Analis kripto terkenal Benjamin Cowen dalam video analisis barunya membahas pergerakan pemain besar di pasar Bitcoin. Menilai pasar, Cowen menginterpretasikan situasi terkini dan tren historis dalam terang data blockchain.
Cowen mencatat bahwa metrik yang melacak aktivitas "paus" (whale) bekerja secara berbeda dari indikator risiko tradisional. Dia menyatakan bahwa lonjakan tiba-tiba dalam aktivitas paus tidak boleh diartikan sebagai sinyal langsung pasar bull atau bear, menekankan bahwa gerakan ini sering berpusat di sekitar puncak atau dasar lokal setelah fluktuasi harga yang tajam.
Menganalisis data blockchain terkini, Cowen mencatat kesunyian yang signifikan dalam transaksi besar oleh pemain utama. Dia menyatakan bahwa volume transaksi whale berada pada level yang sangat rendah, mengingatkan pada periode resesi di Agustus 2018. Menurut analis, sementara metrik aktivitas pasar saham cenderung meningkat selama titik terendah pasar (seperti penurunan tajam tahun 2015, 2018, dan 2020), metrik transaksi whale justru memuncak selama pasar bull besar, seperti pada tahun 2017 dan 2021.
Detail penting lain yang dicatat dalam analisis adalah perubahan dalam distribusi aset di dompet Bitcoin. Cowen menyatakan bahwa bagian dompet yang berisi antara 1000 hingga 10.000 $BTC dari total suplai telah turun dari sekitar 30% menjadi 20%, sementara bagian dompet yang berisi antara 100 hingga 1000 $BTC meningkat dari 20% menjadi 25-26%. Ini menunjukkan proses redistribusi yang signifikan di antara pemegang besar Bitcoin dalam mata uang kripto terkemuka ini.
Benjamin Cowen menyatakan bahwa aktivitas di blockchain dapat meningkat lagi dalam waktu dekat, dan bahwa aktivitas pemain besar harus dipantau dengan cermat untuk memahami apakah volatilitas baru di pasar telah berakhir.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content






