萨默斯:特朗普怒喷鲍威尔只为甩锅,下一任美联储主席仍会选「主流派」

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-06-20Terakhir diperbarui pada 2025-06-20

美国前财长萨默斯指出,特朗普频繁抨击美联储主席鲍威尔拒绝降息,实则是为未来经济衰退预设「替罪羊」,试图将责任转嫁至美联储而非自身政策。

撰文:龙玥,华尔街见闻

当特朗普再次炮轰美联储主席鲍威尔没有降息时,美国前财长萨默斯却看穿了这场「政治表演」的意图——为潜在的经济衰退寻找替罪羊。

6 月 19 日,美国前财政部长 Lawrence Summers 在彭博新闻节目《华尔街一周》中表示,尽管特朗普持续抨击美联储主席鲍威尔今年未能降息,但他预计特朗普仍将任命一位「主流候选人」来接替鲍威尔。萨默斯认为,特朗普对美联储的批评更多是为了在经济可能出现衰退时转移责任,而非真正试图影响美联储政策。

降息呼声背后的政治算盘

对于特朗普反复要求美联储降息的做法,萨默斯给出了一个更加犀利的解读。

「他正在营造这样一种局面:如果我们遭遇衰退,他就能够将责任归咎于他的政府政策以外的其他因素,」萨默斯分析道。这种策略性的批评为特朗普在经济政策可能面临挑战时提供了政治掩护。

特朗普本周再次批评鲍威尔维持基准利率不变。华尔街见闻此前文章提及,特朗普再度喊话美联储,要求降息 2.5 个百分点。他频繁指出,「太晚先生」鲍威尔因不降息而令美国「损失数千亿美元」。

他甚至开玩笑说:「我可以任命自己担任美联储职务吗?我会比这些人做得好得多。」

「主流派」继任者:市场稳定考量胜过政治冲动

尽管特朗普口头上火力全开,但萨默斯对下一任美联储主席人选保持乐观。他认为,特朗普不会为了迎合政治基础而牺牲市场稳定。

萨默斯表示:「我会相当惊讶,如果他没有做出一个让两党公正观察者都认为合理的选择。」

萨默斯说道,「在这方面我比一些人更有信心。」他将这种信心归因于金融市场对相关消息的迅速反应。

鲍威尔的主席任期将于 2026 年 5 月到期。特朗普本月表示,美联储下任主席人选「很快就会公布」。此前,美国现任财长贝森特 (Scott Bessent) 曾在 4 月表示,面试鲍威尔继任者的时间表是「秋季某个时候」。贝森特本人以及前美联储理事凯文·沃什(Kevin Warsh)都被列为潜在候选人。

关税政策成供给冲击源头

萨默斯还特别关注了美联储周三公布的最新经济预测。他指出,尽管今年能源成本有所下降,人工智能的应用预示着生产率的提升,但新的美联储预测显示的是负面而非正面的供给冲击。

「美联储同时上调通胀和失业率预期的情况并不常见,」萨默斯指出,「所以你看到了供给冲击的到来。这是什么?是关税。我们正在给自己施加供给冲击,这导致了对更高通胀和更高失业率的预期——使美联储的工作变得更加困难。」

这一分析直指特朗普贸易政策的核心矛盾:一边通过关税推高通胀预期,一边又要求美联储降息刺激经济,实际上是在给美联储出难题。

Bacaan Terkait

Investor Asing Lepas 290 Miliar Dolar AS dalam Obligasi Jangka Pendek AS, Mengapa AS Bertaruh pada Stablecoin Sebagai 'Penerima'?

