SONY Chain即将上线,一览索尼自己的L2

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-24Terakhir diperbarui pada 2024-08-24

币界网报道:

撰文:Luccy

去年 9 月,Web3 公司 Startale Labs CEO Sota Watanabe 在其社交平台宣布,Startale Labs 与索尼成立合资公司 Sony Block Solutions Labs,共同开发索尼区块链 Sony Chain,Sota Watanabe 担任该合资公司主管。

在 BlockBeats 的采访中,Sota Watanabe 曾透露其与 Sony 子公司 Sony 网络通信、一直保持着紧密的合作关系,且 Startale Labs 的一位外部董事曾就职于该子公司,并从今年四月份开始直接在 Sony 总部带领 Sony Chain 项目。

SONY Chain即将上线,一览索尼自己的L2

Startale Labs 首席执行官 Sota Watanabe (Startale Labs),图源:coindesk

今日,Sony Block Solutions Labs 正式公布了 Sony Chain——Soneium 的详细信息,该链将作为以太坊 L2 推出,将利用 Optimism Rollup 技术,使用 Optimism 区块链生态系统的 OP Stack 构建。Soneium 预计将在未来几天内在测试网络上线,随后将加入 Optimism 的超级链来扩展生态系统。

官方介绍,Soneium 的合伙人包括 Astar Network、Optimism、Chainlink、Alchemy、Circle、Circle。

拥抱 OP Stack

Sota Watanabe 另一身份是 Astar Network 的创始人,后者是是波卡生态首批上线的平行链之一,于去年 9 月正式宣布与 Polygon Labs 合作创建 Astar zkEVM,采用 Polygon 链开发套件 (CDK) 的第 2 层协议进行开发,主网已于今年上线。

这里对 Astar Network、Sony Chain 和 Startale Labs 之间的关系做个简单的解释,总的来说,这三个产品或者公司都与 Sota 有关联。Sota 是 Startale Labs 和 Astar Network 的创始人。Startale Labs 继承了 Sota 在 Astar Network 运营里获得的技术和知识基础。Startale Labs 也与 Sony 有合作,从 Sony 那里获得了资金,与 Sony 建立了合资企业,并在 Sony Chain 项目上紧密合作。

Astar Network 在 ZK 方面取得的进展一度成为市场关注的焦点,其中投资者 DFG 曾向 BlockBeats 表示很看重 Astar Network 作为即将在 Polkadot 上推出的两个以太坊虚拟机(EVM)链之一的能力,非常欣赏 Polkadot 架构和 EVM 兼容的特点,以及 Sota 个人与团队的能力。

作为 Astar Network 的创始人,Sota Watanabe 自 2019 年以来一直参与公共区块链的开发。然而,随着 Polkadot 的淡出,Astar Network 也渐渐在国内市场中失去了注意力。如今 Soneium 正式发布,Astar 也宣布将 Astar Layer 2 和社区过渡到 Soneium。

这一举措旨在将 Astar Network 与 Soneium 更紧密地整合,利用两个生态系统的优势来推动 Soneium 愿景的实现。具体体现在:

· 增强 ASTR 的实用性:将 ASTR 作为关键资产集成到 Soneium L2 生态系统中。保持其在生态系统项目中的作用,扩大效用。

· 利用 Soneium 生态系统:将 Soneium L2 置于创新应用程序的核心,推动采用和参与。

· 社区赋权:为现有用户创造更多机会作为新项目和 dApp 的早期采用者。让社区成为 Soneium L2 内新兴举措的主要参与者。

· 未来展望:在不断扩大的 Soneium 生态系统中定位 ASTR 的潜在优势。为 Astar Evolution 第二阶段做好准备,让未来的机会更加清晰。

「GM with Soneium」

索尼在 Web3 行业的探索多面向元宇宙和 NFT 领域,但 Sota Watanabe 曾表示,Sony Chain 不仅仅只关注游戏或 NFT,而是会服务于所有领域,成为一个通用的区块链。

