Tesla Drops 21%, $150B Lost After Musk Criticizes Trump Bill

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-06-06Terakhir diperbarui pada 2025-06-06

Tesla has lost over $150 billion in market value as CEO Elon Musk wages a public feud with President Donald Trump over a massive federal spending bill. The company’s shares have dropped 21% since May 27, and are now down 33% since Inauguration Day falling from $424 to $284.

The rift began when Musk called Trump’s $2.4 trillion spending package a “disgusting abomination” and criticized it for excluding EV tax credits. “Bankrupting America is NOT ok!” Musk posted on X, slamming the bill’s massive spending and lack of support for electric vehicles.

Tensions escalated after Musk exited Trump’s Department of Government Efficiency (DOGE) project. In response, Trump threatened to “terminate Elon’s Governmental Subsidies and Contracts” via Truth Social. Musk fired back, saying he never saw the bill before it passed and called it full of “disgusting pork.”

Adding fuel to the fire, Musk also criticized Trump’s approach to cryptocurrency and Bitcoin. Musk, a well-known Bitcoin advocate and influential figure in the crypto world, has been vocal about fair policies that support innovation. The growing tension with Trump has raised concerns about how future regulations might impact Tesla and the broader crypto market.

Tesla stock fell more than 14% on Thursday alone. Meanwhile, Trump took a jab, saying Musk “misses the Oval Office.” Musk, who donated $250 million to Trump’s recent campaign, claimed that without his support, “Trump would have lost the election.”

Despite the drama, analysts believe the stock dip may be overblown. “It’s more about regulatory fears than EV credits,” said Dan Ives of Wedbush. Still, the feud is making investors uneasy.

Tesla is Musk’s only public company, and its global sales have been slipping this year. His other ventures, SpaceX, X, and Neuralink, also face growing scrutiny. Interestingly, Trump’s own media company hasn’t fared better. Truth Social’s parent firm is down over 41% this year.

As the Musk-Trump feud plays out online and in headlines, it’s clear their once-strong alliance is now in tatters, and Tesla investors are feeling the impact.

Also Read: Elon Musk Slams ‘Big Beautiful Bill’ for $2.5T Deficit Surge, X Pushes to Buy Bitcoin



Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

SK Hynix, Melarikan Diri dari Korea

SK Hynix, produsen memori terkemuka asal Korea Selatan, telah mencatatkan diri di Nasdaq dengan penawaran umum perdana (IPO) senilai $265 miliar. Langkah ini mencatat rekor sebagai IPO terbesar oleh perusahaan asing di AS. Yang menarik, perusahaan ini sebenarnya tidak kekurangan dana, karena pada kuartal pertama tahun ini saja mereka meraih laba bersih sekitar $300 miliar dengan margin keuntungan mencapai 77%, bahkan melampaui Nvidia. Alasan utama di balik IPO ini bukanlah sekadar mengumpulkan modal, melainkan untuk mendapatkan penilaian ulang yang lebih tinggi dari pasar global. Di Bursa Efek Korea, SK Hynix diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba (PE) hanya sekitar 8x, jauh di bawah pesaingnya di AS seperti Micron Technology yang memiliki PE di atas 23x. Perbedaan ini mencerminkan "Korea Discount", sebuah fenomena diskon valuasi bagi perusahaan-perusahaan berkualitas yang terdaftar di Korea akibat likuiditas terbatas dan hambatan bagi investor global. SK Hynix mendominasi pasar HBM (High-Bandwidth Memory) global dengan pangsa 56.4%. Memori HBM adalah komponen kritis untuk mempercepat pelatihan model AI, menjadikannya pemain sentral dalam rantai pasokan AI, terutama untuk chip Nvidia. Namun, persaingan teknologi di era AI membutuhkan pendanaan yang sangat masif. Dengan transisi ke HBM4 yang memerlukan proses fabrikasi canggih dari pihak ketiga seperti TSMC, kebutuhan biaya modal menjadi jauh lebih besar. Dengan mendaftar di Nasdaq, SK Hynix membuka akses bagi dana pensiun global, reksa dana, dan investor institusional AS yang lebih luas. Ini memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan valuasi yang lebih tinggi guna mendanai ekspansi dan inovasi secara agresif. Pada akhirnya, keputusan ini menunjukkan pergeseran paradigma: dalam persaingan AI yang ketat, efisiensi modal dan akses ke pasar keuangan global menjadi sama pentingnya dengan keunggulan teknologi.

marsbit1j yang lalu

SK Hynix, Melarikan Diri dari Korea

marsbit1j yang lalu

8 Triliun, IPO Terbesar Kedua dalam Sejarah Tiba

Momen bersejarah lainnya. SK Hynix, raksasa memori global, resmi melantai di Nasdaq pada 10 Juli. Kapitalisasi pasar penutupannya mencapai 1,22 triliun USD (sekitar 83 triliun RMB). IPO ini mengumpulkan dana 26,5 miliar USD, menjadi yang terbesar untuk perusahaan asing di AS dan kedua terbesar sepanjang sejarah global. Perjalanan SK Hynix adalah sebuah cerita bangkit dari keterpurukan. Bermula dari Hyundai Electronics pada 1983, perusahaan ini pernah nyaris bangkrut sebelum diselamatkan oleh SK Group pada 2012. Fokus pada pengembangan HBM (High Bandwidth Memory), yang awalnya dianggap niche, akhirnya membuahkan hasil. Gelombang AI yang dipicu ChatGPT pada 2022 mendorong permintaan meledak, menjadikan SK Hynix pemasok utama HBM untuk chip Nvidia. Kini, mereka menguasai 58% pasar HBM global. Laba mereka juga fenomenal. Pada Q1 2026, margin operasi mencapai 72% dan margin laba bersih 77%, bahkan melampaui Nvidia. Karyawan pun mendapat bagian, dengan bonus tahunan rata-rata diperkirakan mencapai ratusan juta won. Siklus "super memori" sedang berlangsung, didorong kebutuhan komputasi AI. Pasar memori global diprediksi tumbuh pesat hingga 2028. Ini adalah peluang besar bagi pemain China. Di dalam negeri, Changxin Memory Technology (CXMT) bersiap IPO di Bursa Shanghai pada 16 Juli, dengan valuasi diperkirakan mencapai 3 triliun RMB. Sebagai produsen DRAM terintegrasi terbesar di China dengan pangsa pasar global sekitar 8%, CXMT diperkirakan bisa melampaui Micron pada 2026. Pemain lain seperti YMTC juga bersiap go public. Meski masih ada jarak dengan pemimpin global seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron, perusahaan memori China seperti CXMT dan YMTC terus mengejar dalam perlombaan yang menantang ini.

marsbit1j yang lalu

8 Triliun, IPO Terbesar Kedua dalam Sejarah Tiba

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ELON

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Dogelon Mars (ELON) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Dogelon Mars (ELON) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Dogelon Mars (ELON) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Dogelon Mars (ELON) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Dogelon Mars (ELON)Lakukan trading Dogelon Mars (ELON) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

335 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli ELON

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ELON (ELON) disajikan di bawah ini.

活动图片