Telegram привлек 1.7 миллиарда долларов через размещение конвертируемых облигаций

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-02-29Terakhir diperbarui pada 2025-05-29

Bloomberg сообщает, что Telegram успешно привлек 1.7 миллиарда долларов посредством размещения конвертируемых облигаций. Этот шаг демонстрирует уверенность инвесторов в будущем платформы.

Детали сделки

Telegram успешно выпустила пятилетние конвертируемые облигации на сумму $1,7 млрд. Целью этого шага является рефинансирование $955 млн существующего долга, подлежащего погашению в 2026 году, и привлечение дополнительных $745 млн. Купонная ставка по облигациям составляет 9%, что на 200 базисных пунктов выше, чем у первоначальных облигаций, выпущенных в 2021 году. У

инвесторов будет возможность выкупить облигации по цене 80% от цены IPO, если Telegram станет публичным. В настоящее время Telegram может похвастаться более чем 1 млрд пользователей, а выручка, как ожидается, превысит $1 млрд в 2024 году. Компания имеет более $500 млн в денежных резервах, без учета криптовалютных активов.

Ключевые инвесторы

Среди инвесторов, принявших участие в размещении, значатся такие крупные игроки, как BlackRock, Mubadala и Citadel. Их участие подчеркивает привлекательность Telegram как инвестиционного объекта.

Конвертируемые облигации – это долговые ценные бумаги, которые могут быть конвертированы в акции компании-эмитента. Это дает инвесторам возможность получить прибыль не только от процентных выплат, но и от роста стоимости акций Telegram.

Привлечение капитала позволит Telegram продолжить развитие платформы, внедрять новые функции и расширять свою аудиторию. Это также укрепит позиции Telegram на рынке мессенджеров.

Перспективы развития Telegram

Привлеченные инвестиции открывают перед Telegram широкие возможности для дальнейшего развития. Ожидается, что компания направит средства на:

  • Улучшение инфраструктуры: Расширение серверных мощностей и оптимизация работы сети для обеспечения стабильной работы платформы при растущей пользовательской базе.
  • Разработку новых функций: Внедрение инновационных инструментов для общения, развлечений и бизнеса, таких как улучшенные возможности для групповых звонков, расширенные функции ботов и интеграция с другими сервисами.
  • Расширение команды: Привлечение талантливых разработчиков, дизайнеров и маркетологов для реализации амбициозных планов развития.
  • Инвестиции в безопасность: Усиление мер по защите данных пользователей и борьбе с нежелательным контентом.

Влияние на рынок мессенджеров

Успешное привлечение капитала и поддержка со стороны крупных инвесторов укрепляют позиции Telegram как одного из лидеров рынка мессенджеров. Компания становится более конкурентоспособной и может активнее бороться за долю рынка с такими гигантами, как WhatsApp и Facebook Messenger.

Успех Telegram во многом зависит от лояльности пользователей. Компания должна учитывать их мнение при принятии решений о монетизации и развитии платформы. Важно сохранить принципы конфиденциальности, безопасности и свободы слова, которые привлекают пользователей в Telegram.

Привлечение 1.7 миллиарда долларов – это важный шаг для Telegram, который открывает перед компанией новые возможности для развития и роста. Однако, успех Telegram в будущем будет зависеть от того, насколько эффективно компания сможет использовать привлеченные средства, монетизировать платформу без ущерба для пользовательского опыта и адаптироваться к меняющимся условиям рынка. Внимание к потребностям пользователей и сохранение ключевых принципов платформы останутся определяющими факторами успеха Telegram в долгосрочной перспективе. Будущее покажет, сможет ли Telegram оправдать ожидания инвесторов и укрепить свои позиции в качестве одного из ведущих мессенджеров в мире.

Bacaan Terkait

Securitize Melantai di Bursa Saham, Saham "RWA Pertama" yang Sebenarnya Hadir

**Securitize, Perusahaan Tokenisasi Aset RWA, Melakukan IPO di NYSE** Securitize, sebuah platform tokenisasi aset dunia nyata (RWA), telah mencatatkan sahamnya (kode: SECZ) di Bursa Efek New York pada 2 Juli. Yang menarik, pada hari pertama penawaran umumnya, perusahaan juga meluncurkan versi token dari saham SECZ di blockchain Solana dan Avalanche. Peristiwa ini bukan sekadar "saham AS di-chain", melainkan contoh penting di mana penerbit saham (*issuer*) secara aktif terlibat dalam mendemonstrasikan tokenisasi ekuitas publiknya sendiri. Berbeda dengan produk tokenisasi pihak ketiga yang seringkali hanya berupa eksposur sintetis, Securitize menyatakan token SECZ mewakili saham biasa yang sama yang diperdagangkan di NYSE. Tokenisasi ini tidak ditujukan untuk pasar tanpa izin. Akses terhadap token SECZ dibatasi untuk investor AS yang memenuhi syarat (*eligible U.S. investors*) melalui platform Securitize yang telah diatur, lengkap dengan persyaratan KYC/AML. Hal ini menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi sekuritas tradisional tetap menjadi bagian inti dari desain produk. Blockchain Solana dan Avalanche berperan sebagai lapisan eksekusi untuk mencatat kepemilikan dan aturan transfer, bekerja dalam sistem hybrid bersama infrastruktur registri dan penyelesaian tradisional. Dengan aset yang dikelola lebih dari $40 miliar dan bermitra dengan raksasa seperti BlackRock dan KKR, langkah Securitize ini memberikan *trust anchor* (jangkar kepercayaan) yang lebih kuat bagi pasar RWA. Ini memajukan narasi dari aset privat seperti obligasi ke kategori yang lebih sensitif: saham perusahaan publik. Nilai sebenarnya dari sampel ini akan diuji oleh beberapa faktor kunci: likuiditas sekunder yang berkelanjutan untuk token, eksekusi hak pemegang saham (seperti dividen dan suara), serta yang terpenting, apakah perusahaan publik non-kripto lainnya akan mengikuti jejak serupa.

