СМИ: топ-менеджера ряда украинских криптобирж заподозрили в хищении 1 млрд гривен

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-07-11Terakhir diperbarui pada 2024-09-11

Украинские и европейские правоохранители провели обыски у предпринимателя Богдана Прилепы, которого подозревают в мошенничестве с целью присвоения активов пользователей биржи Сoinsbit и других торговых платформ. Об этом сообщил портал «СтопКор» со ссылкой на источники в силовых структурах.

По их данным, в декабре 2023 года группа технических специалистов под руководством Прилепы забрала все доступы к системе у бывшего совладельца компаний, заблокировала пользовательские кошельки с балансами от $300 до $30 000, а затем присвоила находившиеся на них средства на сумму более миллиарда гривен (~$24,2 млн).

После февраля 2022 года Прилепа находился в Дубае, куда частично перевез технический персонал подконтрольных ему IT-структур, сообщает портал.

Согласно инсайдерской информации «СтопКора», в этот период бизнесмен начал сотрудничество с криминальными авторитетами из РФ, связанными с ФСБ. Свидетели из числа работников бирж Прилепы сообщили, что часть похищенных денег якобы предназначалась для приобретения беспилотников для ВСУ.

Продолжается расследование при участии правоохранителей Украины, ОАЭ и европейских стран.

Прилепа специализируется на запуске различных стартапов в сфере криптовалют. В 2018 году он занимал должность CTO биржи Сoinsbit. Также работал CEO на платформах Qmall и C-Pateх.

ForkLog отправил запросы Сoinsbit, Qmall и C-Pateх.

Напомним, в августе 2023 года НБУ запросил у банков Украины финансовую отчетность по взаимодействию с рядом криптовалютных компаний и небанковских платежных сервисов.

В частности регулятор заинтересовался банковскими операциями, связанными с биржами Kuna и Qmall, а также платежными сервисами CoinPay и GEO Pay.

У банков затребовали отчеты о риск-скоринге взаимодействия с этими платформами, ID и название эквайера, а также анкеты собственников перечисленных криптокомпаний.

Bacaan Terkait

Meraup $7,2 Juta Dalam Seminggu, Bagaimana pump.fun Menghasilkan Uang?

**Ringkasan: Bagaimana pump.fun Mencetak Untung Besar?** Platform penerbitan token meme di ekosistem Solana, pump.fun, baru-baru ini mengungkap data kinerja mengesankan. Dalam seminggu (29 Juni - 5 Juli), pendapatan protokol mencapai **$7,2 juta**, menandai transisi platform ke era arus kas yang stabil. **Sumber Pendapatan Utama:** Pendapatan terutama berasal dari tiga layanan inti: 1. **Bonding Curve**: Volume perdagangan $553 juta. Mekanisme ini secara otomatis menentukan harga dan menerbitkan token, dengan platform mengambil fee dari setiap transaksi. 2. **PumpSwap**: Volume perdagangan mencapai $1,65 miliar, berfungsi sebagai pusat likuiditas internal. 3. **Terminal**: Alat pengembang yang terus diperluas, mendiversifikasi sumber pendapatan. **Model Ekonomi Token Baru: Siklus Nilai PUMP** Langkah strategisnya adalah menggunakan **50% dari pendapatan bersih protokol** untuk membeli kembali dan **memusnahkan (burn) token PUMP** secara permanen. Dalam seminggu, $3,7 juta PUMP telah dimusnahkan, dengan total **41,8% pasokan yang beredar telah dihancurkan**. Ini menciptakan siklus positif di mana pertumbuhan pendapatan mendorong pengurangan pasokan, mengaitkan nilai token PUMP secara langsung dengan kinerja bisnis platform. **Evolusi Menuju Platform Ekosistem:** Pump.fun tidak hanya berfokus pada penerbitan meme. Platform ini berkembang dengan: * **Pengalaman Pengguna**: Meningkatkan kecepatan swap menjadi 300-400 milidetik dan menambahkan jalur deposit fiat dengan KYC rendah (meningkatkan volume deposit harian ~21%). * **Alat Pengembang**: Terminal terus ditingkatkan untuk menarik lebih banyak pengembang pihak ketiga. * **Komunitas**: Fitur "GO" dan sistem bounty telah menciptakan ekosistem konten yang aktif. **Kesimpulan:** Laporan ini menunjukkan bahwa pump.fun sedang membangun model bisnis Web3 yang matang dengan arus kas nyata, siklus nilai token yang terdefinisi, dan ekosistem yang berkembang, melampaui sekadar ketergantungan pada hype meme jangka pendek.

marsbit38m yang lalu

Meraup $7,2 Juta Dalam Seminggu, Bagaimana pump.fun Menghasilkan Uang?

