名人币归零后被起诉,有赔款先例吗?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-11-18Terakhir diperbarui pada 2024-11-18

Abstrak

「名人币」大多数都只是名人将币圈玩家当作提款机。

11 月 13 日,英国公民 Naeem Azad 与罗马尼亚公民 Mihai Caluseru 向美国加州联邦法院提起诉讼,指控 Caitlyn Jenner 与她的经纪人 Sophia Hutchins 欺诈性地招揽美国和国外财务不成熟的投资者购买未注册的证券。

Caitlyn Jenner 是曾经的奥运冠军,但她更为人熟知的身份是金·卡戴珊等卡戴珊家族成员的继父,以及跨性别女性。她的代币 JENNER 于 5 月 27 日在 Solana 上通过 pump.fun 推出,刚推出就因为是否为其本人推出的真实性争议引发了巨大的价格波动。在一系列戏剧性的故事结束后,根据 dexscreener 的数据,市值最高峰时曾达到 4000 万美元。

但随着名人币的热潮逐渐褪去,正如起诉书中所声称的那样,「Jenner 似乎已经完全放弃了该项目,不再积极进行推广,让持有者蒙受了严重损失,这些损失不太可能挽回」。

自 6 月初反弹回 1000 万美元市值后,$JENNER 的价格和成交量就一路走低,长期仅有 20 多万美元的市值。但在本次遭起诉的消息传出后,$JENNER 反而因为这波「黑流量」出现了 30% 的涨幅,目前市值大约为 80 万美元。

名人币归零后被起诉,有赔款先例吗?

这两位投资者声称因投资 JENNER 代币而损失了超过 56000 美元。在诉讼中他们提到,如果不是 Caitlyn Jenner 的公开宣传以及「虚假和误导性的陈述」,他们就不会做出这样的投资决策。他们还表示,Caitlyn Jenner 故意不向 SEC 进行注册使得缺乏足够的透明信息来评估投资风险。

但仅仅只是 Caitlyn Jenner「喊单摆烂」吗?不是的。起诉书中还提到,Caitlyn Jenner 曾经发布推文表示「不会再次推出代币」,但最后,她还是在以太坊上推出了又一个 $JENNER 代币。

名人币归零后被起诉,有赔款先例吗?

并且,以太坊上的 $JENNER 代币的存在每笔 3% 的交易费,而 Caitlyn Jenner 从未披露过交易费的存在。

目前,以太坊上的 $JENNER 代币只有大约 10 万美元的市值,而最高峰时,市值大约为 800 万美元。

当然了,也不能说「名人币」全都是「短命」的。半年前的「名人币」热潮中的另一个明星项目,说唱歌手 Iggy Azalea 的 $MOTHER,至今仍有 8000 万美元市值。虽然相较最高点的 3 亿美元市值也相去甚远,但好歹形成了一个稳定的 meme 在运营。

而纵观 Crypto 的历史,「名人币」都只是名人将币圈玩家当作提款机的例子占了绝大多数。卡戴珊家族的另一位成员金·卡戴珊就曾在 2022 年被 SEC 指控在未披露宣传报酬的情况下推销 $EMAX,最后金·卡戴珊支付了 126 万美元的罚金并同意 3 年内不推广任何加密货币。NBA 球星「大鲨鱼」奥尼尔也曾因宣传 Solana 上的 NFT 项目「Astrals」而遭到诉讼,他曾在 FTX 倒闭后在 Discord 里表示「他不会离开」,但从那之后,他在 Discord 里没有再说过一句话。

在残酷的加密市场中,我们能够相信的,只有自己。

Bacaan Terkait

Perusahaan Kripto Diborong Raksasa, Baik atau Buruk?

*Laporan oleh Blockchain Knight* Di tengah pasar bear, raksasa tradisional justru aktif melakukan akuisisi strategis di industri crypto. Dalam sebulan terakhir, setidaknya ada 5 akuisisi penting: 1. **Robinhood** membeli **WonderFi** (Kanada) senilai $180 juta untuk akses pasar dan lisensi. 2. **Figure** mengakuisisi **Kiavi** senilai $717 juta untuk ekspansi ke pinjaman properti berbasis RWA (Real World Assets). 3. **Franklin Templeton** membeli **250Digital** untuk membentuk divisi crypto baru yang melayani dana pensiun. 4. **Samsung Securities** membeli 2% saham **Dunamu**, operator Upbit Korea. 5. **Blockworks** (media) membeli **Messari** (data) dengan diskon >90% dari valuasi puncaknya. **Analisis Tren:** - **Harga Murah:** Akuisisi terjadi saat valuasi startup crypto anjlok, memungkinkan pembeli dengan kas kuat mendapatkan aset berharga dengan harga diskon besar. - **Loncatan Regulasi:** Membeli perusahaan yang sudah memegang lisensi lokal (seperti di Kanada dan Korea) adalah cara cepat dan aman untuk berekspansi di tengah lingkungan regulasi yang ketat. - **Validasi Teknologi:** Akuisisi besar di sektor RWA (Figure-Kiavi) menandakan adopsi blockchain sebagai infrastruktur keuangan masa depan sudah dimulai. - **Persiapan Masa Depan:** Raksasa keuangan dengan visi jangka panjang (3-5 tahun) memanfaatkan masa sepi ini untuk membangun fondasi, menguji infrastruktur, dan memposisikan diri untuk menguasai pasar saat siklus makro berbalik dan likuiditas kembali. **Kesimpulan:** Gelombang akuisisi ini menandai transisi industri crypto dari era "liar" menuju tahap institusional dan teratur. Bagi pemain besar dengan strategi matang, pasar bear justru menjadi peluang emas untuk konsolidasi dan persiapan menyambut pertumbuhan berikutnya.

