Cardano Joins Ripple, Hedera, And Other Crypto Giants In New Alliance

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-09-06Terakhir diperbarui pada 2024-09-06

Abstrak

Input | Output, the research and engineering entity behind Cardano, along with Hedera, have been named the final founding members...

Input | Output, the research and engineering entity behind Cardano, along with Hedera, have been named the final founding members of the Decentralized Recovery (DeRec) Alliance, a new coalition aimed at fostering interoperability and enhanced security across the crypto industry. The alliance, established by leaders within the Hedera and Algorand ecosystems and formalized in January 2024, already includes prominent crypto organizations such as Algorand Foundation, Hashgraph (formerly Swirlds Labs), Ripple, and XRPL Labs as foundational pillars.

Cardano, Ripple, And Hedera Lead The Charge

The alliance was launched by Hedera co-Founder Dr. Leemon Baird, who highlighted the collaborative effort spanning multiple ecosystems in a press release on Thursday. “We are happy to welcome Input Output as a founding member. Their deep expertise and insight will be a great asset to the DeRec Alliance,” Dr. Baird remarked.

Charles Hoskinson, the founder of Cardano and CEO of Input | Output emphasized the alignment with the company’s foundational principles. “Input Output has always been committed to open-source principles, cross-industry collaboration, and blockchain interoperability. As an industry seeking to drive wider adoption, we should all be committed to the relentless pursuit of security, accessibility, and improving the user experience,” the Cardano founder explained.

The DeRec Alliance introduces an open-source, industry-standard protocol that simplifies the recovery of digital assets, which is critical for everyday users and developers within the blockchain ecosystem. John Woods, CTO of the Algorand Foundation, pointed out the broader implications of inadequate user experience in Web3. “Web3 has fallen short in delivering a great UX for securing and recovering key material,” Woods stated.

The DeRec Alliance aims to address these shortcomings by providing streamlined key recovery processes and further decentralizing other important infrastructures, which are essential for the security and accessibility of digital assets. The founding members of the DeRec Alliance, including Input | Output and Hedera, will hold two-year terms on the Technical Oversight Committee (TOC), contributing their expertise to the governance structure and core policies of the alliance.

Their leadership is expected to maintain the strategic focus of the alliance and effectively address the evolving needs of its growing community. Charles Adkins, President of Hedera, expressed pride in joining the alliance and contributing to the enhancement of asset protection.

“From the very beginning, Hedera has been at the forefront of digital asset security. The DeRec Alliance takes this one step further by introducing an open-source protocol that simplifies asset recovery, aligning closely with our mission to enable a new era of trust and transparency,” Adkins commented.

Alliance members also play a crucial role in shaping the direction of the DeRec Alliance by providing policy input and overseeing the development of DeRec-based solutions. They engage in quarterly meetings and contribute to policy discussions, nominating candidates for and voting in TOC elections. This diverse group includes new members like DLT Science Foundation, Hashpack, Oasis Protocol Foundation, and Palisade, each bringing unique capabilities and perspectives to the alliance.

“The DeRec Alliance is a group of forward-thinking companies from across Web2 and Web3 that are committed to making the process of securing and recovering digital assets, accounts, and other secrets as simple as existing Web2 experiences. […] IO will hold a two-year term on the Technical Oversight Committee (TOC), offering critical input on the Alliance’s governance structure and core policies,” the Cardano developer added via X.

The DeRec protocol itself is designed around a secret-sharing approach among a set of helpers, such as friends or businesses, who assist in the recovery of secrets when needed. This approach ensures that no individual helper can access the complete secret, enhancing security and reducing the risks associated with centralized points of failure.

At press time, ADA traded at $0.3264.

Cardano price
ADA hovers below the 20-day EMA, 1-day chart | Source: ADAUSDT on TradingView.com
Featured image from Shutterstock, chart from TradingView.com
Jake Simmons

Jake Simmons

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Bacaan Terkait

Pemerintah AS untuk Pertama Kali Melonggarkan Larangan Kontrak Berjangka Kripto (Perpetual), Apa Artinya bagi Pasar?

