Какие криптовалюты вырастут на фоне снижения ставки ФРС

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-11-16Terakhir diperbarui pada 2024-09-16

Почему децентрализованные финансовые приложения могут стать основным бенефициаром от снижения ставки ФРС в середине сентября

На этой неделе, впервые с начала 2020 года, ожидается снижение ставки ФРС, что может позитивно повлиять на интерес инвесторов к сектору децентрализованных финансовых приложений (DeFi). Как пишет The Block, ссылаясь на аналитиков брокерской компании Bernstein, смягчение денежно-кредитной политики ФРС может стать катализатором для лендинговых (кредитных) DeFi-приложений.

Как решение по ставке ФРС повлияет на рынок криптовалют. Что нужно знать

Снижение ставки ФРС подразумевает, что кредиты станут дешевле, а доходности инвесторов, вкладывающих в инструменты с фиксированной доходностью на финансовом рынке США, — ниже. Однако, решения ФРС прямо не влияют на доходности DeFi, где доходности формируются согласно спросу и предложению.

rbc.group

Так, например, в крупнейшем криптовалютном лендинговом протоколе Aave средневзвешенная ставка составила около 4% годовых, что потенциально может быть более привлекательным для инвесторов, чем использование традиционных финансовых инструментов.

«С вероятным снижением ставок доходность DeFi снова выглядит привлекательной. Это может стать катализатором перезагрузки криптовалютных кредитных рынков и возрождения интереса к DeFi и Ethereum», — сообщили эксперты Bernstein в записке для клиентов в понедельник, 16 сентября.

Кредиты без посредников. Как работает Aave, почему платформа популярна

Сектор DeFi стал одной из быстрорастущих концепций в финансовой индустрии, предложив рынку систему кредитования под залог криптоактивов напрямую между пользователями, без участия посредников. Общая сумма заблокированных средств (TVL) в таких DeFi-проектах превышает $30 млрд, по данным Defillama на середину сентября, что составляет почти 40% от всего рынка DeFi-приложений. А общая капитализация токенов категории лендинговых проектов составила $5,5 млрд при дневном объеме торгов свыше $660 млн, согласно данным Coingecko.

Тем самым одновременное снижение ставки ФРС вместе с сохранением или ростом кредитных ставок в секторе лендинговых криптоприложений может оживить рынок криптовалют, что положительно повлияет на их цены.

Такой сценарий может вернуть крупных игроков и институциональных инвесторов на рынки криптокредитования, что станет сдерживающим фактором для дальнейшего падения цены Ethereum относительно биткоина, отметили в Bernstein.

Курс Ethereum к биткоину упал до минимума с 2021 года. О чем это говорит

Сообщение аналитиков вышло на фоне того, что курс Ethereum (ETH) к биткоину (BTC) обновил трехлетний минимум. Значение ETH/BTC впервые с 2021 года просело ниже 0,04. Это совпало с ростом доли доминирования биткоина, которая выросла с начала 2024 года на 12,36, до 58%. Доля рынка Ethereum сократилась с 17 до 13,1%.

Негативная ценовая динамика не помешала росту фундаментальных показателей у сектора лендинговых протоколов. TVL DeFi на середину сентября составляет половину от пиковых значений 2021 года — $160 млрд, цифры удвоились с минимума 2022 года почти до $80 млрд. Ежемесячное число пользователей DeFi выросло в три-четыре раза по сравнению с минимумами, указали в Bernstein.

Еще одним позитивным фактором для DeFi является возвращение показателя общей капитализации стейблкоинов к историческому максимуму. Согласно Defillama, 16 сентября он превысил $171 млрд, что примерно на 10% ниже самого высокого значения в апреле 2022 года.

Такие токены используются в том числе в DeFi, что позволяет участникам со всего мира получать доход от предоставления ликвидности на децентрализованных рынках кредитования.

По мнению экспертов, это все относится к признакам восстановления сектора DeFi-приложений, который продолжит восстановление по мере снижения ставок.

