解析a16z的加密投资组合:前25个币种的回报究竟如何?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-07-11Terakhir diperbarui pada 2024-07-11

Abstrak

在这个快速变化的领域里,适时的买卖决策至关重要。

原文作者:Ren & Heinrich

Andreessen Horowitz (a16z) 是世界上最著名的风险投资公司之一。 他们的投资组合包含大约 50 种加密货币。在这个分析中,我想看看作为散户投资者,如果你进行跟单交易,即投资与a16z相同的币,并在大约 5 个月后将其出售,你是否可以在 2024 年获利。

先假设些条件

•  你作为个人投资者进行复制交易(即投资与a16z相同的币种,并在大约 5 个月后出售)。

•  在a16z投资组合中按市值排名前 25 位的每种币种投资 100 美元(总计 2500 美元)。

•  投资期限:从 2024 年 1 月 1 日到 2024 年 6 月 6 日(157 天)。

深入分析

有了这些条件,我们来看看从年初以来a16z的投资组合将表现如何。

X 轴显示时间走势,Y 轴显示收益或损失百分比。值为 200 意味着相应的加密货币根据原始价值增长了 100% 。

解析a16z的加密投资组合:前25个币种的回报究竟如何?

正如我们所见,情况复杂。

一方面,我们看到一些加密货币在过去几个月价格走势不错,比如:

•    Arweave(AR):+ 323% 

•    Goldfinch(GFI):+ 157% 

•    以太坊(ETH):+ 63% 

另一方面,也有许多价格在下跌,例如:

•    XRP(XRP):-17% 

•    Optimism(OP):-38% 

•    ApeCoin(APE):-22% 

总体而言,排名前 25 位的加密货币中有 11 种显示出净增长。如果减去其他币种价格下跌所导致的损失,总销售价格为 3158.82 美元。因此总利润(3158.82 美元 - 2500 美元)为 658.82 美元,投资回报率(ROI)为 26.35% ,效果还不错。

其实,同期仅仅投资比特币或以太坊的人会获得更大的利润。

显然,无条件复制安德森·霍洛维茨的投资组合不是最理想的选择。

那如何获取更多利润呢?

如果要增加通过复制a16z加密货币投资组合前 25 个币种获利的方法还有哪些呢?让我们更详细地看一下时间线。

当比特币在三月初开始上涨时,整个加密货币市场也出现了强劲的上涨趋势,但并非所有币种的涨幅都相同。

解析a16z的加密投资组合:前25个币种的回报究竟如何?

该图表比较了a16z投资组合中的表现强劲的和表现平平的(显示的是六月初涨幅为正或负的币种的平均增长)。

我们可以看到,表现强劲的币种在三月初(3 月 13 日,平均+ 104% )的涨幅显著高于表现平平的币种(3 月 13 日,平均+ 27% ),并且能够长期保持这种优势。

因此,涨幅的强度是未来几个月其表现是否良好的指标之一。

再次提醒,在加密货币投资中,时间是至关重要的。

正如安德森·霍洛维茨不会永远持有他们的币种一样,你在复制交易时应始终关注趋势,并抓住卖出机会,只保留你投资组合中最有前景的币

表现“强劲”表现“平平”是什么意思呢?

这张放大的图表将所有到六月初涨幅为正的币种显示为绿色,其他则显示为红色。

解析a16z的加密投资组合:前25个币种的回报究竟如何?

