TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-07-11Terakhir diperbarui pada 2024-07-11

Abstrak

DOGS的黑白狗形象通过Telegram的病毒式传播,有望成为TON生态Meme板块龙头。

原创 | Odaily星球日报(@OdailyChina

作者 | Asher(@Asher_ 0210 

TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

继 Notcoin 破圈之后,TON 生态持续升温。尽管出现了诸如 Hamster Kombat(仓鼠)和猫猫(Catizen)等多个爆款项目,但由于这些项目尚未明确代币空投的时间,讨论热度逐渐减退。同时,伴随“门头沟”事件和“德国政府”出售比特币的影响,整个加密市场一片死寂。

就在这样的市场环境下,昨日一只黑白狗的 Telegram 邀请链接在社交媒体、各大社区疯狂刷屏,大家纷纷晒自己领到的积分。那么,这只黑白狗项目 DOGS 如何在极短时间内吸粉近 200 万呢?下面,Odaily星球日报带大家了解这款 TON 生态突然爆火、病毒式传播的“零撸”项目 DOGS。

将 Spotty 的传统带入加密世界

DOGS 项目的黑白狗形象灵感来自于 Telegram 的创始人 Pavel Durov。他在一次支持孤儿院的慈善拍卖会上画了这只标志性的狗 Spotty。根据官方 Telegram 信息,DOGS 并非普通的纪念币。它是最具 Telegram 特色的纪念币,体现了充满活力的社区精神和文化。团队将 Spotty 的传统带入加密货币世界,创造出有趣、以社区为导向、独一无二的加密货币。

TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

黑白狗形象

Pavel Durov 的推特早在两年前就停更了,从过往发的推文内容来看,Pavel Durov 似乎对“狗”影响有所钟爱。

TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

图源:Pavel Durov 早年推文

在蓬勃发展的 TON 生态的推动下,DOGS 项目迎合了当前生态中缺乏代表性 Meme 形象的需求。通过向 Telegram 用户空投代币,仅在短短一天内便吸引了超过 100 万订阅用户,且每天内容阅读量超百万,其增长速度惊人。

TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

DOGS 在不足一天的时间获得百万订阅用户

阳光普照、人人有份

DOGS 昨日在各大社交媒体中刷屏的原因是因为其参与并领取代币积分的方式非常简单:用户只需进入 Telegram 中的 DOGS BOT 频道,系统会根据用户的 Telegram 账号注册时间和活跃度进行评级,并据此分发积分。此外,开通了 Telegram Premium 账号的用户还能获得额外的积分奖励。目前仍为领取 DOGS 代币积分的用户可点击此处跳转

TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

某开通 Telegram Premium 4 年账号所获代币积分

此外,DOGS 还开启了邀请获取更多代币积分的活动方式,因此各大社交媒体上开始疯狂刷屏……

尽管代币总量、空投比例、积分兑换比例等细节尚未公布,而且所获得的代币积分目前也无法交易。但由于其简单易懂的规则和操作方式,以及“零门槛”特性,DOGS 项目成功吸引了大量用户,其黑白狗的 Meme 形象也迅速传播开来。

热度火爆,场外市场吸引大量用户

尽管当前用户领取的 DOGS 代币积分无法在二级市场直接出售,但由于热度爆棚,场外交易市场上已经出现了不少买家。根据多个场外交易群调研发现,许多散户愿意以每积分 0.016 至 0.02 美元的价格进行交易。

TON生态最新爆款:DOGS上线两日用户超180万,场外积分价格近2美分

某 DOGS 场外交易挂单情况

TON 生态+Meme 赛道为爆火创造有利条件

在本轮牛市中,表现最突出的板块是 Meme 板块,而公链中热度最高的是 TON 公链。DOGS 项目结合了“Meme”和“TON”这两大热门标签,展现出无限潜力。如果“黑白狗”的形象能够得到当前散户的广泛认可,DOGS 或许能继 Notcoin 之后成为下一个破圈项目。

此外,DOGS 项目的成功不仅依赖于其有趣的 Meme 形象和 TON 生态的支持,还得益于其巧妙的用户参与机制。通过简单的操作和诱人的积分奖励制度,DOGS 吸引了大量用户的参与和关注。再加上社交媒体上的病毒式传播,DOGS 项目的热度持续攀升,甚至引发了场外交易的活跃。