marsbit48m yang lalu

Securitize Melantai di Bursa Saham, Saham "RWA Pertama" yang Sebenarnya Hadir

marsbit48m yang lalu

Membeli ETH dengan Harga Diskon, Mana yang Dipilih: Bitmine atau SharpLink?

Dalam pasar ETH yang lesu, dua perusahaan perbendaharaan besar, Bitmine dan SharpLink, telah mengalami kerugian mengambang di atas 50%. SharpLink baru-baru ini membeli kembali 39.196 ETH dengan harga rata-rata $3.609, mencatat kerugian mengambang lebih dari $1,7 miliar. Bitmine terus memperluas neracanya, memegang 5,7 juta ETH (sekitar 4,7% pasokan beredar) dengan kerugian mengambang melebihi $11 miliar. Meski biaya rata-rata dan penurunan harga saham keduanya serupa, diskon pasar terhadap nilai aset bersih (mNAV) mereka berbeda signifikan: SharpLink didiskon sekitar 21%, sedangkan Bitmine hanya sekitar 6%. Perbedaan ini berasal dari beberapa faktor kunci: 1. **Skala & Likuiditas:** Bitmine memiliki skala kepemilikan dan likuiditas perdagangan saham yang jauh lebih besar, mengurangi biaya transaksi bagi investor. 2. **Kemampuan Pendanaan:** Bitmine lebih agresif dalam mengumpulkan modal (mengumpulkan $19,2 miliar dalam setahun) dan telah diterima dalam indeks Russell 1000, menarik lebih banyak investor institusional. SharpLink bergantung pada penempatan privat dan ATM yang lebih kecil. 3. **Narasi & Eksekusi:** SharpLink fokus pada narasi tokenisasi RWA dan sahamnya sendiri di Ethereum, tetapi implementasinya masih tertunda. Bitmine berinvestasi di ekosistem yang lebih luas ("saham moonshot") dan, bersama SharpLink, mendanai Ethlabs untuk mendukung riset Ethereum. **Kesimpulan untuk Investor:** * **Bitmine** lebih unggul untuk **trading jangka pendek** karena likuiditas tinggi dan diskon mNAV yang kecil, memudahkan masuk dan keluar pasar. * **SharpLink** mungkin menawarkan **potensi pemulihan yang lebih besar untuk jangka panjang** jika ETH pulih, karena diskonnya yang lebih dalam dan struktur modal yang lebih sederhana tanpa bebas biaya dividen prioritas seperti Bitmine. Pilihan bergantung pada toleransi risiko: Bitmine membawa risiko gelembung valuasi masa lalu dan struktur modal kompleks, sementara risiko SharpLink terlihat pada diskon harga yang dalam dan likuiditas yang lebih rendah.

marsbit1j yang lalu

Membeli ETH dengan Harga Diskon, Mana yang Dipilih: Bitmine atau SharpLink?

marsbit1j yang lalu

Membeli ETH yang Terdiskon, Mana yang Lebih Baik, Bitmine atau SharpLink?

Dalam pasar Ethereum (ETH) yang melemah, dua perusahaan perbendaharaan terbesar, SharpLink dan Bitmine, mencatat kerugian mengambang lebih dari 50%. SharpLink baru-baru ini membeli 39.196 ETH dengan harga rata-rata $3.609, menanggung kerugian mengambang $1,7 miliar, sementara Bitmine memegang 5,7 juta ETH dengan kerugian melebihi $11 miliar. Meski biaya rata-rata dan penurunan harga saham keduanya serupa, diskon pasar terhadap nilai aset bersih (NAV) berbeda signifikan: SharpLink didiskon sekitar 21%, sedangkan Bitmine hanya 6%. Perbedaan ini terutama berasal dari kemampuan pendanaan, likuiditas, dan eksekusi narasi. SharpLink, dengan narasi kelembagaan yang kuat dan rencana tokenisasi saham RWA, bergantung pada pendanaan skala kecil dan memiliki likuiditas terbatas. Bitmine, dengan skala kepemilikan besar dan pencatatan di indeks Russell 1000, memiliki kemampuan pendanaan agresif dan likuiditas tinggi, namun struktur modalnya melibatkan saham preferen yang menambah biaya tetap. Untuk eksposur tidak langsung ke ETH, Bitmine menawarkan likuiditas dan efisiensi perdagangan yang lebih baik dalam jangka pendek. Namun, untuk investasi jangka panjang, SharpLink, dengan diskon lebih dalam dan struktur modal lebih sederhana, berpotensi memiliki ruang pemulihan valuasi yang lebih besar jika ETH pulih. Pilihan bergantung pada toleransi risiko: risiko likuiditas dan harga SharpLink versus risiko struktur modal dan gelembung valuasi Bitmine.

链捕手1j yang lalu

Membeli ETH yang Terdiskon, Mana yang Lebih Baik, Bitmine atau SharpLink?

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片