Почему замораживают криптовалюту пользователей

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-12-02Terakhir diperbarui pada 2024-09-02

Третий по капитализации стейблкоин внедрил функцию заморозки и ограничений на блокчейн-адресах. Почему это важно и для чего необходим такой механизм

Компания MakerDAO, эмитент крупнейшего алгоритмического стейблкоина DAI (капитализация — более $5,3 млрд, занимает третье место среди всех стейблкоинов на крипторынке) внедрит функцию заморозки в свой флагманский стабильный токен USDS, пишет TheBlock.

Проект MakerDAO в рамках ребрендинга заменит стейблкоин DAI на USDS и изменит свое название на Sky. Выпуск новых токенов начнется 18 сентября. Старые и новые токены останутся в обороте и будут существовать параллельно. DAI можно будет обменять 1 к 1 на USDS.

Централизованные стейблкоины — это криптовалютные токены, курс которых привязан к какому-либо активу, например к доллару, евро или унции золота. Выпуск этих токенов контролируют централизованные организации. В качестве обеспечения привязки курса к базовому активу компании используют ценные бумаги или национальные валюты. Наиболее известные стабильные токены выпускаются компаниями Tether (USDT) и Circle (USDC).

rbc.group

DAI представляет собой алгоритмический стейблкоин. Он выпускается только под залог криптоактивов. Платформа использует программные смарт-контракты для автоматизации операций. Смарт-контракт — компьютерная программа, запущенная в блокчейне, которая автоматически выполняет эмиссию токенов.

Tether заработала рекордные $5,2 млрд. Чем обеспечены USDT

Новый стейблкоин USDS потенциально вводит более централизованные функции, включая возможность заморозки и ограничения доступа для пользователей в Великобритании и США, а также любых других групп лиц.

В то время как DAI, предыдущий стейблкоин проекта, не имел функций по заморозке, считаясь децентрализованной криптовалютой, планы по переходу к USDS вызывают опасения криптосообщества.

Дополнительные заработки

Вероятно, заморозка необходима, чтобы безопасно предоставить пользователям инструменты для пассивной доходности, которые обеспечиваются посредством покупки государственных облигаций США, даже если сделки будут проходить на вторичных рынках. Партнер Cinneamhain Ventures Адам Кокран предположил, что невозможно безопасно достичь этих целей без функции заморозки и блокировщика «нежелательных» юрисдикций.

Известно, что MakerDAO вкладывает в инструменты, которые предполагают покупки государственных облигаций США. В 2023 году сумма средств в таких активах составляла более $1,1 млрд, согласно The Defiant. А в июле 2024 года проект предоставил план вложений в токенизированные облигации США, которые включают BUIDL от BlackRock, Superstate и Ondo Finance, написали Coindesk.

«Этой отрасли необходимо принять компромиссное решение, поскольку невозможно воспользоваться преимуществами торговой системы США без установленных ею правил», — отметил Кокран в X.

Телеграм-канал «РБК-Крипто» — подпишитесь и будьте в курсе самых главных и актуальных новостей о криптовалюте.

Борьба с преступностью

Хотя некоторые участники рынка полагают, что мера по реализации функции заморозки предназначена не только для дополнительных вариантов получения дохода. Возможности заморозки смогут повлиять на снижение интереса преступников к использованию стейблкоина в будущем.

«Это определенно шаг к тому, чтобы сделать его менее привлекательным для преступников», — цитирует DL News Майкл Льюэллен, руководитель отдела архитектуры решений компании OpenZeppelin, занимающейся криптобезопасностью.

«Это шаг, который может оказаться решающим для обеспечения долговечности и безопасности экосистемы», — сказал Гжегож Травински, аудитор компании Hacken, занимающейся блокчейн-безопасностью.

Bacaan Terkait

Di Era AI, Apa Lagi yang Tersisa dari Bitcoin?

**Era AI: Apa yang Tersisa dari Bitcoin?** Penulis merenungkan hubungan antara AI dan Bitcoin. AI telah membuat produksi konten—seperti teks, gambar, dan video—semakin murah dan mudah didapat. Namun, hal ini menyebabkan banjir informasi, di mana yang asli dan palsu semakin sulit dibedakan. Nilai "keterverifikasian" menjadi sangat berharga. Di sinilah peran Bitcoin dilihat kembali. Kritik bahwa Bitcoin "membuang-buang listrik" dipertimbangkan ulang. Jika AI menghabiskan energi untuk "kemampuan" (menghasilkan konten), Bitcoin menghabiskannya untuk "keterverifikasian." Jaringan Bitcoin, yang diamankan oleh bukti kerja (proof-of-work), membuat biaya untuk memanipulasi catatan transaksi menjadi sangat tinggi. Ini menciptakan sistem buku besar yang tidak bergantung pada kepercayaan terhadap pihak manapun, melainkan pada verifikasi kriptografis yang independen. Penulis menarik analogi dengan sejarah: mesin cetak Gutenberg (seperti AI) mengurangi biaya reproduksi pengetahuan, sementara pembukuan double-entry (seperti blockchain) mengurangi biaya kepercayaan dalam bisnis. Saat ini, AI mendorong biaya produksi konten mendekati nol, sementara blockchain berupaya mengurangi biaya verifikasi dalam dunia digital. Kesimpulannya, AI dan blockchain bukanlah pesaing. AI berfokus pada **penciptaan** (mengurangi biaya produksi), sementara blockchain seperti Bitcoin berfokus pada **pembuktian** (mengurangi biaya verifikasi). Di era di mana AI dapat menghasilkan segalanya, yang menjadi langka bukanlah lebih banyak konten, melainkan lebih banyak fakta yang dapat diverifikasi secara independen. Bitcoin, dalam pandangan ini, adalah "mesin penghasil keterverifikasian."

