Криптомошенничество станет самым масштабным в истории благодаря ИИ: Chainalysis

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-14Terakhir diperbarui pada 2025-02-14

В 2025 году криптомошенничество может стать самым масштабным, чему будет способствовать рост искусственного интеллекта и профессиональных служб поддержки мошенничества, поскольку индустрия мошенничества становится все более изощренной.

Аналитическая компания Chainalysis, работающая в сфере блокчейна, заявила в своем отчете от 13 февраля Crypto Scam Revenue 2024, что генеративный ИИ делает «мошенничество более масштабируемым и доступным для злоумышленников».

«GenAI усиливает мошенничество, главную угрозу для финансовых учреждений, обеспечивая высокоточное, недорогое и масштабируемое мошенничество, которое использует уязвимости человека, — сказал Элад Фукс, руководитель отдела продуктов Chainalysis по борьбе с мошенничеством. — Он облегчает создание синтетических и поддельных удостоверений личности, позволяя мошенникам выдавать себя за реальных пользователей и обходить средства проверки личности».

Chainalysis обнаружила, что доход от криптомошенничества достиг около $9,9 млрд в 2024 году, в первую очередь, за счет мошенничества с “забоем свиней”. Ожидается, что эта цифра, вероятно, увеличится до более чем $12 млрд, поскольку будет выявлено больше адресов, связанных с мошенничеством и аферами.

Доход от мошенничества был ниже в 2024 году, но Chainalysis ожидает, что эта цифра вырастет, поскольку компания выявляет больше адресов. Источник: Chainalysis.

Используя свой новый детектор мошенничества,приобретенный в прошлом месяце за 150 миллионов долларов, Chainalysis заявила, что обнаружила: 85% мошенничеств связаны с полностью проверенными учетными записями, которые обходят традиционные решения на основе идентификации, что, по словам Фукса, делается с помощью ИИ.

«GenAI позволяет генерировать реалистичный поддельный контент, включая веб-сайты и листинги, для поддержки инвестиционных мошенничеств, мошенничества с покупками и т. д., делая эти атаки более убедительными и более сложными для обнаружения», — сказал Фукс.

Центр финансовых услуг Deloitte оценивает, что генеративный ИИ и дипфейки обойдутся экономике США в 40 миллиардов долларов к 2027 году.

Chainalysis заявила, что криптомошенничество и мошенничество продолжают становиться все более изощренными, с такими операциями, как Huione Guarantee, одноранговая (P2P) торговая площадка, которая предлагает законные услуги, а также множество незаконных услуг, поддерживающих мошеннические операции.

«При сравнении потоков криптовалют с 2021 по 2024 год на основе совокупного годового темпа роста выручка поставщиков мошеннической инфраструктуры Huione увеличилась в геометрической прогрессии», — заявила аналитическая фирма.

В частности, выручка поставщиков услуг ИИ выросла на 1900%, что «указывает на взрывной рост использования технологии ИИ для содействия мошенничеству».

Поставщики мошеннических технологий Huione в совокупности получили не менее 375,9 млн долларов США в криптовалюте в 2024 году. Источник: Chainalysis.

В декабре прошлого года Федеральное бюро расследований США забило тревогу из-за мошенников, использующих генеративный ИИ для нацеливания на инвестиции в криптовалюту.

Chainalysis сообщает, что ее годовые оценки мошеннической активности выросли в среднем на 24% между годовыми отчетными периодами с 2020 года. Фирма ожидает, что общие потери от мошенничества будут еще выше после учета мошенничества с использованием ИИ.

Bacaan Terkait

Tiger Research: Tiga Strategi bagi Lembaga Keuangan untuk Mengikuti Gelombang Tokenisasi

Laporan Tiger Research menekankan bahwa pasar tokenisasi aset dunia nyata tumbuh pesat, tetapi banyak wilayah hukum belum memiliki kerangka peraturan yang matang. Lembaga keuangan di yurisdiksi tersebut dihadapkan pada tiga pilihan strategis: menunggu regulasi domestik, bereksperimen dalam sandbox terbatas, atau masuk lebih dulu ke pasar luar negeri yang sudah matang. Sebelum masuk, institusi harus mempersiapkan enam aspek inti: pemilihan yurisdiksi, perolehan lisensi, definisi aset, target investor, mekanisme penyelesaian, dan pengaturan operasional. Ada dua jalur utama: masuk langsung ke yurisdiksi dengan regulasi matang (seperti Hong Kong, Singapura, atau AS) atau mengadopsi jalur native-on-chain yang memanfaatkan platform berlisensi untuk mengurangi hambatan masuk. Jalur native-on-chain, seperti yang digunakan Ondo Global dan Plume Nest, memungkinkan masuk cepat dengan cakupan luas dan potensi akses ke likuiditas DeFi, meski kompleksitas desain strukturnya lebih tinggi. Intinya, tokenisasi bukanlah sihir; ini adalah proses yang membutuhkan ketepatan tinggi. Daripada menunggu kerangka regulasi sempurna, lembaga keuangan harus segera bertindak, merencanakan jalur yang layak, dan mengumpulkan pengalaman operasional nyata. Pasar tidak akan menunggu. Persiapan untuk bisnis offshore membutuhkan waktu 6-12 bulan, dan tinjauan hukum menjadi hambatan utama. Namun, kunci sukses terletak pada menyelesaikan proses penjualan yang lengkap, bukan hanya desain teknis.