截至 3 月 13 日,我们可以看到这些表现强劲的币种其涨幅至少为 40% ,而表现平平者则几乎都低于此水平。

虽然并不能从中得出固定的规则。但它显示了,如果你在三月中旬左右出售了投资组合中表现较弱的一半加密货币,你在六月份将会获得大量盈利。

但是,这并不排除这些表现平平者在稍后会有更好的表现。

a16z的加密货币投资组合展示了市场多样性与挑战,投资者在复制其策略时应当谨慎,时刻注意市场趋势和个别币种的表现。

在这个快速变化的领域里,适时的买卖决策至关重要,才能在波动中把握机会,实现可持续的投资回报。

原文链接

Bacaan Terkait

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

Analisis oleh ZeroDrift pada 22 Juni 2026 mengungkapkan bahwa dalam 40 hari terakhir, penyerang telah mencuri sekitar $16,9 juta dari lima kontrak pintar yang sudah tidak digunakan tetapi masih aktif di blockchain. Kontrak yang sudah ditinggalkan oleh pengembang ternyata tidak serta-merta aman atau mati. Kontrak-kontrak ini masih dapat menyimpan dana, izin akses (allowance), atau fungsi yang dapat dipanggil, sehingga tetap menjadi target serangan yang menarik. Lima proyek yang terdampak adalah: - DxSale V1 Locker: rugi ~$7,3 juta. - TrustedVolumes: rugi ~$5,87 juta. - Aztec Connect: rugi ~$2,28 juta (dalam dua serangan). - Raydium Legacy AMM: rugi ~$1,34 juta. - Huma Finance V1 Pool: rugi ~$101 ribu. Kasus DxSale merupakan contoh nyata. Kontrak locker lamanya dirancang untuk mengunci likuiditas dalam jangka panjang, namun seiring waktu, perhatian tim beralih ke produk baru dan jalur kontrol lama terlupakan, akhirnya dieksploitasi. Serangan-serangan ini terjadi di berbagai sistem dan blockchain, menunjukkan masalah mendasar yang sama: kontrak lama yang sudah tidak menjadi fokus pengembangan masih menyimpan nilai ekonomi dan asumsi keamanan yang kedaluwarsa di dalamnya. Risiko ini diperburuk oleh analisis otomatis. Alat-alat yang dapat memindai kode publik, riwayat transaksi, dan mensimulasikan serangan membuat penemuan target rentan semacam ini menjadi lebih murah dan sistematis bagi penyerang. Industri keamanan DeFi telah memiliki proses audit yang matang untuk peluncuran kontrak baru, namun masih sangat kurang dalam hal disiplin untuk proses pensiun, migrasi, atau penonaktifan kontrak secara menyeluruh. Sebuah kontrak hanya benar-benar aman setelah semua dana, izin, akses, dan asumsi kepercayaan di dalamnya dicabut sepenuhnya.

marsbit7m yang lalu

Peretas Mencuri Hampir $17 Juta dalam 40 Hari, "Kontrak Zombie" Menjadi Mesin Penarik Dana Peretas

marsbit7m yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

**Ringkasan: Runtuhnya Kerangka Valuasi Aset Generasi Internet** Selama dua belas tahun terakhir, dari IPO Alibaba pada 2014 hingga 2026, aset-aset internet China seperti Alibaba, Tencent, Meituan, dan Pinduoduo mengalami reset valuasi masif. Kerangka valuasi lama ("diskon terhadap rekanan AS") telah runtuh, didorong oleh faktor geopolitik, regulasi, dan kekhawatiran struktur. Namun, fenomena ini tidak hanya terjadi di China. Di AS, raksasa teknologi seperti Microsoft juga menghadapi tekanan valuasi meski kinerja fundamental kuat. Penyebabnya adalah pengeluaran modal besar-besaran untuk AI yang menghancurkan arus kas bebas dan ketidakpastian apakah model bisnis baru dapat mempertahankan profitabilitas tinggi model lama. Baik raksasa internet China maupun AS kini dijuluki "saham tua" (*laodeng gu*), berjuang membuktikan relevansinya di era AI yang mengancam fondasi model bisnis berbasis perhatian (*attention economy*). Sejarah pasar modal Jepang pasca-gelembung 1989 memberikan contoh paralel: kerangka valuasi lama runtuh dan membutuhkan waktu sekitar 25 tahun serta narasi baru dari investor seperti Warren Buffett untuk pulih. Posisi internet China saat ini mirip dengan Jepang di pertengahan 1990-an: kerangka lama mati, kerangka baru belum lahir. AI menawarkan bahasa valuasi baru, tetapi penuh kontradiksi: mengejarnya membutuhkan investasi besar dan mengikis bisnis inti yang menguntungkan, sementara mengabaikannya berarti ditinggalkan zaman. Alternatif lain adalah membangun dasar valuasi melalui pengembalian pemegang saham (buyback, dividen). Intinya, pasar menunggu suatu peristiwa atau narator baru yang dapat mendefinisikan ulang alasan membeli aset-aset ini. Proses revaluasi yang panjang ini mungkin baru berada di tahap tengah.