Soneium 将建立在现有以太坊基础设施之上,负责数据处理,以解决通常与 L1 解决方案相关的处理速度慢和费用高的问题。Soneium Op Stack 和 Superchain 创建一个可扩展、EVM 兼容、开发人员友好的区块链。

作为以太坊 L2,Soneium 利用索尼集团在娱乐、金融、电子和游戏领域庞大的全球分销网络,以期弥合 Web3 创新与日常消费应用之间的差距,真正将区块链技术带入主流,即 Go Mainstream with Soneium(与 Soneium 一起走向主流)。Soneium 通过开发 Web3 底层基础设施区块链,或将提供从基础设施到应用层的全面 Web3 解决方案。

SONY Chain即将上线,一览索尼自己的L2

为此,Soneium 正在规划为一个综合开发生态系统,并支持先进的智能合约功能,其可扩展基础设施旨在处理大容量应用程序,确保项目可以不受限制地发展。此外,Soneium 将为开发者和创作者提供提供广泛的文档,并将配备一套开发和启动应用程序所需的第三方开发工具,使各种技能水平的开发人员都能轻松入门并推进他们的项目。

在「GM with Soneium」理念下,除了现有 Web3 服务的应用程序外,Sony Block Solutions Labs 还将考虑与索尼集团内的业务相关联的新服务,以创建可以激发从未使用过 Web3 服务的人们的兴趣的用例。

比如,支持创作者扩大创造力并加强他们与粉丝社区的互动。具体来说,Sony Block Solutions Labs 将研究创作者创作权的保护、支持创作者和粉丝的利润返还新机制以及创作者在数字世界和现实世界中活跃的机会。

在接受 BlockBeats 采访时,Sota Watanabe 表示 Astar 在某种程度上代表了日本,Astar 如果失败对日本的 Web3 会有很大影响。而能和大公司、监管层对话,也正是 Astar 的优势。在索尼与 Astar 合作下,Soneium 或将真正实现其通用的区块链平台的愿景。

Bacaan Terkait

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

Tahun lalu, profesor Xing Bo mengkritik arsitektur model dunia AI. Kini, ia dan tim kembali menerbitkan makalah "Kritik terhadap Model Agen", mempertanyakan apakah sistem yang saat ini disebut "agen" benar-benar memiliki kemampuan otonomi. Makalah membedakan dua jenis: sistem **agentic** (hanya tampak seperti agen, mengandalkan alur kerja eksternal) dan **agentive** (memiliki otonomi internal sejati). Sebagai contoh, insiden perusahaan PocketOS—di mana asisten AI menghapus basis data produksi—menunjukkan bahwa mengetahui aturan tidak sama dengan menginternalisasi dan mematuhinya. Kritik difokuskan pada lima aspek utama desain agen saat ini: 1. **Tujuan:** Dari instruksi langkah-demi-langkah menuju dekomposisi hierarkis tujuan jangka panjang. 2. **Identitas:** Dari identitas statis dalam "prompt sistem" menuju evaluasi diri yang berkembang berdasarkan pengalaman. 3. **Pengambilan Keputusan:** Dari Chain-of-Thought menuju penalaran berbasis **model dunia** untuk mensimulasikan konsekuensi tindakan. 4. **Alokasi Sumber Daya Kognitif:** Perlunya **modul meta-kognitif** (Sistem III) yang secara mandiri memutuskan kapan harus merencanakan secara mendalam atau bertindak cepat. 5. **Pembelajaran:** Dari pelatihan tetap menuju **pembelajaran mandiri yang berkelanjutan**, menggabungkan latihan di simulator dengan kalibrasi di dunia nyata. Berdasarkan analisis ini, tim mengusulkan arsitektur **GIC (Goal-Identity-Configurator)** yang mengintegrasikan enam komponen: encoder kepercayaan, dekomposer tujuan, evolusi identitas, konfigurator (Sistem III), perencana simulasi (Sistem II), dan pelaksana (Sistem I). Arsitektur ini menekankan pelatihan bertahap—seperti pilot—dari simulator ke dunia nyata, dengan keamanan yang dapat diaudit karena modul-modulnya eksplisit. Kesimpulannya, makalah ini menyerukan standar yang lebih ketat untuk istilah "agen". Otonomi sejati bukan tentang menyelesaikan tugas kompleks, tetapi tentang menginternalisasi tujuan, identitas, dan penilaian ke dalam struktur keputusan sistem itu sendiri.

