Crypto Champion NYC Mayor Eric Adams Indicted For Corruption

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-09-27Terakhir diperbarui pada 2024-09-27

Abstrak

Serious charges against New York City Mayor Eric Adams might rock the foundation of his administration. Authorities have recently revealed...

Serious charges against New York City Mayor Eric Adams might rock the foundation of his administration.

Authorities have recently revealed federal allegations against him, alleging that he took bribes and unlawful campaign contributions from foreign nationals, specifically Turkish officials and businessmen.

The indictment presents an alarming picture of corruption that extends into his current position as mayor and begins during his tenure as Brooklyn Borough President.

The Charges Made Against Eric Adams

Adams allegedly collected over $100,000 in luxury travel privileges, including free flights and hotel stays, in exchange for treating Turkish interests favorably, according to a series of actions detailed in the 57-page indictment.

He allegedly received preferential treatment at upscale hotels in Turkey, for instance, which he neglected to declare as required by law. Instead, he developed a false paper trail to indicate that he was the one who covered the cost of these benefits.

A screenshot of New York City Mayor Eric Adams' indictment. Source: US District Court Southern District of New York.

Moreover, it alleges that Adams turned to so-called “straw donors,” people who fabricated the fact of giving money to his campaign to collect funds.

This campaign, the indictment further alleges, made him eligible for virtually $10 million in public matching funds intended to amplify the voices of ordinary New Yorkers in elections.

US Atty. Damian Williams disclosed: “These acts undermine the public’s faith in our institutions and erode the principles of our democracy.”

Bitcoin is now trading at $65,771. Chart: TradingView

An Advocate Of Cryptocurrency

Adams has positioned himself as a pro-crypto mayor, advocating for New York City to become a hub for cryptocurrency innovation.

In fact, he has already pledged on taking his first three paychecks in Bitcoin, which further presents him as a strong virtual currency user.

Image: Just Access

Investors and Tech enthusiasts have taken note of that posture. However, the efforts he exerts to give New York that branding as a leader in the cryptocurrencies market would be shadowed by these alleged corruption issues against him.

Critics may question whether his pro-crypto rhetoric was merely a distraction from more serious issues at hand.

Just days after news broke of the indictment, Adams vowed to fight the charges with “every ounce of my strength” in a video message.

He described the allegations as “absolutely false” and claimed they stem from his commitment to serving New Yorkers.

He refuses to back down from his position in defiance of the growing body of evidence against him.

Political Repercussions

These claims have very bad effects. Politicians and citizens alike, including Rep. Alexandria Ocasio-Cortez, are calling for accountability and Adams’s removal.

Yet key political leaders such as Senate Majority Leader Chuck Schumer and Governor Kathy Hochul have yet to publicly call for his departure from office.

Featured image from Seth Wenig/AP Photo, chart from TradingView

Christian Encila

Christian Encila

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Bacaan Terkait

Kenaikan Bunga untuk Selamatkan STRC, Penjualan Koin untuk Selamatkan Kredibilitas, Strategi Kali Ini Memilih Dua Jalur Termahal