随着市场对 Meme 文化的接受度越来越高,以及 TON 公链生态的不断壮大,DOGS 项目有望在未来取得更大的成功。

Bacaan Terkait

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

Analisis oleh ZeroDrift pada 22 Juni 2026 mengungkapkan bahwa dalam 40 hari terakhir, penyerang telah mencuri sekitar $16,9 juta dari lima kontrak pintar yang sudah tidak digunakan tetapi masih aktif di blockchain. Kontrak yang sudah ditinggalkan oleh pengembang ternyata tidak serta-merta aman atau mati. Kontrak-kontrak ini masih dapat menyimpan dana, izin akses (allowance), atau fungsi yang dapat dipanggil, sehingga tetap menjadi target serangan yang menarik. Lima proyek yang terdampak adalah: - DxSale V1 Locker: rugi ~$7,3 juta. - TrustedVolumes: rugi ~$5,87 juta. - Aztec Connect: rugi ~$2,28 juta (dalam dua serangan). - Raydium Legacy AMM: rugi ~$1,34 juta. - Huma Finance V1 Pool: rugi ~$101 ribu. Kasus DxSale merupakan contoh nyata. Kontrak locker lamanya dirancang untuk mengunci likuiditas dalam jangka panjang, namun seiring waktu, perhatian tim beralih ke produk baru dan jalur kontrol lama terlupakan, akhirnya dieksploitasi. Serangan-serangan ini terjadi di berbagai sistem dan blockchain, menunjukkan masalah mendasar yang sama: kontrak lama yang sudah tidak menjadi fokus pengembangan masih menyimpan nilai ekonomi dan asumsi keamanan yang kedaluwarsa di dalamnya. Risiko ini diperburuk oleh analisis otomatis. Alat-alat yang dapat memindai kode publik, riwayat transaksi, dan mensimulasikan serangan membuat penemuan target rentan semacam ini menjadi lebih murah dan sistematis bagi penyerang. Industri keamanan DeFi telah memiliki proses audit yang matang untuk peluncuran kontrak baru, namun masih sangat kurang dalam hal disiplin untuk proses pensiun, migrasi, atau penonaktifan kontrak secara menyeluruh. Sebuah kontrak hanya benar-benar aman setelah semua dana, izin, akses, dan asumsi kepercayaan di dalamnya dicabut sepenuhnya.

marsbit7m yang lalu

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

marsbit7m yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

**Ringkasan: Runtuhnya Kerangka Valuasi Aset Generasi Internet** Selama dua belas tahun terakhir, dari IPO Alibaba pada 2014 hingga 2026, aset-aset internet China seperti Alibaba, Tencent, Meituan, dan Pinduoduo mengalami reset valuasi masif. Kerangka valuasi lama ("diskon terhadap rekanan AS") telah runtuh, didorong oleh faktor geopolitik, regulasi, dan kekhawatiran struktur. Namun, fenomena ini tidak hanya terjadi di China. Di AS, raksasa teknologi seperti Microsoft juga menghadapi tekanan valuasi meski kinerja fundamental kuat. Penyebabnya adalah pengeluaran modal besar-besaran untuk AI yang menghancurkan arus kas bebas dan ketidakpastian apakah model bisnis baru dapat mempertahankan profitabilitas tinggi model lama. Baik raksasa internet China maupun AS kini dijuluki "saham tua" (*laodeng gu*), berjuang membuktikan relevansinya di era AI yang mengancam fondasi model bisnis berbasis perhatian (*attention economy*). Sejarah pasar modal Jepang pasca-gelembung 1989 memberikan contoh paralel: kerangka valuasi lama runtuh dan membutuhkan waktu sekitar 25 tahun serta narasi baru dari investor seperti Warren Buffett untuk pulih. Posisi internet China saat ini mirip dengan Jepang di pertengahan 1990-an: kerangka lama mati, kerangka baru belum lahir. AI menawarkan bahasa valuasi baru, tetapi penuh kontradiksi: mengejarnya membutuhkan investasi besar dan mengikis bisnis inti yang menguntungkan, sementara mengabaikannya berarti ditinggalkan zaman. Alternatif lain adalah membangun dasar valuasi melalui pengembalian pemegang saham (buyback, dividen). Intinya, pasar menunggu suatu peristiwa atau narator baru yang dapat mendefinisikan ulang alasan membeli aset-aset ini. Proses revaluasi yang panjang ini mungkin baru berada di tahap tengah.

