Биткоин лидирует, сиба-ину следует за ним: большой рост не за горами?

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-11-28Terakhir diperbarui pada 2025-05-28

  • Капитализация рынка альткоинов превысит 1,0469 триллиона долларов.
  • Сиба-ину формирует бычье пересечение Stochastic RSI на дневном графике.
  • Покупки китов и рост кошельков усиливают оптимистичные сигналы SHIB о состоянии сети.

Криптовалютный рынок в настоящее время консолидируется после недавнего прорыва биткоина, который дал новый импульс альткоинам и мем-монетам. Поскольку BTC растет к критическому сопротивлению, такие токены, как сиба-ину, теперь нацелены на более крупный рост.

По словам аналитика рынка Джавона Маркса, капитализация рынка альткоинов (отслеживаемая с помощью графика TOTAL3) подтвердила сигнал о продолжении роста, который может привести к ее росту выше отметки в 1,0469 триллиона долларов.

Источник: JavonTM1

Если альткоинам удастся восстановить этот уровень, рынок может подняться выше, и это создаст условия для дальнейшего восстановления альткоинов и вступления их в экспансионистские ралли.

Сиба-ину для ключевого прорыва

На момент написания статьи SHIB упал более чем на 2% и торгуется по $0,00001426. Несмотря на то, что в течение нескольких недель торгуется в минусе, Shiba Inu удерживает важные уровни поддержки и отскакивает от долгосрочных трендовых линий. Недавно SHIB обеспечил бычий крест на своем дневном Stochastic RSI — техническая настройка, которая исторически предшествует большим движениям вверх для токена.

По теме:Сегодняшняя цена криптовалюты: BTC, ETH, SOL и TAO растут после падения на выходных

Прорыв альткоинов создает идеальные условия для роста монет-мемов, особенно сиба-ину (SHIB). Аналитик считает, что SHIB может подскочить более чем на 450% и вскоре достичь $0,000081. Если он пересечет эту отметку, он может даже достичь $0,0001553.


Источник: JavonTM1

Ончейн-фундаментальные показатели также улучшаются. Накопление китов и увеличение адресов кошельков, содержащих SHIB, считаются здоровыми сигналами. Тем не менее, SHIB остается запертым в сложной зоне сопротивления между 0,000014 и 0,000019, где находится его самая большая концентрация ликвидности. Прорыв за пределы этого диапазона может спровоцировать скачок цен.

Заключение

Прорыв биткоина, растущая мощь эфириума и растущий интерес к альткоинам и мем-монетам намекают на предстоящий захватывающий период.

По теме: Биткоин держится на уровне около $110 тыс., поскольку фиксация прибыли и приток ETF формируют перспективы

Хотя SHIB сталкивается со структурными проблемами, его техническая ситуация и рыночные настроения указывают на потенциальный рост, если общие рыночные условия останутся благоприятными.

Bacaan Terkait

Di Era AI, Apa Lagi yang Tersisa dari Bitcoin?

**Era AI: Apa yang Tersisa dari Bitcoin?** Penulis merenungkan hubungan antara AI dan Bitcoin. AI telah membuat produksi konten—seperti teks, gambar, dan video—semakin murah dan mudah didapat. Namun, hal ini menyebabkan banjir informasi, di mana yang asli dan palsu semakin sulit dibedakan. Nilai "keterverifikasian" menjadi sangat berharga. Di sinilah peran Bitcoin dilihat kembali. Kritik bahwa Bitcoin "membuang-buang listrik" dipertimbangkan ulang. Jika AI menghabiskan energi untuk "kemampuan" (menghasilkan konten), Bitcoin menghabiskannya untuk "keterverifikasian." Jaringan Bitcoin, yang diamankan oleh bukti kerja (proof-of-work), membuat biaya untuk memanipulasi catatan transaksi menjadi sangat tinggi. Ini menciptakan sistem buku besar yang tidak bergantung pada kepercayaan terhadap pihak manapun, melainkan pada verifikasi kriptografis yang independen. Penulis menarik analogi dengan sejarah: mesin cetak Gutenberg (seperti AI) mengurangi biaya reproduksi pengetahuan, sementara pembukuan double-entry (seperti blockchain) mengurangi biaya kepercayaan dalam bisnis. Saat ini, AI mendorong biaya produksi konten mendekati nol, sementara blockchain berupaya mengurangi biaya verifikasi dalam dunia digital. Kesimpulannya, AI dan blockchain bukanlah pesaing. AI berfokus pada **penciptaan** (mengurangi biaya produksi), sementara blockchain seperti Bitcoin berfokus pada **pembuktian** (mengurangi biaya verifikasi). Di era di mana AI dapat menghasilkan segalanya, yang menjadi langka bukanlah lebih banyak konten, melainkan lebih banyak fakta yang dapat diverifikasi secara independen. Bitcoin, dalam pandangan ini, adalah "mesin penghasil keterverifikasian."

