Elon Musk Poses Chilling Question: Can Quantum Computers Hack Bitcoin?

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-08-03Terakhir diperbarui pada 2025-08-03

Abstrak

Elon Musk is raising new questions about Bitcoin’s long-term safety in the face of rapid advances in quantum computing. The...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Elon Musk is raising new questions about Bitcoin’s long-term safety in the face of rapid advances in quantum computing. The Tesla and SpaceX CEO turned to his AI chatbot, Grok, to find out how likely it is that Bitcoin’s SHA-256 hashing algorithm could be cracked by powerful quantum machines.

His question came just as IBM revealed major plans for its next-generation quantum system called Blue Jay, which is expected to reach 2,000 global qubits by 2033.

Grok Predicts Low Risk, At Least For Now

According to Grok, the risk of Bitcoin’s encryption getting cracked by quantum computers is very low over the next five years. The AI estimates the chance remains close to zero during that period.

But when looking out to 2035, the probability goes up slightly—though it still stays under 10%. These numbers are based on expert assessments and current quantum capabilities.

Musk’s concerns are not coming out of nowhere. Companies like Google and Microsoft are developing their own quantum platforms—Willow and Majorana 1—which have sparked debate over whether cryptocurrencies like Bitcoin could one day be vulnerable to attacks from these ultra-powerful systems.

Right now, most quantum systems only have around 1,000 qubits. That’s far below the millions of error-corrected qubits scientists believe are necessary to break Bitcoin’s cryptographic defenses.

Grok added that stronger algorithms like SHA-3 or SHA-512 could be used as replacements if needed in the future.

Bitcoin is currently trading at $113,744. Chart: TradingView

Quantum Computers Vs. Blockchain

Meanwhile, according to a recent analysis by global auditing firm Deloitte, quantum computers could soon threaten the security of the Bitcoin blockchain, with around 25% of Bitcoins currently at risk of being stolen through quantum attacks.

Eventually, quantum computers might become powerful enough to break the entire transaction process, the analysts said. To prevent this, the Bitcoin network would need to adopt post-quantum cryptography—an emerging but complex solution currently being explored by cryptographers worldwide.

Image: The Quantum Insider

IBM’s Blue Jay Adds Pressure

IBM’s new system, Blue Jay, will have more than a billion gate operations—something much beyond the capabilities of today’s computers.

It’s part of the company’s larger effort to be at the forefront of quantum computing by the early 2030s. With other industry giants such as Google and Microsoft not far behind, the competition is heating up.

Tesla And SpaceX Both Hold Bitcoin

Musk’s curiosity isn’t just academic. Tesla currently owns 11,500 Bitcoins, worth about $1.3 billion at current prices. SpaceX also holds a sizable amount, reportedly around $850 million worth of BTC. Musk himself has confirmed that he holds Bitcoin in his personal portfolio.

With the extent of those holdings, it is no wonder that Musk would like to get ahead of potential threats. His tweet is seemingly relaxed, but it indicates increased awareness in the tech world about how quantum advances might affect the world of crypto and finance.

Featured image from ABB, chart from TradingView

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin tidak hanya terletak pada kemungkinan "depegging" (kehilangan patokan nilai), tetapi pada tantangan untuk memasukkannya ke dalam sistem keuangan yang dapat diidentifikasi, dipantau, dipertanggungjawabkan, dan diregulasi. Laporan berjudul "Anchoring Trust in Money" menekankan bahwa uang bukan sekadar produk teknologi. Kepercayaan datang dari kerangka hukum, likuiditas, unit akun bersama, dan integritas keuangan. Dalam sistem tradisional, bank bertanggung jawab atas KYC, pemantauan transaksi, dan pelaporan. Sebaliknya, stablecoin yang beredar di blockchain tanpa izin menghadapi risiko kombinasi: anonimitas semu, dompet non-kustodial, jembatan lintas rantai, dan kurangnya kejelasan subjek hukum. Transparansi pada rantai (on-chain) tidak sama dengan transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak berarti identitas terungkap. Risiko stablecoin dapat merembes kembali ke keuangan tradisional melalui pintu masuk/keluar dana (on/off-ramp), platform perdagangan, dan akun pelanggan. Masa depan regulasi bukan melarang inovasi, tetapi "menanamkan aturan" ke dalam infrastruktur. Sistem keuangan token masa depan harus menyematkan identifikasi pelanggan, penyaringan risiko pra-transaksi, jejak data yang dapat diaudit, dan mekanisme kolaborasi lintas yurisdiksi sejak awal. Kepatuhan bukanlah penghalang, melainkan infrastruktur dasar yang memungkinkan inovasi keuangan berkelanjutan dan aman.

marsbit1j yang lalu

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

marsbit1j yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin bukan hanya ketidakstabilan nilai (de-pegging), tetapi kemampuan untuk diintegrasikan ke dalam sistem keuangan yang teridentifikasi, termonitor, dapat dipertanggungjawabkan, dan teregulasi. Dari perspektif kepatuhan, uang memerlukan kerangka institusional yang menjamin unit akun, pembayaran pasti, likuiditas, regulasi, dan integritas keuangan. Stablecoin, yang banyak beredar di blockchain tanpa izin, menghadapi tantangan dalam KYC, AML/CFT, dan kejelasan tanggung jawab karena pseudo-anonimitas, dompet non-tahanan, dan bridging antar-rantai. Transparansi data rantai-blok (on-chain) tidak secara otomatis berarti transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak sama dengan identitas yang diketahui. Risiko dari ekosistem stablecoin dapat berpindah kembali ke keuangan tradisional melalui titik on-ramp/off-ramp (pintu masuk/keluar dana). Oleh karena itu, arah masa depan yang diusulkan BIS adalah mengintegrasikan teknologi tokenisasi ke dalam sistem moneter berbasis bank sentral dan lembaga teratur, dengan menanamkan aturan sejak awal ("embedded rules"). Ini termasuk identifikasi klien, pra-skrining transaksi, penilaian risiko, jejak data yang dapat diaudit, serta mekanisme kolaborasi lintas lembaga dan yurisdiksi. Intinya, bagi profesional kepatuhan, setiap inovasi keuangan baru harus menjawab pertanyaan mendasar: Siapa yang mengidentifikasi klien, memantau transaksi, menangani anomali, dan bertanggung jawab? Kepatuhan bukanlah penghalang inovasi, melainkan infrastruktur dasar agar inovasi keuangan dapat berkelanjutan dan aman.

链捕手1j yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ELON

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Dogelon Mars (ELON) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Dogelon Mars (ELON) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Dogelon Mars (ELON) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Dogelon Mars (ELON) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Dogelon Mars (ELON)Lakukan trading Dogelon Mars (ELON) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

329 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli ELON

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ELON (ELON) disajikan di bawah ini.

活动图片