В Беларуси физлицам запретили криптоторговлю на иностранных биржах

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-09-18Terakhir diperbarui pada 2024-09-18

GetBlock Magazine - Что произошло? 17 сентября президент Беларуси Александр Лукашенко подписал Указ № 367 «Об обращении цифровых знаков (токенов)», который запрещает физическим лицам торговать криптовалютой вне белорусских бирж и обменников. Запрет распространяется в том числе на индивидуальных предпринимателей, которые являются резидентами Парка высоких технологий (ПВТ). Это особая юрисдикция с отдельным налогово-правовым режимом для развития ИТ-индустрии.

Указ на сайте президента

Что еще известно? В документе речь идет о сделках по покупке и продаже криптовалют, в которых участвуют фиатные валюты и электронные деньги. Такие сделки должны проводиться только на биржах-резидентах ПВТ.

Как сообщается на официальном сайте президента, целью принятия указа является повышение защиты граждан при совершении криптовалютных сделок, а также противодействие преступной деятельности с использованием криптовалют.

Запрет на совершение сделок вне местных площадок, зарегистрированных в ПВТ, должен обеспечить прозрачность и контроль за обращением криптовалюты, а также предотвратить вывод украденных денежных средств из страны. Отмечается, что мошенники, похищая деньги с банковских счетов граждан, обменивают их на криптовалюту на зарубежных площадках.

Меры административной ответственности за нарушение указа пока не определены. Совет министров совместно с заинтересованными сторонами должен выработать их до 1 июня 2025 года.

Указ вступил в силу с момента его официального опубликования 17 сентября. Для юридических лиц аналогичные ограничения на криптоторговлю действуют с 2017 года.

В настоящий момент в число резидентов ПВТ входят криптобиржи и обменники Tradex от ООО «Брайтум», Dzengi.com от ЗАО «Дзеньги», FINSTORE.by от ООО «ДФС», BYNEX от ООО «ЕРПБЕЛ», Free2ex от ООО «Пиксель Интернет», Whitebird от ЗАО «Уайт Бёрд» и FainEX от ООО «Файнекс».

Также резидентами ПВТ являются брокер «Новые цифровые инвестиции», майнеры «Гринмайнер», «Майнинг Бразерс», «Объединенная майнинговая компания» и разработчик блокчейн-игр «Пайара Геймз».

Читайте оригинальную статью на сайте GetBlock Magazine

Bacaan Terkait

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit4j yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit4j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

Pada Juli 2026, Vitalik Buterin mempublikasikan peta jalan jangka panjang "Lean Ethereum", yang diposisikan sebagai evolusi besar ketiga Ethereum setelah "The Merge". Rencana ini mencakup serangkaian peningkatan protokol yang akan diluncurkan bertahap dalam tiga hingga empat tahun ke depan, bertujuan untuk merekonstruksi hampir semua modul inti protokol. Peta jalan ini menetapkan lima tujuan strategis: finalitas L1 yang lebih cepat, throughput L1 mencapai 1 gigagas per detik, skalabilitas L2 level teragas, keamanan kriptografi kuantum, dan transaksi privat native di L1. Perubahan teknis inti meliputi peralihan dari verifikasi re-eksekusi ke model verifikasi berbasis bukti (proof) seperti STARK rekursif, peningkatan keamanan kuantum, pemisahan konsensus untuk finalitas lebih cepat, penetapan harga gas multidimensi, dan reformasi struktur state menjadi dua lapisan untuk biaya yang lebih rendah. Privasi juga ditingkatkan menjadi tujuan utama desain protokol. Sebuah proposal kontroversial adalah mengganti mesin virtual EVM dengan arsitektur yang lebih ramah-proof seperti RISC-V atau leanISA, yang dapat memengaruhi ekosistem L2 yang ada seperti Arbitrum. Mengenai dampak pada harga ETH, peta jalan berpotensi meningkatkan aktivitas dan pembakaran gas di L1 jika target peningkatan kapasitas terpenuhi. Namun, ini adalah proses jangka panjang, dan nilainya bergantung pada adopsi aktual, bukan hanya peningkatan kapasitas. Implementasi akan dipantau melalui indikator seperti peningkatan batas gas di upgrade Glamsterdam, pertumbuhan blob, pendapatan fee L1, dan kinerja ETH relatif terhadap BTC.

链捕手5j yang lalu

Ethereum 10 Tahun ke Depan dalam Pandangan Vitalik

链捕手5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片