В Нацбанке Украины объяснили отказ от биткоин-резерва

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-02-01Terakhir diperbarui pada 2025-09-02

Решение о включении виртуальных активов (ВА) в состав международных резервов является преждевременным. Об этом в интервью «Интерфакс-Украина» заявил первый зампред Нацбанка Украины Сергей Николайчук.

Он указал, что большинство криптовалют являются высокорисковыми активами.

«Резкие падения и всплески курсовой стоимости ВА будут негативно влиять на общий объем резервов», — подчеркнул чиновник.

По мнению Николайчука, в отсутствие однозначной классификации и унифицированного регулирования цифровых валют их включение в резервы может подорвать процесс евроинтеграции Украины.

«Европейский центральный банк имеет достаточно четкую позицию — он считает недопустимым включение криптоактивов в резервы центробанков стран ЕС. Резервы должны быть ликвидными, безопасными и защищенными», — отметил представитель НБУ.

Он добавил, что подобные изменения также не отвечают требованиям Технического меморандума в рамках программы расширенного финансирования с МВФ.

Ранее об отсутствии планов по принятию законопроекта о биткоин-резервах в Украине заявлял глава парламентского комитета по вопросам финансов, налоговой и таможенной политики Даниил Гетманцев.

«Мы с главой Нацбанка не поддерживаем такие шаги, учитывая высокую волатильность криптоактивов. Мне кажется, что авторы законопроекта также не очень рассчитывали на поддержку документа со стороны регулятора», — сказал тогда нардеп.

Напомним, законопроект №13356, предусматривающий включение ВА в золотовалютные резервы НБУ, зарегистрировали в июне 2025 года. При написании документа авторы не проводили консультации с регулятором.

Bacaan Terkait

Kenaikan Bunga untuk Selamatkan STRC, Penjualan Koin untuk Selamatkan Kredibilitas, Strategi Kali Ini Memilih Dua Jalur Termahal

Selama enam minggu terakhir, dua sekuritas inti Strategy (MSTR dan STRC) mengalami krisis kepercayaan. Harga MSTR turun lebih dari 50% dari tertingginya, sementara STRC mencapai titik terendah historis pada $74, terdiskonto 26% dari nilai nominalnya. Tekanan dimulai saat Strategy menggunakan cadangan tunai untuk membeli kembali obligasi konversi, mengurangi cakupan likuiditasnya. Kemudian, penjualan kecil Bitcoin (BTC) pertama sejak 2022 dianggap sinyal kesulitan dana, bertentangan dengan narasi "tidak pernah menjual". Untuk mengatasi hal ini, Strategy memperkenalkan Kerangka Modal Digital Credit. Langkah-langkahnya mencakup: menaikkan dividen STRC dari 11.5% menjadi 12%, menetapkan aturan ketat untuk cadangan tunai minimal 12 bulan, otorisasi pembelian kembali saham senilai $20 miliar, dan rencana potensial untuk menjual BTC hingga $12.5 miliardemi mendukung kewajiban pembayaran. Kerangka ini secara efektif meneruskan biaya, pertama ke pemegang saham biasa melalui dilusi, lalu ke cadangan tunai, dan akhirnya ke portofolio Bitcoin itu sendiri. Respons pasar beragam. Meski MSTR dan STRC sempat naik 12%+ setelah pengumuman, diskonto STRC tetap lebar. Beberapa melihat ini sebagai manajemen krisis yang pragmatis, sementara yang lain mengkritik bahwa menjual BTC di bawah harga perolehan rata-rata melemahkan narasi inti dan hanya mengatasi gejolak jangka pendek. Skeptisisme lebih luas juga terlihat di pasar Bitcoin secara keseluruhan, dengan arus keluar ETF dan pembelian perusahaan yang melambat. Intinya, kerangka baru ini memberi Strategy ruang bernapas, tetapi keberhasilannya bergantung pada kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban dividen tanpa dilusi atau penjualan Bitcoin lebih lanjut, dan pada akhirnya, pada pemulihan harga Bitcoin itu sendiri.

链捕手1j yang lalu

Kenaikan Bunga untuk Selamatkan STRC, Penjualan Koin untuk Selamatkan Kredibilitas, Strategi Kali Ini Memilih Dua Jalur Termahal

链捕手1j yang lalu

Apakah Bitcoin Sudah Sampai Dasar? Membongkar 12 Indikator Data Inti

**Apakah Bitcoin Sudah Mencapai Titik Terendah? 12 Indikator Utama Dijelaskan** Harga Bitcoin saat ini sekitar $59.600, terkoreksi hingga 53% dari puncak 2025. Analisis 12 indikator kunci menunjukkan kondisi pasar yang mendekati zona bawah historis, meski pembentukan dasar sepenuhnya masih perlu waktu. **Indikator Sentimen & Nilai:** * **Indeks Ketakutan dan Keserakahan:** Membaca 16, masuk zona "Ketakutan Ekstrem", mirip saat peristiwa FTX 2022. * **Peta Pelangi:** BTC memasuki zona "Bitcoin is dead" untuk kedua kalinya dalam sejarah. * **Rasio MVRV:** Sekitar 1.13, berada di batas bawah saluran historis, menunjukkan valuasi mendekati area dasar. **Indikator Rantai & Tekanan Pasar:** * **Harga Terealisasi:** Sekitar $53.400. Harga saat ini hanya ~12% lebih tinggi, belum jatuh di bawah biaya rata-rata pemegang jangka panjang. * **UTXO dalam Rugi/Laba:** Turun ke level terendah siklus ini, menunjukkan sinyal awal "penyerahan diri" (surrender). * **SOPR Pemegang Jangka Panjang (155+ hari):** 0.662, memasuki area negatif, menunjukkan pemegang lama mulai menjual dengan rugi. * **Kondisi Penambang:** Sekitar 20% penambang rugi karena harga di bawah biaya produksi, dan pendapatan mereka berada di level rendah. **Indikator Permintaan Institusional & Ekspektasi:** * **Aliran Dana ETF AS:** Aliran keluar bersih berkelanjutan, menunjukkan tekanan pada pembeli institusional. * **Polymarket:** Pasar prediksi menunjukkan probabilitas ~80% BTC jatuh di bawah $55.000. **Kesimpulan:** Bitcoin berada dalam fase penyesuaian mendalam. Banyak indikator valuasi dan rantai telah mencapai level ekstrem yang secara historis terkait dengan area dasar (panik ekstrem, zona mati pelangi, tekanan penambang). Namun, pembersihan penuh belum selesai karena harga terealisasi belum tertembus dan permintaan ETF belum pulih. Wilayah di bawah $60.000 mulai menarik untuk jangka menengah-panjang, tetapi kesabaran dan konfirmasi sinyal pemulihan (seperti aliran masuk ETF positif, peningkatan SOPR pemegang lama) lebih disarankan daripada tindakan agresif saat ini.

marsbit1j yang lalu

Apakah Bitcoin Sudah Sampai Dasar? Membongkar 12 Indikator Data Inti

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片