Selama enam minggu terakhir, dua sekuritas inti Strategy (MSTR dan STRC) mengalami krisis kepercayaan. Harga MSTR turun lebih dari 50% dari tertingginya, sementara STRC mencapai titik terendah historis pada $74, terdiskonto 26% dari nilai nominalnya. Tekanan dimulai saat Strategy menggunakan cadangan tunai untuk membeli kembali obligasi konversi, mengurangi cakupan likuiditasnya. Kemudian, penjualan kecil Bitcoin (BTC) pertama sejak 2022 dianggap sinyal kesulitan dana, bertentangan dengan narasi "tidak pernah menjual". Untuk mengatasi hal ini, Strategy memperkenalkan Kerangka Modal Digital Credit. Langkah-langkahnya mencakup: menaikkan dividen STRC dari 11.5% menjadi 12%, menetapkan aturan ketat untuk cadangan tunai minimal 12 bulan, otorisasi pembelian kembali saham senilai $20 miliar, dan rencana potensial untuk menjual BTC hingga $12.5 miliardemi mendukung kewajiban pembayaran. Kerangka ini secara efektif meneruskan biaya, pertama ke pemegang saham biasa melalui dilusi, lalu ke cadangan tunai, dan akhirnya ke portofolio Bitcoin itu sendiri. Respons pasar beragam. Meski MSTR dan STRC sempat naik 12%+ setelah pengumuman, diskonto STRC tetap lebar. Beberapa melihat ini sebagai manajemen krisis yang pragmatis, sementara yang lain mengkritik bahwa menjual BTC di bawah harga perolehan rata-rata melemahkan narasi inti dan hanya mengatasi gejolak jangka pendek. Skeptisisme lebih luas juga terlihat di pasar Bitcoin secara keseluruhan, dengan arus keluar ETF dan pembelian perusahaan yang melambat. Intinya, kerangka baru ini memberi Strategy ruang bernapas, tetapi keberhasilannya bergantung pada kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban dividen tanpa dilusi atau penjualan Bitcoin lebih lanjut, dan pada akhirnya, pada pemulihan harga Bitcoin itu sendiri.

链捕手1j yang lalu

Kenaikan Bunga untuk Selamatkan STRC, Penjualan Koin untuk Selamatkan Kredibilitas, Strategi Kali Ini Memilih Dua Jalur Termahal

链捕手1j yang lalu

Apakah Bitcoin Sudah Sampai Dasar? Membongkar 12 Indikator Data Inti

**Apakah Bitcoin Sudah Mencapai Titik Terendah? 12 Indikator Utama Dijelaskan** Harga Bitcoin saat ini sekitar $59.600, terkoreksi hingga 53% dari puncak 2025. Analisis 12 indikator kunci menunjukkan kondisi pasar yang mendekati zona bawah historis, meski pembentukan dasar sepenuhnya masih perlu waktu. **Indikator Sentimen & Nilai:** * **Indeks Ketakutan dan Keserakahan:** Membaca 16, masuk zona "Ketakutan Ekstrem", mirip saat peristiwa FTX 2022. * **Peta Pelangi:** BTC memasuki zona "Bitcoin is dead" untuk kedua kalinya dalam sejarah. * **Rasio MVRV:** Sekitar 1.13, berada di batas bawah saluran historis, menunjukkan valuasi mendekati area dasar. **Indikator Rantai & Tekanan Pasar:** * **Harga Terealisasi:** Sekitar $53.400. Harga saat ini hanya ~12% lebih tinggi, belum jatuh di bawah biaya rata-rata pemegang jangka panjang. * **UTXO dalam Rugi/Laba:** Turun ke level terendah siklus ini, menunjukkan sinyal awal "penyerahan diri" (surrender). * **SOPR Pemegang Jangka Panjang (155+ hari):** 0.662, memasuki area negatif, menunjukkan pemegang lama mulai menjual dengan rugi. * **Kondisi Penambang:** Sekitar 20% penambang rugi karena harga di bawah biaya produksi, dan pendapatan mereka berada di level rendah. **Indikator Permintaan Institusional & Ekspektasi:** * **Aliran Dana ETF AS:** Aliran keluar bersih berkelanjutan, menunjukkan tekanan pada pembeli institusional. * **Polymarket:** Pasar prediksi menunjukkan probabilitas ~80% BTC jatuh di bawah $55.000. **Kesimpulan:** Bitcoin berada dalam fase penyesuaian mendalam. Banyak indikator valuasi dan rantai telah mencapai level ekstrem yang secara historis terkait dengan area dasar (panik ekstrem, zona mati pelangi, tekanan penambang). Namun, pembersihan penuh belum selesai karena harga terealisasi belum tertembus dan permintaan ETF belum pulih. Wilayah di bawah $60.000 mulai menarik untuk jangka menengah-panjang, tetapi kesabaran dan konfirmasi sinyal pemulihan (seperti aliran masuk ETF positif, peningkatan SOPR pemegang lama) lebih disarankan daripada tindakan agresif saat ini.

marsbit1j yang lalu

Apakah Bitcoin Sudah Sampai Dasar? Membongkar 12 Indikator Data Inti

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片