marsbit38m yang lalu

Tiger Research: Tiga Strategi bagi Lembaga Keuangan untuk Mengikuti Gelombang Tokenisasi

Laporan Tiger Research menekankan bahwa pasar tokenisasi aset dunia nyata tumbuh pesat, tetapi banyak wilayah hukum belum memiliki kerangka peraturan yang matang. Lembaga keuangan di yurisdiksi tersebut dihadapkan pada tiga pilihan strategis: menunggu regulasi domestik, bereksperimen dalam sandbox terbatas, atau masuk lebih dulu ke pasar luar negeri yang sudah matang. Sebelum masuk, institusi harus mempersiapkan enam aspek inti: pemilihan yurisdiksi, perolehan lisensi, definisi aset, target investor, mekanisme penyelesaian, dan pengaturan operasional. Ada dua jalur utama: masuk langsung ke yurisdiksi dengan regulasi matang (seperti Hong Kong, Singapura, atau AS) atau mengadopsi jalur native-on-chain yang memanfaatkan platform berlisensi untuk mengurangi hambatan masuk. Jalur native-on-chain, seperti yang digunakan Ondo Global dan Plume Nest, memungkinkan masuk cepat dengan cakupan luas dan potensi akses ke likuiditas DeFi, meski kompleksitas desain strukturnya lebih tinggi. Intinya, tokenisasi bukanlah sihir; ini adalah proses yang membutuhkan ketepatan tinggi. Daripada menunggu kerangka regulasi sempurna, lembaga keuangan harus segera bertindak, merencanakan jalur yang layak, dan mengumpulkan pengalaman operasional nyata. Pasar tidak akan menunggu. Persiapan untuk bisnis offshore membutuhkan waktu 6-12 bulan, dan tinjauan hukum menjadi hambatan utama. Namun, kunci sukses terletak pada menyelesaikan proses penjualan yang lengkap, bukan hanya desain teknis.

Foresight News59m yang lalu

Tiger Research: Tiga Strategi bagi Lembaga Keuangan untuk Mengikuti Gelombang Tokenisasi

Foresight News59m yang lalu

宇树 Melaju Kencang Menuju IPO, Kejutan Sebenarnya Adalah Bagaimana Mereka Akan Menghabiskan 42 Miliar yang Diperoleh

Pada 6 Juli, Unicorn Dynamics (Yushu Technology) menyelesaikan proses registrasi IPO di pasar STAR (Science and Technology Innovation Board) China, menandai dirinya sebagai perusahaan robot humanoid pertama yang akan go public setelah pesaingnya, UBTech. Perusahaan ini berencana mengumpulkan dana sekitar RMB 4,2 miliar, yang akan digunakan untuk meningkatkan pengembangan model robot, pengembangan robot baru, dan membangun basis manufaktur baru. Perjalanan Yushu dimulai dari robot berkaki empat (robot dog), kemudian berkembang pesat ke pasar robot humanoid sejak 2023. Perusahaan ini terkenal karena kebijakan harga agresifnya, seperti robot humanoid G1 yang dimulai dari RMB 99.000 dan R1 seharga RMB 29.900, sehingga berkontribusi pada peningkatan pendapatan yang signifikan. Pada 2025, pendapatannya mencapai RMB 1,71 miliar dengan keuntungan bersih RMB 288 juta, mengirimkan lebih dari 5.500 unit robot humanoid. Meski mendominasi pasar robot berkaki empat global, Yushu menghadapi persaingan ketat di pasar robot humanoid dari pemain seperti UBTech, Tesla Optimus, dan 1X NEO. Tantangan utamanya ke depan adalah menemukan aplikasi skala besar selain robot berkaki empat, mempertahankan keunggulan harga sambil meningkatkan kinerja produk, serta mengembangkan kecerdasan em-bodied (embodied AI) untuk meningkatkan kemampuan "otak" robot. Analisis menunjukkan Yushu kemungkinan akan mengambil jalur "alat pengembangan + kasus percontohan industri", dengan produk berharga rendah untuk volume penjualan dan platform kinerja tinggi untuk pelatihan AI. Keberhasilannya akan bergantung pada kemampuan mentransformasi pilot project, seperti uji coba di Bandara Haneda Tokyo, menjadi kontrak komersial berkelanjutan dan mereplikasinya di berbagai sektor industri. IPO ini adalah tiket masuk, tetapi pertarungan sesungguhnya di pasar robot humanoid yang sedang berkembang pesat baru saja dimulai.

marsbit2j yang lalu

宇树 Melaju Kencang Menuju IPO, Kejutan Sebenarnya Adalah Bagaimana Mereka Akan Menghabiskan 42 Miliar yang Diperoleh

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片