Регулятор США снова откладывает решение по экологичному биткоин-ETF

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-05-06Terakhir diperbarui pada 2024-09-06

Согласно заявлению от 4 сентября, Комиссия по ценным бумагам и биржам США снова отложила окончательное решение по запросу Нью-Йоркской фондовой биржи (NYSE) Arca на листинг биржевого фонда (ETF), объединяющего спотовый биткоин (BTC) и фьючерсы на углеродные кредиты.

Ранее SEC откладывала решение по предлагаемому ETF в мае. Крайний срок для окончательного решения теперь перенесен на 21 ноября. Tidal Investments, эмитент ETF, подал заявку на регистрацию фонда S-1 в декабре 2023 года, а NYSE Arca подала свой первоначальный запрос 19b-4 в марте.

7RCC Spot Bitcoin and Carbon Credit Futures ETF «стремится обеспечить доступ к биткоину с экологически ответственным подходом путем компенсации выбросов углерода». Согласно мартовской заявке, фонд предназначен для отслеживания эффективности портфеля, состоящего на 80% из биткоинов и на 20% из фьючерсов на углеродные кредиты.


Такие биржи, как CME, предлагают фьючерсы на углеродные квоты. Источник: CME Group

Майнеры биткоинов потребляют значительное количество электроэнергии для обеспечения вычислительных усилий, необходимых для решения криптографических головоломок, защиты сети и получения вознаграждений в биткоинах. В августе Международный валютный фонд опубликовал отчет, в котором утверждается, что майнинг криптовалют — в сочетании с центрами обработки данных — составляет примерно 1% мировых выбросов парниковых газов.

Эта цифра может быть частично смягчена в результате состоявшегося в апреле халвинга — сокращения наград майнерам вдвое. Статья в выпуске Journal of Cleaner Production от 29 августа утверждает, что майнинг биткоинов может сократить выбросы метана.

Фьючерсы на углеродные кредиты — это контракты на «разрешения на выбросы, выпущенные различными регулирующими режимами «ограничения и торговли», которые стремятся со временем сократить выбросы парниковых газов», — говорится в мартовской заявке. Фьючерсы ETF будут отслеживать стоимость квот на выбросы в рамках режимов ограничения и торговли квотами в Европейском союзе и Калифорнии, а также в других юрисдикциях, согласно заявке.

В августе SEC отложила решение о том, может ли биржевой фонд, разработанный как единый криптопортфель, быть размещен на электронной бирже ценных бумаг Nasdaq. Задержка была вызвана июньским запросом Nasdaq на разрешение разместить Hashdex Nasdaq Crypto Index ETF на своей электронной бирже.

Bacaan Terkait

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

Artikel ini membahas konsep "world model" (model dunia) dalam kecerdasan buatan (AI) yang saat ini banyak digunakan dengan makna berbeda-beda. Fei-Fei Li mengusulkan taksonomi fungsional untuk mengklarifikasi kekacauan ini. Berdasarkan siklus interaksi agen-dunia dalam POMDP (Partially Observable Markov Decision Process), ia mengategorikan model dunia menjadi tiga jenis berdasarkan outputnya: 1. **Renderer (Perender):** Menghasilkan **observasi**, khususnya piksel yang ditujukan untuk mata manusia. Contohnya adalah model video seperti Sora atau sistem interaktif seperti Genie yang menghasilkan gambar berdasarkan input. Fokus utamanya adalah kesetiaan visual, bukan akurasi fisik. 2. **Simulator (Simulator):** Menghasilkan **state (keadaan)**, yaitu representasi dunia yang akurat secara geometri, fisika, dan dinamika. Simulator berfungsi sebagai landasan struktural untuk perhitungan, digunakan oleh profesional (arsitek, desainer) dan program komputer (robot, kendaraan otonom) untuk pelatihan dan pengujian. Contohnya adalah platform seperti NVIDIA Omniverse. 3. **Planner (Perencana):** Menghasilkan **tindakan**. Model ini menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil sebuah agen berdasarkan observasi dan tujuan. Ini menutup lingkaran persepsi-aksi. Contohnya adalah model visi-bahasa-aksi (VLA) dan model aksi dunia (World Action Models). Artikel menyoroti bahwa **simulator adalah kunci penghubung** yang paling penting namun kurang mendapat perhatian publik. Simulator bekerja pada tingkat geometri dan fisika yang mendasarinya, sehingga pemahamannya dapat diproyeksikan ke dalam piksel (untuk renderer) atau prediksi konsekuensi tindakan (untuk planner). Tren terpenting saat ini adalah peleburan batas antara ketiga kategori ini, didorong oleh kesadaran bahwa pengetahuan dasar tentang dunia yang dibutuhkan adalah sama. Tujuan akhirnya adalah model dunia terpadu yang dapat beralih di antara rendering, simulasi, dan perencanaan sesuai kebutuhan. Perkembangan ini mendorong kemajuan menuju kecerdasan spasial, di mana mesin tidak hanya memahami bahasa tentang dunia, tetapi juga dapat memahami, membayangkan, bernalar, dan berinteraksi dengan dunia fisik itu sendiri.

marsbit1j yang lalu

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

marsbit1j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

Pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin berkembang pesat, dengan teknologi yang matang, lingkungan regulasi yang membaik, dan volume transaksi yang meningkat. Meskipun lebih cepat, dapat diakses, dan andal, janji untuk biaya yang lebih murah belum sepenuhnya terwujud. Saat ini, pedagang valas sering mengenakan biaya 60-70 basis poin untuk pembayaran pemasok lintas batas, sementara stablecoin berpotensi menurunkannya menjadi 2-5 basis poin. Namun, kolam likuiditas yang dalam untuk mewujudkan penghematan ini belum terbangun secara masif. Menurut Imran Ahmad dari Bitso Business, keunggulan biaya masih teoritis hingga likuiditas institusional besar-besaran mengalir ke saluran ini. Hambatan adopsi utama adalah kepercayaan. Banyak bisnis memiliki hubungan lama dan tepercaya dengan pedagang valas tradisional, yang dianggap lebih dapat diandalkan meski lebih mahal. Peralihan akan terjadi secara bertahap seiring perbedaan harga yang semakin jelas dan generasi baru yang lebih terbuka. Perusahaan sukses seperti Caliza tidak berusaha menggantikan infrastruktur lama seperti SWIFT, melainkan melengkapinya. Mereka menggunakan stablecoin untuk kecepatan, tetapi tetap memanfaatkan sistem tradisional untuk memastikan keakuratan detail pembayaran yang kritis. Pertumbuhan Caliza yang konsisten (lebih dari 40% bulan-ke-bulan) menunjukkan kekuatan pendekatan hybrid ini. Masa depan industri ini akan ditentukan oleh tiga faktor kunci: lisensi, akses on/off-ramp mata uang fiat, dan likuiditas. Konsolidasi diperkirakan akan terjadi, di mana hanya perusahaan dengan fondasi kuat di ketiga area ini yang akan bertahan sebagai bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar perantara.

链捕手1j yang lalu

Esai Khusus Forbes: Pembayaran Lintas Batas dengan Stablecoin Lebih Cepat, Tapi Belum Lebih Murah

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片