构就没法钻空子逃避监管,所有加密资产相关风险都能得到严格管理。

(二)核心分类

风险分级是 CRP-1 新规的核心逻辑,新规根据加密资产的风险缓释能力,将其划分为第 1 组(低风险)与第 2 组(高风险)。通过下面这张表格,老友们可以一眼看清它的核心分类。

香港金融管理局

02 CRP-1 与国际规则(BCBS 标准)的衔接与差异

(一)BCBS 标准核心逻辑

巴塞尔银行监管委员会(简称 BCBS) 作为全球银行业监管的核心机构,于 2022 年 12 月发布《加密资产风险敞口的审慎处理》,2024 年 7 月推出《加密资产标准修订》,构建了全球统一的加密资产监管框架,其核心逻辑可概括为「风险分级、审慎管控」。

在监管目标上,BCBS 标准以 「防控加密资产风险,确保银行资本充足」为核心,避免加密资产风险向传统银行体系传导,维护全球金融稳定。在核心框架上,BCBS 将加密资产按风险分为 「集团 1」与 「集团 2」,对高风险资产设定严格资本要求,同时推动全球监管协同,避免监管套利。

BCBS 标准的推出,源于全球加密资产市场的快速发展与风险积累,其旨在为国际活跃银行提供统一的监管基准,平衡 「金融稳定」 与 「负责任创新」,为各国监管机构提供参考框架。

(二)CRP-1 与 BCBS 的衔接

CRP-1 新规和 BCBS 标准在很多关键地方想法一致,展现出香港作为国际金融中心紧跟全球监管步伐的态度。

从资产分类来看,CRP-1 把加密资产分成 「第 1 组」 和 「第 2 组」,BCBS 则分为「集团 1」和「集团 2」,它们分类的核心标准都是看资产控制风险的能力。比如,合规稳定币这类风险较低、比较靠谱的资产,在 BCBS 属于 「集团 1」,在 CRP-1 里就对应 「第 1 组」,而且两边都要求这类资产要有明确的法律规定,还得做好风险防控;对于那些风险高的资产,两边都通过严格规定金融机构要准备多少资金来控制风险,充分体现了 「风险越大、管得越严」 的理念。

资金监管要求方面,CRP-1 基本延续了 BCBS 谨慎管理的思路。BCBS 规定,像某些高风险加密资产,金融机构需要准备相当于资产价值 1250% 的资金来应对风险,CRP-1 对 「2b 组」 资产也是这个标准;对于流动性好的加密资产,BCBS 要求必须在合规交易所交易,并且达到一定的市场规模,CRP-1 对 「2a 组」 资产的要求也类似,规定要在受监管的交易所交易,还设置了市值和交易量的门槛,确保投入的资金和资产风险相匹配。

另外,CRP-1 和 BCBS 都特别强调要全面监管,不管是银行自己持有的加密资产,还是为客户提供服务涉及的资产,甚至是间接关联的风险,都要纳入监管范围,避免出现没人管的 「灰色地带」,实现全球统一监管的目标。

03 CRP-1 新规对加密资产用户的具体影响

CRP-1 新规实施后,银行加密业务大调整,直接影响咱们老友们买卖、保管加密资产,以及使用的各问题。

先说交易选择,新规让能交易的资产和渠道都 「收紧」 了。高风险的 2b 类资产,像部分 NFT 和治理代币,银行不让交易了,只能去其他平台,但这些平台可能不太靠谱;1 类合规资产虽然安全,但能选的种类变少了;2a 类资产得在持牌交易所交易,开户审核更严、门槛也更高。再说资产安全,新规确实让资产存管更安全,就算平台出事也能优先拿回钱,但反洗钱要求太严格,个人隐私空间变小了,而且不同资产价格波动也不一样了。

对持有 2b 类 NFT、治理代币这类资产的朋友,飒姐团队建议优先选香港金管局监管或有国际合规资质的平台,别把所有资产放在一个地方;喜欢 1 类合规资产的用户,可以图银行的安全,但得接受能买的东西少;交易 2a 类资产的朋友,记得提前准备好身份证、银行卡等全套材料,应对交易所的严格审核。不管你持有哪种资产,都得重新规划投资组合,关注银行收费变化,既要享受新规带来的安全保障,也要在隐私保护和操作便利之间找到平衡。

写在最后

综上所述,可知香港 CRP-1 新规在加密资产监管领域展现出显著的前瞻性,为行业发展与风险防控提供了新的思路与方向。

飒姐认识到,香港加密资产监管将步入动态优化与深化实践阶段。未来,监管机构需紧跟国际趋势,强化跨境规则协同;行业参与者应建立常态化合规沟通机制。期待香港以 CRP-1 为契机,完善监管科技,平衡投资者保护与创新,树立全球监管典范。