Pada bulan Juni, investor asing melakukan investasi bersih sebesar $1335 miliar ke pasar keuangan AS, tetapi sekaligus menjual $290 miliar dalam bentuk surat utang pemerintah jangka pendek (Treasury bills). Data ini mencerminkan aliran dana yang berbeda: mayoritas masuk ke pasar saham AS, sementara permintaan terhadap utang pemerintah, terutama instrumen jangka pendek, melemah. Laporan TIC menunjukkan penurunan berkelanjutan dalam kepemilikan Treasury bills oleh lembaga asing selama dua bulan berturut-turut. Dalam konteks ini, peran stablecoin seperti Tether (USDT) dan USDC menarik perhatian. Penerbit stablecoin mengalokasikan sebagian besar aset cadangannya ke dalam Treasury bills dan aset likuid serupa, sehingga mengubah permintaan akan dolar digital menjadi permintaan tidak langsung atas utang pemerintah AS. Undang-undang seperti GENIUS Act dan aturan yang diusulkan Departemen Keuangan AS semakin memperkuat model ini dengan mensyaratkan cadangan yang sangat likuid. Meskipun stablecoin memiliki potensi besar sebagai pembeli baru untuk mendukung pasar utang AS, data saat ini tidak menunjukkan bahwa peningkatan penerbitan stablecoin lah yang menyerap tekanan jual $290 miliar pada bulan Juni. Peredaran stablecoin secara keseluruhan relatif stabil. Mekanisme ini juga dapat berjalan sebaliknya—penebusan stablecoin besar-besaran dapat memicu penjualan Treasury bills oleh penerbit. Kesimpulannya, sementara investor asing beralih dari utang jangka pendek ke saham, AS melihat stablecoin sebagai sumber permintaan potensial baru untuk pembiayaan utangnya. Koneksi antara dolar digital dan pembiayaan pemerintah ini menjadi inti dari analisis pergeseran pasar ini. Laporan TIC dan data peredaran stablecoin ke depan akan menjadi indikator kunci untuk mengukur apakah sektor ini dapat menjadi penyeimbang yang signifikan bagi pelemahan permintaan dari luar negeri.

marsbit2m yang lalu

Investor Asing Lepas 290 Miliar Dolar AS dalam Obligasi Jangka Pendek AS, Mengapa AS Bertaruh pada Stablecoin Sebagai 'Penerima'?

marsbit2m yang lalu

Dalio: Utang AS Menumpuk, Tiga Tahun ke Depan Adalah Masa Kritis, Rekomendasikan Alokasi Emas dan Bitcoin

**Ray Dalio: Utang AS Mencapai Titik Kritis, Tiga Tahun ke Depan Menentukan, Rekomendasikan Alokasi Emas dan Bitcoin** Pendiri Bridgewater, Ray Dalio, memperingatkan bahwa keuangan AS berada di titik balik kritis dalam siklus utang besar-besaran. Tanpa penyesuaian segera, krisis utang dapat terjadi dalam beberapa tahun. Dalio menjelaskan mekanisme siklus utang: ketika pembayaran utang dan bunga membebani pendapatan pemerintah, penawaran obligasi melebihi permintaan pasar. Hal ini memaksa suku bunga naik atau bank sentral mencetak uang untuk membeli utang, yang berujung pada depresiasi mata uang dan inflasi. Kondisi AS saat ini mengkhawatirkan: defisit fiskal tahun ini sekitar $2 triliun, dengan utang kumulatif sekitar 6x pendapatan pemerintah. Pembayaran bunga utang mencapai 20% dari pendapatan, dan total pembayaran pokok dan bunga utang setara dengan 200% pendapatan tahunan. Tanpa solusi, dalam 10 tahun utang dapat mencapai $55-60 triliun, meningkatkan risiko pasar obligasi. Dalio mengusulkan solusi "3%" untuk mengurangi defisit fiskal menjadi 3% dari PDB melalui kombinasi seimbang: memotong pengeluaran (sekitar 5%), menaikkan pajak (sekitar 5%), dan menurunkan suku bunga (1-1,5 poin persentase). Menjawab pertanyaan umum, Dalio menekankan bahwa status mata uang cadangan global dolar tidak membuat AS kebal terhadap krisis utang, sebagaimana terjadi pada mata uang cadangan sejarah seperti poundsterling. Contoh Jepang, dengan rasio utang terhadap PDB tinggi, justru menunjukkan kinerja obligasi yang buruk dan depresiasi upah riil. Untuk mengantisipasi risiko ini di banyak ekonomi, Dalio merekomendasikan diversifikasi aset, alokasi kecil pada obligasi, alokasi signifikan pada emas (10-15% portofolio), dan alokasi moderat pada Bitcoin sebagai aset non-pemerintah. Menurutnya, jika kebijakan saat ini berlanjut, krisis berpotensi terjadi dalam sekitar 3 tahun.

