Лидеры среди майнеров. Эксперты назвали самое прибыльное оборудование

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-07-12Terakhir diperbarui pada 2025-08-13

Специалисты Intelion протестировали и сравнили 14 актуальных устройств для добычи биткоина

«РБК-Крипто» не дает инвестиционных советов, материал опубликован исключительно в ознакомительных целях. Криптовалюта — это волатильный актив, который может привести к финансовым убыткам.

В июле 2025 года наиболее эффективными с точки зрения соотношения цены оборудования, добычи биткоина (BTC) и расходов оказались три модели ASIC-майнеров от компании Bitmain, по данным оператора майнинговых дата-центов Intelion. Эксперты сравнили работу 14 устройств последних поколений и поделились результатами исследования с «РБК Крипто».

При расчете учитывались средние показатели за месяц: средний тариф на электроэнергию — 5,7 руб. за 1 кВт·ч, курс BTC — $107 893, курс доллара — 79,53 руб.

rbc.group

Результаты тестирования показали, что все устройства (девять моделей поколения 21 от Bitmain и пять моделей 60/61/50 линеек от MicroBT) имели в июне положительную доходность в диапазоне от 1,48 до 5,8% в месяц, или от 18,03 до 69,6% годовых.

Лидерами по доходности стали:

  • Bitmain Antminer S21+ 235 TH/s — 5,8% в месяц / 69,6% годовых;
  • Bitmain Antminer S21+ 225 TH/s — 5,7% в месяц / 68,4% годовых;
  • Bitmain Antminer S21+ 216 TH/s — 5,5% в месяц / 66,4% годовых.

Максимальную валовую прибыль принес Bitmain Antminer S21 XP 270 TH/s, он добыл за июль 0,00409383 BTC (около 39 тыс. руб.). Но высокая стоимость самого устройства (более 0,5 млн руб.) снизила его рентабельность до 4,2% в месяц / 53% годовых, не позволив ему войти в тройку лидеров по доходности.

Динамика по сравнению с июнем

В июне в тройке лидеров первые два места также занимали устройства от Bitmain: S21+ 235 TH/s (3,93% / 47,21%) и S21+ 225 TH/s (3,88% / 46,53%). На третьем месте находился MicroBT Whatsminer M60S+ 210 TH/s (3,82% / 45,89%), но в рейтинг июля он не попал.

В прошлом месяце был зафиксирован рост показателей доходности и добычи BTC по отношению к июню. Это связано с укреплением курса биткоина в июле при сохранении высокой сложности сети, что позволило компенсировать часть давления на маржинальность, говорится в обзоре.

Сложность майнинга биткоина за июль выросла на 9,11%. В начале месяца она составляла 116,96 Т, а в конце — 127,62 Т, по данным Сloverpool. Такое увеличение сложности снижает доходность добычи криптовалюты, но рост курса биткоина восполнил расходы и привел к росту доходности.

14 июля биткоин впервые превысил $123 тыс. На 13:50 мск 13 августа его цена колеблется около $119 тыс., это всего на 2% ниже максимума.

Bacaan Terkait

Ekonomi Token Melesat, Apakah Orang Biasa Mendapat Kue?

Token adalah unit terkecil yang digunakan model AI untuk memproses teks, dan biayanya biasanya dikenakan berdasarkan jumlah Token yang diproses. Di Cina, konsumsi Token harian melonjak menjadi 140 triliun pada Maret 2026. Namun, angka ini terutama didorong oleh satu platform (Doubao) untuk pembuatan video AI, bukan penggunaan yang luas di berbagai industri. Ekonomi Token sering dilihat dari sisi penawaran (suplai)—seperti investasi, infrastruktur, dan kinerja bisnis—namun manfaat bagi masyarakat biasa (upah, lapangan kerja, waktu luang, daya beli) sering terabaikan. Kebijakan seperti subsidi untuk konsumsi Token oleh perusahaan justru memperkuat siklus ini: pemerintah mendanai, perusahaan menggunakan lebih banyak Token, platform mendapat pendapatan, dan angka konsumsi meningkat, tetapi uang tidak sampai ke rumah tangga. Meningkatnya penggunaan Token tidak serta-merta meningkatkan produktivitas makro atau kesejahteraan. Beban biaya AI bahkan membuat beberapa perusahaan AS mengurangi penerapannya. Di Cina, struktur ekonomi yang didominasi investasi (bukan konsumsi rumah tangga) berisiko membuat manfaat AI hanya terakumulasi pada keuntungan perusahaan, aset tetap, dan sewa platform, alih-alih meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. Analoginya seperti sistem perakitan Henry Ford: efisiensi produksi meningkat drastis, tetapi kenaikan upah dan stabilitas kerja tidak otomatis mengikuti. Peningkatan produktivitas harus dibarengi dengan kebijakan yang memastikan manfaatnya didistribusikan ke upah, jaminan sosial, dan layanan publik. Tanpa itu, ekonomi Token hanya akan memperluas kapasitas produksi tanpa menciptakan daya beli yang sesuai di masyarakat.

marsbit23m yang lalu

Ekonomi Token Melesat, Apakah Orang Biasa Mendapat Kue?

marsbit23m yang lalu

Dalam Satu Malam Menyebar ke Seluruh Dunia, Mengapa AI Merosot Serentak?