Bacaan Terkait

Kenaikan Bunga untuk Selamatkan STRC, Penjualan Koin untuk Selamatkan Kredibilitas, Strategi Kali Ini Memilih Dua Jalur Termahal

Selama enam minggu terakhir, dua sekuritas inti Strategy (MSTR dan STRC) mengalami krisis kepercayaan. Harga MSTR turun lebih dari 50% dari tertingginya, sementara STRC mencapai titik terendah historis pada $74, terdiskonto 26% dari nilai nominalnya. Tekanan dimulai saat Strategy menggunakan cadangan tunai untuk membeli kembali obligasi konversi, mengurangi cakupan likuiditasnya. Kemudian, penjualan kecil Bitcoin (BTC) pertama sejak 2022 dianggap sinyal kesulitan dana, bertentangan dengan narasi "tidak pernah menjual". Untuk mengatasi hal ini, Strategy memperkenalkan Kerangka Modal Digital Credit. Langkah-langkahnya mencakup: menaikkan dividen STRC dari 11.5% menjadi 12%, menetapkan aturan ketat untuk cadangan tunai minimal 12 bulan, otorisasi pembelian kembali saham senilai $20 miliar, dan rencana potensial untuk menjual BTC hingga $12.5 miliardemi mendukung kewajiban pembayaran. Kerangka ini secara efektif meneruskan biaya, pertama ke pemegang saham biasa melalui dilusi, lalu ke cadangan tunai, dan akhirnya ke portofolio Bitcoin itu sendiri. Respons pasar beragam. Meski MSTR dan STRC sempat naik 12%+ setelah pengumuman, diskonto STRC tetap lebar. Beberapa melihat ini sebagai manajemen krisis yang pragmatis, sementara yang lain mengkritik bahwa menjual BTC di bawah harga perolehan rata-rata melemahkan narasi inti dan hanya mengatasi gejolak jangka pendek. Skeptisisme lebih luas juga terlihat di pasar Bitcoin secara keseluruhan, dengan arus keluar ETF dan pembelian perusahaan yang melambat. Intinya, kerangka baru ini memberi Strategy ruang bernapas, tetapi keberhasilannya bergantung pada kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban dividen tanpa dilusi atau penjualan Bitcoin lebih lanjut, dan pada akhirnya, pada pemulihan harga Bitcoin itu sendiri.

链捕手43m yang lalu

Kenaikan Bunga untuk Selamatkan STRC, Penjualan Koin untuk Selamatkan Kredibilitas, Strategi Kali Ini Memilih Dua Jalur Termahal

链捕手43m yang lalu

Apakah Bitcoin Sudah Sampai Dasar? Membongkar 12 Indikator Data Inti

**Apakah Bitcoin Sudah Mencapai Titik Terendah? 12 Indikator Utama Dijelaskan** Harga Bitcoin saat ini sekitar $59.600, terkoreksi hingga 53% dari puncak 2025. Analisis 12 indikator kunci menunjukkan kondisi pasar yang mendekati zona bawah historis, meski pembentukan dasar sepenuhnya masih perlu waktu. **Indikator Sentimen & Nilai:** * **Indeks Ketakutan dan Keserakahan:** Membaca 16, masuk zona "Ketakutan Ekstrem", mirip saat peristiwa FTX 2022. * **Peta Pelangi:** BTC memasuki zona "Bitcoin is dead" untuk kedua kalinya dalam sejarah. * **Rasio MVRV:** Sekitar 1.13, berada di batas bawah saluran historis, menunjukkan valuasi mendekati area dasar. **Indikator Rantai & Tekanan Pasar:** * **Harga Terealisasi:** Sekitar $53.400. Harga saat ini hanya ~12% lebih tinggi, belum jatuh di bawah biaya rata-rata pemegang jangka panjang. * **UTXO dalam Rugi/Laba:** Turun ke level terendah siklus ini, menunjukkan sinyal awal "penyerahan diri" (surrender). * **SOPR Pemegang Jangka Panjang (155+ hari):** 0.662, memasuki area negatif, menunjukkan pemegang lama mulai menjual dengan rugi. * **Kondisi Penambang:** Sekitar 20% penambang rugi karena harga di bawah biaya produksi, dan pendapatan mereka berada di level rendah. **Indikator Permintaan Institusional & Ekspektasi:** * **Aliran Dana ETF AS:** Aliran keluar bersih berkelanjutan, menunjukkan tekanan pada pembeli institusional. * **Polymarket:** Pasar prediksi menunjukkan probabilitas ~80% BTC jatuh di bawah $55.000. **Kesimpulan:** Bitcoin berada dalam fase penyesuaian mendalam. Banyak indikator valuasi dan rantai telah mencapai level ekstrem yang secara historis terkait dengan area dasar (panik ekstrem, zona mati pelangi, tekanan penambang). Namun, pembersihan penuh belum selesai karena harga terealisasi belum tertembus dan permintaan ETF belum pulih. Wilayah di bawah $60.000 mulai menarik untuk jangka menengah-panjang, tetapi kesabaran dan konfirmasi sinyal pemulihan (seperti aliran masuk ETF positif, peningkatan SOPR pemegang lama) lebih disarankan daripada tindakan agresif saat ini.