marsbit17m yang lalu

Di Era AI, Apa Lagi yang Tersisa dari Bitcoin?

marsbit17m yang lalu

Era AI, Apa yang Tersisa dari Bitcoin?

Dalam era AI, kemampuan untuk menghasilkan konten palsu menjadi semakin mudah dan murah, sehingga meragukan keaslian informasi. Hal ini menggeser nilai dari kelimpahan informasi menjadi kemampuan untuk memverifikasi keasliannya. Bitcoin, yang sering dikritik karena konsumsi energinya yang besar, sekarang dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda: energi itu digunakan untuk menciptakan "keterverifikasian," bukan sekadar mempertahankan buku besar. Bitcoin tidak memerlukan kepercayaan pada pihak ketiga; ia mengandalkan matematika, kriptografi, dan jaringan node global untuk memverifikasi setiap transaksi. Dalam dunia di mana AI dapat memalsukan konten dengan mudah, kemampuan Bitcoin untuk menyediakan catatan yang tidak dapat dimanipulasi menjadi sangat berharga. Konsumsi energinya secara efektif meningkatkan biaya untuk memanipulasi sejarah transaksi, sehingga menjamin integritasnya. AI dan Bitcoin bukanlah pesaing; mereka adalah dua sisi dari mata uang yang sama. AI menurunkan biaya produksi konten, sementara blockchain (dengan Bitcoin sebagai contoh utama) menurunkan biaya verifikasi dan membangun kepercayaan dalam dunia digital. Seperti mesin cetak dan pembukuan double-entry pada masa Renaissance, keduanya memainkan peran pelengkap: satu menciptakan, yang lain membuktikan. Dalam era kelebihan informasi ini, apa yang menjadi langka dan berharga adalah fakta yang dapat diverifikasi secara independen.

链捕手25m yang lalu

Era AI, Apa yang Tersisa dari Bitcoin?

链捕手25m yang lalu

Label 'ghain hantu' Cardano terbantahkan? Mengapa 34 dApp ADA tidak menggambarkan keseluruhan cerita

Judul artikel membantah label "rantai hantu" yang dilekatkan pada Cardano, dengan menjelaskan mengapa hanya memiliki 34 dApps tidak menggambarkan situasi sebenarnya. Artikel ini mendefinisikan "rantai hantu" sebagai blockchain yang berjalan secara teknis namun memiliki aktivitas on-chain dan pengembangan yang sangat minimal. Sementara Cardano menunjukkan aktivitas pengembangan yang kuat (tertinggi kedua di antara Layer-1 utama), metrik seperti jumlah dApps, transaksi, dan pengguna aktifnya jauh di bawah pesaing seperti Ethereum, Solana, atau TRON. Penulis mengakui faktor-faktor yang dikritik, seperti penutupan explorer TapTools dan peringatan pendiri Charles Hoskinson mengenai tantangan proyek dApp. Namun, penjelasan utama untuk kesenjangan aktivitas ini terletak pada model Extended Unspent Transaction Output (EUTXO) Cardano. Model ini memungkinkan protokol "batcher" menggabungkan banyak pesanan menjadi satu transaksi teroptimasi sebelum dicatat di ledger, yang mengakibatkan perkiraan aktivitas on-chain yang lebih rendah secara statistik. Kesimpulannya, meskipun aktivitas jaringan Cardano lebih rendah, hal itu tidak serta-merta membuatnya menjadi "rantai hantu". Perbedaan arsitektur (EUTXO) dan fokusnya pada keamanan, keberlanjutan, serta metodologi pengembangan yang ketat menempatkannya dalam ceruk yang unik untuk kepatuhan institusional dan kebutuhan perusahaan, dibandingkan dengan blockchain lain yang mengutamakan throughput tinggi atau volume DeFi.

ambcrypto1j yang lalu

Label 'ghain hantu' Cardano terbantahkan? Mengapa 34 dApp ADA tidak menggambarkan keseluruhan cerita

ambcrypto1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片