marsbit1j yang lalu

Di Era AI, Apa Lagi yang Tersisa dari Bitcoin?

marsbit1j yang lalu

Era AI, Apa yang Tersisa dari Bitcoin?

Dalam era AI, kemampuan untuk menghasilkan konten palsu menjadi semakin mudah dan murah, sehingga meragukan keaslian informasi. Hal ini menggeser nilai dari kelimpahan informasi menjadi kemampuan untuk memverifikasi keasliannya. Bitcoin, yang sering dikritik karena konsumsi energinya yang besar, sekarang dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda: energi itu digunakan untuk menciptakan "keterverifikasian," bukan sekadar mempertahankan buku besar. Bitcoin tidak memerlukan kepercayaan pada pihak ketiga; ia mengandalkan matematika, kriptografi, dan jaringan node global untuk memverifikasi setiap transaksi. Dalam dunia di mana AI dapat memalsukan konten dengan mudah, kemampuan Bitcoin untuk menyediakan catatan yang tidak dapat dimanipulasi menjadi sangat berharga. Konsumsi energinya secara efektif meningkatkan biaya untuk memanipulasi sejarah transaksi, sehingga menjamin integritasnya. AI dan Bitcoin bukanlah pesaing; mereka adalah dua sisi dari mata uang yang sama. AI menurunkan biaya produksi konten, sementara blockchain (dengan Bitcoin sebagai contoh utama) menurunkan biaya verifikasi dan membangun kepercayaan dalam dunia digital. Seperti mesin cetak dan pembukuan double-entry pada masa Renaissance, keduanya memainkan peran pelengkap: satu menciptakan, yang lain membuktikan. Dalam era kelebihan informasi ini, apa yang menjadi langka dan berharga adalah fakta yang dapat diverifikasi secara independen.

链捕手1j yang lalu

Era AI, Apa yang Tersisa dari Bitcoin?

链捕手1j yang lalu

Label 'ghain hantu' Cardano terbantahkan? Mengapa 34 dApp ADA tidak menggambarkan keseluruhan cerita

Judul artikel membantah label "rantai hantu" yang dilekatkan pada Cardano, dengan menjelaskan mengapa hanya memiliki 34 dApps tidak menggambarkan situasi sebenarnya. Artikel ini mendefinisikan "rantai hantu" sebagai blockchain yang berjalan secara teknis namun memiliki aktivitas on-chain dan pengembangan yang sangat minimal. Sementara Cardano menunjukkan aktivitas pengembangan yang kuat (tertinggi kedua di antara Layer-1 utama), metrik seperti jumlah dApps, transaksi, dan pengguna aktifnya jauh di bawah pesaing seperti Ethereum, Solana, atau TRON. Penulis mengakui faktor-faktor yang dikritik, seperti penutupan explorer TapTools dan peringatan pendiri Charles Hoskinson mengenai tantangan proyek dApp. Namun, penjelasan utama untuk kesenjangan aktivitas ini terletak pada model Extended Unspent Transaction Output (EUTXO) Cardano. Model ini memungkinkan protokol "batcher" menggabungkan banyak pesanan menjadi satu transaksi teroptimasi sebelum dicatat di ledger, yang mengakibatkan perkiraan aktivitas on-chain yang lebih rendah secara statistik. Kesimpulannya, meskipun aktivitas jaringan Cardano lebih rendah, hal itu tidak serta-merta membuatnya menjadi "rantai hantu". Perbedaan arsitektur (EUTXO) dan fokusnya pada keamanan, keberlanjutan, serta metodologi pengembangan yang ketat menempatkannya dalam ceruk yang unik untuk kepatuhan institusional dan kebutuhan perusahaan, dibandingkan dengan blockchain lain yang mengutamakan throughput tinggi atau volume DeFi.

ambcrypto2j yang lalu

Label 'ghain hantu' Cardano terbantahkan? Mengapa 34 dApp ADA tidak menggambarkan keseluruhan cerita

ambcrypto2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片