marsbit54m yang lalu

Apakah Bitcoin Sudah Sampai Dasar? Membongkar 12 Indikator Data Inti

marsbit54m yang lalu

Valuasi Terbalik Terjadi, Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin Alami Krisis Kepercayaan

**Inti Artikel: Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin Alami Krisis Kepercayaan, Valuasi Terbalik Muncul** Selama dua tahun terakhir, saham perusahaan yang menambah holding Bitcoin di treasuri mereka langsung naik. Namun, logika pasar kini berubah total. Investor tidak lagi hanya melihat berita pembelian besar, tetapi dengan cermat memeriksa setiap transaksi pendanaan, menghitung pengenceran ekuitas, dividen saham preferen, bunga utang, dan cadangan kas untuk menilai apakah pendanaan benar-benar meningkatkan bagian Bitcoin per saham bagi pemegang saham lama. Indikator kunci pergeseran ini adalah kontraksi **"modified Net Asset Value" (mNAV)** — rasio valuasi pasar perusahaan terhadap nilai total Bitcoin yang dipegang. **Metaplanet**, entitas holding Bitcoin perusahaan terbesar di Asia, kini memiliki mNAV hanya 0.9x, artinya valuasi pasarnya lebih rendah dari nilai Bitcoin di neracanya. Sahamnya turun ~47% YTD. CEO Simon Gerovich menyatakan bahwa jika mNAV jatuh di bawah 1.0x, perusahaan akan fokus pada buyback saham dan berhenti menerbitkan saham biasa baru. Pelopor strategi treasuri Bitcoin, **MicroStrategy**, masih mempertahankan premium valuasi bahkan setelah memperhitungkan saham preferen dan utangnya. Namun, bagian Bitcoin per saham bagi pemegang saham biasa terus terdilusi. Pendanaan terbarunya melalui penjualan saham biasa sebagian besar digunakan untuk menambah cadangan dividen saham preferen, bukan membeli Bitcoin dalam jumlah besar. Di Eropa, perusahaan seperti **Capital B** (Prancis) dan **BTC AB** (Swedia) mengadopsi model serupa, mencari pendanaan besar dengan struktur modal kompleks (saham preferen dengan dividen tetap) sementara aset dasar Bitcoin mereka relatif kecil. Mereka berharap nilai Bitcoin yang dibeli nanti dapat menutupi semua biaya dari pengenceran dan dividen. Perubahan logika pasar didorong oleh meluasnya **Bitcoin ETF spot**, yang menawarkan eksposur Bitcoin yang bersih dan berbiaya rendah, menghilangkan kelangkaan saham treasuri Bitcoin sebagai cara tidak langsung untuk memegang aset kripto tersebut. Perusahaan treasuri kini harus membuktikan nilai tambah mereka melalui keuntungan leverage, dividen stabil, atau operasi pasar modal yang efisien. Risiko utama bagi sektor ini adalah terputusnya siklus pendanaan. Jika perusahaan tidak dapat menerbitkan saham di atas nilai aset bersihnya, mereka kehilangan cara untuk terus membeli Bitcoin, sementara masih harus membayar dividen dan bunga. Pilihan yang tersisa — pengenceran lebih lanjut, meminjamkan Bitcoin, atau menjual aset — semuanya berisiko. Pemenang di fase berikutnya adalah perusahaan yang dapat membuktikan bahwa setiap putaran pendanaan meningkatkan kepemilikan Bitcoin *per saham* bagi pemegang saham biasa. Pasar kini mulai menghitung dengan tepat.

Foresight News1j yang lalu

Valuasi Terbalik Terjadi, Perusahaan Perbendaharaan Bitcoin Alami Krisis Kepercayaan

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片