marsbit11m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

marsbit11m yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

**Ringkasan Artikel: Bagaimana Collector Crypt Menciptakan Ilusi Pertumbuhan dengan "Buyback Berulang"** Data menunjukkan bahwa pertumbuhan GMV Collector Crypt (CC) yang pesat terutama didorong oleh paket kartu bernilai tinggi ($250, $1.000, $2.500), yang memiliki tingkat retensi platform per dolar yang lebih rendah dibanding paket murah. Paket $2.500 "Mythic" menyumbang 36,7% GMV Juni hanya dalam 13 hari. Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah kecil pengguna dengan dompet besar dan frekuensi tinggi, bukan perluasan basis pengguna yang luas. Tingkat laba bersih CC turun dari 11,2% (Q3 2025) menjadi 5,6% (Q2 2026), meski GMV naik 4,7 kali. Penebusan kartu fisik menguras 41,6% dari pendapatan bersih pra-pembakaran Mei, menciptakan kebutuhan untuk mengisi ulang inventaris. Pada Juni, hanya 75 dari ~6.000 dompet yang melakukan penebusan fisik, dengan empat pengguna teratas menyumbang 47,1% dari total kartu yang ditebus pengguna. Model ekonomi CC rentan. Jika dua dari tiga tekanan berikut terjadi bersamaan, modelnya bisa menjadi negatif: biaya penggantian inventaris mendekati harga pasar, tingkat penebusan melebihi 9%, dan tingkat buyback paket tinggi tetap sekitar 93%. Pendapatan mitra kumulatif hanya $1,83 juta, sebagian besar terkait Moonbirds. Strategi API dan distribusi B2B belum membuktikan dapat menghasilkan pendapatan berulang yang ringan inventarisnya, karena integrasi yang terverifikasi masih sangat bergantung pada CC untuk penyediaan kartu, penyimpanan, pemenuhan, dan layanan buyback. Pertumbuhan CC saat ini bergantung pada siklus modal berulang oleh pengguna besar, bukan kedalaman pasar kolektor yang sebenarnya. Untuk berkelanjutan, CC perlu membuktikan partisipasi kolektor yang lebih luas, perdagangan sekunder yang lebih dalam, dan nilai kepemilikan on-chain, serta menghasilkan GMV tambahan tanpa terus menekan margin atau beban inventaris.

Foresight News34m yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

Foresight News34m yang lalu

Penyelesaian Sepanjang Waktu Saham AS Telah Tiba, Mata Uang Kripto Tidak Berhasil Mendapatkan Tiket Masuk

Selama bertahun-tahun, industri kripto kerap mempromosikan aset digital sebagai pasar yang beroperasi 24/7 tanpa henti, berbeda dengan bursa tradisional yang tutup pada pukul 4 sore. Namun, narasi utama ini kini mendapat tantangan besar. Perusahaan penyelesaian terbesar di dunia, Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), melalui anak perusahaannya National Securities Clearing Corporation (NSCC), baru saja mengumumkan telah menerapkan sistem kliring yang beroperasi 24 jam selama lima hari kerja dalam seminggu. DTCC yang menangani transaksi senilai kuadriliun dolar setahun kini dapat memproses perdagangan saham secara *overnight*. Perpanjangan jam kliring ini mengurangi keunggulan diferensiasi pasar kripto. Satu-satunya kelebihan yang tersisa adalah kripto masih dapat diperdagangkan di akhir pekan, sedangkan DTCC saat ini belum. Namun, jika permintaan pasar tinggi, DTCC berpotensi membuka layanan kliring di akhir pekan di masa depan. Artikel ini juga menekankan bahwa langkah DTCC ini tidak berkaitan dengan adopsi blockchain publik atau aset kripto. DTCC secara konsisten memilih infrastruktur privat dan terizin untuk proyek-proyeknya, seperti platform Ion dan jaringan Canton untuk tokenisasi obligasi pemerintah AS, bukan menggunakan blockchain publik seperti Ethereum atau XRP Ledger. Harapan komunitas kripto, khususnya pemegang XRP, bahwa DTCC akan mengintegrasikan teknologi mereka, sekali lagi tidak terwujud. Kesimpulannya, pasar keuangan tradisional berhasil meluncurkan sistem kliring 24/5 dengan infrastruktur matang yang ada, tanpa melibatkan atau memberikan "tiket masuk" bagi industri kripto.

