区块链单用途之争:Tempo 算真正区块链吗?

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-09-09Terakhir diperbarui pada 2025-09-10

Stripe 与 Paradigm 合作推出的 Tempo 最终或能检验人们愿为「去中心化」付出多少代价。

撰文:Byron Gilliam

编译:Saoirse,Foresight News

「没人会特意去商店买一把瑞士军刀,这通常是圣诞节收到的礼物。」—— 黄仁勋

伟大的企业起步时更像「手术刀」,而非「瑞士军刀」。专注单一领域的企业,更易在该领域做到极致,也能让用户清晰记住其核心价值。

以 1999 年的互联网企业为例:雅虎首页囊括搜索、拍卖、新闻、邮件、即时通讯等功能,却在每个领域都表现平平;而谷歌首页仅聚焦搜索功能,不仅让用户一眼看懂其定位,更助力谷歌成为搜索领域的绝对强者。如今,「Google」已成为「搜索」的代名词,雅虎却只剩托管梦幻棒球联盟等小众功能 —— 这印证了「精通一事远胜平庸多事」的商业逻辑。

那么,这一逻辑是否同样适用于区块链?

现状:两种区块链模式的「平行发展」

比特币是一条专注单一用途的区块链,它唯一的功能就是转账比特币,而其简洁性或许正是它能取得巨大成功的主要原因。

但以太坊和 Solana 属于通用型区块链,它们也取得了一定的成功。

而且,这两种模式似乎并未相互侵蚀:比特币至今未能在 DeFi 领域取得突破,以太坊也始终未能成为主流货币。

如此看来,或许两种模式能和平共存?

现在下结论可能还为时过早,因为通用型区块链很快将迎来一个专注单一领域的新竞争对手

新变量:Tempo

上周,支付巨头 Stripe 与投资机构 Paradigm 联合宣布,将开发一款聚焦稳定币的区块链 Tempo。这款新链一经曝光,就被业内视为「加密支付领域的潜在赢家」,其核心优势恰好戳中通用型区块链的痛点:

  • 费用可预测:以稳定币结算,无需持有原生代币

  • 确认速度快:实现「近乎即时」的交易最终确认

  • 隐私与合规兼顾:支持「可选式」隐私保护与合规功能

  • 支付专属通道:设置独立「通道」,避免与其他业务拥堵

  • 高吞吐量:专为支付场景优化,处理效率远超通用链

负责 Tempo 开发的 Matt Huang 表示:「聚焦单一领域能让链更快迭代,我们迫切需要满足即将到来的市场需求,同时减少对其他生态(比如以太坊 L1)的依赖。」

这种对以太坊的「间接挑战」,不禁让人猜测 Tempo 的野心或许不止于「支付」

更值得关注的是,Matt Huang 提到:「Tempo 虽从『许可制验证节点』起步,但从上线第一天起就具备『无需许可』属性,并将逐步推进去中心化。」

一款「既去中心化、又精通支付」的区块链,听起来竟与「理想中的通用型区块链」高度契合。Tempo 是否会成为以太坊、Solana 的「全能对手」?

争议:单一用途链的「扩张悖论」

从商业案例看,「先精一后扩多」的成功案例并不少见:微软从 BASIC 编程语言起步,逐步拓展至操作系统、办公软件、云计算;亚马逊从线上书店起家,成长为覆盖全品类的电商巨头;苹果从个人电脑切入,如今已构建「手机 + 电脑 + 穿戴设备」的生态帝国。若 Tempo 能先在支付领域站稳脚跟,或许也能复制这种「横向扩张」路径,成为比以太坊更全面的区块链。

但反例同样存在:过去,专用计算器在快速计算上远超通用电脑,可如今谁还会特意买一台计算器?抽屉里放着瑞士军刀的人,远比放德州仪器计算器的人多。这意味着,通用型技术若能持续优化,或许会让单一用途技术逐渐被淘汰。那么,通用型区块链未来是否也会让「支付专用链」失去价值?

行业观点也存在明显分歧:

Max Resnick 看好通用型区块链:「去中心化区块链终将在速度、规模、可靠性甚至合规性上全面超越中心化系统,包括单一用途链。」

Mert Mumtaz 则质疑 Tempo 的定位:「它根本算不上区块链,更别提通用型区块链了 —— 哪有『只做支付』的区块链?」在他看来,「去中心化」是区块链的核心属性,而真正去中心化的区块链必然具备「通用能力」。若 Tempo 推进去中心化,必然会涌入「垃圾币」这类无意义项目,导致支付功能拥堵、性能下降。

Mert Mumtaz 进一步指出,「支付专用链」只有两种可行路径:要么像比特币那样「非图灵完备」(仅支持转账,无法运行复杂代码),要么采用「许可制」(由中心化机构管控节点)。若真是如此,以太坊、Solana 就无需担心被 Tempo 取代 —— 毕竟 Tempo 要么「功能受限」,要么「不够去中心化」

但问题的关键在于:若 Tempo 在「不去中心化」的情况下,就能提供更快、更便宜的支付服务,且成为稳定币的主要流通场景,用户是否还会在意它「算不算真正的区块链」?

