Блогер-миллионник потерял сид-фразу от Ledger с $366 000 в биткоинах

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-11-19Terakhir diperbarui pada 2024-11-19

Популярный бразильский пианист под псевдонимом Лорд Винетейро с более чем 7 млн подписчиков на YouTube потерял доступ к 4 BTC стоимостью свыше 2 млн реалов (более $366 000). Об этом сообщает Decrypt.

Фабрисио Андре Бернард Ди Паоло (настоящее имя) рассказал в X, что потерял бумагу с сид-фразой от биткоин-кошелька.

Perdi a senha da minha carteira de BTC. Acho que a empregada jogou fora junto com umas partituras velhas que doei pra um sebo do lado da Praça da Sé. Alguém sabe como recuperar as senhas da Ledger Nano X?

— Lord Vinheteiro (@Vinheteiro) November 10, 2024

«Думаю, экономка выбросила его вместе со старыми нотами, которые я отдал в букинистический магазин. Кто-нибудь знает, как восстановить пароли к Ledger Nano X?», — написал он.

Впоследствии пианист поделился видео, на котором ищет резервную копию в своей домашней библиотеке.

Foi só eu comprar 1 BTC (uma unidade) que a mágica aconteceu. Eu estava há 2.8 anos sem comprar BTC. pic.twitter.com/4inTKXJFS7

— Lord Vinheteiro (@Vinheteiro) August 5, 2024

«Нужно найти эту бумагу, иначе дом развалится», — говорит блогер.

Инцидент последовал за серией неудачных инвестиционных решений, принятых Лордом Винетейро, включая покупку биткоина по цене около $70 000 и его продажу на уровне около $50 000. Дополнительно свыше $30 000 он потерял на вложениях в обанкротившуюся впоследствии бразильскую телекоммуникационную компанию OIBR3.

Foi só eu comprar 1 BTC (uma unidade) que a mágica aconteceu. Eu estava há 2.8 anos sem comprar BTC. pic.twitter.com/4inTKXJFS7

— Lord Vinheteiro (@Vinheteiro) August 5, 2024

Близкий друг пианиста Луан Онофре обсудил в одном из своих подкастов финансовые неудачи товарища. Также он сообщил, что Винетейро госпитализировали из-за стресса с неизвестным заболеванием.

На данный момент попытки вернуть средства не увенчались успехом.

Até agora não consegui recuperar os BTC perdidos. Muitos se prontificaram a me ajudar mas todos pediram comissão pra ajudar e com pagamento antecipado. Cheguei a dar um cascalho pra um cara me ajudar mas ele sumiu após o pagamento. No Brasil ninguém ajuda ninguém. Só querem…

— Lord Vinheteiro (@Vinheteiro) November 17, 2024

«Многие предлагали помощь, но все требовали авансовые комиссионные. Я даже заплатил одному парню, который исчез после получения денег. В Бразилии никто никому не помогает. Они все эгоисты. Я не понимаю, как эта страна до сих пор не обанкротилась», — написал Лорд Винетейро в твите от 17 ноября.

Напомним, в сентябре 2023 года YouTube-блогер из Бразилии Иван Бьянко потерял средства с двух криптовалютных кошельков и NFT на общую сумму ~$60 000 после того, как продемонстрировал сид-фразы от них во время стрима.

Ранее ForkLog сообщал, что британец Джеймс Хауэллс на протяжении нескольких лет ведет поиски жесткого диска, на котором хранились 7500 BTC. В августе 2013 года он случайно выбросил его во время уборки офиса.

Он неоднократно обращался за помощью к городским властям Ньюпорта и даже предлагал $72 млн в виде вознаграждения за раскопки свалки, но получал отказ. Теперь Хауэллс готов судиться с горсоветом.