Foresight News16m yang lalu

Tiger Research: Tiga Strategi bagi Lembaga Keuangan untuk Mengikuti Gelombang Tokenisasi

Foresight News16m yang lalu

宇树 Melaju Kencang Menuju IPO, Kejutan Sebenarnya Adalah Bagaimana Mereka Akan Menghabiskan 42 Miliar yang Diperoleh

Pada 6 Juli, Unicorn Dynamics (Yushu Technology) menyelesaikan proses registrasi IPO di pasar STAR (Science and Technology Innovation Board) China, menandai dirinya sebagai perusahaan robot humanoid pertama yang akan go public setelah pesaingnya, UBTech. Perusahaan ini berencana mengumpulkan dana sekitar RMB 4,2 miliar, yang akan digunakan untuk meningkatkan pengembangan model robot, pengembangan robot baru, dan membangun basis manufaktur baru. Perjalanan Yushu dimulai dari robot berkaki empat (robot dog), kemudian berkembang pesat ke pasar robot humanoid sejak 2023. Perusahaan ini terkenal karena kebijakan harga agresifnya, seperti robot humanoid G1 yang dimulai dari RMB 99.000 dan R1 seharga RMB 29.900, sehingga berkontribusi pada peningkatan pendapatan yang signifikan. Pada 2025, pendapatannya mencapai RMB 1,71 miliar dengan keuntungan bersih RMB 288 juta, mengirimkan lebih dari 5.500 unit robot humanoid. Meski mendominasi pasar robot berkaki empat global, Yushu menghadapi persaingan ketat di pasar robot humanoid dari pemain seperti UBTech, Tesla Optimus, dan 1X NEO. Tantangan utamanya ke depan adalah menemukan aplikasi skala besar selain robot berkaki empat, mempertahankan keunggulan harga sambil meningkatkan kinerja produk, serta mengembangkan kecerdasan em-bodied (embodied AI) untuk meningkatkan kemampuan "otak" robot. Analisis menunjukkan Yushu kemungkinan akan mengambil jalur "alat pengembangan + kasus percontohan industri", dengan produk berharga rendah untuk volume penjualan dan platform kinerja tinggi untuk pelatihan AI. Keberhasilannya akan bergantung pada kemampuan mentransformasi pilot project, seperti uji coba di Bandara Haneda Tokyo, menjadi kontrak komersial berkelanjutan dan mereplikasinya di berbagai sektor industri. IPO ini adalah tiket masuk, tetapi pertarungan sesungguhnya di pasar robot humanoid yang sedang berkembang pesat baru saja dimulai.

marsbit1j yang lalu

宇树 Melaju Kencang Menuju IPO, Kejutan Sebenarnya Adalah Bagaimana Mereka Akan Menghabiskan 42 Miliar yang Diperoleh

marsbit1j yang lalu

Menyelami Susunan Mitra Open USD: Melihat Siapa yang Masuk, Bisa Membaca Kemana Arus Dana Mengalir

**Ringkasan: Mengungkap Aliran Modal Melalui Jaringan Mitra Open USD** Open USD diluncurkan dengan lebih dari 140 mitra pendiri dari berbagai sektor, membentuk aliansi luas yang justru lebih penting daripada teknologi tokennya sendiri. Kehadiran mereka mengindikasikan pergeseran paradigma: stablecoin tidak lagi dilihat sebagai produk proprietary, tetapi sebagai infrastruktur keuangan bersama yang kritis. **Motivasi Beragam di Balik Partisipasi:** * **Manajer Aset (BlackRock):** Mengincar hak mengelola cadangan (reserve) senilai miliaran dolar yang akan diinvestasikan dalam instrumen pasar uang, sumber pendapatan fee yang besar dan stabil. * **Merchant & Platform (Shopify):** Mencari solusi untuk mengurangi biaya transaksi (seperti interchange fee) sekaligus mendapatkan imbal hasil dari saldo tunai yang menganggur. * **Bank (Bank of New York Mellon, dll):** Bergerak defensif. Daripada kehilangan deposit ke stablecoin eksternal, lebih baik bergabung untuk mempertahankan peran dalam penitipan aset, penyelesaian transaksi, dan mendapatkan bagian dari pendapatan cadangan. * **Perusahaan Teknologi (Google, IBM):** Memperkirakan masa depan di mana pembayaran otomatis mesin-ke-mesin membutuhkan dolar yang dapat diprogram dan dikelola oleh aliansi terbuka, bukan satu perusahaan pesaing. * **Perusahaan Kripto (Ripple, Aave, MetaMask):** Menyediakan likuiditas lintas batas, pasar pinjaman, distribusi pengguna, dan penjagaan kepatuhan. Bergabung dengan aliansi arus utama ini adalah jalur legitimasi yang telah lama mereka kejar. * **Jaringan Pembayaran (Visa, Mastercard):** Meski stablecoin mengancam model biaya transaksi tradisional mereka, bergabung memungkinkan mereka tetap relevan dengan menawarkan layanan baru seperti penyelesaian dan anti-penipuan di "rel" baru ini. **Pesan Utama dari Daftar Mitra:** Daftar ini menunjukkan bahwa ketakutan untuk ditinggalkan dalam infrastruktur stablecoin masa depan mengalahkan keengganan untuk berbagi dengan pesaing. Ini adalah sinyal ancaman serius bagi pemain stablecoin independen seperti Circle dan Tether, karena calon klien utama mereka justru bersatu membangun alternatif bersama. Aliansi ini mencerminkan konsensus bahwa kepemilikan bersama atas infrastruktur stablecoin lebih menguntungkan daripada menyewanya dari pihak lain atau tidak memilikinya sama sekali.

Foresight News2j yang lalu

Menyelami Susunan Mitra Open USD: Melihat Siapa yang Masuk, Bisa Membaca Kemana Arus Dana Mengalir

Foresight News2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片