Tether ведет переговоры с Конгрессом США по регулированию стейблкоинов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-09-17Terakhir diperbarui pada 2025-02-17

Эмитент USDT включается в процесс разработки законов

Tether начал консультации с конгрессменами США по вопросам регулирования стейблкоинов на федеральном уровне. По данным Fox Business, компания взаимодействует с Брайаном Стайлом и Френчем Хиллом, которые 6 февраля представили законопроект STABLE Act. Помимо этого, генеральный директор Tether Паоло Ардоино подтвердил, что компания намерена участвовать в обсуждении еще двух инициатив.

«Мы не собираемся просто сложить руки и позволить Tether исчезнуть из-за отсутствия адаптации к законодательству США. Мы хотим, чтобы наш голос был услышан в этом процессе», — заявил Ардоино.

Если Tether согласится работать в рамках американского регулирования, ему придется проводить ежемесячные аудиты резервов через американскую аудиторскую компанию, а также обеспечивать полное покрытие USDT реальными активами.

Эти шаги могут позволить компании укрепить позиции в США, где администрация Дональда Трампа выступает за возвращение стейблкоинов в юрисдикцию страны.

ФРС рассматривает стейблкоины как инструмент укрепления доллара

6 февраля член Совета управляющих ФРС Кристофер Уоллер заявил, что стейблкоины, привязанные к доллару, могут усилить его глобальное доминирование. По его мнению, они помогут расширить охват доллара по всему миру, что еще больше укрепит его роль как резервной валюты.

ФРС также отмечает, что эмитенты стейблкоинов стали одними из крупнейших покупателей американского госдолга, используя казначейские облигации для обеспечения своих токенов. Это, в свою очередь, повышает спрос на доллар и продлевает его статус ключевой валюты мировых рынков капитала.

Однако Уоллер подчеркнул риски стейблкоинов, такие как угроза депегирования и возможная фрагментация экосистемы. Он также считает, что как банки, так и небанковские структуры должны иметь возможность выпускать стейблкоины, но под контролем региональных регуляторов.

Что дальше?

Tether стремится адаптироваться к требованиям США, но неопределенность сохраняется . Если компания примет новые условия, это может укрепить ее позиции на американском рынке, но также приведет к более жесткому контролю и дополнительным обязательствам. В ближайшие месяцы Конгресс продолжит обсуждать законы о стейблкоинах, и их финальная версия может определить будущее USDT в США.

Читать далее: Биткоин остается под давлением, метрики указывают на снижение

Bacaan Terkait

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit2j yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit2j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

Pada Juli 2026, Vitalik Buterin mempublikasikan peta jalan jangka panjang "Lean Ethereum", yang diposisikan sebagai evolusi besar ketiga Ethereum setelah "The Merge". Rencana ini mencakup serangkaian peningkatan protokol yang akan diluncurkan bertahap dalam tiga hingga empat tahun ke depan, bertujuan untuk merekonstruksi hampir semua modul inti protokol. Peta jalan ini menetapkan lima tujuan strategis: finalitas L1 yang lebih cepat, throughput L1 mencapai 1 gigagas per detik, skalabilitas L2 level teragas, keamanan kriptografi kuantum, dan transaksi privat native di L1. Perubahan teknis inti meliputi peralihan dari verifikasi re-eksekusi ke model verifikasi berbasis bukti (proof) seperti STARK rekursif, peningkatan keamanan kuantum, pemisahan konsensus untuk finalitas lebih cepat, penetapan harga gas multidimensi, dan reformasi struktur state menjadi dua lapisan untuk biaya yang lebih rendah. Privasi juga ditingkatkan menjadi tujuan utama desain protokol. Sebuah proposal kontroversial adalah mengganti mesin virtual EVM dengan arsitektur yang lebih ramah-proof seperti RISC-V atau leanISA, yang dapat memengaruhi ekosistem L2 yang ada seperti Arbitrum. Mengenai dampak pada harga ETH, peta jalan berpotensi meningkatkan aktivitas dan pembakaran gas di L1 jika target peningkatan kapasitas terpenuhi. Namun, ini adalah proses jangka panjang, dan nilainya bergantung pada adopsi aktual, bukan hanya peningkatan kapasitas. Implementasi akan dipantau melalui indikator seperti peningkatan batas gas di upgrade Glamsterdam, pertumbuhan blob, pendapatan fee L1, dan kinerja ETH relatif terhadap BTC.

链捕手3j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

链捕手3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片