结语:一场关于「去中心化价值」的测试

与其说这是「单一用途链与通用链的竞赛」,不如说这是一场对「去中心化价值」的测试:用户愿意为「去中心化」支付多少成本?是愿意接受稍慢的速度、更高的费用,换取区块链的去中心化属性;还是更青睐高效、低成本的服务,哪怕它不够去中心化?

Tempo 的出现,或许正是这场测试的「试金石」。

Bacaan Terkait

Ekonomi Token Melesat, Apakah Orang Biasa Mendapat Kue?

Token adalah unit terkecil yang digunakan model AI untuk memproses teks, dan biayanya biasanya dikenakan berdasarkan jumlah Token yang diproses. Di Cina, konsumsi Token harian melonjak menjadi 140 triliun pada Maret 2026. Namun, angka ini terutama didorong oleh satu platform (Doubao) untuk pembuatan video AI, bukan penggunaan yang luas di berbagai industri. Ekonomi Token sering dilihat dari sisi penawaran (suplai)—seperti investasi, infrastruktur, dan kinerja bisnis—namun manfaat bagi masyarakat biasa (upah, lapangan kerja, waktu luang, daya beli) sering terabaikan. Kebijakan seperti subsidi untuk konsumsi Token oleh perusahaan justru memperkuat siklus ini: pemerintah mendanai, perusahaan menggunakan lebih banyak Token, platform mendapat pendapatan, dan angka konsumsi meningkat, tetapi uang tidak sampai ke rumah tangga. Meningkatnya penggunaan Token tidak serta-merta meningkatkan produktivitas makro atau kesejahteraan. Beban biaya AI bahkan membuat beberapa perusahaan AS mengurangi penerapannya. Di Cina, struktur ekonomi yang didominasi investasi (bukan konsumsi rumah tangga) berisiko membuat manfaat AI hanya terakumulasi pada keuntungan perusahaan, aset tetap, dan sewa platform, alih-alih meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. Analoginya seperti sistem perakitan Henry Ford: efisiensi produksi meningkat drastis, tetapi kenaikan upah dan stabilitas kerja tidak otomatis mengikuti. Peningkatan produktivitas harus dibarengi dengan kebijakan yang memastikan manfaatnya didistribusikan ke upah, jaminan sosial, dan layanan publik. Tanpa itu, ekonomi Token hanya akan memperluas kapasitas produksi tanpa menciptakan daya beli yang sesuai di masyarakat.

marsbit29m yang lalu

Ekonomi Token Melesat, Apakah Orang Biasa Mendapat Kue?

marsbit29m yang lalu

Dalam Satu Malam Menyebar ke Seluruh Dunia, Mengapa AI Merosot Serentak?