Bacaan Terkait

Investor Teknologi Keras Berbondong-bondong Masuk ke Bisnis Peminjaman Uang

Investor teknologi keras beralih ke bisnis pinjaman jembatan (bridge loan) sebagai strategi baru. Fenomena ini muncul terutama di sektor-sektor panas seperti kecerdasan embodied dan chip AI, di mana pendanaan terkonsentrasi di segelintir perusahaan teratas. Alih-alih sekadar penyelamatan darurat, pinjaman jembatan kini digunakan sebagai "tiket masuk" untuk mengamankan hak investasi di putaran pendanaan berikutnya. Kunci strategi ini adalah klausa "konversi pinjaman menjadi saham" (debt-to-equity conversion). Investor meminjamkan dana dengan suku bunga rendah (sekitar 3% per tahun) dengan hak untuk mengonversi sebagian pinjaman menjadi ekuitas pada putaran pendanaan berikutnya, seringkali dengan harga diskon. Ini seperti opsi beli (call option) bagi investor: jika perusahaan naik nilainya, mereka mendapatkan saham murah; jika tidak, mereka tetap mendapatkan pengembalian pokok dan bunga. Peraturan membatasi pinjaman ini maksimal 20% dari total dana yang dikelola dan tenor satu tahun, membuat kuota ini jadi rebutan. Bahkan bank kesulitan bersaing, karena peraturan membatasi kepemilikan saham mereka hanya hingga 2%. Trend ini mencerminkan perilaku hedging (lindung nilai) di pasar modal awal. Investor takut kehilangan peluang di perusahaan potensial, tetapi juga lelah dengan gelembung valuasi tinggi dan exit yang tertunda. Bagi startup, dana cepat ini menggiurkan, namun sering kali disertai klausa eksklusif dan persyaratan ketat. Pada akhirnya, demam pinjaman jembatan ini adalah bentuk kehati-hatian kolektif di tengah persaingan pendanaan yang semakin ketat.

marsbit2m yang lalu

Investor Teknologi Keras Berbondong-bondong Masuk ke Bisnis Peminjaman Uang

marsbit2m yang lalu

Pembiayaan Kripto Turun Separuh di Kuartal Pertama, Kenapa Pembayaran Stablecoin Masih Bisa Menarik Dana?

Pendanaan modal ventura kripto turun sekitar 50% pada kuartal pertama 2026, namun sektor pembayaran stablecoin tetap menarik investasi besar. Modal beralih dari perusahaan yang bergantung pada narasi token ke perusahaan dengan pendapatan nyata dan volume transaksi riil. Stablecoin yang dulu hanya alat perdagangan kini berkembang menjadi infrastruktur pembayaran. Perusahaan seperti Rain, RedotPay, dan OpenFX terus mendapatkan pendanaan besar. Mereka beroperasi di berbagai lapisan infrastruktur, mulai dari penerbitan kartu, dompet digital, likuiditas valas, hingga koneksi perbankan. Investor tertarik karena model pendapatan yang jelas (seperti biaya transaksi dan spread valas) dan solusi untuk masalah lama seperti inefisiensi pembayaran lintas batas. Namun, optimisme ini perlu disikapi dengan hati-hati. Volume transaksi on-chain stablecoin tidak sama dengan volume pembayaran untuk barang/jasa riil. Pendanaan juga masih terkonsentrasi di segelintir perusahaan terkemuka. Tantangan utama tetap ada pada aspek kepatuhan regulasi, on/off ramp mata uang fiat, hubungan dengan bank lokal, dan komoditisasi layanan. Ke depan, modal diperkirakan akan mengalir ke area seperti pembayaran B2B lintas batas, kartu berasosiasi stablecoin, konektor bank-stablecoin, serta lapisan orkestrasi pembayaran multi-chain dan multi-stablecoin. Intinya, VC tidak hanya bertaruh pada satu stablecoin, tetapi pada infrastruktur yang diperlukan untuk mengintegrasikan stablecoin ke dalam sistem keuangan dunia nyata.

marsbit36m yang lalu

Pembiayaan Kripto Turun Separuh di Kuartal Pertama, Kenapa Pembayaran Stablecoin Masih Bisa Menarik Dana?

marsbit36m yang lalu

Laporan Semester Bithumb: Kerugian Bersih Melebihi 76 Juta Dolar, Kemana Perginya Keuntungan?

