Bitcoin diperdagangkan di atas level $80,000, dengan $83,000 menjadi level resistensi kritis bagi pasar. Julio Moreno, Kepala Departemen Riset CryptoQuant, mencatat bahwa rata-rata bergerak 365-hari pada grafik harian Bitcoin mewakili level resistensi signifikan, yang berpotensi menjadi 'bos terakhir' dalam tren naik saat ini.
Menurut penilaian Moreno, penetrasi Bitcoin di atas rata-rata bergerak ini dapat membuka jalan bagi kenaikan lebih lanjut mata uang kripto tersebut. Analis tersebut mencatat bahwa rata-rata bergerak 365-hari berada di sekitar $83,000. Oleh karena itu, investor perlu memantau pergerakan harga Bitcoin di kisaran ini dengan cermat dalam jangka pendek.
Menurut data, pada saat penulisan artikel, Bitcoin diperdagangkan pada harga $80,868. Dibandingkan dengan hari sebelumnya, mata uang kripto ini mengalami kenaikan sebesar 2,38 persen. Dengan demikian, Bitcoin masih sekitar $2,100 menuju level resistensi kritis di $83,000.
Dalam analisis teknis, rata-rata bergerak digunakan untuk menilai tren pasar secara keseluruhan, yang menunjukkan harga rata-rata aset dalam periode tertentu. Rata-rata bergerak 365-hari adalah salah satu indikator penting yang digunakan investor jangka panjang dan analis untuk mempelajari tren Bitcoin.
Dipercaya bahwa jika Bitcoin berhasil menembus level resistensi di $83,000, pasar dapat mempertahankan momentum naik; namun, jika gagal mengatasi level ini, hal itu dapat menyebabkan pengambilan keuntungan jangka pendek atau konsolidasi. Setelah kenaikan pesat baru-baru ini, investor sangat penting untuk memantau perubahan indikator teknis dengan cermat.
Pernyataan Moreno menunjukkan bahwa Bitcoin mendekati ambang batas kritis dalam pergerakan naik saat ini, dan level $83,000 menjadi zona penentu untuk arah pasar jangka pendek.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content