marsbit10m yang lalu

Evaluasi Kembali Valuasi Saham Tua: Matinya Sistem Koordinat Valuasi untuk Satu Generasi Aset

marsbit10m yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

Penulis: Nancy, PANews Proyek TCG Collector Crypt baru-baru ini menduduki peringkat 10 besar dalam daftar pendapatan protokol global dan pernah menjadi protokol dengan pendapatan tertinggi di Solana. Sebagai perwakilan dari sektor TCG yang ditokenisasi, platform ini menggabungkan kegembiraan koleksi dan "gacha" (buka paket) ke dalam blockchain. Pasar TCG on-chain mengalami pertumbuhan pesat, dengan volume transaksi Juni 2026 mencapai $490 juta, meningkat 7.6x dibandingkan tahun sebelumnya. Solana mendominasi 80.8% pangsa pasar ini, terutama didorong oleh Collector Crypt. Collector Crypt mendominasi pasar dengan volume transaksi kumulatif $1.4 miliar dan pendapatan protokol $68 juta. Pada Juni, platform ini menghasilkan pendapatan sekitar $13.4 juta. Namun, struktur pendapatannya sangat bergantung pada "paus" (whale). Data menunjukkan 0.6% pengguna (yang membelanjakan >$1 juta) menyumbang 51.8% pendapatan, dan secara keseluruhan, 14.6% pengguna teratas berkontribusi terhadap 97.1% pendapatan platform. Jumlah pengguna aktif hariannya kurang dari 1000 orang. Kesuksesan Collector Crypt didorong oleh mekanisme "gacha" on-chain, yang menyumbang hampir semua volume transaksinya, serta daya tarik IP Pokémon yang kuat. Token CARDS juga memainkan peran penting melalui mekanisme buyback ganda, meskipun perlu diperhatikan adanya potensi tekanan jual dari pembukaan kunci (unlock) token yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, Collector Crypt telah membuktikan kelayakan model bisnis TCG on-chain, meskipun sektor ini masih dalam tahap awal dengan ketergantungan tinggi pada segelintir pengguna besar dan ruang untuk pertumbuhan yang lebih luas.

marsbit35m yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

marsbit35m yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

Profesor Dawn Song (Song Xiaodong) dari UC Berkeley, yang dijuluki sebagai "tokoh keamanan komputer nomor satu", bergabung dengan laboratorium Superintelligence Meta sebagai Wakil Presiden Penelitian AI. Dia akan melapor langsung kepada kepala lab, Nat Friedman. Song adalah peneliti berpengaruh di bidang keamanan komputer dan keamanan AI, penerima MacArthur Fellowship, serta anggota ACM, IEEE, dan AAAS. Karyanya yang terkenal termasuk "Dynamic Taint Analysis" (2005). Laboratoriumnya di UC Berkeley dianggap sebagai pusat pelatihan terkemuka di bidang keamanan komputer. Penelitian Song mencakup keamanan perangkat lunak, pembelajaran mesin adversarial, dan keamanan agen AI. Dia juga pendiri Oasis Labs dan Virtue AI, perusahaan yang fokus pada infrastruktur keamanan AI untuk perusahaan, terutama pengujian penetrasi (red-teaming) otomatis dan pengaman runtime untuk agen AI. Bersama Song, pendiri Virtue AI lainnya, Bo Li dan Sanmi Koyejo, serta beberapa anggota tim, juga bergabung dengan Meta. Langkah ini dilihat sebagai upaya Meta untuk memperkuat langkah-langkah keamanan dalam pengembangan agen AI, terutama setelah masalah keamanan model AI seperti Anthropic's mythos menarik perhatian industri. Meta ingin menerapkan AI ke dalam produk-produk sosialnya yang digunakan miliaran orang dan terus mengedepankan strategi sumber terbuka, sehingga membutuhkan kemampuan keamanan yang tangguh. Artikel ini juga menyebutkan bahwa Denny Zhou, pendiri Gemini Reasoning Team di Google, dilaporkan telah bergabung dengan Meta TBDLab beberapa bulan sebelumnya. Zhou adalah tokoh kunci di bidang penalaran AI, berkontribusi pada metode seperti Chain-of-Thought dan Self-Consistency, yang membantu mengembangkan kemampuan penalaran model bahasa besar.

marsbit1j yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片