Аналитики a16z назвали главные тренды крипторынка в 2025 году

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-05-05Terakhir diperbarui pada 2024-12-05

Среди ключевых направлений развития криптоиндустрии в 2025 году венчурная фирма Andreessen Horowitz (a16z) видит интеграцию ИИ с блокчейном.

Компания ожидает развития трех основных секторов в рамках соединения технологии распределенного реестра с искусственным интеллектом:

  • криптокошельки на базе ИИ-агентов;
  • децентрализованные автономные чат-боты;
  • решения для проверки личности.

В a16z считают, что виртуальные помощники могут применяться для управления контентом в социальных сетях и активами через доверенные среды исполнения.

«Работающая на не требующих разрешения нодах и координируемая консенсус-протоколом нейросеть может стать первой по-настоящему автономной структурой стоимостью в миллиард долларов», — подчеркнули в организации.

Среди других направлений выделены токенизация и стейблкоины. За последние несколько месяцев сектор «стабильных монет» создал рынок для международных денежных переводов — несколько компаний и проектов запустили новые токены с привязкой к доллару. Начиная со следующего года стейблкоины постепенно заменят ежедневные операции с кредитными картами, отметили эксперты a16z.

«Малые и средние бизнесы с сильными брендами, “живой” аудиторией и высокими транзакционными издержками вроде ресторанов, кофеен, магазинов на углу первыми перейдут с кредитных карт», — говорится в отчете.

Фирма ожидает роста сектора «нетрадиционных активов» по мере развития инфраструктуры в рамках токенизации. Прогнозируется появление новых источников дохода благодаря ранее упущенным из виду инструментам вроде биометрических данных.

«Отдельные лица могли бы токенизировать свои биометрические данные, а затем сдавать компаниям информацию в аренду через смарт-контракты», — отметили эксперты a16z.

По их информации, уже существует децентрализованные решения для сбора медицинских данных. Это дает возможность пользователям получать прибыль от ранее неиспользуемых ресурсов.

Ончейн-торговля государственными облигациями — еще одно перспективное направление на 2025 год. Этот рынок вырос в 2024 году, теперь же сами правительства заинтересуются направлением, считают в a16z. В качестве примера приводится Великобритания, которая уже изучает цифровые ценные бумаги.

a16z управляет активами на более чем $44 млрд и является одним из самых активных венчурных фондов в Web3-секторе. Ее ориентированное на криптовалюты подразделение поддерживает более 100 блокчейн-стартапов, включая Coinbase, Solana, OpenSea, Near, Worldcoin и Uniswap.

Напомним, в октябре аналитики Bernstein повторили свой прогноз о курсе биткоина в $200 000 к концу следующего года и назвали его «консервативным».

В ночь с 4 по 5 декабря первая криптовалюта уверенно прошла сквозь «круглый» уровень $100 000.

Bacaan Terkait

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

Artikel ini membahas konsep "world model" (model dunia) dalam kecerdasan buatan (AI) yang saat ini banyak digunakan dengan makna berbeda-beda. Fei-Fei Li mengusulkan taksonomi fungsional untuk mengklarifikasi kekacauan ini. Berdasarkan siklus interaksi agen-dunia dalam POMDP (Partially Observable Markov Decision Process), ia mengategorikan model dunia menjadi tiga jenis berdasarkan outputnya: 1. **Renderer (Perender):** Menghasilkan **observasi**, khususnya piksel yang ditujukan untuk mata manusia. Contohnya adalah model video seperti Sora atau sistem interaktif seperti Genie yang menghasilkan gambar berdasarkan input. Fokus utamanya adalah kesetiaan visual, bukan akurasi fisik. 2. **Simulator (Simulator):** Menghasilkan **state (keadaan)**, yaitu representasi dunia yang akurat secara geometri, fisika, dan dinamika. Simulator berfungsi sebagai landasan struktural untuk perhitungan, digunakan oleh profesional (arsitek, desainer) dan program komputer (robot, kendaraan otonom) untuk pelatihan dan pengujian. Contohnya adalah platform seperti NVIDIA Omniverse. 3. **Planner (Perencana):** Menghasilkan **tindakan**. Model ini menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil sebuah agen berdasarkan observasi dan tujuan. Ini menutup lingkaran persepsi-aksi. Contohnya adalah model visi-bahasa-aksi (VLA) dan model aksi dunia (World Action Models). Artikel menyoroti bahwa **simulator adalah kunci penghubung** yang paling penting namun kurang mendapat perhatian publik. Simulator bekerja pada tingkat geometri dan fisika yang mendasarinya, sehingga pemahamannya dapat diproyeksikan ke dalam piksel (untuk renderer) atau prediksi konsekuensi tindakan (untuk planner). Tren terpenting saat ini adalah peleburan batas antara ketiga kategori ini, didorong oleh kesadaran bahwa pengetahuan dasar tentang dunia yang dibutuhkan adalah sama. Tujuan akhirnya adalah model dunia terpadu yang dapat beralih di antara rendering, simulasi, dan perencanaan sesuai kebutuhan. Perkembangan ini mendorong kemajuan menuju kecerdasan spasial, di mana mesin tidak hanya memahami bahasa tentang dunia, tetapi juga dapat memahami, membayangkan, bernalar, dan berinteraksi dengan dunia fisik itu sendiri.

marsbit1j yang lalu

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

marsbit1j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

Pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin berkembang pesat, dengan teknologi yang matang, lingkungan regulasi yang membaik, dan volume transaksi yang meningkat. Meskipun lebih cepat, dapat diakses, dan andal, janji untuk biaya yang lebih murah belum sepenuhnya terwujud. Saat ini, pedagang valas sering mengenakan biaya 60-70 basis poin untuk pembayaran pemasok lintas batas, sementara stablecoin berpotensi menurunkannya menjadi 2-5 basis poin. Namun, kolam likuiditas yang dalam untuk mewujudkan penghematan ini belum terbangun secara masif. Menurut Imran Ahmad dari Bitso Business, keunggulan biaya masih teoritis hingga likuiditas institusional besar-besaran mengalir ke saluran ini. Hambatan adopsi utama adalah kepercayaan. Banyak bisnis memiliki hubungan lama dan tepercaya dengan pedagang valas tradisional, yang dianggap lebih dapat diandalkan meski lebih mahal. Peralihan akan terjadi secara bertahap seiring perbedaan harga yang semakin jelas dan generasi baru yang lebih terbuka. Perusahaan sukses seperti Caliza tidak berusaha menggantikan infrastruktur lama seperti SWIFT, melainkan melengkapinya. Mereka menggunakan stablecoin untuk kecepatan, tetapi tetap memanfaatkan sistem tradisional untuk memastikan keakuratan detail pembayaran yang kritis. Pertumbuhan Caliza yang konsisten (lebih dari 40% bulan-ke-bulan) menunjukkan kekuatan pendekatan hybrid ini. Masa depan industri ini akan ditentukan oleh tiga faktor kunci: lisensi, akses on/off-ramp mata uang fiat, dan likuiditas. Konsolidasi diperkirakan akan terjadi, di mana hanya perusahaan dengan fondasi kuat di ketiga area ini yang akan bertahan sebagai bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar perantara.

链捕手1j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片