Bacaan Terkait

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

Artikel ini membahas konsep "world model" (model dunia) dalam kecerdasan buatan (AI) yang saat ini banyak digunakan dengan makna berbeda-beda. Fei-Fei Li mengusulkan taksonomi fungsional untuk mengklarifikasi kekacauan ini. Berdasarkan siklus interaksi agen-dunia dalam POMDP (Partially Observable Markov Decision Process), ia mengategorikan model dunia menjadi tiga jenis berdasarkan outputnya: 1. **Renderer (Perender):** Menghasilkan **observasi**, khususnya piksel yang ditujukan untuk mata manusia. Contohnya adalah model video seperti Sora atau sistem interaktif seperti Genie yang menghasilkan gambar berdasarkan input. Fokus utamanya adalah kesetiaan visual, bukan akurasi fisik. 2. **Simulator (Simulator):** Menghasilkan **state (keadaan)**, yaitu representasi dunia yang akurat secara geometri, fisika, dan dinamika. Simulator berfungsi sebagai landasan struktural untuk perhitungan, digunakan oleh profesional (arsitek, desainer) dan program komputer (robot, kendaraan otonom) untuk pelatihan dan pengujian. Contohnya adalah platform seperti NVIDIA Omniverse. 3. **Planner (Perencana):** Menghasilkan **tindakan**. Model ini menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil sebuah agen berdasarkan observasi dan tujuan. Ini menutup lingkaran persepsi-aksi. Contohnya adalah model visi-bahasa-aksi (VLA) dan model aksi dunia (World Action Models). Artikel menyoroti bahwa **simulator adalah kunci penghubung** yang paling penting namun kurang mendapat perhatian publik. Simulator bekerja pada tingkat geometri dan fisika yang mendasarinya, sehingga pemahamannya dapat diproyeksikan ke dalam piksel (untuk renderer) atau prediksi konsekuensi tindakan (untuk planner). Tren terpenting saat ini adalah peleburan batas antara ketiga kategori ini, didorong oleh kesadaran bahwa pengetahuan dasar tentang dunia yang dibutuhkan adalah sama. Tujuan akhirnya adalah model dunia terpadu yang dapat beralih di antara rendering, simulasi, dan perencanaan sesuai kebutuhan. Perkembangan ini mendorong kemajuan menuju kecerdasan spasial, di mana mesin tidak hanya memahami bahasa tentang dunia, tetapi juga dapat memahami, membayangkan, bernalar, dan berinteraksi dengan dunia fisik itu sendiri.

marsbit2j yang lalu

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

marsbit2j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

Pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin berkembang pesat, dengan teknologi yang matang, lingkungan regulasi yang membaik, dan volume transaksi yang meningkat. Meskipun lebih cepat, dapat diakses, dan andal, janji untuk biaya yang lebih murah belum sepenuhnya terwujud. Saat ini, pedagang valas sering mengenakan biaya 60-70 basis poin untuk pembayaran pemasok lintas batas, sementara stablecoin berpotensi menurunkannya menjadi 2-5 basis poin. Namun, kolam likuiditas yang dalam untuk mewujudkan penghematan ini belum terbangun secara masif. Menurut Imran Ahmad dari Bitso Business, keunggulan biaya masih teoritis hingga likuiditas institusional besar-besaran mengalir ke saluran ini. Hambatan adopsi utama adalah kepercayaan. Banyak bisnis memiliki hubungan lama dan tepercaya dengan pedagang valas tradisional, yang dianggap lebih dapat diandalkan meski lebih mahal. Peralihan akan terjadi secara bertahap seiring perbedaan harga yang semakin jelas dan generasi baru yang lebih terbuka. Perusahaan sukses seperti Caliza tidak berusaha menggantikan infrastruktur lama seperti SWIFT, melainkan melengkapinya. Mereka menggunakan stablecoin untuk kecepatan, tetapi tetap memanfaatkan sistem tradisional untuk memastikan keakuratan detail pembayaran yang kritis. Pertumbuhan Caliza yang konsisten (lebih dari 40% bulan-ke-bulan) menunjukkan kekuatan pendekatan hybrid ini. Masa depan industri ini akan ditentukan oleh tiga faktor kunci: lisensi, akses on/off-ramp mata uang fiat, dan likuiditas. Konsolidasi diperkirakan akan terjadi, di mana hanya perusahaan dengan fondasi kuat di ketiga area ini yang akan bertahan sebagai bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar perantara.

链捕手2j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片