marsbit10m yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

marsbit10m yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

Penulis: Nancy, PANews Proyek TCG Collector Crypt baru-baru ini menduduki peringkat 10 besar dalam daftar pendapatan protokol global dan pernah menjadi protokol dengan pendapatan tertinggi di Solana. Sebagai perwakilan dari sektor TCG yang ditokenisasi, platform ini menggabungkan kegembiraan koleksi dan "gacha" (buka paket) ke dalam blockchain. Pasar TCG on-chain mengalami pertumbuhan pesat, dengan volume transaksi Juni 2026 mencapai $490 juta, meningkat 7.6x dibandingkan tahun sebelumnya. Solana mendominasi 80.8% pangsa pasar ini, terutama didorong oleh Collector Crypt. Collector Crypt mendominasi pasar dengan volume transaksi kumulatif $1.4 miliar dan pendapatan protokol $68 juta. Pada Juni, platform ini menghasilkan pendapatan sekitar $13.4 juta. Namun, struktur pendapatannya sangat bergantung pada "paus" (whale). Data menunjukkan 0.6% pengguna (yang membelanjakan >$1 juta) menyumbang 51.8% pendapatan, dan secara keseluruhan, 14.6% pengguna teratas berkontribusi terhadap 97.1% pendapatan platform. Jumlah pengguna aktif hariannya kurang dari 1000 orang. Kesuksesan Collector Crypt didorong oleh mekanisme "gacha" on-chain, yang menyumbang hampir semua volume transaksinya, serta daya tarik IP Pokémon yang kuat. Token CARDS juga memainkan peran penting melalui mekanisme buyback ganda, meskipun perlu diperhatikan adanya potensi tekanan jual dari pembukaan kunci (unlock) token yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, Collector Crypt telah membuktikan kelayakan model bisnis TCG on-chain, meskipun sektor ini masih dalam tahap awal dengan ketergantungan tinggi pada segelintir pengguna besar dan ruang untuk pertumbuhan yang lebih luas.

marsbit35m yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

marsbit35m yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

Profesor Dawn Song (Song Xiaodong) dari UC Berkeley, yang dijuluki sebagai "tokoh keamanan komputer nomor satu", bergabung dengan laboratorium Superintelligence Meta sebagai Wakil Presiden Penelitian AI. Dia akan melapor langsung kepada kepala lab, Nat Friedman. Song adalah peneliti berpengaruh di bidang keamanan komputer dan keamanan AI, penerima MacArthur Fellowship, serta anggota ACM, IEEE, dan AAAS. Karyanya yang terkenal termasuk "Dynamic Taint Analysis" (2005). Laboratoriumnya di UC Berkeley dianggap sebagai pusat pelatihan terkemuka di bidang keamanan komputer. Penelitian Song mencakup keamanan perangkat lunak, pembelajaran mesin adversarial, dan keamanan agen AI. Dia juga pendiri Oasis Labs dan Virtue AI, perusahaan yang fokus pada infrastruktur keamanan AI untuk perusahaan, terutama pengujian penetrasi (red-teaming) otomatis dan pengaman runtime untuk agen AI. Bersama Song, pendiri Virtue AI lainnya, Bo Li dan Sanmi Koyejo, serta beberapa anggota tim, juga bergabung dengan Meta. Langkah ini dilihat sebagai upaya Meta untuk memperkuat langkah-langkah keamanan dalam pengembangan agen AI, terutama setelah masalah keamanan model AI seperti Anthropic's mythos menarik perhatian industri. Meta ingin menerapkan AI ke dalam produk-produk sosialnya yang digunakan miliaran orang dan terus mengedepankan strategi sumber terbuka, sehingga membutuhkan kemampuan keamanan yang tangguh. Artikel ini juga menyebutkan bahwa Denny Zhou, pendiri Gemini Reasoning Team di Google, dilaporkan telah bergabung dengan Meta TBDLab beberapa bulan sebelumnya. Zhou adalah tokoh kunci di bidang penalaran AI, berkontribusi pada metode seperti Chain-of-Thought dan Self-Consistency, yang membantu mengembangkan kemampuan penalaran model bahasa besar.

marsbit1j yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片