**Ringkasan: AS Buka Pasar untuk Kontrak Berjangka Kripto Tanpa Jatuh Tempo (Perpetual Futures)** Pada 29 Mei, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengeluarkan pedoman yang secara efektif membuka pasar untuk kontrak berjangka kripto tanpa jatuh tempo (perpetual futures) yang dapat diperdagangkan 24/7 untuk warga dan platform terdaftar di AS. Kebijakan ini menandai perubahan signifikan, karena sebelumnya produk derivatif kripto ini hampir tidak dapat diakses di bawah regulasi AS. Pedoman CFTC menekankan bahwa aset kripto, karena infrastruktur digital dan perdagangan globalnya yang terus-menerus, sangat cocok untuk perdagangan dan penyelesaian 24 jam. Langkah ini dipuji oleh banyak pelaku industri sebagai langkah maju untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto, dengan potensi menarik likuiditas kembali ke pasar domestik. **Penerima Manfaat Langsung:** * **Kalshi:** Mendapat persetujuan untuk meluncurkan kontrak perpetual pertamanya (BTCPERP). * **Coinbase:** Menjadi Futures Commission Merchant (FCM) pertama yang diatur CFTC, memungkinkan klien AS mengakses pasar derivatif global. * **CME:** Platform Globex-nya kini menawarkan perdagangan 24/7 untuk futures dan opsi Bitcoin, menutup "celah CME" di akhir pekan. CFTC menyatakan pendekatan ini khusus untuk kripto, mencatat bahwa komoditas tradisional seperti produk pertanian mungkin tidak cocok untuk model 24/7. Semua platform yang ingin menawarkan perdagangan 24/7 harus berkoordinasi dengan CFTC. **Tanggapan Industri:** Pimpinan perusahaan seperti Michael Saylor (MicroStrategy), Brian Armstrong (Coinbase), dan Tarek Mansour (Kalshi) menyambut baik keputusan ini sebagai pengembangan positif untuk pasar modal Bitcoin dan akses bagi investor AS. **Kritik:** Organisasi konsumen Better Markets mengkritik keputusan CFTC, menyatakan bahwa regulator mengabaikan perlindungan investor dengan tidak meminta pengungkapan risiko yang lebih jelas untuk produk kompleks ini, dan menuduh adanya hubungan yang terlalu dekat dengan industri. **Dampak ke Depan:** Pasar derivatif kripto bernilai puluhan triliun dolar kini terbuka untuk pengguna AS. Pertukaran seperti Kraken juga telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan produk perpetual futures yang diatur di AS dalam waktu dekat, menandakan potensi periode pertumbuhan yang signifikan untuk perdagangan derivatif kripto di Amerika Serikat.

Odaily星球日报4j yang lalu

Pemerintah AS untuk Pertama Kali Melonggarkan Larangan Kontrak Berjangka Kripto (Perpetual), Apa Artinya bagi Pasar?

Odaily星球日报4j yang lalu

Bagaimana Undang-Undang CLARITY Mengubah Ekonomi Pendapatan Stablecoin

Artikel ini membahas dampak UU CLARITY (2026) terhadap ekonomi pendapatan stablecoin. Dibandingkan UU GENIUS (2025) yang hanya melarang penerbit membayar bunga, Pasal 404 UU CLARITY memperluas larangan ke semua penyedia layanan aset digital dan memperkenalkan pemisahan hukum antara "imbalan pasif" (dilarang) dan "imbalan berbasis aktivitas" (diizinkan). Perubahan ini menggeser paradigma dari "hold-to-earn" menjadi "use-to-earn". Sebagai antisipasi, raksasa manajemen aset seperti Morgan Stanley, BlackRock, dan JPMorgan meluncurkan reksa dana pasar uang ter-tokenisasi (MSNXX, BSTBL/BRSRV, JLTXX) antara 16 April - 12 Mei 2026. Produk ini dirancang sebagai infrastruktur pendapatan yang patut bagi cadangan stablecoin dalam paradigma baru. Artikel menganalisis tiga jalur potensial untuk meneruskan pendapatan kepada pengguna: 1) Imbalan berbasis aktivitas di bursa, 2) Pendapatan melalui protokol DeFi non-kustodial, dan 3) Melalui lapisan aset cadangan (reksa dana ter-tokenisasi). Jalur ketiga dianggap paling stabil secara kepatuhan. Artikel juga menyoroti risiko konsentrasi tinggi (90% cadangan USDtb di BUIDL) dan perdebatan tentang batas OCC 20% untuk aset cadangan ter-tokenisasi. Kemenangan jalur aset cadangan bisa memunculkan risiko sistematis baru. Kesimpulannya, UU CLARITY mendorong pergantian infrastruktur keuangan, di mana penyedia aset cadangan ter-tokenisasi diposisikan sebagai "Visa/Mastercard baru" di ekonomi dolar kripto.

marsbit6j yang lalu

Bagaimana Undang-Undang CLARITY Mengubah Ekonomi Pendapatan Stablecoin

marsbit6j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli ADA

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Cardano (ADA) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Cardano (ADA) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Cardano (ADA) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Cardano (ADA) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Cardano (ADA)Lakukan trading Cardano (ADA) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.4k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli ADA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ADA (ADA) disajikan di bawah ini.

活动图片