**Ringkasan: Mengapa Sektor AI Mengalami Penurunan Drastis Secara Global?** Pasar saham global, khususnya terkait rantai pasok AI, mengalami penurunan tajam. Indeks Nasdaq AS turun 1,33%, sementara indeks semikonduktor Philadelphia anjlok hampir 5%. Penurunan ini meluas ke pasar Asia, dengan saham Samsung dan SK Hynix Korea turun lebih dari 6%, dan ETF berleverage terkait mengalami penurunan lebih dari 14%. Sektor AI di pasar saham A-shares Tiongkok juga terdampak. Tiga faktor utama memicu koreksi ini: 1. **Ketegangan Geopolitik & Tekanan Makro:** Eskalasi ketegangan AS-Iran dan risiko di Selat Hormuz mendorong harga minyak naik, memicu kekhawatiran inflasi kembali. Ini menyebabkan imbal hasil obligasi AS (khususnya obligasi 10 tahun dan 30 tahun) meroket, menekan valuasi untuk sektor pertumbuhan berdurasi panjang seperti AI yang sangat bergantung pada pembiayaan utang. Biaya pendanaan untuk proyek infrastruktur AI seperti pusat data mulai membebani. 2. **Komersialisasi Model AI yang Terfragmentasi:** Laporan kuartalan OpenAI menunjukkan perlambatan pertumbuhan pendapatan (hanya 18% secara kuartalan) dan kerugian operasional yang meluas, disertai keluarnya sejumlah eksekutif. Hal ini menghancurkan optimisme linear pasar tentang monetisasi AI, memaksa investor untuk mempertanyakan kembali imbal hasil dari pengeluaran modal besar-besaran di bidang AI dan beralih fokus ke profitabilitas nyata. 3. **Ketidakpastian Rantai Pasok Semikonduktor Global (terutama Memori/HBM):** Tarik ulur investasi semikonduktor antara AS dan Korea Selatan menciptakan ketidakpastian. AS mendesak Samsung dan SK Hynix untuk memprioritaskan pembangunan pabrik chip memori di AS, yang dapat mengalihkan modal dan mengikis profitabilitas. Jika Korea menolak, mereka berisiko menghadapi hambatan perdagangan. Ketidakpastian ini memicu penjualan besar-besaran di saham perusahaan memori Korea, dengan panik menyebar ke sektor terkait. Kesimpulannya, koreksi ini menandai pergeseran pasar dari cerita "pengeluaran modal tanpa batas" menuju penilaian yang lebih ketat terhadap profitabilitas, biaya pendanaan, dan ketahanan rantai pasok. Sementara permintaan jangka panjang untuk daya komputasi AI tetap ada, pasar tidak lagi mau membayar premium tinggi untuk narasi yang terlalu optimis. Untuk pasar A-shares Tiongkok, gangguan ini terutama bersifat sentimen, dan perhatian selanjutnya perlu pada realisasi pesanan dan kinerja fundamental industri domestik.

marsbit32m yang lalu

Dalam Satu Malam Menyebar ke Seluruh Dunia, Mengapa AI Merosot Serentak?

marsbit32m yang lalu

Posisi Aset Kripto Lembaga Wall Street Q2: Mayoritas Institusi Meningkatkan Posisi Bertentangan dengan Tren, Eksposur ETH Ungguli Bitcoin Secara Menyeluruh

Berdasarkan laporan 13F Q2, institusi Wall Street menunjukkan aktivitas yang kontras dengan tren harga aset kripto. Meski harga Bitcoin turun sekitar 14,2%, total kepemilikan Bitcoin yang dilaporkan institusi justru meningkat 7,5% menjadi sekitar 536.000 BTC, sekaligus terkonsentrasi di tangan lebih sedikit lembaga. Minat pada Ethereum tampak lebih kuat, terutama dari sisi perbankan. Eksposur ETH di Morgan Stanley dan JPMorgan tumbuh masing-masing 18,6% dan 67,3%, jauh melampaui pertumbuhan eksposur BTC mereka. Beberapa bank secara drastis menambah saham ETF Ethereum (ETHA). Jane Street, yang mengurangi IBIT secara signifikan di Q1, menambah kembali kepemilikan IBIT-nya sebesar 324%. Sementara itu, beberapa hedge fund seperti Brevan Howard dan Graham Capital mengurangi kepemilikan spot namun memegang kontrak opsi dalam jumlah besar, menunjukkan strategi yang lebih kompleks. Terdapat perbedaan pendapat yang mencolok terkait saham terkait kripto. Misalnya, Bank of America memotong posisi MicroStrategy (MSTR) sekitar 70%, sementara Renaissance Technologies dan BlackRock justru menambah. ARK Invest dan Morgan Stanley juga mengambil langkah berlawanan terkait Coinbase. Institusi baru seperti Santander Bank mulai mengungkap kepemilikan kecil ETF Bitcoin dan Ethereum. Morgan Stanley dan JPMorgan juga mulai membuka posisi pada produk Solana dan XRP. Sementara itu, investor lama seperti dana abadi Harvard dan lembaga dari Abu Dhabi mempertahankan posisi mereka tanpa perubahan. Secara keseluruhan, laporan ini menunjukkan sinyal: aliran dana ETF dan perilaku institusi mulai terpisah, minat institusi terhadap Ethereum menguat, dan terjadi perbedaan sikap yang besar terhadap saham-saham terkait kripto. Pada Juli-Agustus, ETF Ethereum telah mencatat aliran masuk bersih lebih dari $6 miliar, seiring dengan kenaikan harga ETH sekitar 20%.

marsbit50m yang lalu

Posisi Aset Kripto Lembaga Wall Street Q2: Mayoritas Institusi Meningkatkan Posisi Bertentangan dengan Tren, Eksposur ETH Ungguli Bitcoin Secara Menyeluruh

marsbit50m yang lalu

Trading

Spot
活动图片