Майкл Сейлор предлагает США заменить золотые резервы на биткоин

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-05-09Terakhir diperbarui pada 2024-12-09

Глава MicroStrategy Майкл Сейлор (Michael Saylor) предложил США заменить золотые резервы на биткоин, чтобы укрепить финансовое господство страны. По его мнению, такой шаг позволит Соединенным Штатам усилить контроль над мировой финансовой системой.

Руководитель крупнейшего корпоративного держателя биткоина считает, что правительству США следует приобрести 20-25% от общей эмиссии биткоина. В таком случае, полагает Сэйлор, общая рыночная капитализация крупнейшей криптовалюты может достичь $100 трлн — это примерно в 50 раз больше текущей капитализации биткоина, не превышающей $2 трлн.

Геополитические последствия

По мнению Сейлора, реализация его стратегии приведет к снижению стоимости золота. В результате такие страны, как Россия и Китай, будут вынуждены продавать свои золотые запасы и другие активы, чтобы приобрести биткоин. Это, в свою очередь, поспособствует притоку капитала обратно в США.

Глава MicroStrategy настолько уверен в преимуществах биткоина над золотом, что предлагает США продать все свои золотые резервы и вложить средства в первую криптовалюту. По его словам, это позволит стране стать «Мировой резервной капитальной сетью».

Поддержка влиятельных фигур

Идеи Сейлора находят поддержку у других заметных фигур финансового мира. Так, генеральный директор ARK Investment Кэти Вуд (Cathie Wood) считает, что у биткоина более перспективное будущее, чем у золота, и его капитализация может превысить $17,6 трлн. Даже председатель Федеральной резервной системы Джером Пауэлл (Jerome Powell) называл биткоин «виртуальным золотом».

Стоит отметить, что под руководством Сейлора компания MicroStrategy стала крупнейшим корпоративным держателем биткоина с запасами более 402 000 BTC. Эта стратегия оказалась успешной — сейчас стоимость этих активов превышает $40 млрд, что означает значительную нереализованную прибыль.

Предложение Сейлора о создании национального резерва биткоинов согласуется с растущим интересом к криптовалютным резервам в США. Новая администрация Трампа рассматривает возможность создания консультативного совета по криптовалютам для изучения потенциала биткоина как стратегического резервного актива.

Bacaan Terkait

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

Artikel ini membahas konsep "world model" (model dunia) dalam kecerdasan buatan (AI) yang saat ini banyak digunakan dengan makna berbeda-beda. Fei-Fei Li mengusulkan taksonomi fungsional untuk mengklarifikasi kekacauan ini. Berdasarkan siklus interaksi agen-dunia dalam POMDP (Partially Observable Markov Decision Process), ia mengategorikan model dunia menjadi tiga jenis berdasarkan outputnya: 1. **Renderer (Perender):** Menghasilkan **observasi**, khususnya piksel yang ditujukan untuk mata manusia. Contohnya adalah model video seperti Sora atau sistem interaktif seperti Genie yang menghasilkan gambar berdasarkan input. Fokus utamanya adalah kesetiaan visual, bukan akurasi fisik. 2. **Simulator (Simulator):** Menghasilkan **state (keadaan)**, yaitu representasi dunia yang akurat secara geometri, fisika, dan dinamika. Simulator berfungsi sebagai landasan struktural untuk perhitungan, digunakan oleh profesional (arsitek, desainer) dan program komputer (robot, kendaraan otonom) untuk pelatihan dan pengujian. Contohnya adalah platform seperti NVIDIA Omniverse. 3. **Planner (Perencana):** Menghasilkan **tindakan**. Model ini menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil sebuah agen berdasarkan observasi dan tujuan. Ini menutup lingkaran persepsi-aksi. Contohnya adalah model visi-bahasa-aksi (VLA) dan model aksi dunia (World Action Models). Artikel menyoroti bahwa **simulator adalah kunci penghubung** yang paling penting namun kurang mendapat perhatian publik. Simulator bekerja pada tingkat geometri dan fisika yang mendasarinya, sehingga pemahamannya dapat diproyeksikan ke dalam piksel (untuk renderer) atau prediksi konsekuensi tindakan (untuk planner). Tren terpenting saat ini adalah peleburan batas antara ketiga kategori ini, didorong oleh kesadaran bahwa pengetahuan dasar tentang dunia yang dibutuhkan adalah sama. Tujuan akhirnya adalah model dunia terpadu yang dapat beralih di antara rendering, simulasi, dan perencanaan sesuai kebutuhan. Perkembangan ini mendorong kemajuan menuju kecerdasan spasial, di mana mesin tidak hanya memahami bahasa tentang dunia, tetapi juga dapat memahami, membayangkan, bernalar, dan berinteraksi dengan dunia fisik itu sendiri.

marsbit2j yang lalu

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

marsbit2j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

Pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin berkembang pesat, dengan teknologi yang matang, lingkungan regulasi yang membaik, dan volume transaksi yang meningkat. Meskipun lebih cepat, dapat diakses, dan andal, janji untuk biaya yang lebih murah belum sepenuhnya terwujud. Saat ini, pedagang valas sering mengenakan biaya 60-70 basis poin untuk pembayaran pemasok lintas batas, sementara stablecoin berpotensi menurunkannya menjadi 2-5 basis poin. Namun, kolam likuiditas yang dalam untuk mewujudkan penghematan ini belum terbangun secara masif. Menurut Imran Ahmad dari Bitso Business, keunggulan biaya masih teoritis hingga likuiditas institusional besar-besaran mengalir ke saluran ini. Hambatan adopsi utama adalah kepercayaan. Banyak bisnis memiliki hubungan lama dan tepercaya dengan pedagang valas tradisional, yang dianggap lebih dapat diandalkan meski lebih mahal. Peralihan akan terjadi secara bertahap seiring perbedaan harga yang semakin jelas dan generasi baru yang lebih terbuka. Perusahaan sukses seperti Caliza tidak berusaha menggantikan infrastruktur lama seperti SWIFT, melainkan melengkapinya. Mereka menggunakan stablecoin untuk kecepatan, tetapi tetap memanfaatkan sistem tradisional untuk memastikan keakuratan detail pembayaran yang kritis. Pertumbuhan Caliza yang konsisten (lebih dari 40% bulan-ke-bulan) menunjukkan kekuatan pendekatan hybrid ini. Masa depan industri ini akan ditentukan oleh tiga faktor kunci: lisensi, akses on/off-ramp mata uang fiat, dan likuiditas. Konsolidasi diperkirakan akan terjadi, di mana hanya perusahaan dengan fondasi kuat di ketiga area ini yang akan bertahan sebagai bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar perantara.

链捕手2j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片