marsbit1j yang lalu

Perusahaan Kripto Diborong Raksasa, Baik atau Buruk?

marsbit1j yang lalu

Strive Rugi Besar di Laporan Keuangan Mengingatkan: Tekanan Saham Preferen Strategy Telah Menyebar ke Seluruh Lini Perbendaharaan Bitcoin

Artikel ini membahas dampak risiko keuangan dari saham preferen yang diterbitkan oleh perusahaan cadangan bitcoin, dengan fokus pada kasus Strive dan Strategy. Strive, perusahaan cadangan bitcoin terbesar ketujuh, mengungkapkan kerugian sebesar $7,08 juta dalam 8 hari pada portofolio saham preferen STRC milik Strategy, meskipun jumlah sahamnya tidak berubah. Hal ini menunjukkan bagaimana penurunan nilai saham preferen dapat menyebar ke seluruh sektor melalui kepemilikan silang antar perusahaan. Strategy merespons dengan memperkenalkan kerangka kerja manajemen risiko kredit baru, termasuk meningkatkan dividen tahunan STRC menjadi 12%, aturan cadangan tunai, serta rencana pembelian kembali saham dan penjualan bitcoin untuk mendukung struktur modalnya. Namun, kalkulator nilai wajar pihak ketiga untuk STRC hanya memperkirakan nilai $49,887 per saham, jauh di bawah nilai nominal, menyoroti ketergantungan kuat valuasi pada keberlanjutan pembayaran dividen. Pasar kini mempertimbangkan dua skenario: apakah risiko terisolasi hanya pada Strategy, atau akan menyebar ke seluruh industri jika diskon terhadap nilai nominal STRC dan saham preferen lainnya seperti SATA milik Strive terus berlanjut, serta jika rencana penjualan bitcoin benar-benar dilakukan. Indikator kunci untuk dipantau adalah tingkat diskon saham preferen, kemampuan menutup dividen dengan kas, dan potensi peningkatan penjualan aset.

Foresight News1j yang lalu

Strive Rugi Besar di Laporan Keuangan Mengingatkan: Tekanan Saham Preferen Strategy Telah Menyebar ke Seluruh Lini Perbendaharaan Bitcoin

Foresight News1j yang lalu

Era MiCA dan Peta Baru Crypto Eropa, Mengapa Jerman Tampil di Panggung Utama?

Dengan MiCA memasuki tahap akhir transisi, industri kripto Eropa telah melalui penyaringan regulasi besar-besaran. Hanya sekitar 12% perusahaan kripto di UE yang telah mendapatkan otorisasi CASP hingga 1 Juli. Di peta baru ini, Jerman menonjol dengan 57 penyedia layanan aset kripto yang diotorisasi MiCA, sekitar 23% dari total otorisasi UE, menjadikannya pintu masuk kepatuhan utama ke pasar tunggal Eropa. Posisi kuat Jerman didukung oleh fondasi regulasi fungsional yang telah ada, yang mengintegrasikan layanan kripto ke dalam kerangka perbankan, sekuritas, dan pasar modal sebelum MiCA. Pendekatan ini memungkinkan transisi yang lebih mulus ke aturan UE. Bank-bank tradisional Jerman kini berperan aktif, tidak hanya sebagai bagian dari rantai kepatuhan tetapi juga sebagai saluran distribusi langsung bagi pengguna ritel. Contohnya, DZ Bank dan Sparkassen berencana menawarkan layanan perdagangan aset kripto melalui aplikasi bank mereka kepada nasabah. Lebih jauh, posisi Jerman berkembang dari pusat perdagangan menjadi hub infrastruktur aset digital Eropa. Lembaga infrastruktur pasar seperti Deutsche Börse Group dan Clearstream sedang membangun platform untuk sekuritas digital dan aset tokenisasi, yang mencakup siklus hidup penuh dari penerbitan hingga penyelesaian. Bank-bank Jerman juga terlibat dalam proyek stablecoin euro Qivalis, menunjukkan peran dalam membangun infrastruktur pembayaran digital dan penyelesaian aset masa depan di tingkat Eropa.

marsbit1j yang lalu

Era MiCA dan Peta Baru Crypto Eropa, Mengapa Jerman Tampil di Panggung Utama?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片