marsbit51m yang lalu

Penyelesaian Sepanjang Waktu Saham AS Telah Tiba, Mata Uang Kripto Tidak Berhasil Mendapatkan Tiket Masuk

marsbit51m yang lalu

Penelitian Terbaru Grayscale: Apa Mesin Pertumbuhan Selanjutnya untuk Solana?

**Ringkasan: Studi Terbaru Grayscale – Apa Mesin Pertumbuhan Selanjutnya untuk Solana?** Laporan terbaru Grayscale, "Solana: Crypto's Financial Bazaar", menandai pergeseran fokus dalam menilai Solana. Daripada sekadar menekankan performa teknis (TPS tinggi), laporan ini menyoroti evolusi Solana menjadi platform aplikasi yang menampung aktivitas ekonomi skala besar, bagaikan "pasar finansial digital" yang hidup. Kompetisi rantai publik kini memasuki babak baru: yang diperebutkan bukan lagi kecepatan, tetapi kelimpahan aktivitas ekonomi riil. Grayscale menggarisbawahi bahwa nilai jangka panjang ditentukan oleh pengguna aktif harian, volume transaksi, pendapatan, dan ekosistem aplikasi yang berkelanjutan. Laporan ini menguraikan tiga aplikasi perwakilan yang membentuk roda pertumbuhan Solana: 1. **Jupiter**: Agregator DEX yang telah menjadi pusat likuiditas dan infrastruktur keuangan inti bagi ekosistem DeFi Solana. 2. **Pump.fun**: Melampaui label "Meme", platform ini menunjukkan kemampuan Solana untuk menarik pengguna massal (2 juta pengguna aktif bulanan) dan menghasilkan pendapatan berkelanjutan, memvalidasi jaringan untuk aplikasi konsumen frekuensi tinggi. 3. **Helium & DePIN**: Mewakili perluasan batas Solana ke dunia nyata. Proyek DePIN (Infrastruktur Fisik Terdesentralisasi) menghubungkan sumber daya fisik seperti jaringan nirkabel dan layanan lokasi, membuka jalur pertumbuhan jangka panjang dengan mengaitkan blockchain ke ekonomi riil. Ke depan, naratif pertumbuhan Solana bergeser dari Meme ke area yang lebih berkelanjutan dan berorientasi kelembagaan: **AI Agent & Pembayaran Machine-to-Machine, Stablecoin & Pembayaran, serta Aset Dunia Nyata (RWA) dan Tokenisasi.** Fondasi Solana yang cepat dan murah dipandang cocok untuk menangani penyelesaian transaksi AI yang tinggi dan frekuensi tinggi, serta aplikasi pembayaran digital global. Minat institusional yang bangkit kembali didorong oleh kematangan model bisnis lapisan aplikasi, pematangan ekosistem stablecoin & pembayaran, dan komunitas pengembang yang tetap aktif. Tantangan tetap ada, seperti bagaimana jaringan menangkap nilai dari aktivitas ekonomi yang diciptakan dan membangun keberlanjutan di luar siklus hype. Namun, sinyalnya jelas: nilai Solana di masa depan akan lebih ditentukan oleh kemampuannya sebagai pasar ekonomi digital yang berkembang pesat daripada sekadar menjadi blockchain tercepat.

marsbit55m yang lalu

Penelitian Terbaru Grayscale: Apa Mesin Pertumbuhan Selanjutnya untuk Solana?

marsbit55m yang lalu

Trading

Spot
活动图片