marsbit11m yang lalu

Dalio: Utang AS Menumpuk, Tiga Tahun ke Depan Adalah Masa Kritis, Rekomendasikan Alokasi Emas dan Bitcoin

marsbit11m yang lalu

Investor Unitree, Bersama-sama Mengalokasikan Dana Besar ke Tim Embodiment

Momen bersejarah untuk kecerdasan embodied di Tiongkok: Unitree Technology resmi melantai di pasar saham STAR pada 19 Agustus, menjadi 'saham robot humanoid pertama' di A股. Tiga investor eksternal terbesarnya—Meituan, Sequoia China, dan Matrix Partners—kini juga bersama-sama mendanai perusahaan embodied yang rendah hati, Miaodong Technology. Tim pendiri Miaodong memiliki latar belakang langka: CEO Gao Jianrong adalah mantan eksekutif kunci DJI, sementara CTO Yang Shuo adalah lulusan Carnegie Mellon University dan mantan insinyur inti di tim Optimus Tesla. Mereka membawa pengalaman produk hardware dari DJI dan wawasan mutakhir dari garis depan pengembangan robot embodied. Produk pertama mereka, robot roda-kaki bernama Beni, baru-baru ini memecahkan rekor platform crowdfunding Kickstarter untuk kategori robotik. Diberi nilai sempurna 10/10 oleh influencer teknologi global Marques Brownlee (MKBHD), Beni diposisikan sebagai 'camera robot' portabel pertama di dunia yang dirancang untuk merekam perspektif rendah di berbagai medan. Strategi Miaodong mirip dengan Unitree: mereka tidak langsung meluncurkan robot humanoid. Melalui Beni, mereka mengakumulasi kemampuan desain dan produksi motor kunci, sambil mengembangkan kemampuan full-stack perangkat lunak dan keras. Mereka berfokus pada pendekatan berbasis produk, menyelesaikan masalah rekayasa keandalan dari demo ke produksi massal, dan mengutamakan loop data pengguna untuk iterasi berkelanjutan. Dengan target menjual satu juta unit dalam tiga tahun, Beni berpotensi menjadi produk robotik paling populer. Miaodong berencana meluncurkan produk humanoid untuk rumah tangga di masa depan, memanfaatkan pembelajaran dari Beni dan tetap berpegang pada prinsip pertama: menciptakan nilai bagi pengguna melalui produk yang andal dalam skenario dunia nyata.

marsbit16m yang lalu

Investor Unitree, Bersama-sama Mengalokasikan Dana Besar ke Tim Embodiment

marsbit16m yang lalu

Fasset Menarik $68 Juta dengan Valuasi $1 Miliar dengan Dukungan SBI

Bank digital Fasset, yang menggunakan stablecoin sebagai bagian dari infrastruktur pembayaran dan penyelesaiannya, telah mengumpulkan $68 juta dalam putaran pendanaan baru yang dipimpin oleh SBI Group Jepang. Pendanaan ini menempatkan valuasi perusahaan pada $1 miliar. Sepanjang tahun 2026, total pendanaan Fasset mencapai $119 juta. Menurut CEO Mohammad Raafi Hossain, pendapatan perusahaan telah tumbuh sekitar enam kali lipat secara tahunan dan bisnisnya telah profitable selama 12 bulan berturut-turut. Sumber pendapatan utama berasal dari segmen institusional dan ritel, terutama pembayaran dan penyelesaian dalam stablecoin, dengan kartu dan rekening bank sebagai sumber pendapatan baru. Fasset beroperasi pada infrastruktur L2 Ethereum miliknya sendiri, OWN Network, yang dibangun di atas Arbitrum dan menggunakan sistem AI. Jaringan ini menghubungkan berbagai lembaga keuangan di lebih dari 100 koridor perbankan. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk memperluas OWN Network dan mengembangkan sistem AI yang merutekan transaksi dengan mempertimbangkan biaya, kecepatan, dan ketersediaan. Kolaborasi dengan SBI Group akan diperdalam, memberikan Fasset akses ke jaringan keuangan grup Jepang yang lebih luas. Perusahaan berencana untuk menggabungkan infrastruktur dan distribusinya dengan kemampuan regulasi serta jaringan perusahaan keuangan SBI, dengan fokus pada pasar Jepang, Asia, dan negara berkembang lainnya.

cryptonews.ru18m yang lalu

Fasset Menarik $68 Juta dengan Valuasi $1 Miliar dengan Dukungan SBI

cryptonews.ru18m yang lalu

Trading

Spot
活动图片