**Ringkasan: Mengapa Sektor AI Mengalami Penurunan Drastis Secara Global?** Pasar saham global, khususnya terkait rantai pasok AI, mengalami penurunan tajam. Indeks Nasdaq AS turun 1,33%, sementara indeks semikonduktor Philadelphia anjlok hampir 5%. Penurunan ini meluas ke pasar Asia, dengan saham Samsung dan SK Hynix Korea turun lebih dari 6%, dan ETF berleverage terkait mengalami penurunan lebih dari 14%. Sektor AI di pasar saham A-shares Tiongkok juga terdampak. Tiga faktor utama memicu koreksi ini: 1. **Ketegangan Geopolitik & Tekanan Makro:** Eskalasi ketegangan AS-Iran dan risiko di Selat Hormuz mendorong harga minyak naik, memicu kekhawatiran inflasi kembali. Ini menyebabkan imbal hasil obligasi AS (khususnya obligasi 10 tahun dan 30 tahun) meroket, menekan valuasi untuk sektor pertumbuhan berdurasi panjang seperti AI yang sangat bergantung pada pembiayaan utang. Biaya pendanaan untuk proyek infrastruktur AI seperti pusat data mulai membebani. 2. **Komersialisasi Model AI yang Terfragmentasi:** Laporan kuartalan OpenAI menunjukkan perlambatan pertumbuhan pendapatan (hanya 18% secara kuartalan) dan kerugian operasional yang meluas, disertai keluarnya sejumlah eksekutif. Hal ini menghancurkan optimisme linear pasar tentang monetisasi AI, memaksa investor untuk mempertanyakan kembali imbal hasil dari pengeluaran modal besar-besaran di bidang AI dan beralih fokus ke profitabilitas nyata. 3. **Ketidakpastian Rantai Pasok Semikonduktor Global (terutama Memori/HBM):** Tarik ulur investasi semikonduktor antara AS dan Korea Selatan menciptakan ketidakpastian. AS mendesak Samsung dan SK Hynix untuk memprioritaskan pembangunan pabrik chip memori di AS, yang dapat mengalihkan modal dan mengikis profitabilitas. Jika Korea menolak, mereka berisiko menghadapi hambatan perdagangan. Ketidakpastian ini memicu penjualan besar-besaran di saham perusahaan memori Korea, dengan panik menyebar ke sektor terkait. Kesimpulannya, koreksi ini menandai pergeseran pasar dari cerita "pengeluaran modal tanpa batas" menuju penilaian yang lebih ketat terhadap profitabilitas, biaya pendanaan, dan ketahanan rantai pasok. Sementara permintaan jangka panjang untuk daya komputasi AI tetap ada, pasar tidak lagi mau membayar premium tinggi untuk narasi yang terlalu optimis. Untuk pasar A-shares Tiongkok, gangguan ini terutama bersifat sentimen, dan perhatian selanjutnya perlu pada realisasi pesanan dan kinerja fundamental industri domestik.

marsbit26m yang lalu

Dalam Satu Malam Menyebar ke Seluruh Dunia, Mengapa AI Merosot Serentak?

marsbit26m yang lalu

Posisi Aset Kripto Lembaga Wall Street Q2: Mayoritas Institusi Meningkatkan Posisi Bertentangan dengan Tren, Eksposur ETH Ungguli Bitcoin Secara Menyeluruh

Berdasarkan laporan 13F Q2, institusi Wall Street menunjukkan aktivitas yang kontras dengan tren harga aset kripto. Meski harga Bitcoin turun sekitar 14,2%, total kepemilikan Bitcoin yang dilaporkan institusi justru meningkat 7,5% menjadi sekitar 536.000 BTC, sekaligus terkonsentrasi di tangan lebih sedikit lembaga. Minat pada Ethereum tampak lebih kuat, terutama dari sisi perbankan. Eksposur ETH di Morgan Stanley dan JPMorgan tumbuh masing-masing 18,6% dan 67,3%, jauh melampaui pertumbuhan eksposur BTC mereka. Beberapa bank secara drastis menambah saham ETF Ethereum (ETHA). Jane Street, yang mengurangi IBIT secara signifikan di Q1, menambah kembali kepemilikan IBIT-nya sebesar 324%. Sementara itu, beberapa hedge fund seperti Brevan Howard dan Graham Capital mengurangi kepemilikan spot namun memegang kontrak opsi dalam jumlah besar, menunjukkan strategi yang lebih kompleks. Terdapat perbedaan pendapat yang mencolok terkait saham terkait kripto. Misalnya, Bank of America memotong posisi MicroStrategy (MSTR) sekitar 70%, sementara Renaissance Technologies dan BlackRock justru menambah. ARK Invest dan Morgan Stanley juga mengambil langkah berlawanan terkait Coinbase. Institusi baru seperti Santander Bank mulai mengungkap kepemilikan kecil ETF Bitcoin dan Ethereum. Morgan Stanley dan JPMorgan juga mulai membuka posisi pada produk Solana dan XRP. Sementara itu, investor lama seperti dana abadi Harvard dan lembaga dari Abu Dhabi mempertahankan posisi mereka tanpa perubahan. Secara keseluruhan, laporan ini menunjukkan sinyal: aliran dana ETF dan perilaku institusi mulai terpisah, minat institusi terhadap Ethereum menguat, dan terjadi perbedaan sikap yang besar terhadap saham-saham terkait kripto. Pada Juli-Agustus, ETF Ethereum telah mencatat aliran masuk bersih lebih dari $6 miliar, seiring dengan kenaikan harga ETH sekitar 20%.

marsbit45m yang lalu

Posisi Aset Kripto Lembaga Wall Street Q2: Mayoritas Institusi Meningkatkan Posisi Bertentangan dengan Tren, Eksposur ETH Ungguli Bitcoin Secara Menyeluruh

marsbit45m yang lalu

Trading

Spot
活动图片