**Bithumb Laporan Semester I 2026: Rugi Bersih Lebih dari $76 Juta, Ke Mana Larinya Keuntungan?** Laporan keuangan Bithumb untuk paruh pertama 2026 menunjukkan kerugian bersih 1086.91 miliar won (sekitar $76.44 juta). Namun, kerugian ini terutama didorong oleh faktor di luar operasi inti pertukaran. **Operasi Utama Masih Untung:** Bisnis pertukaran Bithumb tetap profitable, menghasilkan laba operasi 149.3 miliar won (sekitar $10.5 juta), meskipun turun 83.4% dari periode sama tahun sebelumnya. **Dua Penyebab Utama Kerugian Bersih:** 1. **Kerugian Aset Kripto:** Perusahaan mencatat kerugian bersih sekitar 685.5 miliar won ($48.21 juta) dari pelepasan dan penurunan nilai aset kripto yang dipegangnya. 2. **Penyisihan Hukum (Litigasi):** Penyisihan untuk risiko hukum meningkat 368.7 miliar won ($25.93 juta), terutama terkait denda dari otoritas pengawas Korea Selatan. Kedua faktor luar ini (total ~1054.2 miliar won / $74.14 juta) hampir menyamai total kerugian bersih. **Pendapatan Menyusut:** Pendapatan operasi turun 48.7% menjadi $119 juta, hampir seluruhnya dari fee transaksi yang terpengaruh penurunan pasar. Biaya pemasaran dipotong drastis (70%), namun biaya tetap seperti pembayaran dan gaji tidak turun signifikan. **Aset dan Dana Nasabah:** Total aset berkurang $5.84 miliar. Sebagian besar penurunan ini terkait dengan berkurangnya deposit won dari nasabah (turun $5.03 miliar) dan penyesuaian portofolio kas perusahaan. Nilai aset kripto yang di-custody untuk nasabah juga turun 32.7%, didorong terutama oleh penurunan harga aset kripto, bukan penarikan massal. **Kesimpulan:** Laporan ini menunjukkan sinyal kompleks: operasi inti masih menghasilkan laba, tetapi pendapatan menurun dan kerugian di luar operasi serta biaya regulasi membalikkan posisi menjadi rugi bersih. Pemulihan pendapatan transaksi dan pengelolaan risiko aset kripto serta regulasi akan menjadi kunci.

marsbit1j yang lalu

Laporan Semester Bithumb: Kerugian Bersih Melebihi 76 Juta Dolar, Kemana Perginya Keuntungan?

marsbit1j yang lalu

BitMart 9 Hari Terakhir: Krisis Sejati Sebuah Exchange, Bukan Sekadar Tutup

BitMart mengumumkan penutupan bertahap pada 26 Juli, dengan rencana menghentikan semua layanan perdagangan pada 26 Agustus. Namun, sembilan hari sebelum penghentian, muncul kontroversi terkait penarikan dana pengguna, aset platform, gaji karyawan, dan transparansi cadangan. Sekelompok pihak yang mengatasnamakan pengguna dan karyawan menuntut manajemen BitMart untuk mengungkapkan aset, kewajiban, dompet, dan cadangan yang tersedia untuk penarikan, serta memberikan penjelasan atas masalah penarikan yang dibatasi dan skema pembayaran kepada pengguna. Mereka menetapkan batas waktu tanggapan hingga 19 Agustus. CEO BitMart, Sheldon Lee, membantah klaim tersebut sebagai informasi palsu. Situasi ini menyoroti masalah inti pertukaran terpusat (CEX): kemampuan untuk memenuhi permintaan penarikan massal ketika platform berhenti beroperasi. Penutupan memicu tekanan likuiditas yang sebenarnya, menguji apakah cadangan platform yang dapat segera dibayarkan sesuai dengan klaim pengguna. Artikel ini membahas bagaimana kepercayaan pada CEX dibangun bukan saat pengguna melakukan deposit, tetapi diuji ketika semua ingin menarik dana mereka sekaligus. Ini menekankan perlunya mekanisme transparansi yang lebih lengkap, bukan hanya bukti cadangan (*Proof of Reserves*), tetapi juga audit independen atas aset dan kewajiban. Insiden BitMart mengangkat pertanyaan penting bagi industri tentang perlunya "mekanisme penutupan" yang aman, di mana kredibilitas sejati sebuah pertukaran ditentukan oleh kemampuannya mengembalikan semua aset pengguna hingga yang terakhir saat ia keluar dari pasar.

marsbit2j yang lalu

BitMart 9 Hari Terakhir: Krisis Sejati Sebuah Exchange, Bukan Sekadar Tutup

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片